
Di keesokan harinya Xie Yuan pun langsung pergi ke ruangan milik ketua sekte untuk bertemu dengan Mei Lin.
Tok...
Tok...
" Guru ini aku Yuan'er " ucap Xie Yuan dari depan pintu ruangan milik Ning Fang.
" Masuk saja Yuan'er " jawab Ning Fang dari dalam ruangannya.
Klek...
Xie Yuan yang telah mendapatkan jawaban pun langsung masuk kedalam ruangan milik Ning Fang.
Setelah masuk dirinya melihat kalau Mei Lin ternyata sudah ada disana.
" Lambat, membuat diriku menunggu saja " ucap Mei Lin yang tampak kesal karena sudah menunggu cukup lama.
" Maaf, tapi dari semalam kau pergi kemana kamarmu terlihat sepi " jawab Xie Yuan.
" Aku baru pulang dari menjalankan misi dan baru pulang tadi pagi, tetapi aku mendapatkan kabar kalau guru memanggilku untuk datang ke ruangannya sehingga aku langsung datang kemari, tapi ternyata itu karena mu " ucap Mei Lin yang menjelaskan semuanya dengan sesungutnya karena dirinya yang sudah lelah setelah menjalankan misi.
" Maaf membuatmu menungguku, ini sebagai tanda permintaan maafku dan mungkin ini juga yang kau butuhkan sekarang " ucap Xie Yuan sambil memberikan 1 pil pemulihan kepada Mei Lin begitu saja.
Mei Lin yang melihat itu semua jelas saja terkejut sebab dirinya tidak menyangka kalau Xie Yuan akan memberikannya pil pemulihan sebagai tanda permintaan maafnya.
" apakah kau serius? " ucap Mei Lin yang melihat kalau pil yang diberikan Xie Yuan merupakan pil tingkat tinggi.
Bukan hanya Mei Lin saja yang terkejut tapi Ning Fang juga terkejut sebab dirinya juga tidak menyangka kalau Xie Yuan akan dengan mudahnya memberikan pil tingkat tinggi begitu saja.
" Aku serius ini untukmu, lagian aku yakin kau sekarang membutuhkan pil ini untuk memulihkan dirimu setelah selesai dari menjalankan misi " jawab Xie Yuan yang yakin kalau misi yang dijalankan Mei Lin pasti bukan misi sembarangan karena Mei Lin sendiri yang merupakan salah satu murid pribadi dari ketua sekte.
" Terimakasih " jawab Mei Lin yang senang karena mendapatkan pil pemulihan dari Xie Yuan.
" Jadi sekarang kau mau berbicara apa denganku? " tanya Mei Lin yang jauh lebih sopan dari pada sebelumnya yang penuh emosi.
__ADS_1
" Aku sebenarnya datang kesini hanya untuk menanyakan mu tentang turnamen antar benua " jawab Xie Yuan yang menjelaskan maksud kedatangannya.
" oh.. Tentang itu "
" apa kau ingin mewakili sekte? "
" jika iya kau ambil saja jatah ku, aku juga tidak terlalu tertarik " ucap Mei Lin yang membuat mereka berdua terkejut.
" Bukan begitu maksudku, kau harus ikut menjadi perwakilan sekte kak Lin " jawab Xie Yuan.
" Benar Mei Lin kau harus menjadi perwakilan sekte karena Xie Yuan juga nanti akan datang kesana tetapi menjadi perwakilan dari kekaisaran bulan " ucap Ning Fang yang kini membuat Mei Lin terkejut.
" Oh.. Ternyata kau datang kesini untuk pamer, kalau begitu selamat " ucap Mei Lin dengan diiringi tepuk tangan untuk Xie Yuan.
" Aku tidak berniat begitu "
" Awalnya aku datang kesini untuk menanyai apakah sekte mendapatkan undangan atau tidak untuk ikut di turnamen antar benua "
" jika sekte tidak mendapatkan undangan aku ingin mengajak mu juga sebagai perwakilan dari kekaisaran bulan karena memang kurang satu orang "
Mendengar perkataan Xie Yuan jelas ketua sekte terkejut, karena dirinya tidak menyangka kalau Xie Yuan akan mengajak Mei Lin untuk ikut bersamanya sebagai perwakilan dari kekaisaran bulan.
" Maaf, karena aku sudah berburuk sangka denganmu " ucap Mei Lin setelah mendengar penjelasan Xie Yuan.
