
Xi Yue yang pandangannya masih terpaku dengan bunga Lotus ditangannya akhirnya sadar ketika dirinya dipanggil oleh Xie Yuan.
" Yue'er..."
" Yue'er..." panggil Xie Yuan sambil mengayunkan tangan didepan wajah Xi Yue.
" Ya kak " jawab Xi Yue yang sedikit terkejut karena baru tersadar dari lamunannya.
" Lebih baik kau langsung serap saja bunga Lotus tersebut, paling kau hanya membutuhkan 1 hari dan paling lama 3 hari untuk menyerap bunga tersebut" ucap Xie Yuan yang menyarankan Xi Yue untuk langsung menyerap bunga Lotus yang ada ditangannya.
" Apa tidak apa-apa kak kalau aku menyerapnya sekarang, takutnya nanti pointku juga akan ikut berkurang kalau aku menyerapnya sekarang" jawab Xi Yue yang sedikit khawatir kalau dirinya menyerap sekarang bunga Lotus yang ada ditangannya point yang didapatkan juga akan ikut berkurang.
" Kalau untuk masalah itu sepertinya tidak akan terpengaruh, selain itu juga tidak ada peraturan yang melarang untuk menggunakan tanaman atau permata siluman yang didapat secara langsung" ucap Xie Yuan yang mengerti kekhawatiran yang ada didalam hati Xi Yue.
Awalnya dia juga berpikir untuk menyuruh Xi Yue menyerap bunga Lotus bumi setelah acara ini selesai, tapi setelah dirinya mengingat-ingat lagi semua peraturan yang disebutkan waktu pembukaan acara ini, tidak ada peraturan yang melarang kalau peserta tidak boleh menggunakan tanaman atau permata siluman yang mereka dapat secara langsung.
" Kalau saran kakak seperti itu baiklah akan aku lakukan " ucap Xi Yue yang akhirnya yakin dengan keputusannya untuk langsung menyerap bunga Lotus bumi.
" Ini untuk mu, telan pil ini saat kau akan menyerap bunga itu " ucap Xie Yuan sambil memberikan satu pil peningkat Qi kepada Xi Yue dirinya berharap dengan pil ini setidaknya bisa berguna untuk membantu penyerapan dan penyatuan Xi Yue dengan bunga Lotus bumi.
" Makasih kak " ucap Xi Yue yang terlihat bahagia sambil menggenggam bunga Lotus bumi dan pil peningkat Qi yang ada ditangannya.
" Dan satu lagi saat penyerapan nanti mungkin kamu akan mengalami rasa sakit yang luar biasa, itu dikarenakan efek dari bunga Lotus bumi yang akan menyatu dan menjadi pondasi element bumi didalam tubuhmu, jadi sebisa mungkin kamu tahan rasa sakit tersebut" ucap Xie Yuan menjelaskan apa yang terjadi saat Xi Yue menyerap bunga Lotus bumi.
Mendengar penjelasan Xie Yuan, Xi Yue sedikit terkejut karena dirinya harus menahan rasa sakit untuk penyatuan bunga Lotus bumi yang akan menjadi pondasi element bumi didalam tubuhnya.
Tapi dengan tekad yang kuat akhirnya Xi Yue meyakinkan dirinya sendiri, agar bisa menahan rasa sakit waktu penyerapan nanti.
" Baik kak, aku akan berusaha semaksimal mungkin" jawab Xi Yue yakin.
Setelah mereka menyelesaikan makan bersama, Xi Yue pergi kembali kedalam gua untuk mulai menyerap bunga Lotus bumi.
" Apa tidak apa-apa kak kita membiarkan dia menyerap bunga Lotus itu sendirian? " ucap Jiang Nana yang khawatir kalau Xi Yue tidak kuat menahan rasa sakit saat penyerapan bunga Lotus bumi.
" Tidak apa-apa, selain itu kita juga tidak bisa membantu banyak "
" dengan pil yang aku berikan tadi setidaknya itu bisa membantu Yue'er " jawab Xie Yuan, dirinya sebenarnya juga khawatir tapi dirinya tidak bisa membantu banyak karena penyatuan inti element itu bergantung pada diri sendiri, Xie Yuan hanya bisa membantu Xi Yue dengan pil yang di punya.
__ADS_1
" Apa kita akan terus berjaga disini kak? " tanya Jiang Nana yang khawatir kalau mereka pergi akan terjadi sesuatu pada Xi Yue tapi disisi lain mereka juga akan tertinggal dari kelompok lain.
