
Sang senja sudah datang, matahari yang mulai turun dan digantikan sang bulan yang mulai bersinar.
para peserta sudah mulai mencari tempat istirahat yang aman agar mereka tidak mendapatkan serangan waktu sedang istirahat.
Xie Yuan dan kelompoknya juga mulai menyiapkan tempat mereka istirahat dan juga menyalakan api untuk membakar makanan mereka.
Disebabkan mereka dari tadi tidak bertemu sama sekali dengan hewan hutan akhirnya mereka memutuskan untuk membakar daging siluman yang sudah mereka buru tadi.
Sebenarnya itu adalah ide Xie Yuan, dirinya sudah mengantisipasi terlebih dahulu jika mereka tidak bertemu dengan hewan hutan dan waktu mereka mengambil permata siluman, Xie Yuan menyimpan beberapa daging siluman yang telah dia kuliti kedalam kantong penyimpanannya.
" kalian makanlah ini, setidak bisa untuk mengganjal perut kalian dan memulihkan tenaga kalian yang telah hilang tadi " ucap Xie Yuan sambil memberikan mereka berdua daging siluman yang telah dia bakar.
" Aku tidak mau makan daging siluman kak " ucap Xi Yue saat dirinya tau Xie Yuan membakar daging siluman untuk mereka makan.
sebenarnya Xi Yue takut kalau dirinya akan berubah menjadi siluman setelah memakan daging siluman karena saat mereka menyerap permata siluman saja mereka bisa memiliki sifat dari siluman tersebut apalagi kalau sampai memakan dagingnya.
" apa tidak apa kakak kalau kita memakan daging siluman? " tanya Jiang Nana yang terlihat lebih dewasa dari pada Xi Yue, walaupun dirinya juga memiliki kekhawatiran yang sama dengan Xi Yue.
" Tidak apa-apa kalian memakan daging siluman, rasanya juga tidak kalah enak dari daging hewan biasanya " jawab Xie Yuan yang mengerti kekhawatiran kedua gadis didepannya.
" Baiklah kalau begitu " ucap Jiang Nana yang kemudian mengambil daging siluman yang diberikan Xie Yuan.
" Aku tidak menyangka ternyata daging siluman seenak ini " ucap Jiang Nana setelah memakan daging siluman yang diberikan Xie Yuan kemudian mengambilnya lagi.
" apa kau juga tidak mau Yue'er? " tanya Xie Yuan yang melihat Xi Yue masih ragu untuk memakan daging siluman.
Xi Yue sebenarnya ingin ikut memakan daging siluman apalagi saat dirinya melihat kalau Jiang Nana makan dengan sangat lahapnya, tapi dirinya masih takut untuk memakannya.
Klugh...
__ADS_1
Klugh...
Terdengar jelas suara dari perut Xi Yue yang menandakan kalau dirinya lapar.
Xi Yue yang memang sudah merasakan lapar akhirnya memutuskan untuk memakan daging siluman yang dibakar Xie Yuan.
" Wah... " ucap Xi Yue yang terkejut karena daging siluman ternyata seenak ini.
Tak memperdulikan yang lainnya, akhirnya Xi Yue makan banyak sekali daging siluman sampai-sampai Xie Yuan harus membakar daging siluman lagi untuk mereka berdua.
Disisi lain di aula sekte para penonton sudah mulai ada yang meninggalkan aula untuk beristirahat di kamarnya masing-masing, dan selain panitia tak sedikit juga para penonton yang menetap diaula untuk memantau para peserta yang ikut dalam acara ini.
***
Dua hari sudah berlalu para peserta sudah mulai mengumpulkan pointnya masing-masing.
Disisi lain kelompok Xie Yuan sudah menyisir semua pinggiran hutan.
" aku juga merasa seperti itu, sepertinya akar darah memang ada ditengah hutan " jawab Jiang Nana yang merasakan hal yang sama dengan Xie Yuan.
" kalau begitu ayo kita langsung pergi saja ketengah hutan jangan membuang waktu lagi, kita nanti juga bisa mendapatkan tanaman yang lebih berharga lagi disana " ucap Xi Yue semangat karena dirinya pernah diceritakan oleh kakeknya kalau tanaman langka yang berusia ratusan tahun biasanya berada dipusat hutan atau setidaknya disuatu tempat yang tersembunyi.
