
Tap...
Tap...
Suara setiap langkah dari Jiang Hao yang terdengar jelas karena panik takut terjadi sesuatu dengan cucu kesayangannya.
" Bagaimana Yuan'er? "
" Apakah semua baik-baik saja? " ucap Jiang Hao saat sampai didalam ruangan dan melihat Xie Yuan yang masih mengawasi Jiang Nana.
" Semua berjalan dengan lancar dan kini Jiang Nana telah menerobos ketahap Nascent soul "
" Tapi kemungkinan dirinya belum mampu mengendalikan kekuatannya sendiri " ucap Xie Yuan menjelaskan keadaan Jiang Nana sekarang.
" Argh.. " ucap Jiang Nana yang baru saja membuka matanya setelah melakukan penyerapan.
" Selamat Nana kau telah berhasil melakukan penerobosan ke tahap Nascent soul " ucap Xie Yuan setelah melihat Jiang Nana yang baru tersadar dari kultivasinya.
" Benarkah itu? "
" Aku benar-benar menerobos ketahap Nascent soul " ucap Jiang Nana yang masih tidak menyangka kalau dirinya benar-benar bisa menerobos ketahap Nascent soul di usia yang masih begitu muda.
" Ya kau telah berhasil menerobos ke tahap Nascent soul "
" Tetapi sekarang kau lebih baik untuk kembali berkultivasi untuk menyeimbangkan energi Qi yang ada didalam dantian milikmu" ucap Xie Yuan yang merasakan kalau energi Qi milik Jiang Nana masih belum teratur.
" Baik kak " balas Jiang Nana yang kembali duduk dalam posisi lotus nya diatas giok yang cukup besar.
Karena Jiang Nana juga merasa kalau energi Qi didalam dantiannya masih berantakan dan juga penuh gejolak.
" sekarang kita tinggal tunggu Jiang Nana menyelesaikan kultivasinya " ucap Xie Yuan kepada Jiang Hao.
**
Sampai di pagi harinya ternyata Jiang Nana masih belum menyelesaikan kultivasinya.
" maaf sepertinya aku harus pamit sekarang "
" Oh ya.. Jangan lupa untuk menjaga Jiang Nana selama dia berkultivasi karena aku yakin energi Qi nya masih bergejolak dan mungkin Jiang Nana bisa melakukan penerobosan kembali " ucap Xie Yuan memberikan pesan kepada Jiang Hao, karena dirinya yang akan pamit.
" Ya sudah kalau kau memang mau pamit sekarang "
__ADS_1
" Tapi lain kali kau tidak perlu sungkan jika ingin berkunjung kesini " jawab Jiang Hao setelah mendengar Xie Yuan berpamitan.
" Kalau begitu aku pergi, terimakasih " ucap Xie Yuan yang kemudian berbalik pergi dan meninggalkan kediaman keluarga Jiang.
***
Tujuan Xie Yuan kali ini adalah langsung kembali pulang kerumahnya, karena dirinya yakin pasti Xi Yue juga sudah diberi tahu oleh utusan kaisar tentang turnamen antar benua.
Xie Yuan bisa berpikir seperti itu karena kejadian yang sudah terjadi dimana pengawal bayangan kaisar yang datang ketempat keluarga Jiang.
***
Tak butuh waktu lama bagi Xie Yuan untuk sampai di rumah miliknya.
Dirinya sampai dirumah keluarga Xie saat sore hari dimana sang senja yang sudah mulai ditelan gelapnya malam.
Xie Yuan yang baru saja pulang disambut oleh orang-orang yang berada di rumahnya dengan penuh kebahagiaan.
Dia juga tidak lupa menemui kedua orangtuanya dan juga kakeknya untuk memberikan mereka kabar kalau dirinya telah kembali.
***
Setelah menemui kedua orangtuanya dan juga kakeknya, kini Xie Yuan memilih pergi kekamarnya untuk beristirahat.
Sampai di pagi harinya Xie Yuan akhirnya memutuskan untuk pergi sarapan dengan keluarganya dan kemudian lanjut berlatih.
***
Kini Xie Yuan yang sudah berada di inti pohon jiwa bersiap untuk berlatih, tetapi dirinya teringat sesuatu.
Dirinya teringat dua bunga yang dia dapatkan dari sekte pedang angin.
