Legenda Zhi Long

Legenda Zhi Long
1. Mendapat Qi Jiwa Spesial


__ADS_3

Kalender Kuno Tahun 8499 dunia persilatan mengalami kekacauan besar.


Semua makhluk yang ada di bumi dan langit berperang satu sama lain, semua nya menjadi porak poranda akibat perang itu.


Bahkan semua Dewa juga turut andil dalam pertempuran itu, mereka ingin tahta yang lebih tinggi untuk mengatur semua nya.


Saat itulah Dewa Ilahi Yang Agung sesosok Dewa Murni yang Netral menghentikan perang tersebut, dengan menyuruh ke dua anak nya untuk menyatukan Bumi dan Langit.


Di katakan mereka sangat lah hebat, pertama kali mereka datang ke Bumi mereka langsung mengguncang seluruh Bumi serta Langit.


Sejak saat itu mereka menjadi Kaisar di Bumi dan di Langit, dengan Kaisar Ilahi Zhi Qiang memerintah Bumi dan Kaisar Agung Dongking memerintah Langit.


Mereka berdua telah memerintah Bumi dan Langit selama 301 tahun.


Namun Kaisar Ilahi Zhi Qiang tewas dan yang menjadi penyebabnya, hingga sekarang belum ada yang tau.


Dengan tewasnya Kaisar Ilahi Zhi Qiang, Kaisar Agung Dongking lah yang menguasai seluruh Bumi dan Langit, dia memberi aturan agar para Dewa tidak boleh turun ke Bumi kecuali ada hal penting dan itu dalam kondisi dia yang memerintah.


Begitu lah yang di katakan oleh sejarah.


~


200 tahun telah berlalu, Kalender Kuno Tahun 9000, Kota Kongzu, Perguruan Xinghou, di dalam kelas.


"Kalian pasti tau sejarah Bumi kita yang dulunya terjadi kekacauan, perang di mana mana kan?". Guru yang sedang memberi pelajaran sejarah kepada muridnya.


"Pasti Bu, kami selalu tau sejarah itu. Karena kami dari kecil sudah di beri tau oleh orang tua kami sejarah kelam Bumi ini". Jawab seorang murid dengan bangga.


"Kita harus mengingat jasa para pahlawan kita yaitu kedua Kaisar, karena itu kalian harus menjadi kuat agar tidak ada lagi kejadian di masa lalu yang menimpa kita"


"Baiklah hari sudah siang, Bu guru sudahi pelajaran sampai di sini dulu. Silahkan kalian istirahat, dan melanjutkan pelajaran berikutnya". Lanjut Bu guru.


Di kursi belakang kelas terlihat seorang anak laki laki yang terlihat sedang tertidur malas, anak laki laki itu secara fisik tubuhnya kecil tapi mempunyai muka yang tampan dan kulitnya sangat putih.


"Tuan Muda, pelajaran sudah selesai". Pria di sebelah nya memanggil lelaki tersebut.


"Hoaam.... sudah selesai yah?". Lelaki Tampan yang tidur langsung bangun dan meregangkan tubuhnya dengan malas.


"Shi Liang, sudah kubilang berkali kali untuk memanggilku Zhi Long jangan Tuan Muda. Aku hanyalah anak dari pemimpin Clan biasa yang tidak terkenal, jangan sungkan". Lelaki Tampan tersebut memaksa agar di panggil dengan namanya yaitu Zhi Long.


"Baik lah Tuan Muda... Maksudku Zhi Long...". Jawab Shi Liang dengan ragu ragu tapi pasti.


"Bagus, begitu lebih baik". Zhi Long menjawab dengan anggukan merasa puas.


"Zhi Long bagaimana kabarmu saat ini? Apa kau masih belum bisa mengeluarkan Qi Jiwa mu?". Seseorang dari kursi depan bertanya kepada Zhi Long.


"Belum". Jawab Zhi Long dengan nada agak malas.


"Latihanlah yang benar jangan bermalas malasan!". Jawab orang di kursi depan dengan nada ketus.


"Baiklah istriku, hari ini kamu sangat perhatian sekali. Apa kamu sangat ingin menjadi istriku yang tampan ini?". Jawab Zhi Long di sertai pertanyaan konyol.


"Apa katamu..? Siapa yang bilang ingin jadi istrimu? Bahkan kamu tak mempunyai Qi Jiwa dan dalam latihan juga selalu di peringkat terbawah". Jawaban orang itu sangat menusuk hati Zhi Long.