" Kita tetap akan menunggu Xi Yue menyelesaikan penyerapannya, aku yakin dirinya bisa menyelesaikan penyerapannya paling lama 3 hari " jawab Xie Yuan yakin, karena dirinya yakin dengan kemampuan Xi Yue.
" bagaimana kalau kita berlatih saja, sambil menunggu Yue'er menyelesaikan penyerapannya " ucap Xie Yuan mengajak Jiang Nana berlatih bersama.
" Boleh Kak " jawab Jiang Nana bersemangat karena dirinya tau kemampuan Xie Yuan.
Mereka berdua kemudian pergi keluar gua untuk berlatih bersama.
" Kak bagaimana kalau kita bertarung saja, aku ingin mencoba teknik tarian Dewi perang ku " ucap Jiang Nana yang ingin menguji kemampuan tekniknya yang sudah dia latih selama ini.
" Boleh saja kalau kau mau " jawab Xie Yuan, karena dirinya juga ingin melihat kemampuan Jiang Nana yang sekarang.
Mereka berdua sudah bersiap bertarung dengan pedang di tangannya masing-masing.
Jiang Nana tanpa berpikir panjang langsung mulai menyerang Xie Yuan.
Trang...
Trang...
Jiang Nana yang sekarang jauh lebih menguasai pedangnya, dirinya juga sudah mampu mengontrol Qi yang dirinya keluarkan.
Jiang Nana yang sudah meningkatkan serangan nya pun masih belum bisa menembus pertahanan dari Xie Yuan.
Xie Yuan yang merasa kalau dirinya juga ingin mengetahui lebih jauh kekuatan Jiang Nana pun mulai menyerang Jiang Nana.
" Dari tadi kau sudah menyerang sekarang giliran ku " ucap Xie Yuan yang langsung menyerang Jiang Nana dengan pedangnya.
Xie Yuan tidak menggunakan semua Qi miliknya.
Trang...
Trang...
Kecepatan dan kekuatan mereka berdua semakin meningkat.
__ADS_1
Tebasan demi tebasan saling bertabrakan.
" Baiklah Kak, sekarang kau terima ini " ucap Jiang Nana yang sudah mulai terpojok dan langsung menyerang dengan teknik tarian Dewi perang.
" Teknik Tarian Dewi perang " ucap Jiang Nana yang kemudian mulai bergerak dengan pedang ditangannya.
Di Setiap gerakannya terlihat keindahan bagai sang Dewi yang sedang menari dengan pedang ditangannya.
Walau terlihat keindahan seperti sang Dewi yang sedang menari ditambah dengan kecantikan dari Jiang Nana pasti akan memikat siapa saja yang melihatnya, tetapi dibalik semua keindahan yang terlihat ada Qi yang mengerikan yang siap membunuh siapa pun.
" Dia benar-benar sudah menguasai teknik itu" ucap Xie Yuan yang tersenyum melihat Jiang Nana benar-benar menguasai teknik tarian Dewi perang.
Xie Yuan yang melihat serangan Jiang Nana akhirnya juga ikut menyerang menggunakan teknik dewa perang miliknya.
Berbeda dengan teknik tarian Dewi perang yang memperlihatkan keindahan, teknik dewa perang justru memperlihatkan kekuatan disetiap tebasannya yang sangat mengerikan.
Siapa pun yang melihatnya pasti akan ketakutan apalagi dengan tekanan yang dikeluarkan dari teknik pedang tersebut.
Boom....
Ledakan terdengar sangat keras
Tanah yang bergetar dan dedaunan yang berguguran akibat ledakan dari kedua teknik tingkat tinggi saling bertabrakan.
Jiang Nana yang terlihat mundur beberapa langkah setelah tabrakan tadi.
Huft...
Huft...
Huft...
Terdengar jelas nafas Jiang Nana yang sudah mulai memburu dan juga badannya yang sekarang sudah dibasahi keringat akibat dirinya menggunakan kekuatannya hingga 80 persen untuk melakukan serangan tadi.
Berbeda halnya dengan Xie Yuan yang masih berdiri kokoh dan tidak terlihat kelelahan sama sekali.
Jelas terlihat perbedaan kekuatan dari keduanya dimana Jiang Nana yang berada ditahap golden core tingkat 9 dan Xie Yuan yang berada ditingkat Nascent soul tingkat 5.
__ADS_1