
Di kaki Gunung Tinghua, belakang halaman latihan Perguruan Xinghou.
Terlihat seorang gadis muda dengan wajah yang manis dan menawan, dia seperti seorang Dewi yang turun dari langit.
Di sebelahnya ada seorang gadis muda lain yang juga cantik namun di bandingkan dengan gadis manis di sebelahnya dia masih di bawahnya, gadis muda ini sedang menjaga gadis yang manis di sebelahnya.
Mereka tidak lain adalah Qiao Ning dan Zan Lan, Qiao Ning yang berwajah manis dan menawan, serta Zan Lan yang berwajah cantik.
Qiao Ning sedang berkultivasi di kaki Gunung Tinghua, dia ingin menjadi lebih kuat. Sementara Zan Lan dia berjaga di sebelahnya, karena dia sudah di Pesawat Awal Tingkat 8.
Sebulan yang lalu Qiao Ning selalu berkultivasi setiap waktu untuk mengejar tingkat yang lebih tinggi, karena Perguruan Xinghou telah mengumumkan bahwa akan diadakan Ujian Akhir Semester.
Saat ini Qiao Ning sedang menembus batas Pesawat Awal Tingkat 7 ke Tingkat 8, Qi Jiwa nya adalah Burung Phoenix dengan api yang membara.
Dari sini bisa di lihat bahwa Qiao Ning adalah pengguna Elemen Api yang artinya dia Penyihir Tunggal, dia hanya menguasai 1 Elemen saja.
Setelah satu hari dia berkultivasi dengan meditasi menyeluruh nya, akhirnya dia menembus tingkat selanjutnya.
Qiao Ning membuka matanya, terlihat api mengeliling tubuhnya dengan liar. Api tersebut seperti bayangan Burung Phoenix yang mengelilingi tubuh Qiao Ning, sekarang dia resmi di Pesawat Awal Tingkat 8 sama seperti Zan Lan.
"Akhirnya kau menembus tingkat berikutnya, Qiao Ning. Bagaimana perasaanmu sekarang?". Zan Lan bertanya karena penasaran.
"Aku merasa sangat berapi api, kekuatan ini seperti berkobar dalam diriku". Qiao Ning yang merasa dirinya sangat bersemangat, memberi jawaban pada Zan Lan.
"Begitu yah, bagaimana kalau kita menguji kekuatanmu dengan pertandingan persahabatan?". Zan Lan ingin menguji kekuatan Qiao Ning yang baru.
"Baiklah, mari kita bertanding di sini. Area ini sangat luas, juga sepi". Qiao Ning juga merasa tertantang dengan itu, jadi dia juga penasaran dengan kekuatan barunya.
Mereka pun bersiap untuk mengadakan pertandingan persahabatan antara mereka berdua, memang area yang mereka duduki saat ini sangat luas dan sepi jadi aman untuk mengeluarkan tenaga dalam mereka.
"Ayo kita mulai, sudah siap kah kau Qiao Ning?". Zan Lan yang sudah siap dengan posisinya sekarang bertanya tentang persiapan Qiao Ning yang ada di hadapannya.
"Aku selalu siap kapan saja, majulah!".
Dengan itu, Zan Lan pun maju dengan langkah bayangan yang dia kuasai di Perguruan Xinghou.
Zan Lan terlihat seperti bayangan yang berkelip menuju ke arah Qiao Ning, langkah demi langkah dia pijak. Setiap langkah dia akan meninggalkan bayangan nya sendiri, itu seperti tiruan nya berdiri diam namun itu bukan tubuh asli Zan Lan.
Di sisi lain, Qiao Ning tetap diam dan tenang. Dia melihat Zan Lan yang dengan cepat menuju ke arahnya.
Qiao Ning mengeluarkan Qi Jiwanya yang berbentuk sosok seekor Burung Phoenix dengan kobaran api yang menakutkan di sekujur kepala hingga ekornya, Burung Phoenix tersebut mengepakkan sayapnya yang terbang di atas belakang kepala Qiao Ning.
