
Xie Tang yang mulai serius kini menarik keluar pedangnya dari dalam sarungnya.
Bilah pidang yang menyilaukan saat cahaya bulan terpantul padanya.
" Karena kalian benar-benar serius maka aku akan mengikuti kemauan kalian "ucap Xie Tang yang sudah mengeluarkan aura Nascent soul nya yang sekarang sudah berada di tingkat 8 setelah sekian lama mengalami hambatan ditingkat 7 akhirnya Xie Tang bisa menerobos ketingkat 8 setelah dirinya mengkonsumsi batu roh yang diberikan oleh Xie Yuan.
Tim kelelawar tiba-tiba merasakan aura mengerikan yang meledak dari pria tua dihadapannya pun mulai berhati-hati karena mereka tau pria tua didepannya merupakan pendekar tingkat tinggi.
" Semua nya bersiap "
" Kau ikut denganku melawan dia dan sisanya bunuh anak itu " ucap pemimpin tim kelelawar memberikan arahan dan menyuruh rekan satu timnya yang berada 1 tingkat dibawahnya untuk menyerang Xie Tang bersama.
" Xie Yuan hati-hati " ucap Xie Tang memperingatkan cucunya, dirinya justru lebih mengkhawatirkan cucunya dibandingkan dirinya sendiri karena lawan yang mereka hadapi adalah pendekar tingkat tinggi semua apalagi mereka semua adalah pembunuh bayaran yang sudah terlatih.
" Tenang saja kek " jawab Xie Yuan sambil mengeluarkan pedang merah dari dalam sarungnya.
Saat Xie Yuan menarik pedang merah bulan dari dalam sarungnya, tiba-tiba udara disekitar mereka menjadi lebih dingin, aura membunuh yang terpancar dari pedang Xie Yuan membuat mereka semua terkejut bukan hanya Xie Tang melainkan tim kelelawar juga merasakan hal yang sama, senjata mereka saja yang sudah merenggut banyak nyawa tidak memiliki aura membunuh se pekat itu, tapi pedang milik Xie Yuan memiliki aura membunuh yang sangat mengerikan.
Xie Yuan yang melihat musuhnya masih belum sadar dari keterkejutannya langsung menyerang begitu saja.
" Tebasan kematian " ucap Xie Yuan keras sambil mengayunkan pedangnya mengincar musuhnya.
Slash...
Tebasan pedang Xie Yuan berhasil membunuh salah satu dari mereka yang belum sadar dari keterkejutannya.
" Serang kenapa diam saja bodoh " umpat pemimpin tim kelelawar.
Xie Tang yang juga tak mau kalah, juga mulai melakukan serangan kepada 2 orang didepannya.
Trang...
Trang...
Terdengar jelas suara pedang saling beradu, diposisi ini walaupun Xie Tang melawan dua musuh sekaligus bukan hal yang sulit baginya, apalagi musuhnya masih berada dibawah Kultivasinya.
Xie Tang yang sudah lama sekali tidak bertarung pun sangat menikmati pertarungan kali ini.
Para pembunuh bayaran yang sadar bahwa musuh didepannya jauh lebih unggul memutuskan untuk menggunakan serangan gabungan.
__ADS_1
" Tebasan sayap kelelawar " ucap mereka berdua kompak.
Tebasan pedang yang tampak mengerikan tertuju kearah Xie Tang.
" Baiklah mari kita beradu " Ucap Xie Tang yang terlihat tersenyum.
" Teknik Pedang Element " Hujan penakluk " ucap Xie Tang.
Boom....
Ledakan energi terjadi saat dua kekuatan besar bertabrakan.
Uhugg...
Pembunuh bayaran yang terdorong mundur beberapa langkah kebelakang dan terbatuk mengeluarkan darah dari dalam mulutnya.
Pembunuh bayaran yang terkejut karena mereka baru tau yang dilawannya adalah Xie Tang salah satu dari sepuluh pendekar paling ditakuti yang ada di Kekaisaran Bulan.
" Aku tidak menyangka bisa berhadapan dengan pendekar pedang air " ucap pemimpin tim kelelawar sambil menyetabilkan tubuhnya kembali.
" Kau tau aku rupanya " ucap Xie Tang sambil tersenyum yang terlihat mengerikan.
Satu tubuh terjatuh keatas tanah.
Pemimpin tim kelelawar yang terkejut karena temannya yang terbunuh begitu saja.
