Legenda Zhi Long

Legenda Zhi Long
15. Zhi Long Yang Tertuduh


__ADS_3

Di Perguruan Xinghou, Kediaman Tetua Ye.


Terlihat Tetua Ye yang terus mondar mandir dengan khawatir, jelas dia telah menyuruh Zu Bing untuk berburu di kaki gunung Tinghua.


Setelah Zu Bing menerobos Pesawat Tengah Tingkat 5 awal, dia di suruh Tetua Ye untuk berlatih dengan berburu di Kaki Gunung Tinghua. Namun sampai hari ini dia tak kunjung datang, sudah waktu dua hari ini dia pergi.


Tetua Ye tau akan kehebatan muridnya itu, jadi dia tak khawatir awalnya. Tapi muridnya itu tak datang datang hingga dua hari ini, itu menjadi alasan Tetua Ye sangat mengkhawatirkan Zu Bing.


"Kenapa dia tak datang ke sini? Apa dia sudah pulang ke rumahnya? Tak biasanya dia keluar sampai waktu satu hari lebih, ini pertama kalinya. Aku sungguh khawatir...". Tetua Ye menjelaskan bahwa ini adalah kejadian kali pertama, Zu Bing keluar untuk berburu di Gunung Tinghua, walaupun di kaki gunung nya saja tapi itu jauh dari kata aman.


"Tetua, anda memanggilku?". Muncul sosok seorang pria yang berusia 30 tahunan datang dengan tiba tiba, dia adalah bawahan Tetua Ye yang bertugas memantau kondisi di Perguruan Xinghou.


"Jun, kau pergilah ke kaki Gunung Tinghua. Telusuri seluruh nya di sana, cari Bing'er sampai ketemu! Siapa tau dia sedang dalam masalah, aku sangat khawatir". Tetua Ye menyuruh Pria berusia 30 tahunan itu yang bernama Jun.


"Baik Tetua, aku akan datang ke sana sekarang. Aku undur diri dulu". Jun mengerti kekhawatiran Tetua Ye, dia sangat menyayangi muridnya.


Jun dengan cepat menghilang dari pandangan Tetua Ye, dia menuju dengan cepat ke arah kaki Gunung Tinghua.


Dia mulai mencarinya di sekitar sana, setelah mencari tak ada hasil yang memuaskan dia memutuskan untuk memberanikan diri masuk ke dalam Hutan Iblis.


Di dalam Hutan Iblis sendiri suasananya sangat sunyi, namun banyak tekanan terarah padanya.


"Aku harus cepat menemukannya, mungkin dia sedang bersembunyi di suatu tempat karena alasan tertentu". Jun dengan cepat berlari, menelusuri area Hutan Iblis. Dia melihat ke semua sudut di Hutan itu, namun tak ada apa apa.


Setelah hari sudah siang, akhirnya Jun istirahat di sebuah Sumber Air yang terdapat tumbuhan obat obatan, dia meminum airnya karena menyegarkan tubuhnya.


"Haaaah..... Setelah beberapa lama aku berkeliling dengan berlari cepat, akhirnya bisa minum juga. Aku sangat haus dan lelah, sebaiknya aku lanjutkan sore hari nanti setelah beristirahat sejenak". Jun yang telah berkeliling menelusuri area Hutan Iblis mulai merasa kelelahan, jadi dia beristirahat dengan tenang di sebuah Danau yang airnya tenang dan bersih.


Jun beristirahat dalam diam, sampai ada seseorang yang berjalan menuruni Gunung Tinghua di area yang tak jauh darinya. Jun yang mendengar langkah kaki, sontak langsung menuju ke arah tersebut.


Terlihat dengan jelas ada 3 orang dan 1 hewan yang bertengger di salah satu dari mereka, namun Jun melihat ada kejanggalan dalam kelompok itu.


Dia melihat Zu Bing yang di gendong oleh salah satu dari mereka, terlihat juga dia berdarah di bajunya.


"Kalian, berhentilah!!". Seru Jun dengan mendekatinya sambil berjalan.


Ketiga orang itu berhenti sejenak dan melihat ke arah Jun, "Apa yang kalian lakukan di sini?". Tanya Jun pada mereka.


"Senior, kami sedang berburu". Jawab salah satu dari mereka yang mempunyai wajah tampan.


"Berburu?? Dengan Pesawat Tengah Tingkat 2 menengah dan Pesawat Tengah Tingkat 3 awal? Ini di dalam Hutan Iblis, kalian jangan bercanda!". Jawab Jun dengan nada yang sedikit menekan mereka.