Akhirnya Xie Yuan mengeluarkan kedua bunga tersebut dari dalam cincin penyimpanannya.
" Bunga api "
" Bunga es "
Ucap Xie Yuan setelah mengeluarkan kedua bunga yang dia dapatkan disekte pedang angin bersamaan dengan teratai salju.
" Aku tidak menyangka bunga ini masih ada dan bahkan sudah tumbuh jauh lebih kuat " gumam Xie Yuan saat melihat kedua bunga yang berada dikedua telapak tangannya.
__ADS_1
Karena dirinya sempat berpikir kalau kedua bunga tersebut telah diambil dan digunakan oleh Hu Tao.
Xie Yuan kini langsung mengeluarkan batu giok dari dalam cincin penyimpanannya dan kemudian mulai duduk diatasnya untuk mulai menyerap kedua bunga tersebut.
Waktu menyerap bunga api dirinya dipenuhi oleh keringat dan merasakan hawa panas yang sangat kuat, sehingga dirinya merasa kalau darahnya mendidih dan juga tulangnya yang dipanaskan seperti dileburkan.
Tapi Xie Yuan tetap bertahan dan berkonsentrasi agar bisa menyerap bunga api itu.
Selang beberapa waktu akhirnya Xie Yuan selesai menyerap bunga api dan lanjut ke bunga yang selanjutnya yaitu bunga es.
Berbanding terbalik dengan sebelumnya yang dirasakan, kini Xie Yuan merasakan hawa dingin yang sangat kuat hingga menusuk kedalam tulang miliknya.
Xie Yuan yang baru selesai dengan hawa panas yang luar biasa sekarang dirinya harus bertahan dari hawa dingin yang sangat mengerikan.
Tapi setelah melewati semua itu akhirnya Xie Yuan mampu melewati hawa dingin yang berasal dari bunga es tersebut.
" Sesuai namanya kedua bunga tersebut memang sangat menyeramkan tetapi juga sangat bermanfaat " gumam Xie Yuan setelah berhasil menyerap kedua bunga tersebut.
" Yuan'er " panggil hongyue tiba-tiba.
" Ada apa hongyue " balas Xie Yuan.
" Kau sudah berhasil menyerap bunga api yang langka tersebut dan perlu kau tau bunga api tersebut juga bisa sebagai pondasi api milikmu walaupun kekuatannya masih dibawah inti Api Yang " jawab Hongyue tiba-tiba yang membuat Xie Yuan sedikit terkejut sebab dirinya juga tau kegunaan dari bunga api.
Dimana bunga api yang biasanya digunakan sebagai pondasi element api seseorang dan juga seseorang yang sudah menyerap bunga api bisa dipastikan tubuhnya akan kebal terhadap api, kecuali api legendaris yang sangat panas dan mengerikan.
Xie Yuan awalnya berpikir untuk memanfaatkan bunga api agar dirinya bisa kebal terhadap semua api, tetapi ternyata bunga api juga bisa sebagai pondasi sementara element api miliknya.
Disisi lain bunga es yang memiliki fungsi bagi siapapun yang telah berhasil menyerapnya maka bisa dipastikan element air miliknya akan bermutasi ke element es.
Selain itu bunga es juga bermanfaat bagi penyerapnya dimana penyerapnya akan kebal terhadap serangan element es.
Dengan manfaatnya yang begitu besar sehingga kedua bunga tersebut sangat banyak diminati dan juga dicari oleh semua orang tetapi karena keberadaannya yang sangat langka sehingga membuat kedua bunga tersebut banyak diperebutkan jika ada yang mengetahui keberadaannya.
Selain itu juga dalam proses penyerapannya kedua bunga ini memiliki resiko yang sangat tinggi.
Karena penyerapnya yang akan merasakan hawa panas yang sangat kuat atau hawa dingin yang sangat mengerikan.
Bahkan jika tidak mampu melewati proses penyerapannya sudah bisa dipastikan orang tersebut akan mati.
Hal itulah yang membuat banyak pendekar yang mempertimbangkan lagi jika ingin menyerap bunga api atau bunga es.
__ADS_1
Tapi semua konsekuensi itu setara dengan hasil yang didapat dimana penyerapnya akan kebal terhadap element es atau element api.