" aku hanya memperingatkan kalian untuk lebih berhati-hati lagi saat masuk lebih dalam lagi kehutan "
" jangan asal menyentuh sesuatu karena bisa saja itu beracun, pergilah jika kalian tidak bisa menghadapi siluman tingkat tinggi yang berbahaya " ucap Xie Yuan memperingatkan kedua gadis didepannya.
" baik kak " jawab mereka berdua bersamaan.
Mereka bertiga kemudian melanjutkan perjalanan mereka menuju ketengah hutan.
__ADS_1
Tak lama mereka berjalan tiba-tiba ada sekilas cahaya yang menyilaukan mata.
Cahaya tersebut berasal dari sebuah rumput yang terkena pantulan sinar matahari yang menarik perhatian Xie Yuan dan kelompoknya.
" Lihat kak ada sesuatu yang bersinar didepan sana " ucap Xi Yue bersemangat.
" Sepertinya itu tanaman langka " jawab Xie Yuan yang sepertinya tidak asing dengan rumput didepannya yang berkilau dan kemudian dirinya pergi mendekati rumput tersebut.
" Tunggu dulu kak, itu berbahaya " ucap Jiang Nana keras yang mengejutkan Xi Yue dan Xie Yuan, karena saat dirinya melihat rumput yang berkilau didepannya dirinya seperti tidak asing, karena dirinya pernah diceritakan kalau rumput yang berkilau apabila terkena sinar matahari atau bulan biasanya adalah tanaman langka, tapi ada satu tanaman yang berbahaya yaitu rumput emas karena racunnya yang mematikan.
" memang ada apa Nana? " tanya Xie Yuan yang terkejut karena Jiang Nana berteriak.
" Sepertinya rumput itu adalah rumput emas yang beracun " ucap Jiang Nana yang membuat Xie Yuan terkejut karena dirinya waktu pertama melihat juga merasa kalau rumput yang mereka lihat adalah rumput emas yang sudah lama dia cari.
Walaupun Xie Yuan telah memiliki rumput emas yang dia dapat waktu dihutan mimpi tetapi itu masih berumur puluhan tahun.
" aku juga merasa kalau rumput itu adalah rumput emas yang beracun, tapi tenang saja aku sudah kebal terhadap racun apapun " jawab Xie Yuan yakin, dan kemudian mendekati rumput tersebut.
" Ternyata benar dugaanku, aku tidak menyangka rumput ini ternyata tumbuh dihutan sekte mawar putih " ucap Xie Yuan yang sudah didepan rumput emas tersebut dan kemudian memetiknya dalam jumlah banyak.
Xie Yuan memetik dalam jumlah banyak tapi tidak menghabiskannya, dirinya menyisakan rumput emas yang berusia dibawah 20 tahun.
" Maaf mungkin kalian tidak bisa memiliki rumput emas ini karena bisa berbahaya untuk kalian berdua " ucap Xie Yuan kepada dua gadis didepannya setelah dirinya selesai mengambil rumput emas.
" Tak apa-apa mungkin itu memang sudah menjadi takdirmu, aku juga tau betapa berbahayanya rumput emas " ucap Jiang Nana yang mengerti kondisinya, karena diwaktu sebelum-sebelumnya Xie Yuan pasti membagikan mereka hasil setelah mendapatkan sesuatu tapi karena sekarang yang mereka dapatkan adalah salah satu tanaman beracun tingkat tinggi.
Di aula kembali riuh karena point Xie Yuan yang tiba tiba naik sangat drastis meninggalkan peserta lainnya, tapi mereka juga sadar kalau point dari Jiang Nana dan Xi Yue tidak bertambah.
" coba kau lihat, point Xie Yuan meningkat sangat drastis, tapi ada yang aneh kenapa point cucuku dan Xi Yue tidak bertambah" ucap Jiang Hao yang kebingungan karena yang meningkat hanya point Xie Yuan, biasanya pasti mereka bertiga akan meningkat pointnya secara bersamaan.
__ADS_1
" Sepertinya Xie Yuan mendapatkan sesuatu yang tidak bisa dimiliki oleh kedua gadis itu " ucap Xie Tang yang berpikir kalau cucunya pasti tidak akan meninggalkan kelompoknya sendiri apalagi kelompoknya adalah gadis semua.