Legenda Zhi Long

Legenda Zhi Long
27. Qiao Ning vs Jin Yang 1


__ADS_3

Di Lapangan Utama, sebelum Jin Ying di kalahkan, Zan Lan masih bertahan dengan sepenuh tenaga dalamnya untuk melindungi diri sendiri.


Jin Yang terus menerus menyerang Zan Lan yang berada dalam posisi bertahan, dia tak ragu ragu untuk menghanguskan Zan Lan hingga terluka.


Sebelumnya Zan Lan ingin kabur menuju Qiao Ning untuk meminta bantuan, namun dia di hadang oleh Jin Yang dan Ular Api Logam nya.


Ular Api Logam menyerang Zan Lan dengan menyerbu ke arahnya, tubuh nya di lapisi Logam dan Api yang menyala di sekujur tubuhnya.


Dia melaju kencang terus menerus ke arah Zan Lan, di sisi lain Zan Lan hanya bisa menangkis dengan mengeluarkan angin ribut dari sayap Burung Elang Tornado nya, dia tak bisa apa apa.


"Apa hanya segini kekuatanmu, Zan Lan?". Jin Yang hanya berdiri diam di posisi nya sekarang ini, dia hanya menyuruh Ular Api Logam nya untuk menyerang Zan Lan.


"Cih, dasar kau beraninya dengan wanita yang tingkatannya masih di bawah mu, sungguh pengecut!!". Jawab Zan Lan dengan menggertak kan giginya, dia sangat benci dengan pria yang tak tau diri seperti Jin Yang.


Setiap wanita pasti sangat membenci pria yang berani nya dengan wanita lemah, tak seperti Zhi Long. Dia memang tak tau diri, tapi masih menjaga etika nya pada wanita.


"Apa kau bilang?? Aku.... Pengecut??" Jin Yang mendengar perkataan tak enak dari Zan Lan, dia menjadi murka.


"Ya, kau sangat pengecut! Beraninya dengan seorang wanita yang lemah darimu!!". Zan Lan mengucapkan perkataanya sekali lagi untuk menjelaskan bahwa Jin Yang memang pengecut.


"Kau....". Jin Yang akhirnya murka, dia mengeluarkan Api di sekujur tubuhnya, bukan api saja namun tubuhnya juga di lapisi Logam yang keras.


Jin Yang terlihat telah di lapisi Logam dan Api seperti Ular Api Logam nya, dia secara langsung bergerak maju ke arah Zan Lan dengan cepat.


Ular Api Logam nya segera melilit tubuh Zan Lan yang sudah terkecoh oleh Jin Yang, Jin Yang terus maju dengan cepat. Api yang berkobar di sekitarnya membekas ketika dia maju ke arah Zan Lan, dengan cepat Jin Yang akhirnya sampai di depan Zan Lan.


"Apa yang akan kau lakukan padaku?". Zan Lan yang pasrah karena tak bisa bergerak di lilit Ular Api Logam Jin Yang hanya bisa meronta secara paksa, dia tak bisa menyerang menggunakan Burung Elang Tornado nya lagi karena di batasi dengan lilitan Ular Api Logam itu.


"Zan Lan, sudah kubilang sebelumnya. Kau harus kalah saat ini juga, untuk membalas perbuatan mu pada Tuan Muda". Jawab Jin Yang dengan nada serius, seketika Jin Yang mengeluarkan tenaga dalam yang besar dia memfokuskan tenaga dalam nya pada tangan kanannya yang sekarang sudah mengepal, tangan kanannya terlihat di lapisi sebuah Logam keras dan Api panas.

__ADS_1


Kepalan itu seperti tanda penghancur tulang, jurus milik Keluarga Jin yaitu Jurus Penghancur Tulang, itu adalah jurus yang mematikan bagi lawannya.


Jin Yang tak ingin memberi belas kasihan pada Zan Lan, dia ingin membunuh musuh Tuan Mudanya, mengingat dirinya yang masih kecil dulu pernah di tolong oleh Jin Xiuai. Ini adalah balas budi nya terhadap Tuan Muda nya, sungguh kisah yang mengharukan.


"Jika kau membunuhku, kau akan menyesal nanti!!". Zan Lan mulai menggertak musuhnya dengan mengatakan hal hal yang tak masuk akal.


"Menyesal?? Apa yang kau punya, Zan Lan? Kau hanyalah seorang wanita yang tak punya orang tua dan hanya teman dari Qiao Ning yang orang tuanya adalah Ketua Clan Qiao, mereka adalah Clan kecil di Kota Kongzu!! Tak akan menang melawan kami Keluarga Bangsawan, Keluarga Jin!". Jin Yang tidak takut dengan gertak kan Zan Lan yang memang dia hanyalah anak sebatang kara, dia besar dengan di lindungi Clan Qiao karena berteman dengan anak Ketua Clan Qiao, dia seperti anaknya.


"Kau tak tau apa apa tentangku, ku katakan sekali lagi. Jika kau membunuhku, kau akan menyesal dan menerima akibatnya setelah ini!!". Zan Lan masih memasang wajah tenang dengan gertak kan nya lagi, Zan Lan memang anak yang misterius bahkan Clan Qiao dari Keluarga Qiao sendiri yang membesarkannya saja tak tau asal usulnya.


"Aku tak peduli dengan omongan mu!". Jin Yang seperti tak mendengar ocehan Zan Lan, secara langsung tangan kanannya bersiap menghantam Zan Lan dengan kekuatan penuhnya.