Zan Lan tidak terlihat kaget, karena dia sedari kecil selalu bermain dan berlatih bersama Qiao Ning.
Qiao Ning juga sudah tau apa Qi Jiwa Zan Lan jadi dia sudah siap akan semuanya, Qiao Ning bertekad tidak akan memberi ampun walau lawannya adalah sahabatnya sendiri. Dia selalu fokus dan serius saat berhadapan dengan lawan manapun meski dengan orang yang dia kenal, karena jika dia setengah setengah dia tidak akan menjadi kuat jadi dia mengeluarkan seluruh kekuatannya.
"Bagus Qiao Ning, keluarkan semua kekuatanmu. Aku juga akan mengeluarkan kekuatanku, bersiaplah!". Zan Lan yang sedang melaju cepat ke arah Qiao Ning mendadak menjadi sangat cepat.
Terlihat Zan Lan melepaskan Qi Jiwanya, itu seperti Elang Tornado yang menghempaskan seluruh musuhnya dengan angin yang menggulung seperti tornado besar.
Sekilas Zan Lan di lapisi angin tornado dari Elang Tornado yang ada di atas belakang kepalanya, mereka akan saling bertabrakan.
Qiao Ning dengan sigap melapisi dirinya juga dengan sebuah api tornado dari Burung Phoenix nya, Zan Lan melaju kencang dengan sangat cepat ke arah Qiao Ning.
"Duaaarrrr.......". Terjadilah tabrakan antara kedua Tornado ini.
Seketika area sekitar menjadi seperti bom yang meledak kencang dari hasil tabrakan itu, angin pun berhembus kencang ke segala arah.
Dengan bertabrakan nya Api dan Angin, Hutan di area kaki Gunung Tinghua terbakar hebat di sertai dengan hembusan angin kencang, pohon pohon terpotong dan terbang kemana mana.
Zan Lan terhempas ke belakang bersamaan dengan Qiao Ning, mereka seperti bukan melakukan pertandingan persahabatan tapi pertandingan sesungguhnya.
__ADS_1
Zan Lan yang terbang jauh mengalami luka yang cukup parah, dan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.
Qiao Ning yang terhempas ke belakang juga langsung menahan dengan kaki nya untuk terus tegak berdiri, dia juga muntah seteguk darah namun di lihat dari manapun dia masih baik baik saja.
Dengan segera pemenangnya sudah di tentukan yaitu Qiao Ning, namun setelah berdiam beberapa lama Qiao Ning berlari ke arah Zan Lan untuk menolongnya.
Zan Lan terlihat berbaring duduk di tanah dengan menahan dadanya yang sakit, Qiao Ning mengeluarkan Api Phoenix nya yang di percaya bisa menyembuhkan luka parah walau belum pasti.
Tubuh Zan Lan pun di bakar oleh Api Phoenix Qiao Ning, namun Zan Lan tidak merasa kesakitan. Sebaliknya dia merasa lebih baik, seiring berlalunya waktu Zan Lan akhirnya pulih.
"Terima kasih Qiao Ning, kau telah menyembuhkan ku". Kata Zan Lan dengan penuh rasa syukur.
"Tidak apa apa kita kan berteman, jadi sudah seharusnya seperti ini". Jawab Qiao Ning sebagai teman baiknya.
"Ngomong ngomong, kau sangat hebat Qiao Ning. Tenaga Dalam mu sangat luar biasa, begitu juga dengan Qi Jiwa mu itu". Zan Lan merasa kagum dengan kekuatan penuh yang Qiao Ning keluarkan tadi.
"Kau juga sangat cepat tadi Zan Lan, aku hampir saja tidak bisa menebak bayanganmu". Qiao Ning yang merasa hampir kalah.