" Tidak apa-apa " jawab Xie Yuan.
" Dek apa kau mau jika kita bertarung sebentar denganku? Anggap saja sebagai latihan " ucap Mei Lin tiba-tiba yang membuat Ning Fang terkejut.
Disisi lain Mei Lin merasa kalau ini adalah kesempatan terbaiknya untuk bertarung dengan Xie Yuan karena dirinya sudah lama penasaran dengan kekuatan Xie Yuan yang katanya lebih tinggi dariku.
" Boleh saja, tapi lebih baik kau pulihkan dirimu terlebih dahulu dan nanti sore baru kita bertarung "
" aku tidak mau bertarung dengan orang yang tidak benar-benar dalam kondisi baik " jawab Xie Yuan yang membuat Mei Lin terkejut, sebab jarang sekali ada orang yang memberikan lawannya untuk beristirahat.
" Baiklah kalau begitu aku tunggu nanti sore di arena pertarungan sekte " jawab Mei Lin.
__ADS_1
" Oh ya, guru kalau boleh biarkan semua murid sekte menontonnya ya? " ucap Mei Lin kembali yang membuat ketua sekte terkejut.
" Boleh saja kalau itu maumu, nanti seluruh murid sekte boleh menontonnya "
" Nanti kau suruh saja salah satu murid dalam untuk mempersiapkan arenanya dan menyebarkan berita ini keseluruh murid sekte" jawab Ning Fang yang memberikan ijin kepada Mei Lin, sebab dirinya tau persis bagaimana sifat Mei Lin yang selalu penasaran.
Mei Lin yang dulu penasaran dengan kekuatan Xie Yuan sekarang memanfaatkan kesempatan ini untuk bertarung dengannya.
" Terimakasih guru, kalau begitu aku pamit dulu "
" dan kau Yuan'er awas saja kalau sampai berbohong akan kucari dan ku cincang-cincang nanti " ucap Mei Lin yang kemudian pergi meninggalkan ruangan ketua sekte dengan senyumnya, karena keinginannya untuk bertarung dengan Xie Yuan akan segera terkabul.
Xie Yuan yang melihat tingkah Mei Lin hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja.
" Kau tidak usah heran dengan tingkahnya, dirinya memang seperti itu " ucap Ning Fang yang tau perasaan Xie Yuan.
" Mei Lin adalah orang yang selalu memiliki rasa penasaran yang tinggi selain itu juga dirinya memang agak sedikit menjengkelkan tetapi dirinya baik dan yang paling aku sukai darinya adalah dirinya yang tidak pernah menyerah dan selalu berani mengambil resiko " ucap Ning Fang yang menjelaskan karakter dari Mei Lin.
" Pantas saja " ucap Xie Yuan sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, karena mengerti maksud dari perkataan Ning Fang.
Disisi lainnya Mei Lin telah menemui salah satu murid dalam untuk mempersiapkan keseluruhan yang dibutuhkan untuk pertarungannya dengan Mei Lin.
Hahaha..
" akhirnya aku bisa bertarung denganmu " ucap Mei Lin yang kini tengah lotus dan bersiap untuk memulihkan dirinya.
Kini disekte mawar putih para murid sekte sedang heboh setelah mendengar kabar tentang adanya pertarungan antara Mei Lin dengan Xie Yuan yang merupakan pemenang acara tahunan sekte kemarin.
Banyak murid yang mulai menebak-nebak siapa yang akan menjadi pemenangnya.
Ada yang menebak kalau Mei Lin yang akan memenangkan pertarungan kali ini karena dirinya yang merupakan murid pribadi dari ketua sekte dan disekte ini belum ada yang pernah mengalahkannya.
Selain itu juga kekuatan Mei Lin yang sudah mencapai tahap Nascent soul menjadi pertimbangan para murid sekte apalagi kalau Mei Lin sudah menggunakan busur andalannya yang merupakan senjata tingkat tinggi.
Tak hanya Mei Lin saja, ada beberapa murid juga yang menebak kalau pemenang pertarungan kali ini adalah Xie Yuan, walaupun mereka belum tau seberapa kuat kekuatan milik Xie Yuan, tetapi mereka yakin kalau kekuatan Xie Yuan setidaknya setara dengan Mei Lin apalagi dirinya baru saja memenangkan acara tahunan sekte kemarin
__ADS_1