"Whoooosh........". Dari bagian belakang Jin Yang terlihat seberkas cahaya api emas yang melaju dengan kecepatan penuh, dia tak terlihat di pandangan mata para penonton yang terlihat hanya bekas api emas yang tertinggal ketika dia lewat di udara.


Jin Yang merasakan hawa pembunuh dari arah belakangnya, secara reflek dia langsung menghindar ke samping dengan cepat beserta dengan Ular Api Logam nya juga melepas lilitan nya pada Zan Lan, dia menghindar jauh ke samping.


"Zan Lan, apa kau tak apa??". Qiao Ning datang tepat waktu, jika dia datang terlambat mungkin Zan Lan sekarang sudah tak ada lagi.


"Aku tak apa, hanya sesak nafas saja". Jawab Zan Lan sambil melihat Qiao Ning, dia tau sahabatnya sangat mencemaskan nya.


"Baiklah, kau istirahat saja dahulu. Aku akan membereskan pria tak tau malu itu untukmu, dia akan menyesal telah melukaimu". Kata Qiao Ning sambil menyenderkan sahabatnya, dia melirik Jin Yang dengan tatapan sinis dan jijik nya.


"Kenapa kau bisa ke sini? Dimana adikku??". Jin Yang heran karena adik nya seharusnya bisa mengulurkan banyak waktu untuknya, namun waktu yang di berikan hanya sedikit, dia mencari keberadaan Jin Ying sang adik namun ketika dia melihat reruntuhan yang ada di seberang ujung Lapangan Utama dia bisa mengartikan bahwa adiknya telah kalah.


Dia juga melihat tim medis telah datang untuk menolong dan mengobati adiknya begitu juga Jin Xiuai yang ada di samping Jin Ying, dia merasa lega karena Jin Xiuai memberi tanda padanya untuk tak mengkhawatirkan adiknya.


"Apa yang telah kau lakukan pada adikku??". Tatapan Jin Yang langsung berubah ketika melirik Qiao Ning, matanya melihat Qiao Ning dengan marah.


Seketika udara di sekitar mereka menjadi panas dan berat, aura Jin Yang meningkat dengan pesat, dia sangat murka saat ini.

__ADS_1


"Sepertinya aku telah memukul adik manja mu, selanjutnya mungkin kau jadi bersiaplah!!". Qiao Ning masih memiliki sikap tenangnya, Cahaya Api Emas masih ada di sekelilinya yang merupakan unsur Api dan Logam ketika di satukan, karena Qi Jiwa nya adalah Burung Phoenix yang memiliki unsur Api Abadi yang kuat jadi warnanya juga emas.


Aura yang di ciptakan Qiao Ning juga sangat berbeda dengan Jin Yang, jika Jin Yang memiliki Aura yang menakutkan dan mendominasi, maka Qiao Ning memiliki Aura yang Tenang dan Damai.


"Qiao Ning, aku akan membunuhmu sekarang!!!". Secara langsung Jin Yang melaju ke arah Qiao Ning di hadapannya, dia mengeluarkan seluruh tenaga dalam dan auranya, dia sangat mendominasi.


Qiao Ning yang melihat itu juga melaju dengan kecepatan tingginya, dia mengeluarkan banyak Tenaga Dalam dan Aura Api Emas nya yang dahsyat.


Qi Jiwa mereka juga menyerang satu sama lain, itu seperti burung di atas melawan ular yang melata di bawah.


Pemandangan itu sontak mengejutkan para penonton, sebelumnya para penonton di sebelah ujung juga di kejutkan dengan Cahaya Api Emas milik Qiao Ning yang menghempaskan Jin Ying hingga keluar Lapangan Utama, sekarang mereka di kejutkan lagi dengan Aura Api Emas milik Qiao Ning dan Aura mendominasi milik Jin Yang.


~


Pertarungan yang sesungguhnya akan terjadi sebentar lagi, siapakah di antara mereka yang akan menang dan melaju ke babak selanjutnya? Apakah itu Qiao Ning? Ataukah Jin Yang? Kita lanjutkan di Chapter berikutnya, kuy....😁😁


~


**Mulai hari ini kata yang Author atur akan menjadi sedikit, yang sebelumnya 2000 kata lebih. Hari ini, Author akan meminimalkan kata yaitu dari 1000 sampai 2000 kata lebih. Jadi ada yang sedikit ada yang banyak, maaf ya dari banyak kekurangan ini. Lalu masalah terbit, Author juga akan mengubah jadwal terbitnya dari sehari satu menjadi dua hari satu, untuk beberapa saat seperti ini dahulu.


Author akan berusaha sebaik mungkin di setiap chapter nya, jadi dukung Author dengan cara Like setelah baca, klik tombol Love agar novel ini jadi favorit kamu, kritik dan saran bisa di lontarkan di kolom komentar itu bisa membuat Author berkembang di chapter selanjutnya dan Vote dengan cara Koin atau Poin untuk Author agar lebih bersemangat.


Terima Kasih telah mendukung novel ini hingga sekarang, Author minta maaf jika masih banyak kekurangan kata atau ejaan, karena memang Author dadakan buat novel ini awalnya. Jadi selow dan woles aja, kita santai hehe....😅😂😂


~


Follow IG Author yah:


@bayuoryuukun**

__ADS_1


__ADS_2