"Baiklah mari kita sudahi latihannya hari ini, masih 2 bulan lagi untuk mengikuti Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou, kita juga bisa meningkatkan kekuatan kita menjadi lebih kuat lagi". Zan Lan mengajak menyudahi latihannya hari ini.
"Ayo kita pulang untuk istirahat dan berlatih esok hari, Zan Lan". Qiao Ning mengerti kata Zan Lan, dan mereka pun meninggalkan kaki Gunung Tinghua.
Sebelum meninggalkan Gunung Tinghua, Qiao Ning bergumam sambil melihat puncak Gunung Tinghua, 'Dimana kau sebenarnya Zhi Long? Aku merindukanmu..'. Bisa di lihat mata indahnya yang memerah karena khawatir menatap puncak Gunung Tinghua, setelah itu dia pulang dengan Zan Lan.
~
Di Pedalaman Gunung Tinghua, Hutan Iblis, Persis di bawah Puncak Gunung Tinghua.
Seekor Anjing Berkepala Tiga sedang berlari kencang menuju dua orang anak muda berusia 14 tahun, mereka tidak lain adalah Zhi Long dan Shi Liang yang sedang berhadapan dengan Iblis Anjing Berkepala Tiga.
"Grooar... groaarr....". Iblis Anjing Berkepala Tiga terus melaju kencang ke arah mereka berdua yang berdiam diri di hadapannya, Iblis itu terlihat sangat kuat tubuh nya, gigi taringnya seperti gergaji yang siap memotong segalanya di hadapannya.
Shi Liang tau apa yang harus dia lakukan selanjutnya, dia langsung melepaskan aura nya yang dahsyat di ikuti dengan melepasnya Qi Jiwanya yang tidak lain adalah Iblis Sejati dalam diri Shi Liang.
Iblis Sejati itu tidak berbentuk, melainkan Shi Liang yang seperti Iblis Sejati itu sendiri. Dia melapisi seluruh badannya dengan Qi Jiwa nya sendiri, yang terlihat sekarang adalah sosok Shi Liang yang seluruh nya menjadi Kehitaman Abadi dengan mata yang seluruhnya berwarna merah, itu adalah sosok Iblis Abadi Sejati.
Shi Liang langsung memakai Jurus Andalannya yang telah di ajarkan oleh Ayahnya sendiri, itu adalah Kekuatan Sejatinya yang asli.
Segera, Iblis Anjing Berkepala Tiga bertabrakan dengan keras ke Shi Liang.
Shi Liang seperti sosok Abadi yang bertubuh kekar dengan ototnya yang membesar, warna kulit hitamnya menandakan bahwa Iblis Sejati Shi Liang sangat lah kuat bahkan dia seperti menembus dua tingkat di atasnya. Artinya dia sekarang berada di Pesawat Menengah Tingkat 2 sama seperti Iblis Anjing Berkepala Tiga di hadapannya, mereka berdua sangat kuat.
Zhi Long yang melihat kekuatan sejati milik Shi Liang merasa kagum, dan tak bisa mengatakan apa apa. Dia tidak pernah tau bahwa teman kecilnya yang lugu itu sangat menakutkan dan kuat.
Setelah beberapa saat Zhi Long akhirnya tersadar dari lamunannya, segera dia melepaskan Qi Jiwa nya sebuah Bulan Tak Sempurna yang menggantung di atas belakang kepalanya.
Zhi Long menebas tubuh Iblis Anjing Berkepala Tiga yang di tahan oleh Shi Liang, namun serangan itu gagal yang dia tebas seperti kulit logam yang berbunyi "Ting".
"Sial, apa hanya ini yang kupunya?". Zhi Long menyesal menjadi terlalu lemah, karena Pesawat nya lebih rendah 3 Tingkatan jadi dia terlihat seperti tidak berguna sekarang.
"Grooar..??". Iblis Anjing Berkepala Tiga hanya melirik Zhi Long sedikit dengan ekspresi mengejek, lalu menatap kembali di depannya sesosok Iblis Abadi Sejati yang di rasa setara dengannya.
