
Tak terasa sudah 3 hari mereka berada di atas kapal, dan kini mereka telah berada diatas lautan yang sangat luas yang menjadi pemisah antar benua.
Selama ini perjalanan mereka terasa nyaman karena tidak mendapatkan gangguan sedikit pun, selain itu juga banyak orang yang tau kalau itu adalah kapal roh milik kekaisaran bulan.
***
Disiang harinya
Boom..
Suara ledakan terdengar dari dek kapal yang membuat semua orang terkejut.
Mendengar suara ledakan yang cukup keras dari arah dek kapal membuat semua orang akhirnya pergi keluar dari kamarnya dan menuju ke dek kapal.
Sama halnya dengan yang lain, Xie Yuan juga yang terganggu saat berkultivasi pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke bagian dek kapal.
Tap...
Tap...
Tap...
Suara langkah kaki yang cepat dari beberapa orang yang berlari.
Ya itu adalah suara langkah kaki mereka semua, kaisar, Xie Tang, Jiang Hao, Xie Yuan, Xi Yue, Gu Mao, Jiang Nana, dan juga Yu Jing yang menuju kearah sumber ledakan.
" Ada apa ini? " tanya Xie Yuan yang baru datang, kepada yang lainnya.
" Lihat itu " balas Gu Mao sambil menunjuk kearah atas.
" Siapa mereka? " tanya Xie Yuan yang terkejut saat melihat orang-orang yang sedang duduk diatas burung.
" kita juga tidak tahu, tapi yang pasti mereka mempunyai niat buruk kepada kita " balas Gu Mao.
" Siapa kalian, kenapa kalian mengganggu perjalanannya kami " teriak kaisar keras.
Hahaha...
" Ternyata kalian tidak tahu kami "
" Kalau begitu perkenalkan kami adalah pasukan burung " jawab salah satu dari mereka.
Mendengar jawaban tersebut jelas saja sang kaisar dan juga Xie Tang terkejut sebab mereka tau kalau pasukan tersebut telah lama musnah.
" Tidak mungkin " balas kaisar.
" Tidak mungkin mereka " ucap Hongyue yang membuat Xie Yuan terkejut.
" Apa maksudmu hongyue " balas Xie Yuan dalam benaknya.
" Aku tahu pasti siapa pasukan burung "
" Dulu mereka adalah para perompak yang sering menjarah di daerah lautan dan menggunakan burung sebagai kendaraan mereka sehingga membuat mereka lebih mudah untuk menjarah di area lautan baik itu di bawah ataupun udara "
" Tetapi karena hal itulah, sang pemburu sebelum dirimu telah memusnahkan mereka yang membuat banyak orang resah " jawab Hongyue menjelaskan semuanya.
Mendengar penjelasan dari hongyue jelas saja Xie Yuan terkejut karena dirinya tidak menyangka ada perampok yang seperti itu.
" Tidak perlu banyak bicara sekarang kalian serahkan seluruh harta kalian " ucap salah satu dari mereka dengan nada mengancam.
" Kalian!! " ucap kaisar yang sedikit marah.
" Maaf kaisar biar kami saja yang menghadapi mereka " ucap Gu Mao tiba-tiba.
__ADS_1
" Tapi kalian tidak tahu mereka, mereka mungkin saja berbahaya bagi kalian " balas sang kaisar.
" Tak apa-apa kaisar, selain itu kami juga yakin bisa mengalahkan mereka anggap saja ini sebagai latihan kami " ucap Xie Yuan.
" Benar kaisar " jawab mereka berempat secara bersamaan.
Boom...
Ledakan tiba-tiba terjadi saat mereka sedang berbicara.
Ledakan yang berasal dari salah satu serangan pasukan burung.
Beruntung mereka semua memiliki reflek yang cukup tinggi, sehingga membuat mereka semua berhasil menghindar.
" Kalian!! " gumam Gu Mao yang marah dan langsung menyerang mereka semua.
" Gu Mao " ucap kaisar yang khawatir saat melihat Gu Mao langsung menyerang.
" Tidak apa-apa, biarkan saja mereka berlatih " gumam Xie Tang.
Wush...
Boom...
Tebasan pedang langsung mengarah kepada mereka semua dan ada beberapa yang terkena dan langsung jatuh kebawah.
Melihat Gu Mao yang sudah menyerang, Xi Yue dan Jiang Nana juga langsung ikut membantu.
" Akar pengikat " ucap Xi Yue yang langsung berhasil menjerat beberapa dari mereka dan disambut oleh pukulan dari Jiang Nana.
Bugh..
Bugh..
Huft...
Kini mereka bertiga kembali turun ke dek kapal.
Melihat anak buahnya yang sudah banyak jatuh kebawah membuat pemimpin mereka marah.
