
Sesampainya Xie Yuan di tepi hutan mimpi disana sudah terlihat Xi Yue yang sudah datang dan menunggu dirinya.
" Dia sudah disini rupanya " gumam Xie Yuan lirih melihat Xi Yue yang sedang menunggunya sendirinya.
" Hai pagi sekali kau sudah datang, apa sudah lama menunggunya " sapa Xie Yuan kepada Xi Yue.
" Belum terlalu lama, aku datang tadi diantar oleh pengawal kakekku menggunakan kuda sehingga bisa lebih cepat " jawab Xi Yue.
" Selain itu juga tadi saat kami lewat di desa dekat sini kami mendengar kabar bahwa salah satu legenda dunia persilatan kembali lagi, dia tadi datang membantu menyelamatkan para gadis yang di culik sekelompok bandit dan membantai semua bandit tanpa tersisa " ucap Xi Yue yang tadi sempat lewat di desa dekat hutan mimpi dan mendengar dari perbincangan para warga yang sedang bahagia karena sudah di tolong dari para bandit.
" aku tidak mendengarnya, memang siapa legenda dunia persilatan yang kembali lagi? " tanya Xie Yuan kepada Xi Yue.
" dari informasi yang aku dapat tadi katanya sang pemburu yang suka membantu orang lain dari balik bayangan " ucap Xi Yue menjelaskan.
" Ooo... aku baru tau " balas Xie Yuan kepada Xi Yue, padahal dalam hatinya dia tidak menyangka perbuatan dirinya sudah tersebar cukup cepat dan tidak menutup kemungkin berita tentang dirinya besok sudah sampai di pusat kota bahkan bisa lebih cepat.
" Kalau begitu kita langsung masuk saja agar kita tidak membuang waktu" ucap Xie Yuan mengajak Xi Yue masuk kedalam hutan mimpi.
Mereka berdua berjalan berdampingan tapi tidak ada pembicaraan di antara mereka, mereka berdua sama-sama tidak tau harus memulai pembicaraan darimana karena mereka berdua baru bertemu 1 kali yaitu di toko kakek Xi.
Dari tadi perjalanan mereka berdua di hutan mimpi tidak mendapatkan halangan yang berarti karena mereka hanya diserang oleh siluman tingkat rendah mungkin karena mereka masih belum masuk terlalu dalam kehutan hutan mimpi.
***
Di pusat kota
Berita tentang kembalinya sang pemburu sudah menyebar luas di pusat kota sehingga menjadi topik perbincangan dimana-mana, awal mulanya cerita tersebut dari pelanggan toko bunga kakek Xi yang mendengarnya percakapan para pelayan di toko tersebut sehingga menyebar keseluruhan kota Nova bahkan berita tersebut menjadi topik pembicaraan dimana-mana.
" Permisi tuan ada yang ingin saya sampaikan " ucap pengawal kakek Xi yang tadi mengantar Xi Yue.
" Bagaimana, apakah ada masalah saat kau mengantar cucuku ke hutan mimpi? " tanya kakek Xi kepada pengawalnya.
__ADS_1
" semuanya aman tuan, nona muda aman sampai kehutan mimpi tapi tadi di perjalanan ada yang membuatku terkejut " jawab sang pengawal dengan sopan.
" apa yang membuatmu sehingga terkejut? " tanya kakek Xi karena dia tau persis kekuatan tangan kanannya.
" Tadi waktu tiba di desa dekat hutan mimpi saya mendapatkan informasi yang cukup membuat saya terkejut dimana salah satu legenda dunia persilatan muncul kembali, Dia " Sang Pemburu " ucap pengawal bayangan kakek Xi menjelaskan semuanya.
Kakek Xi yang mendapat berita tersebut juga terkejut karena dirinya tau tentang sang pemburu yang pernah mengguncangkan dunia persilatan.
" Apakah informasi yang kau dapatkan itu sudah pasti benar " tanya kakek Xi kepada pengawalnya karena dirinya belum yakin sang pemburu kembali lagi karena sudah lama sekali dia tak pernah ada kabar.
" benar tuan berita tersebut saya dengar dari salah satu warga desa, karena baru saja sang pemburu membantu warga desa tersebut dan membantai para bandit yang membawa anak gadis di desa tersebut, seperti dalam legenda sang pemburu yang tak pernah mengampuni musuhnya " jawab sang pengawal yakin.
" jika berita yang kamu sampaikan memang benar, sudah bisa di pastikan dunia persilatan akan terguncang lagi apalagi sekarang di dunia bawah tanah sudah bergejolak meningkat karena tak ada yang membuat mereka takut bahkan mereka juga sudah mulai melawan pemerintah walaupun tak secara langsung " ucap Kakek Xi yang sedang memikirkan tentang berita yang di dapat dari pengawalnya.
