
Setelah cukup lama Mei Lin memeluk Xie Yuan akhirnya, Mei Lin melepaskan pelukannya tersebut.
" Kau tidak usah kepedean aku memelukmu hanya karena aku senang dengan apa yang kau berikan " ucap Mei Lin yang kini telah melepas pelukannya.
Mendengar perkataan Mei Lin jelas saja Xie Yuan merasa aneh sebab Mei Lin sendiri yang memeluknya tadi, tapi sekarang kenapa dia yang mengomel kepada dirinya.
Disisi lain Ning Fang hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua muridnya itu.
" Ya sudah kalau begitu aku pamit dulu "
" Oh ya.. Aku berharap kau sudah menguasai teknik yang aku berikan tadi saat nanti di turnamen antar benua "
Tak..
Ucap Xie Yuan yang kemudian langsung lari, setelah menyentil kening Mei Lin yang tepat ada dihadapannya.
" Kau!! Sini kau jangan lari!! " ucap Mei Lin yang marah sebab keningnya kini yang sedikit merah akibat disentil oleh Xie Yuan dan kini Mei Lin juga ikut keluar untuk mengejar Xie Yuan.
" Hadeh.. " gumam Ning Fang yang hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua muridnya yang baru akur tetapi sudah ribut lagi.
Tetapi Ning Fang juga bersyukur sebab mereka berdua bisa akrab dengan cepat walaupun sering ribut.
Xie Yuan yang kini langsung lari diantara pepohonan sekte dan dikejar oleh Mei Lin dibelakangnya.
" Sini kau!! " ucap Mei Lin yang masih mengejar Xie Yuan.
Para murid sekte yang melihat mereka berdua sedang kejar-kejaran hanya menonton saja sebab tidak tau alasan kenapa mereka kejar-kejaran.
" Hahaha kau tidak bisa menangkapku "
" Wlee... " ucap Xie Yuan yang mengejek Mei Lin sambil menjulurkan lidahnya.
Wush...
Kini Xie Yuan telah pergi menghilang dengan cepat pergi dari sekte.
" Awas saja kau nanti!! " gumam Mei Lin yang marah, tetapi terlihat semakin imut berbeda dengan biasanya yang cantik tapi dingin.
Mei Lin yang tak berhasil mengejar Xie Yuan, pun memutuskan kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
Setelah meninggalkan sekte mawar putih kini Xie Yuan pergi menuju ketempat keluarga Jiang.
***
Tak membutuhkan waktu yang lama bagi Xie Yuan untuk sampai ditempat keluarga Jiang.
__ADS_1
Di pagi harinya Xie Yuan telah sampai didepan gerbang milik keluarga Jiang.
" Permisi, saya kesini ingin bertemu dengan kakek Jiang dan Jiang Nana " ucap Xie Yuan kepada pengawal yang sedang berjaga depan gerbang.
" Kau boleh tau anda siapa dan ada keperluan apa bertemu dengan pemimpin dan tuan putri? " tanya pengawal tersebut kepada Xie Yuan.
" Bilang saja Xie Yuan ingin bertemu, untuk membicarakan sesuatu yang penting " jawab Xie Yuan memperkenalkan dirinya tanpa memberitahukan tujuan kedatangannya.
" Baik " balas pengawal tersebut setelah mendengar jawaban Xie Yuan, dan langsung masuk kedalam untuk menemui kakek Jiang.
***
" Salam tuan, didepan ada pemuda yang ingin bertemu dengan anda " ucap pengawal tersebut kepada Jiang Hao yang sedang duduk diruang tamu bersama Jiang Nana dan keluarganya.
" Siapa yang ingin bertemu denganku? " tanya Jiang Hao yang penasaran dengan siapa pemuda yang ingin bertemu dengannya.
" Dia bilang tadi Xie Yuan ingin bertemu dengan anda dan juga tuan putri untuk membicarakan sesuatu yang penting " jawab pengawal tersebut.
" Xie Yuan " gumam Jiang Hao yang terkejut setelah mendengar siapa yang datang.
" Kak Yuan " gumam Jiang Nana yang juga terkejut mendengar siapa yang datang untuk menemui dirinya.
" Suruh dia masuk dan menemui ku diruangan milikku " ucap Jiang Hao.
" Baik tuan " jawab pengawal tersebut yang kemudian pergi kembali ke depan gerbang.
***
" Silahkan tuan, anda sudah ditunggu oleh pemimpin diruangan pribadi miliknya " ucap pengawal tersebut saat sudah dihadapan Xie Yuan.