"Senior, kami awalnya berniat berburu. Tapi di sini banyak Iblis dan Siluman yang menakutkan dan sangat kuat, jadi kami mengurungkan niat itu dan kembali ke Perguruan Xinghou". Pria dengan wajah tampan itu terlihat sedang membuat alasan yang tak di curigai oleh orang di hadapannya.


"Kalau begitu, kenapa Zu Bing bisa bersama kalian?". Jun bertanya sambil matanya dan tangannya menunjuk ke arah gadis yang di gendong oleh pria dengan wajah tampan itu.


"Senior, jangan salah sangka. Sebelumnya, aku menemukan dia tergeletak di tanah dengan luka yang parah. Senior bisa tanya padanya". Jawab Pria dengan wajah tampan itu dengan ringan, "Hei, bangunlah! Ada orang yang mencari mu". Pria dengan wajah tampan membangunkan Gadis cantik yang di gendongnya.


Mereka tidak lain adalah Zhi Long, Shi Liang, Zu Bing dan Si Hitam.


Sebelumnya, mereka menginap di Hutan Iblis satu hari. Malam kemarin, Zu Bing di bawa oleh Zhi Long menuju tempat peristirahatannya dengan Shi Liang berada.


Setelah itu, mereka makan malam dengan nikmat. Selesai makan, Zu Bing memperkenalkan dirinya dan alasan nya datang ke Gunung Tinghua.

__ADS_1


Zu Bing menjelaskan, bahwa dia baru baru ini menerobos Pesawat Tengah Tingkat 5 awal dan berkultivasi di kaki Gunung Tinghua untuk menstabilkan Tenaga Dalamnya.


Lalu dia berburu di sekitar kaki Gunung Tinghua sesuai arahan gurunya yaitu Tetua Ye, sialnya dia bertemu dengan Singa Bersayap dan dia di kejar lalu tersudut di area yang kemarin Zhi Long menemukan nya.


Kembali ke keadaan sekarang.


"Senior Jun, kenapa kau ke sini?". Zu Bing membuka matanya dan melihat Senior Jun di depannya, dia sangat khawatir.


"Dasar Bodoh! Aku ke sini untuk menjemputmu, kenapa kau malah sampai ke area ini?". Senior Jun bertanya dengan rasa tulus di hatinya, baginya murid Tetua Ye adalah Saudara nya.


Zu Bing menjelaskan kejadian kemarin pada Senior Jun, dia sangat menyesal telah mengkhawatirkan Senior dan Gurunya.


"Begitu yah, lain kali jika ingin berburu beritahu temanmu untuk bersama berburu denganmu, jangan sendirian seperti ini lagi!". Karena khawatir, Senior Jun memarahi Zu Bing.


Zu Bing hanya mengeluh, menundukkan kepalanya. "Maafkan aku, Senior". Zu Bing merasa bersalah, dia meminta maaf pada Seniornya.


"Sudahlah, karena kau sekarang sudah kutemukan. Mari kita pulang ke kediaman Tetua Ye, dia sangat khawatir padamu". Senior Jun tak mau menambahkan beban masalah pada Zu Bing karena dia Juniornya, jadi dia menyuruh nya kembali ke Kediaman Tetua Ye.


"Dan untuk mu, makasih sudah menyelamatkan Juniorku. Jika kalian tak masalah, kalian juga bisa ikut dengan kami, ke sana". Senior Jun melirik Zhi Long dan berkata seperti itu, dia juga menawarkan untuk nya pergi ke kediaman Tetua Ye.


Bukan karena apa, Senior Jun menawarkan sesuatu seperti itu. Namun dia juga khawatir pada dua orang asing yang telah menyelamatkan hidup Juniornya, jadi dia menawarkan hal itu.


"Baiklah jika Senior tak keberatan, aku juga ingin mengetahui Tetua Ye yang katanya Tetua yang hebat". Kata Zhi Long dengan penasaran.


Tak hanya di Perguruan Xinghou saja Tetua Ye terkenal, tapi juga di seluruh Kota Kongzu dia sangat terkenal. Dia di kenal sebagai Pendekar Dewa Lukis, dia menerapkan Sihir dalam lukisannya yang menarik dan indah.


"Tetua pasti akan sangat berterima kasih padamu anak muda, kalau boleh tau siapa nama kalian?". Tanya Senior Jun pada Zhi Long dan Shi Liang.


"Senior, nama ku adalah Zhi Long dan ini saudaraku Shi Liang. Yang bertengger di pundak Shi Liang adalah Si Hitam". Jawab Zhi Long dengan memperkenalkan dirinya dan yang lain.


"Baik Senior, aku akan menurut". Jawab Zu Bing.