"Jangan lah marah istr....". Belum sempat Zhi Long menjawab, orang itu sudah memelototi nya.


"Ah maksudku, Qiao Ning..". Jawab Zhi Long dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Hmmph...". Qiao Ning memalingkan wajahnya dan pergi keluar.


"Dasar kau tidak berguna!". Wanita di samping Qiao Ning memberi kata kata kasar pada Zhi Long, dan dia pergi mengikuti Qiao Ning.


"Apa salahku?". Zhi Long menatap Shi Liang dengan mengangkat bahunya pertanda dia bingung.

__ADS_1


Setelah keluar kelas Qiao Ning berkata dengan lembut dan perhatian pada wanita tadi, "Jangan kasar padanya, Zan Lan". Wajahnya langsung memerah setelah berkata demikian.


"Astaga, gadis ini..". Zan Lan menepuk jidatnya pertanda dia kaget, namun sudah biasa dengan sikapnya.


Terlihat Qiao Ning adalah gadis yang sangat cantik dan manis, dia berasal dari keluarga Qiao di Kota Kongzu.


Keluarganya dan keluarga Zhi Long sangat dekat hingga sedari kecil ayahnya menjodohkan dia dan Zhi Long, tapi bisa di lihat bahwa Qiao Ning juga suka dengan Zhi Long namun dia tidak menunjukannya di depan Zhi Long.


Keluarga Qiao dan Keluarga Zhi adalah sebuah Clan kecil yang berisikan anggota keluarganya sendiri.


Kota Kongzu sendiri adalah Kota kecil di wilayah Kaisar Fang.


Namun sejarah mengatakan bahwa Kaisar Ilahi Zhi Qiang turun pertama kali di kota ini dan dia memerintah Bumi di kota ini juga, bisa di artikan Kaisar Ilahi Zhi Qiang muncul atau lahir di Kota Kongzu.


Di katakan bahwa Gunung Tinghua daerah Dataran Tinggi Kota Kongzu terdapat warisan dari Kaisar Ilahi Zhi Qiang, dia menyimpan beberapa warisannya di sana.


Kembali ke cerita.


Di dalam kelas Zhi Long duduk dengan tenang dan di sebelahnya ada pria bertubuh besar dan kekar yang seperti penjaganya Zhi Long, sahabat karibnya Shi Liang.


Murid sekitar sudah tau kebiasaan Zhi Long yang tak tau malu, selalu menggoda Dewi mereka yang tidak lain adalah Qiao Ning.


Mereka juga tau bahwa kedua anak ini di jodohkan oleh keluarganya, tapi mereka belum resmi berhubungan jadi ada kesempatan untuk mencuri hati Qiao Ning yang cantik itu.


Mereka yang ada di kelas ini adalah pendekar hebat dengan usia muda yaitu 14 Tahun, mereka mendaftar Perguruan Xinghou dengan berbagai macam metode agar mereka bisa masuk.


Pada awal pendaftaran dikatakan bahwa Zhi Long sangat lah berbakat, tapi entah bagaimana Qi Jiwanya bisa hilang seutuhnya.


Qiao Ning dan Zan Lan juga sangat berbakat, awal masuk mereka berada di Tingkat 2 Pesawat Awal hingga sekarang 3 tahun mereka belajar di Perguruan Xinghou, mereka sudah di Tingkat 5 Pesawat Awal.


Pesawat di sini bukan yang ada di udara yah, tapi seperti tingkatan kultivasi. Dan Tingkatan nya terdiri dari Pesawat Awal ada Tingkat 1 sampai 9, setelah itu mereka akan memasuki atau istilahnya menerobos Pesawat lain.


Shi Liang sendiri berada di Pesawat Awal Tingkat 7 sekarang, jadi dia sangatlah berbakat.


Di Perguruan Xinghou sendiri memiliki peringkat di dalamnya yang setiap tahun bahkan setiap hari akan berganti, karena budidaya setiap orang berbeda ada yang cepat dan ada yang lambat.


Yang cepat akan menyusul peringkat atas dan yang lambat akan bertahan hingga menerobos Tingkatan baru atau Pesawat baru.


Shi Liang sendiri berada di peringkat 10 besar dalam papan ranking Perguruan Xinghou, dia sangat antusias ingin mencapai peringkat 1 karena harus melindungi Zhi Long dari bahaya.