" Terimakasih " ucap Xie Yuan yang kemudian masuk kedalam rumah keluarga Jiang.
Kesan pertama yang dia lihat disana adalah sederhana tapi mewah, itulah kesan yang Xie Yuan lihat saat pertama kali masuk kekediaman keluarga Jiang.
Tok..
" Permisi ini aku Yuan'er " ucap Xie Yuan saat sudah berada didepan pintu ruangan pribadi milik Jiang Hao.
" Masuk saja Yuan'er " jawab Jiang Hao dari dalam ruangan.
" Salam kek "
" Hai Nana " ucap Xie Yuan menyapa mereka berdua.
" Hai kak, bagaimana kabarmu sudah lama kita tidak berjumpa " balas Jiang Nana yang tampak senang.
__ADS_1
" Salam Yuan'er " jawab Jiang Hao.
" Kabarku baik " jawab Xie Yuan.
" Yuan'er kalau boleh tau ada apa kau datang kesini? " tanya Jiang Hao langsung pada intinya.
" oh.. Soal itu "
" Sebenarnya aku datang kesini untuk mengajak Jiang Nana ikut serta dalam turnamen antar benua sebagai salah satu perwakilan dari kekaisaran bulan " jawab Xie Yuan menjelaskan maksud kedatangannya.
" Oh ternyata kau datang karena itu " ucap Jiang Hao.
" Lalu apakah Jiang Nana boleh mengikutinya? " tanya Xie Yuan.
" Kalau itu sudah pasti boleh "
" Selain itu beberapa hari yang lalu pengawal bayangan kepercayaan kaisar bulan juga sudah datang kemari menyampaikan pesan yang sama dengan mu "
" Katanya kau merekomendasikan Jiang Nana untuk ikut turnamen antar benua yang akan diadakan dua bulan lagi di kekaisaran matahari, sebagai salah satu perwakilan dari kekaisaran bulan bersama dengan dirimu dan juga Xi Yue nanti" jawab Jiang Hao yang menjelaskan kalau Gu Long juga sudah datang kesana menyampaikan hal yang sama dengan Xie Yuan.
Mendengar jawaban dari Jiang Hao, Xie Yuan sedikit terkejut sebab kaisar mengutus pengawal bayangannya untuk hal seperti ini.
" Baguslah kalau begitu, kita nantinya bisa berangkat bersama dengan yang lain ke turnamen antar benua " ucap Xie Yuan.
" Kalau boleh tau kultivasimu sekarang sudah berada tingkat berapa? " tanya Xie Yuan kepada Jiang Nana.
" Sekarang aku masih berada ditahap Golden Core tingkat 9 kak " jawab Jiang Nana.
" Yuan'er, dia sepertinya mengalami hambatan untuk bisa menerobos ketahap Nascent soul" ucap Jiang Hao yang memberikan penjelasan kenapa Jiang Nana masih berada ditahap golden core.
" Kau mengalami hambatan ya.. " gumam Xie Yuan lirih yang kemudian memikirkan sesuatu.
" Sebentar.. " ucap Xie Yuan yang kemudian mengambil sesuatu dari dalam cincin penyimpanannya.
" Ini untukmu " ucap Xie Yuan yang memberikan beberapa pil kepada Jiang Nana.
Melihat apa yang diberikan oleh Xie Yuan jelas mereka berdua terkejut karena mereka tau kalau yang diberikan Xie Yuan adalah pil tingkat tinggi.
" Ini ada pil pembersih sumsum dan juga pil peningkat Qi untukmu "
" Dengan kedua pil itu aku yakin kau pasti bisa menerobos hambatan yang kau alami dan mencapai tahap Nascent soul " ucap Xie Yuan menjelaskan isi yang ada didalam botol pil yang dia berikan.
" Karena nanti di turnamen antar benua aku yakin akan berisi para jenius-jenius dengan kultivasi yang cukup tinggi oleh sebab itu setidaknya kau harus menerobos ketahap Nascent soul agar tidak kesulitan nantinya " ucap Xie Yuan menjelaskan alasan kenapa dirinya memberikan pil tersebut kepada Jiang Nana.
" Terimakasih kak " ucap Jiang Nana yang juga bahagia sebab dirinya melihat sebuah harapan untuk menerobos ketahap Nascent soul.
__ADS_1
" Sama-sama, setelah ini kau juga harus berlatih dengan giat " jawab Xie Yuan.
" Baik kak " balas Jiang Nana.