
Di keesokan paginya para peserta sudah ada yang mulai pergi meninggalkan sekte mawar putih untuk pulang, dan tak sedikit juga para peserta yang masih berada disekte untuk sekedar menikmati pemandangan sekte atau juga ada yang sekedar bertukar ilmu dengan para murid sekte.
Berbeda dengan Xie Yuan, dirinya masih tertidur di kamarnya dengan pulas, tiba-tiba...
Tok...
Tok...
" Yuan'er.... Apa kau ada didalam "
Tok...
Tok...
" Siapa yang datang menggangguku di pagi-pagi buta " gumam Xie Yuan yang terbangun dari tidurnya.
" Ada apa datang kesini pagi-pagi buta " ucap Xie Yuan sambil membuka kan pintu kamarnya.
" Hei... Apa kau buta hah... Matahari sudah mulai naik dan kau katakan masih pagi buta " ucap seseorang didepan pintu yang terkejut karena Xie Yuan yang baru bangun dari tidurnya.
" Maaf kek... Aku tidak menyangka kalau ternyata yang datang adalah kakek " ucap Xie Yuan yang terkejut, karena yang mengetuk pintu kamarnya adalah kakek Xi.
" Ya sudah tidak apa-apa, lain kali kau bangunlah lebih pagi lagi agar kau tau bagaimana rasanya udara pagi " jawab kakek Xi yang tidak mempermasalahkannya.
" Hehehe... Baik kek "
" Oh ya.. Silahkan masuk kek " ucap Xie Yuan yang mempersilahkan kakek Xi masuk.
" kalau boleh tau ada angin apa yang membuat kakek sampai datang ke kamarku? " tanya Xie Yuan yang penasaran kenapa kakek Xi sampai datang kekamarnya.
" Jadi begini Yuan'er aku datang kesini untuk membicarakan tentang acara pembukaan Pelelangan kemarin " ucap kakek Xi langsung pada intinya.
" Jadi bagaimana acara pembukaan pelelangan kemarin kek? " tanya Xie Yuan yang penasaran sebab acara kemarin pil miliknya juga dijual disana.
" Acara pembukaan pelelangan kemarin berjalan dengan lancar "
" Banyak peserta lelang yang menginginkan pil yang kau buat "
" selain itu aku juga yakin berita tentang pelelangan kita sudah tersebar keseluruh benua "
__ADS_1
" Dan yang terakhir adalah yang paling penting dan mungkin kau tidak akan percaya " ucap kakek Xi menjelaskan semuanya.
" Apa itu kek yang terakhir? " ucap Xie Yuan yang semakin penasaran.
" Dan yang terakhir adalah para pengawal bayangan sang kaisar dari seluruh benua hadir ke acara pembukaan pelelangan kita, selain itu juga mereka juga datang untuk membeli pil tingkat kuasi sempurna yang kau buat " ucap kakek Xi menjelaskan semuanya yang membuat Xie Yuan terkejut.
Xie Yuan yang mendengar perkataan kakek Xi jelas saja terkejut, karena dirinya tidak menyangka sama sekali kalau pil buatannya bisa sampai menarik para kaisar dan bahkan sampai mengutus para pengawal bayangan milik mereka.
" Tapi sebenarnya ada hal penting lainnya lagi yang ingin aku bicarakan dengan mu " ucap kakek Xi
" Apa itu? " tanya Xie Yuan
" Ini soal sang kaisar bulan "
" Kemarin waktu pengawal bayangan sang kaisar membeli satu pil penyembuhan tingkat kuasi sempurna milikmu, itu membuatku penasaran dan aku menanyakan kenapa sang kaisar mengincar pil itu "
" Dan pada akhirnya dia menjawab kalau itu bukan untuk sang kaisar melainkan untuk cucu kesayangannya, yang katanya mengidap penyakit aneh "
" Sudah diobati oleh banyak tabib tapi tidak ada yang berhasil, dirinya bisa bertahan sampai sekarang itu karena pil-pil yang dia konsumsi " ucap kakek Xi menjelaskan semua tentang kondisi cucu sang kaisar.
" Jadi sang kaisar berharap kau bisa datang untuk melihat cucunya " ucap kakek Xi yang menjelaskan tujuannya yang sebenarnya.
" Baiklah kalau begitu aku bisa melihat cucunya, tapi mungkin nanti setelah diriku kembali dari sekte mawar putih " jawab Xie Yuan yang berpikir kalau itu adalah hal yang baik karena dirinya bisa menambah teman untuknya, walaupun dirinya sudah memiliki banyak identitas tapi dirinya masih berpikir jika harus melawan sang kaisar.