"Sebentar Senior, apa yang kau maksud dengan Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou?". Zhi Long yang tak tau kabar apapun dari Perguruan Xinghou bertanya pada Senior Jun, dia di Puncak Gunung Tinghua selama kurang lebih tiga bulan lamanya jadi dia tak tau apa yang terjadi di dunia luar.


"Ah iya, kau sudah di sini selama beberapa bulan yah jadi kau tak tau apa yang terjadi di Perguruan Xinghou saat ini". Jawaban Senior Jun mulai membuat Zhi Long semakin penasaran.


"Baiklah akan aku jelaskan pada kalian, Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou adalah Ujian yang sering di adakan setiap menjelang kelulusan siswa ketiga, Perguruan mengumumkan bahwa pendaftaran nya akan di adakan satu Minggu dari saat ini. Perguruan juga mengumumkan batasan Kultivasi nya, minimal Pesawat Tengah Tingkat 1 awal dan maksimal Pesawat Tengah Tingkat 5 akhir. Kenapa kau menanyakan ini? Apa kau juga siswa tahun ketiga seperti Zu Bing?". Senior Jun menjelaskan dengan jelas pada Zhi Long, dia juga menanyakan keadaan Zhi Long saat ini.


"Senior, kami juga siswa Perguruan Xinghou tahun ketiga". Jawab Zhi Long dengan keadaannya saat ini.


"Begitu ya, kalau kalian mau. Kalian bisa belajar beberapa Jurus dengan Tetua Ye, karena kalian telah menolong Zu Bing murid Tetua Ye". Kata Senior Jun pada Zhi Long dan Shi Liang dengan senyum ramah.


"Itu boleh juga Senior, tapi saudaraku ini dia ada keperluan yang mendesak karena kami belum melaporkan keadaan kami pada keluarga kami, jadi saudaraku ini akan pulang ke rumah untuk melaporkan keadaan kami yang baik baik saja". Zhi Long berkata kalau Shi Liang akan pulang ke rumah untuk melaporkan keadaan mereka.


"Oke tak apa, kau saja yang datang ke kediaman Tetua Ye" Jawab Senior Jun.


Setelah mengatakan itu, Zhi Long memberi izin pada Shi Liang untuk pulang ke rumah dan memberitahu pada keluarganya bahwa mereka tak apa apa.


Shi Liang akhirnya turun ke kaki Gunung Tinghua di arah yang berbeda dengan mereka berempat, Shi Liang menyuruh Si Hitam untuk menjaga Zhi Long.


Zhi Long, Zu Bing, Senior Jun dan Si Hitam yang terbang di belakang Zhi Long akhirnya tiba di Kediaman Tetua Ye. Kediaman Tetua Ye sangat sederhana, terlihat di luar rumah ada seorang pria yang berusia sekitar 40 tahun sedang mondar mandir dengan khawatir.


"Tetua, kami pulang". Senior Jun menyapa Tetua Ye dengan sopan.

__ADS_1


Tetua Ye yang mendengar suara Jun akhirnya melihat ke arah mereka, dengan rasa penuh haru dia mendekat ke arah mereka.


"Bing'er, kenapa kau tak pulang? Dan siapa dia yang menggendong mu?". Tetua Ye yang khawatir bertanya dengan lega, dan melihat Zu Bing yang sedang di gendong oleh pria dengan wajah tampan.


Zu Bing akhirnya menjelaskan kejadian yang kemarin dengan rasa penyesalan dalam hatinya, matanya terlihat berkaca karena telah membuat gurunya khawatir parah.


"Syukurlah kau tak kenapa napa". Tetua Ye menepuk kepala Zu Bing dengan pelan dan lembut, lalu menoleh ke arah Zhi Long dan berkata "Nak, siapa namamu?". Tanya Tetua Ye pada Zhi Long dengan nada penuh kasih.


"Tetua, nama ku Zhi Long dan yang bertengger di pagar Tetua Ye adalah binatang peliharaan ku, dia bernama Si Hitam". Jawab Zhi Long yang mengenalkan dirinya dan Si Hitam.


"Baiklah kalau begitu, Jun ke sini sebentar". Tetua Ye memanggil Jun dan berjalan menjauh dari mereka.


"Jun, apa kau tau sebenarnya hubungan mereka saat ini?". Tanya Tetua Ye dengan bisik bisik pada Jun.


Jun yang mendengar itu, langsung membelalakkan matanya dan berkata "Tetua, aku tak tau hubungan mereka. Namun dari yang ku lihat, mereka mungkin dekat". Jawab Jun dengan berbisik balik pada Tetua Ye.