" Pantas saja kau mendapatkan julukan itu ternyata kekuatan mu juga sangat mengerikan "
" Tapi kau belum tentu bisa menang melawan ku "
" Ternyata Kelelawar si penghisap " ucap Xie Tang saat melihat musuhnya mengeluarkan tekniknya yang terlihat seperti zombie.
Trang...
Trang...
Sudah puluhan jurus mereka beradu, tapi masih terlihat seimbang, saat pemimpin tim kelelawar menggunakan teknik zombie nya kekuatan didalam dirinya meningkat drastis.
" Sepertinya sudah cukup bermain-mainnya "
__ADS_1
" Teknik pedang element " tangisan sang Dewi " ucap Xie Tang.
Teknik tersebut merupakan mutasi dari teknik element air yang pernah digunakan Xie Yuan dan termasuk salah satu teknik tingkat tinggi pedang element.
Awan yang mulai menutupi cahaya bulan, butiran air yang mulai jatuh dari langit mengiringi setiap tebasan pedang dari Xie Tang.
Slash...
Slash...
Pemimpin tim kelelawar terbunuh dengan mengenaskan dimana setiap tebasan Xie Tang memotong satu bagian tubuhnya.
Disisi lain Xie Yuan yang menghadapi 2 orang yang tersisa tidaklah sulit karena perbedaan Kultivasi yang cukup jauh diantara ketiganya dimana Xie Yuan yang berada ditingkat Nascent soul tingkat 3 dan kedua lawannya ditingkat golden core tingkat 8.
Xie Yuan yang tidak ingin membuang banyak waktu pun dengan cepat mengakhiri pertarungan dimana dia langsung menggunakan teknik pedang pemburu.
" Teknik Pedang pemburu tebasan kematian " ucap Xie Yuan keras pedangnya mengayun dengan sangat cepat dan mengincar titik vital dari musuhnya dimana ada yang tergores dilehernya dan ada juga yang sudah berlubang di bagian jantungnya tertusuk pedang Xie Yuan.
" Kukira kalian lebih kuat dari pada yang sebelumnya ternyata sama saja, dasar lemah " ucap Xie Yuan saat melihat kedua pembunuh bayaran didepannya sudah meregang nyawa.
" Kau tak apa Yuan'er? " Tanya Xie Tang yang baru datang, dirinya yang sangat khawatir dengan cucu kesayangannya berniat datang untuk membantu tapi saat melihat dua orang yang sudah tergeletak di tanah akhirnya dirinya menjadi lega karena cucunya bisa menghadapi musuh-musuhnya.
" Aku baik-baik saja kek " Jawab Xie Yuan santai, karena dirinya tau pasti kakeknya mengkhawatirkan dirinya walaupun mereka sering bercanda.
" lebih baik kita bereskan tempat ini, dan jangan lupa kau bakar mayat mereka " ucap Xie Tang.
Mereka kemudian membersihkan mayat para pembunuh bayaran dan tidak lupa membakarnya.
Setelah selesai membersihkan semua mayat dan darah yang berceceran mereka berdua pergi meninggalkan tempat tersebut dan melanjutkan perjalanannya lagi
" Ayo Xie Yuan kita lanjutkan saja perjalanan kita " ucap Xie Tang mengajak Xie Yuan pergi.
" Yuan'er kau tadi berkata kalau pernah bertemu mereka, dimana kau bertemu mereka " tanya Xie Tang tiba-tiba.
" Saat melihat mereka aku merasakan hawa keberadaan yang tidak asing dan itu sama seperti pembunuh bayaran yang aku temui sebelumnya di kota nova tapi sepertinya masih satu kelompok dengan mereka " jawab Xie Yuan menjelaskan.
"Dasar bocah nakal bagaimana bisa sampai kau menjadi incaran para pembunuh bayaran " ucap Xie Tang yang heran kenapa cucunya bisa sampai menjadi incaran para pembunuh bayaran.
" Aku juga tidak tau kek, tapi ada satu orang yang aku curigai tapi aku belum tau pasti itu dia atau bukan " jawab Xie Yuan, dirinya sudah memperkirakan siapa yang membayar para pembunuh untuk mengincar dirinya namun karena Xie Yuan belum memiliki bukti dia hanya bisa menyimpan tebakannya sendiri.
__ADS_1
Xie Tang yang mendapatkan jawaban seperti itu dari Xie Yuan sangat penasaran karena dirinya tidak tau siapa yang sedang dipikirkan oleh Xie Yuan