" Serang " ucap pemimpin yang menaiki burung paling besar.
Melihat para pasukan burung menyerang mereka kembali, kini mereka semua langsung bersiap kembali dan kini Yu Jing juga ikut membantu.
Xi Yue yang melihat mereka semua menyerang secara bersamaan akhirnya menggunakan teknik yang baru dia latih.
" Sangkar burung " ucap Xi Yue yang langsung membuat para pasukan burung benar-benar terkurung didalam akar-akar yang berbentuk sangkar burung.
Hahaha...
" Itu adalah tempat yang cocok untuk kalian" ucap Xi Yue yang tertawa melihat banyak pasukan burung yang terjebak di dua sangkar burung yang dia buat.
Bugh..
Bugh..
Para pasukan burung yang terkurung didalam sangkar mencoba sekuat tenaga untuk menghancurkan sangkar burung yang mengurung mereka namun sayang itu semua tidak membuahkan hasil, karena sekarang element bumi milik Xi Yue benar-benar jauh lebih meningkat setelah mengkonsumsi bunga Lotus bumi.
Melihat para pasukan burung yang sudah terkurung didalam sangkar burung, kini Yu Jing langsung menyerang salah satu sangkar burung.
" Hujan meteor " ucap Yu Jing yang kini telah terbang dengan sayap Phoenix yang ada di punggungnya.
Kini langit mulai berubah warna menjadi merah, bola-bola penuh api mulai turun dari atas langit.
__ADS_1
Boom...
Boom...
Boom...
Hujan meteor yang langsung menyerang pasukan burung pun mampu membuat para pasukan burung terbunuh begitu saja.
Melihat Yu Jing yang sudah menyerang salah satu sangkar burung kini Xi Yue kembali berteriak.
" Serang yang satunya lagi Nana " teriak Xi Yue.
Mendengar perkataan Xi Yue kini, Jiang Nana menengok kearah Gu Mao yang berada di sampingnya dan dibalas dengan anggukan kepala menandakan siap menyerang.
Wush...
Bugh...
Bugh...
Slash...
Serangan dari mereka berdua benar-benar mengerikan kombinasi yang sempurna antara pukulan yang kuat dan juga teknik pedang yang mengerikan.
Boom...
Tiba-tiba mereka berdua terlempar begitu saja kebelakang seperti tertabrak sesuatu.
Para pasukan burung yang terkena serangan mereka berdua banyak yang terluka dan juga terbunuh.
" Kalian tidak apa-apa" tanya Xie Yuan setelah menangkap mereka.
" aku baik-baik saja " jawab mereka berdua secara bersamaan.
Kini asap menutupi tempat pasukan burung yang membuat mereka semua penasaran apa yang membuat Gu Mao dan juga Jiang Nana terlempar kebelakang.
Wush...
Angin kencang kini mulai menghapus asap yang ada dan menampakkan sesosok pria yang berdiri diatas burung yang sangat besar.
" Burung Nasar " ucap Xie Yuan terkejut saat melihat burung yang dinaiki oleh pemimpin pasukan burung.
Dari tadi Xie Yuan telah memperhatikan pemimpin tersebut dan penasaran dengan burung yang dinaikinya dan sekarang dirinya benar-benar terkejut melihat burung Nasar yang merupakan salah satu hewan kontrak tingkat tinggi.
Tak berbeda dengan Xie Yuan, kaisar dan juga Xie Tang juga terkejut melihat burung Nasar yang dinaiki oleh pemimpin pasukan burung.
" Kalian awas, mundur!! " teriak sang kaisar karena dirinya tau kekuatan burung nasar yang cukup mengerikan.
" Kalian semua mundur biar aku yang menghadapinya " ucap Xie Yuan yang membuat kaisar terkejut.
Mendengar perkataan Xie Yuan akhirnya mereka berempat kembali ke kapal.
" Xie Yuan mundur!! " teriak sang kaisar.
" Tak apa-apa, aku yakin Xie Yuan masih bisa menghadapinya " gumam Xie Tang yang membuat kaisar terkejut, sebab dirinya tidak menyangka kalau Xie Tang akan membiarkan cucunya melawan pemilik burung Nasar.
" Apa kau gila Tang " ucap kaisar.
" Tak apa-apa aku yakin, biar saja dia melawan lagian dia juga belum berlatih sendiri " balas Xie Tang dengan entengnya karena dirinya yakin dengan kemampuan cucu kesayangannya.
" Hei kau bocah nakal, lawan dia jangan kecewakan diriku " teriak Xie Tang.
" Siap kek " balas Xie Yuan yang tersenyum karena mendapat izin dan juga dukungan dari kakeknya.
__ADS_1