Seperti biasanya sang angin juga bisa berbicara, walau berusaha menyembunyikan informasi tersebut tapi tetap saja bocor dan membuat seluruh kota heboh, bahkan hampir di seluruh kekaisaran bulan sudah mendapatkan informasi tersebut.
Di kediaman keluarga Xie juga tidak jauh berbeda dimana mereka yang sudah mendapat berita tersebut tak kalah terkejut apalagi sang kakek Xie Tang, usianya yang sudah lebih dari seratus tahun dan juga dirinya yang salah satu pendekar paling ditakuti di Kekaisaran Bulan sudah pasti dirinya tau tentang sang pemburu, seseorang yang membantu dalam bayangan tapi juga menjadi iblis bagi mereka yang di dunia bawah tanah.
***
Di hutan mimpi hari sudah mulai menjelang malam dan Xie Yuan bersama Xi Yue sudah hampir sampai ditempat dimana informasi tentang adanya bunga bulan bintang, mereka dari tadi yang tidak mendapatkan halangan yang berarti hanya bertemu siluman dengan kekuatan rendah sehingga membuat mereka bisa mengalahkannya, tidak lupa mereka juga mengambil pertama dari siluman yang sudah dibunuh.
Selain itu juga mereka beberapa kali menemukan tanaman yang berguna untuk mereka sehingga membuat perjalanannya kali ini tak hanya untuk bunga bulan tapi sebisa mungkin mereka mendapatkan sesuatu yang berharga lainnya.
Hari yang sudah menjelang malam membuat mereka memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu, karena mereka tidak tau akan beberapa lama mereka berada di hutan mimpi.
Tidak lupa mereka juga membuat api unggun untuk menghangatkan tubuh dari dingin udara malam yang menusuk tulang.
Setelah makan malam mereka memutuskan untuk istirahat.
Xi Yue yang istirahat terlebih dahulu dan Xie Yuan yang berjaga.
__ADS_1
" Lebih baik kau yang istirahat terlebih dahulu biar aku saja yang berjaga kali ini " ucap Xie Yuan kepada Xi Yue.
" Baiklah aku yang istirahat terlebih dahulu dan nanti kita bergantian " jawab Xi Yue.
Xie Yuan yang sempat heran dengan Xi Yue karena dirinya yang bisa tertidur di tengah hutan langsung di bawah sang bintang dan bulan, karena tidak semua orang bisa istirahat ditengah hutan apalagi di tengah hutan yang cukup mengerikan ini.
Saat Xie Yuan sedang berjaga dirinya tiba tiba merasakan ada sesuatu yang mendekat.
" aku merasakan hawa keberadaan seseorang, lebih baik aku cek saja selain itu disini juga aman " ucap Xie Yuan meninggalkan Xi Yue yang sudah tertidur pulas tak pula dirinya memasang teknik pelindung disekitar tenda agar tidak ada siluman yang mendekat.
Tap... Tap...
Xie Yuan yang melompat dari satu pohon ke pohon yang lain akhirnya melihat sebuah gerombolan yang terlihat sedang membawa sesuatu di karung yang ada di punggung mereka.
Terlihat dari dalam karung ada yang bergerak-gerak.
Dan ada yang membuat Xie Yuan terkejut ketika dirinya melihat lambang yang tak asing di baju yang mereka kenakan.
" Sepertinya aku tidak asing dengan lambang itu " gumam Xie Yuan.
" ya... sekarang aku ingat itu adalah lambang yang sama dengan para bandit yang aku bantai sebelumnya, apa jangan-jangan mereka juga kelompok yang sama " ucap Xie Yuan yang sudah teringat dengan lambang yang dia lihat.
" kalau memang benar lebih baik aku menyelesaikannya sekarang "
" walau aku tau ada seseorang dengan kekuatan golden core tahap puncak di antara mereka aku pasti bisa mengalahkannya " gumam Xie Yuan yakin setelah dirinya merasakan kekuatan dari kelompok bandit didepannya.
" Tunggu dulu... apa yang sedang mereka bawa kenapa terlihat bergerak-gerak, lebih baik aku mengikuti mereka dulu " ucap Xie Yuan yang tidak jadi menyerang.
Xie Yuan yang mengikuti mereka dalam gelap akhirnya sampai disebuah tempat yang terlihat seperti markas.
Jika seseorang yang biasa belum tentu bisa menemukan tempat ini karena tempat ini yang tertutup kabut dari luar dan ada benteng yang mengelilinginya.
__ADS_1