" Tenang saja beliau akan datang besok diakhir pekan Minggu pertama, jadi kau masih memiliki waktu untuk beristirahat " ucap kakek Xi yang senang dengan keputusan Xie Yuan.
" Baiklah, nanti aku akan datang ke pelelangan bulan " jawab Xie Yuan.
" Baiklah kalau begitu aku pergi dulu "
" oh ya... kau jangan tertidur lagi! hahaha... " ucap kakek Xi sambil tertawa, saat dirinya pergi keluar dari kamar Xie Yuan.
" Aku tidak menyangka ternyata pil ku bisa menarik perhatian para kaisar untuk memperebutkan nya " gumam Xie Yuan lirih setelah kakek Xi pergi keluar.
" Tapi aku penasaran dengan kondisi cucu sang kaisar bulan " gumam Xie Yuan didalam hati yang penasaran dengan penyakit yang dimiliki cucu sang kaisar sampai-sampai banyak tabib tidak bisa menyembuhkannya dan dirinya yang bertahan dengan bergantung pada sebuah pil.
Setelah memikirkan itu semua akhirnya Xie Yuan pergi untuk membersihkan diri.
Setelah selesai membersihkan diri akhirnya Xie Yuan pergi keluar untuk berkeliling didalam sekte.
__ADS_1
Xie Yuan melihat masih banyak peserta acara tahunan yang berada didalam sekte.
Beberapa dari mereka juga ada yang saling bertukar ilmu dengan cara bertarung sehingga menarik perhatian Xie Yuan.
" Sepertinya disana ada sesuatu yang menarik " gumam Xie Yuan didalam hati saat melihat banyak sekali orang yang sedang berkerumun.
Sesampainya disana ternyata ada pertarungan antara murid sekte dengan salah satu peserta acara tahunan.
Slash...
Trang...
Suara pedang terdengar jelas saat bertabrakan dengan sebuah anak panah.
" Aku tidak menyangka kau masih mampu menahan serangan ku " ucap seorang pria yang ternyata adalah peserta acara tahunan.
" Seranganmu masih belum cukup untuk melukaiku, serangan mu masih sangat lambat dan itu sangat mudah untuk ku lihat " ucap seorang gadis yang ternyata adalah murid sekte mawar putih yang mendapatkan julukan si gadis elf dikarenakan dirinya yang sangat cantik selain itu juga kemampuan memanahnya yang sangat ahli itu layaknya seorang elf.
" Perkataan gadis itu memang benar adanya, kecepatan pemuda itu masih sangat lambat bahkan kekuatan yang dikeluarkan dari pedang nya masih lemah " gumam Xie Yuan yang melihat pertarungan diantara mereka.
" Aku belum mengeluarkan teknik andalanku, jadi kita belum tau siapa yang akan kalah " ucap pemuda tersebut kemudian mengeluarkan teknik andalannya.
Dirinya yang sudah mengalirkan energi Qi nya dalam jumlah besar kearah pedang ditangannya pun mulai bersiap untuk menyerang gadis didepannya.
" Hahaha... Aku tidak menyangka ternyata kau masih ingin menunjukkan kekuatan mu " ucap sang gadis yang membuat pemuda didepannya semakin terbakar amarahnya.
Boom...
Ledakan energi terjadi saat kedua kekuatan bertabrakan.
Terlihat pemuda tadi mundur beberapa langkah dengan nafasnya yang sedikit memburu.
" Anda memang sangat kuat " ucap pemuda tadi yang akhirnya mengakui kekalahannya.
" Sebenarnya kau masih bisa lebih kuat lagi, kau tinggal berlatih lagi tambahkan kekuatan dan kecepatan lagi pada teknik mu itu, maka dengan itu kekuatan yang dihasilkan jauh lebih besar " ucap gadis tersebut yang memberikan nasihat kepada pemuda didepannya.
" Terimakasih telah memberiku pencerahan " ucap pemuda tersebut yang sangat berterimakasih karena dirinya diberikan pencerahan untuk kemajuan kekuatannya.
" Sama-sama, kau harus lebih bersemangat berlatih lagi " ucap gadis tersebut kemudian pergi meninggalkan tempat pertarungan
__ADS_1
Setelah pertarungan itu berakhir para peserta dan murid sekte yang menonton pun mulai membubarkan diri.