Shi Liang dan Zhi Long sangat dekat sejak kecil, mereka berteman sejak kecil. Pertemuan mereka di mulai ketika Shi Liang di kenalkan oleh ayahnya, Shi Liang datang bersama kakek tua yang sekarang menjadi ayah angkat Zhi Long.


"Zhi Long apa kau tidak ingin pergi ke Gunung Tinghua untuk berkultivasi?". Tanya Shi Liang.


"Hmm... Baru saja aku lupa akan itu, mungkin sekarang sudah waktunya aku beraksi. Ayo pergi ke sana".


Dengan anggukan Shi Liang mereka pun pergi ke Gunung Tinghua yang berada tepat di belakang halaman latihan Perguruan Xinghou.


Gunung Tinghua sangat besar dan luas, tingginya bahkan hampir mencapai langit.


"Walau aku melihat Gunung Tinghua hampir setiap hari tapi aku selalu kagum dengan Gunung ini, di katakan Gunung ini belum berubah dari zaman kelam dulu". Zhi Long yang mengingat dia pernah membaca buku di perpustakaan kecil Perguruan Xinghou, dia selalu senang membaca apalagi soal kedua Kaisar.


"Iya, gunungnya sangat besar dan luas serta tinggi juga, pasti di dalamnya juga sangat berbahaya". Jawab Shi Liang yang tegang karena dari 3 tahun sampai sekarang para murid dari Perguruan Xinghou tidak di bolehkan untuk memasuki Gunung, di karenakan Pesawat mereka yang masih lemah.


Sekarang Shi Liang telah mencapai Pesawat Awal Tingkat 7 jadi mereka tidak khawatir tentang keamanan, Perguruan Xinghou sendiri juga sudah mengamankan beberapa wilayah di Gunung Tinghua jadi mereka tidak khawatir asalkan tidak masuk sampai ke dalam Hutan.


Di karenakan banyak monster dan siluman di dalamnya, Perguruan Xinghou selalu menyarankan agar para murid berlatih di kaki gunung saja untuk menjaga keselamatan diri.


Setelah beberapa lama akhirnya mereka berdua masuk ke kaki gunung saja, tidak ke dalam hutan.


"Di sini saja, kamu berkultivasi lah, agar mengetahui apa Qi Jiwa mu". Shi Liang berhenti melangkah dan memerintahkan agar Zhi Long untuk berkultivasi, karena di Gunung Tinghua memang banyak sekali area untuk berkultivasi.


"Baiklah aku akan berkultivasi di sini, kamu berjagalah agar aku bisa fokus kultivasi". Zhi Long memerintah Shi Liang agar berjaga untuk nya.

__ADS_1


"Aku akan berjaga untukmu, kamu fokus saja pada kultivasi". Jawab Shi Liang.


Dengan anggukan Zhi Long mulai duduk dan menyilangkan kakinya bersiap meditasi dengan menyerap alam sekitar agar menjadi bagian darinya dengan dia sambil memejamkan matanya, proses ini yang di sebut dengan Kultivasi.


Seketika Zhi Long larut dalam meditasinya dan Shi Liang berjaga di luar.


Dalam benak Zhi Long, dia berada di hamparan luas bumi. Dia sendirian di sana, setelah membuka matanya dia kaget melihat luasnya bumi dan dia menginjak bumi seolah olah seperti dia bisa memerintah seluruh bumi.


"Dimana aku? Apakah ini Qi Jiwaku?". Zhi Long yang kaget dengan sekitarnya akhirnya membuka suara.


"Wah.... Luas sekali bumi ini, apakah benar ini bumi tempat tinggalku?". Zhi Long merasa dia bisa melihat bumi dari atas langit, dia seperti Kaisar Bumi yang bisa memerintah Bumi dan Langit.


Hamparan yang luas dia lihat dengan mata kepala sendiri, ada Bumi dan Langit di atasnya. Zhi Long seperti bisa membuat dunianya sendiri.


Memang sejak kecil Zhi Long selalu memimpikan Dunia yang luas akan Bumi dan Langit yang menyertainya.


Di benaknya, Dunia ini adalah lambang bahwa Qi Jiwa Zhi Long itu Bumi dan Langit. Entah dia tak mengerti kenapa dia mempunyai Qi Jiwa yang sangat spesial ini.


Dari pengalaman yang dia tau, Qi Jiwa adalah Sebuah kekuatan yang melambangkan seseorang tersebut. Singkatnya jika ingin menggunakan Qi Jiwa, orang tersebut akan memanggil Qi Jiwa nya untuk menjadi kekuatannya.