Shi Liang yang merasa harus melawan Iblis di depannya, mengangkat kepala tengah dari sang Iblis dan melemparkan nya ke udara.
Iblis Anjing Berkepala Tiga sangat lah berat namun bagi Shi Liang itu seperti mengangkat batu kerikil saja, Iblis Anjing Berkepala Tiga terlempar hingga beberapa meter saja karena dia menahan diri agar tak terlempar sejauh mungkin dengan tenaga dalamnya.
Iblis Anjing Berkepala Tiga akhirnya mengamuk, dia melepaskan Tenaga Dalamnya yang berupa Api, Logam dan Angin.
Dengan kepala kanan menggunakan unsur Api, kepala tengah unsur logam dan kepala kiri unsur angin.
Tiga elemen ini di kombinasikan menjadi satu, terlihat kulitnya menjadi keras seperti logam dan seluruh tubuhnya di kelilingi oleh pusaran api dan angin yang sangat kuat.
__ADS_1
Satu persatu kepala Iblis Anjing Berkepala Tiga itu menyatukan kekuatannya menjadi satu, itu seperti ketiga kepala Iblis ini mendongak ke atas dan menciptakan bola berkekuatan besar yang mengerikan.
Bola tersebut berisikan elemen api yang sangat panas, elemen angin yang sangat menyayat kulit dan elemen logam yang tahan apapun.
"Shi Liang, dia menggunakan Serangan Kombinasi berhati hatilah. Itu sangat berbahaya!". Zhi Long yang berada di kejauhan mengatakan sesuatu pada Shi Liang agar lebih hati hati dengan serangan Bola itu.
"Kau sudah bilang sebelumnya kan, kalau kita harus bersikap tenang dengan pembawaan yang santai. Kenapa kau sekarang yang tegang?". Shi Liang berbicara dengan Zhi Long tentang kejadian yang lalu.
"Hmm... Benar kau bilang, kenapa aku jadi yang tegang? Baiklah, aku akan serius sekarang!". Zhi Long menerima kata kata pedas dari Shi Liang, membuatnya berpikir cara untuk mengalahkan Iblis Anjing Berkepala Tiga di hadapannya yang menakutkan dan kuat itu.
Zhi Long yang telah mengeluarkan Bulan Tak Sempurnanya akhirnya menjadi serius, dia mengeluarkan sebuah aura lain yang lebih menakutkan.
Terlihat aura Zhi Long berubah menjadi panas, dia mengeluarkan Bola kecil seukuran Bulan Tak Sempurna. Namun itu kebalikan dari Bulan, itu adalah Matahari yang Maha Panas.
Zhi Long mengeluarkan Qi Jiwa nya yang lain yaitu Matahari Tak Sempurnanya, Matahari itu seperti bulatan kecil yang berwarna kuning cerah dengan suhu panas yang sangat tinggi.
Shi Liang melihat adegan itu dengan kaget, dia tidak mengerti berapa banyak Qi Jiwa Zhi Long saat ini.
"Sudah kubilang kan, aku akan menjadi lebih serius sekarang!". Zhi Long memandang Iblis Anjing Berkepala Tiga dengan sinis.
Iblis Anjing Berkepala Tiga yang sejak tadi hanya mendongak ke atas juga merasakan kekuatan lain yang menakutkan tapi Tingkatannya masih rendah, dia tak menghiraukannya dan masih melanjutkan Bola Kombinasi nya agar sempurna.
"Shi Liang kau mempunyai kekuatan yang menghancurkan, setelah aku hancurkan Bola Kombinasi yang belum sempurna itu. Kau hancurkan lah kepala Iblis dengan unsur Logam, kau mengerti?". Zhi Long sangat yakin akan menghancurkan Bola Kombinasi itu.
Shi Liang yang sudah mengerti apa rencana Zhi Long, hanya mengangguk pertanda dia tau.