Memang terlihat Zu Bing yang di gendong Zhi Long di belakang punggung nya, wajahnya sangat cerah tak seperti biasanya. Pipinya juga memerah, mungkin karena malu.


Tapi Zhi Long yang menggendongnya terlihat biasa saja, dia bahkan tak melirik Zu Bing sedikitpun.


"Tetua, aku berpikir kalau Zu Bing menyukainya". Jun memberi pendapat, dari yang dia lihat saat dalam perjalanan mereka menuruni Gunung Tinghua ke kediaman Tetua Ye.


"Begitu yah, jadi apa yang harus kulakukan untuk berterima kasih pada pemuda itu?". Tanya Tetua Ye lagi.


"Tetua, maafkan aku yang mengambil sikap sendiri. Aku tadi saat berterima kasih padanya mengatakan bahwa, Tetua akan mengajarinya beberapa Jurus. Karena dia juga siswa ketiga seperti Zu Bing, jadi dia butuh beberapa jurus andalan jika dalam keadaan genting". Jawab Jun dengan ragu ragu.


"Tak apa Jun, apa yang kau katakan sudah benar. Aku mungkin akan merekrut nya menjadi murid ketiga setelah kau dan Bing'er, kau tau bahwa aku tak pernah menambah murid baru". Tetua Ye menyetujui apa yang di katakan Jun.


Dengan begitu, mereka selesai berdiskusi dan kembali ke Zhi Long dan Zu Bing. Saat ini Zhi Long sedang menggendong Zu Bing yang sedang tersenyum menatap Zhi Long, wajahnya sangat merah seperti tomat.


"Baiklah, karena kau sudah menyelamatkan Bing'er. Aku akan menerimamu sebagai murid ku secara resmi!" Akhirnya Tetua Ye membuat keputusannya.


"Tetua, ini terlalu banyak. Aku hanya menyelamatkannya, tak ada yang spesial dari itu!". Jawab Zhi Long dengan nada ragu.


"Bing'er, apakah benar yang dia katakan? Dan kenapa kau selalu tersenyum saat di gendong oleh orang asing yang baru kau kenal selertinya?". Perkataan Tetua Ye membuat Zhi Long menatapnya dengan bingung.


"Anu... Guru... dia itu... sudah melihat semuanya". Kata Zu Bing dengan malu malu sambil menundukkan kepalanya, jawaban nya yang terbilang singkat membuat Tetua Ye dan Senior Jun memelototi Zhi Long.


Zhi Long menjadi salah tingkah mendengar kata kata Zu Bing, dia dengan gugup dan berkata, "Tetua... Senior... Kalian salah sangka, aku hanya membuka baju nya sedikit saja tidak semuanya. Dan itu di area bekas lukanya, aku berkata dengan jujur!!". Zhi Long merasa emosi dirinya telah di tuduh melakukan hal yang tak senonoh.


"Baiklah aku percaya padamu, karena itu kau harus menjaga Bing'er dan merawatnya sampai dia sembuh sebelum Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou yang akan di adakan seminggu dari sekarang!!". Tetua Ye tak menghiraukan kata kata Zhi Long, dia mengatakan Zhi Long untuk merawat Zu Bing, itu adalah tanggung jawabnya menurut Tetua Ye.


"Tetuaaa.....!!". Zhi Long murka dan memandang Tetua Ye dengan mata yang penuh kesedihan akan salah paham ini.


"Hahahaha..... Nak, kau sungguh pemuda yang menarik!!". Tetua Ye tertawa karena melihat tingkah Zhi Long yang kekanakan.


Jun juga melihat itu dengan gembira, selama ini Tetua Ye tak pernah tertawa sebahagia itu. Ini yang pertama kalinya dia melihat itu, Zu Bing juga hanya tersenyum manis dan wajahnya tambah semakin memerah karena merasa malu.


~


Hari ini, Tanggal 30 Maret 2020 Author mengeluarkan 8 chapter agar genap 20 chapter. Kalian juga pasti penasaran, kalau begitu ikuti terus chapter berikutnya ya. Terima kasih sudah mendukung Author, hehe...🙂


~

__ADS_1


**Nantikan Chapter berikutnya ya, jangan lupa Like setelah baca jika kamu suka dengan Novel ini. Dukung novel ini dengan klik tombol Love yang ada di bawah untuk jadikan novel ini favorit kamu, Dukungan Vote Koin atau Poin juga menjadi penyemangat Author untuk buat chapter yang lebih menarik lagi. Silahkan beri kritik saran dan komen di kolom komentar, itu bisa membuat Author ini lebih berkembang. Terima Kasih sudah mendukung Author, hehe....😁


__ADS_2