
Perjalanan Xie Yuan dilanjutkan kembali menuju ke sekte mawar putih tanpa ada gangguan, dirinya juga tidak lupa mengistirahatkan diri mereka untuk makan dan juga kuda mereka untuk mengisi tenaga.
4 hari akhirnya Xie Yuan sampai dibawah gunung tempat sekte mawar putih dan di depannya juga sudah lumayan ramai para peserta yang berdatangan untuk mengikuti acara tahunan yang diadakan di sekte mawar putih.
"ternyata sudah sangat ramai yang datang kek, padahal acaranya 3 hari lagi " ucap Xie Yuan yang melihat didepannya sudah banyak orang yang akan naik gunung menuju sekte.
" Orang yang mengantri disana adalah orang tidak mendapatkan undangan khusus jadi mereka harus membuktikan diri mereka agar bisa ikut acara yang diadakan sekte ini " ucap Xie Tang menjelaskan kepada Xie Yuan, bahwa di acara tahunan ini walau di buka untuk umum tetapi mereka yang tidak mendapatkan undangan harus mengikuti tes terlebih dahulu agar bisa ikut dalam acara tahunan ini, selain itu mereka semua harus memiliki identitas yang jelas.
" Jadi seperti itu " jawab Xie Yuan singkat, dulu waktu dikehidupan pertamanya dirinya hanya ikut dengan kakeknya untuk acara ini tanpa mengikuti tes apapun.
" Ya sudah kalau begitu ayo kita pergi ke panitia yang ada disana " ucap Xie Tang mengajak cucunya untuk mengkonfirmasi kehadiran mereka dengan menunjukkan undang khusus.
" permisi saya mengantarkan cucu saya datang untuk mengikuti acara tahunan disekte ini " ucap Xie Tang sopan sambil menyerahkan surat undangan yang mereka miliki.
Panitia yang menerima undangan tersebut kemudian memastikan keasliannya, sebab undangan khusus untuk acara tahunan tidak lah banyak.
Melihat nama yang ada di surat undangan yang dikeluarkan oleh orang didepannya sang panitia pun terkejut.
" Keluarga Bangsawan Xie "
Sang panitia jelas tahu arti dari keluarga bangsawan apalagi yang didepannya adalah keluarga bangsawan Xie dirinya yang sudah cukup lama berada di dunia persilatan jelas tau siapa keluarga bangsawan Xie.
" Silahkan tuan " Ucap panitia tersebut kemudian mengarahkan mereka berdua untuk melewati jalan khusus.
__ADS_1
Jalan yang mereka lalui terlihat sangat sepi berbeda dengan jalan yang mereka lihat tadi.
" Paman kenapa jalan ini sangat sepi apa tidak ada peserta lain yang datang? " Tanya Xie Yuan kepada panitia yang memimpin jalan.
" Jadi begini tuan muda yang mendapatkan undangan khusus tidaklah banyak, selain itu juga mereka yang mendapatkan undangan khusus baru sedikit yang sudah sampai disekte dan masih banyak yang belum datang, biasanya mereka yang mendapatkan undangan khusus akan datang di hari terakhir sebelum acara mulai karena mereka tidak perlu mengikuti tes apapun " ucap sang panitia menjelaskan.
Tak lama mereka berjalan akhirnya mereka sampai didepan gerbang Sekte Mawar Putih yang terlihat kuno dengan ukiran yang sangat indah.
" Silahkan tuan, nanti didalam anda akan dipandu oleh teman saya " ucap panitia yang tadi mengantar mereka kemudian turun kembali kebawah gunung.
" Mari tuan saya antar ke kamar anda " ucap teman panitia tadi yang sudah bersiap didepan gerbang yang bertugas memandu para peserta ke kamarnya masing-masing agar tidak tersesat didalam sekte.
Mereka berdua kemudian diantar menuju ke kamar yang sudah disediakan oleh sekte untuk para peserta di acara ini.