"Baiklah, sekarang akan ku gabungkan energi Matahari dan Bulan ini menjadi satu untuk melenyapkan Bola Kombinasi itu".
Seketika tangan Zhi Long bergerak menunjuk ke arah Bola Kombinasi yang sedang di sempurnakan oleh Iblis Anjing Berkepala Tiga, terlihat Tenaga Dalam yang sangat menakutkan keluar darinya.
Itu adalah unsur Api, Air dan Angin yang sangat dahsyat. Mereka langsung membungkus Bola Kombinasi itu dengan cepat, mengikuti Zhi Long yang menggenggam erat tangannya sekuat tenaga.
"Duaaarrrr.......". Terjadilah ledakan besar yang meratakan area sekitarnya.
Ledakan itu seperti mengguncang seluruh Gunung Tinghua sampai menebas dan membakar seluruh pohon di sekitarnya, semua binatang juga berlarian menjauh dari area ledakan itu.
Iblis Anjing Berkepala Tiga terlempar mundur sejauh puluhan meter, dia terluka parah namun masih bisa berdiri dengan susah payah.
Shi Liang yang kaget dengan adegan itu langsung tersadar dan menuju ke arah Iblis Anjing Berkepala Tiga dengan kecepatan maksimalnya, dia menghantamkan pukulannya sekuat tenaga ke arah kepala Iblis Anjing Berkepala Tiga yang memiliki unsur Logam, yaitu yang berada di Tengah.
"GROOOOOAAAAARRR.......". Sang Iblis kesakitan karena kepala tengahnya yang sebagai penyeimbang di hancurkan berkeping keping oleh Shi Liang di hadapannya.
"Sudah ku hancurkan kepala nya!!". Teriak Shi Liang dengan keras ke belakang arah Zhi Long.
Karena Iblis Anjing Berkepala Tiga sudah menggunakan semua unsurnya membuat Bola Kombinasi yang menguras banyak Tenaga Dalam, otomatis tidak ada Tenaga Dalam lagi yang tersisa darinya.
"Iya aku tau itu, kau terlalu bersemangat teriak seperti itu. Shi Liang". Tiba tiba Zhi Long sudah berada di depan Shi Liang dengan Matahari dan Bulan yang menggantung di atas kepala belakang nya.
"Karena kau sudah menyambut kami dengan kasar, kami juga akan menyambut mu dengan kasar dan kejam". Zhi Long mulai mengayunkan tangannya dengan lincah dan cepat, dia memotong kecil kecil tubuh Iblis Anjing Berkepala Tiga seperti tahu, karena sudah tidak mengandung unsur Logam jadi sangat mudah untuk memotong nya.
"Shi Liang pergi lah, cari air yang banyak untuk kita minum. Aku sangat lelah, aku akan membakar daging ini". Zhi Long yang menyuruh Shi Liang mencari air untuk di minum.
"Baiklah, akan kucari air di sungai. Kau berusahalah memasak yang enak, agar sedap di santap". Shi Liang tau bahwa Zhi Long tidak pandai memasak.
"Kau terlalu mengejek ku, lihat lah nanti setelah kau kembali. Daging ini sudah matang dengan aroma harum yang menyengat!". Zhi Long nampak seperti di rendahkan soal memasak.
Akhirnya Shi Liang berubah jadi kondisi normalnya dan pergi mencari sumber air, serta Zhi Long memasak daging Iblis Anjing Berkepala Tiga.
~
Nantikan Chapter berikutnya ya, jangan lupa Like setelah baca jika kamu suka dengan Novel ini. Dukung novel ini dengan klik tombol Love yang ada di bawah untuk jadikan novel ini favorit kamu, Dukungan Vote Koin atau Poin juga menjadi penyemangat Author untuk buat chapter yang lebih menarik lagi. Silahkan beri kritik saran dan komen di kolom komentar, itu bisa membuat Author ini lebih berkembang. Terima Kasih sudah mendukung Author, hehe....😁
__ADS_1