Yang terkuat adalah orang dengan Qi Jiwa Spesial di ikuti dengan Qi Jiwa Unik, Shi Liang sendiri adalah pengguna Qi Jiwa Unik karena dia bisa memanggil Iblis sebagai kekuatannya.


"Apa ini mimpi? Aku memang bermimpi tentang mempunyai Qi Jiwa Bumi dan Langit, tapi ini...". Zhi Long masih tidak percaya bahwa Qi Jiwanya adalah Bumi dan Langit.


"Ah bodo amat lah, yang penting sudah ada Qi Jiwa tinggal menyesuaikan tenaga dalamku, agar tak menjadi bahan bully an lagi". Zhi Long tampak tak peduli lagi, dan dia melanjutkan kultivasi nya di dalam benaknya dan menyesuaikan Qi Jiwanya.


~


Di dunia luar, Shi Liang memperhatikan Zhi Long dengan seksama.


"Apakah dia berhasil mendapat Qi Jiwa nya?". Shi Liang tampak khawatir, melihat Zhi Long yang sedang meditasi di depannya.


Sebagai sahabat Zhi Long dia sudah lama berada di sisi Zhi Long sejak kecil, karena kebaikan Ayah Zhi Long dia tinggal bersama Keluarga Zhi.


Ayah Shi Liang yaitu Ayah Angkat nya Zhi Long berpesan kepada Shi Liang agar menjaga Zhi Long dengan baik, jangan pernah ada yang menyakiti dirinya apalagi berniat membunuhnya.


"Sampai sekarang aku tak tau apa yang ayah rencanakan pada Zhi Long, dan kenapa ayah selalu memperhatikan Zhi Long ketimbang aku sebagai anaknya?". Shi Liang tau ayahnya selalu pilih kasih terhadapnya, dia selalu melindungi dan menghargai Zhi Long daripada Shi Liang anak kandung nya.


Dari kecil Shi Liang tau dia di lahirkan sangat kuat dan tahan banting, tubuhnya yang kekar dan sedikit berotot membuat nya seperti orang dewasa walau dia masih 14 tahun.


Tenaga Dalam Shi Liang sangat banyak karena dia di latih oleh ayah nya sendiri, dia di latih sedari kecil hingga dewasa dan pelatihannya sangat ketat serta kejam.


Tidak seperti Zhi Long yang seperti di manja oleh ayah Shi Liang, Shi Liang selalu menjadi bualan ayahnya karena dulu waktu kecil Zhi Long sempat nyaris mati akibat Shi Liang.


Karena waktu kecil Zhi Long di manja ayahnya, Shi Liang sebagai anak kandungnya selalu iri hati kepada Zhi Long jadi dia menyerang Zhi Long yang waktu itu belum bisa apa apa.


Akibatnya Zhi Long terluka di bagian alisnya seperti di cakar oleh Iblis kejam, dari kejadian ini akhirnya ayah Shi Liang menghukum Shi Liang untuk tidak keluar kamar dan tidak di beri makan.


Setelah seminggu, Shi Liang tidak berdaya di dalam kamarnya. Dia sedang lemas tertidur di kamar, suatu ketika Zhi Long datang dengan membawa makanan dan obat obatan untuk Shi Liang.


Sejak saat itu Shi Liang akhirnya mengerti kenapa ayanya baik pada Zhi Long, karena Zhi Long anak nya sangat baik dan ramah walau tak tau malu.


Akhirnya Shi Liang berjanji pada dirinya sendiri untuk menjaga Zhi Long sampai akhir hayat, untuk menebus kesalahannya yang lalu.


"Ayah... aku berjanji akan menjaga Zhi Long agar dia tetap aman dari ancaman manapun". Shi Liang yang bertekad pada dirinya sendiri.


Hari menjelang sore dan Zhi Long masih belum menyelesaikan meditasinya, memang berkultivasi itu sangat lama apalagi dengan pertama kali meditasi.


Pada akhirnya Shi Liang menunggu Zhi Long sampai membuka matanya.


~


Sampai di sini dulu ceritanya, kalian yang suka dan tertarik pada ceritanya Like yah selesai membaca, klik tombol Love agar menjadi novel Favorite kalian, dukungan Vote Koin atau Poin akan menjadi penyemangat Author dan jika ada kritik dan saran bisa di sampaikan agar Author bisa bercerita dengan baik di chapter berikutnya. Terima kasih atas dukungannya...🙂

__ADS_1


__ADS_2