" Silahkan tuan, disini anda akan beristirahat selama anda berada disekte untuk acara tahunan ini " ucap pemandu tadi saat sudah berada didepan sebuah kamar, kemudian dirinya pergi kembali ke depan gerbang untuk mengantar peserta yang akan ikut acara.
" Terimakasih paman " ucap Xie Yuan singkat.
" Kau istirahat lah dulu Yuan'er, kakek ingin pergi menemui teman kakek dulu " ucap Xie Tang kemudian pergi meninggalkan Xie Yuan sendirian.
Disebuah ruangan Xie Tang menemui seorang pria yang sudah terlihat tua.
" hai sobat, apa kabar sudah lama kita tak berjumpa " ucap Xie Tang menyapa temannya.
__ADS_1
" aku baik-baik saja, kau lah yang tak pernah berkunjung kemari menemui ku " jawab pria tua tersebut dengan nada bercandanya.
" Maaf Fang, Aku tidak sempat berkunjung ketempat mu " jawab Xie Tang kepada Ning Fang yang merupakan pemimpin sekte mawar putih saat ini.
" Oh ya... kudengar kalau cucumu sangat berbakat apa itu benar Tang " tanya Ning Fang kepada Xie Tang, walau dirinya jarang pergi dari sekte tapi dirinya juga selalu mendapatkan kabar tentang apa yang terjadi diluar sana.
" Kau tau rupanya, dia adalah anak berbakat yang sama seperti leluhurnya " jawab Xie Tang singkat.
" Sebenarnya kedatanganku kesini ingin bertanya kepadamu soal acara kali ini, apa kau benar-benar akan membuat akar darah berumur ratusan tahun sebagai hadiah utamanya? " Tanya Xie Tang yang sebenarnya masih binggung, karena biasanya hadiah untuk acara ini tidak seberharga sekarang dimana akar darah merupakan tumbuhan langka apa lagi sudah berumur ratusan tahun.
" Aku tau maksudmu yang sebenarnya, kau pasti khawatir setelah acara ini pemenangnya mungkin akan diincar oleh banyak orang, bukan begitu Tang? " Tanya Ning Fang, dirinya tau apa yang dikhawatirkan oleh sahabatnya itu, akar darah saja sudah lama tidak terdengar kabarnya didunia persilatan dan sekarang akar darah terdengar lagi dan menjadi hadiah acara tahunan, sudah pasti setelah acara selesai banyak orang yang mengincar pemenangnya.
" Begini Tang sebenarnya aku mengadakan ini juga untuk perekrutan murid sekte ku, dimana nanti 10 pemenang teratas diperbolehkan masuk ke sekte menjadi murid dalam tanpa harus mengikuti ujian apapun " ucap Ning Fang menjelaskan yang sebenarnya kenapa dirinya mengadakan acara tahunan kali ini dengan menghadiahkan akar darah, yaitu karena dirinya ingin menarik para anak-anak berbakat untuk bergabung dengan sektenya.
Setelah mendengar semua penjelasan sahabatnya itu Xie Tang sangat terkejut dimana untuk menjadi murid dalam sebuah sekte bukanlah hal yang mudah.
" Apa kau sudah memikirkan matang-matang rencana mu ini Fang, jangan sampai dengan idemu itu menimbulkan banyak masalah untuk kedepannya nanti? " tanya Xie Tang.
" Aku sudah mempertimbangkan semuanya, dan aku yakin tentang itu, sekarang sekte ku kekurangan murid-murid jenius " jawab Ning Fang yakin.
" kalau kau sudah memikirkan itu dengan matang maka aku hanya bisa mendukung mu " ucap Xie Tang singkat setelah dirinya melihat keyakinan di wajah sahabatnya.
" Terimakasih Tang " ucap Ning Fang kepada Xie Tang.
__ADS_1
Keduanya pun lanjut berbincang-bincang banyak hal, mulai dari apa yang sedang terjadi didunia persilatan sampai apa yang akan terjadi kedepannya, apalagi sekarang dunia persilatan sedang terjadi gejolak yang bisa meledak kapan saja.