Legenda Zhi Long

Legenda Zhi Long
28. Qiao Ning vs Jin Yang 2


__ADS_3

Di Lapangan Utama, Panggung Utama.


"Wah, kali ini kita pasti akan melihat kemampuan terbaik murid di Pesawat Tengah Tingkat 2 kali ini, aku sungguh menantikan nya daritadi". Penguasa Kota Zu Tian mengatakan pendapatnya, dia merasa tertarik melihat keadaan yang sedang panas di Arena Lapangan Utama.


"Yah, anda benar. Kali ini kami dari Perguruan Xinghou selalu mempunyai murid yang terbaik setiap tahunnya, termasuk Zu Bing juga". Di sebelahnya Kepala Sekolah duduk dengan tenang dan santai sambil melihat Arena Lapangan Utama, dia juga memuji Zu Bing anak dari Penguasa Kota.


"Kepala Sekolah, terima kasih. Perguruan Xinghou telah menerima dan mendidik anakku dengan baik, akan ku beri beberapa upeti pada Perguruan nanti". Zu Tian yang mendengar anak nya di perlakukan dengan baik di Perguruan Xinghou merasa berhutang pada Perguruan Xinghou, jadi dia ingin memberi beberapa hadiah kecil setelah Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou selesai.


"Penguasa Kota, anda sangat baik. Kami akan menerima upeti dari anda, terima kasih atas pemberian ini". Karena Perguruan Xinghou juga membutuhkan beberapa harta untuk merenovasi kelas lagi jadi Kepala Sekolah menerima upeti pemberian Penguasa Kota, Kepala Sekolah memang orangnya tak suka menolak kebaikan seseorang.


Di Lapangan Utama, terlihat dua orang dan Qi Jiwa nya akan bertempur satu sama lain, mereka adalah Qiao Ning dan Burung Phoenix di hadapannya Jin Yang dan Ular Api Logam nya, mereka berlari dengan cepat dan akan bertabrakan satu sama lain.


"Duaaaaarrrrrrrr............". Bunyi ledakan di sertai guncangan di rasakan, seluruh area Lapangan Utama bergetar hebat, itu adalah kekuatan penuh mereka berdua.


Jin Yang menggunakan jurus pamungkas nya yaitu Jurus Penghancur Tulang, dia melapisi tangan kanannya dengan tenaga dalam yang sangat banyak, tangan kanannya seperti di lapisi Logam dan kobaran Api di sekitarnya.


Di sisi lain, Qiao Ning menggunakan jurus pamungkasnya juga yaitu Tapak Api Phoenix, api emas dari Phoenix di salurkan melalui tenaga dalamnya ke tubuh Qiao Ning.


Hasilnya tangan kanan Qiao Ning seperti di lapisi Api Emas yang keras di sekujur tangannya, terlihat sangat sempurna dan mengagumkan untuk di lihat.


Kedua kepalan dan tapak saling berbenturan mengakibatkan guncangan yang dahsyat di sekitarnya, para tetua juga kaget mereka secara reflek membuat pelindung di sekitar Lapangan Utama untuk membatasi goncangan dahsyat tersebut.


"Tak di sangka, tenaga dalam kekuatan penuh dari Pesawat Tengah Tingkat 2 membuat sesuatu yang besar seperti ini, Qiao Ning kau berlatih sangat keras selama ini". Di bawah Lapangan Utama Zhi Long memandang Qiao Ning dengan bangga, dia merasa Qiao Ning sangat berbakat karena serangannya bisa mematikan dan lebih besar lagi jika dia serius.


"Kau benar, jika dia serius menggunakan jurus itu... Maka stadion ini mungkin akan hancur, tapi mereka masih di Pesawat Tengah Tingkat 2 belum di tingkat berikutnya". Shi Liang mengatakan pendapatnya tentang Jurus Tapak Api Phoenix milik Qiao Ning, dia memang selalu melihat dan memeriksa kemampuan seseorang.


Di Lapangan Utama, Zan Lan masih terkapar di sekitarnya. Mereka berdua bertarung tak dekat dengan lokasi Zan Lan, jadi Zan Lan aman hanya merasakan getaran hebat saja, dia juga di lindungi oleh Qi Jiwa nya yaitu Burung Elang Tornado di atas nya mengawasinya dengan baik.


Setelah mereka beradu satu pukulan dan menyebabkan keadaan menjadi lebih tegang, mereka di tutupi debu yang bertebaran karena terkena dampak dari serangan barusan.


Debu dengan perlahan menghilang, terlihat Jin Yang sudah terpental jauh ke belakang, dia mengeluarkan seteguk darah segar dari mulutnya.


Di sisi lain, Qiao Ning hanya mundur beberapa langkah dari awal posisinya beradu pukulan dengan Jin Yang, darah segar keluar dari sudut bibirnya.


Mereka berdua juga terluka, Jin Yang menerima luka yang terlalu parah setelah pertempuran tadi, namun dia masih bisa mengeluarkan beberapa tenaga dalam untuk mengalahkan Qiao Ning.


Qiao Ning juga begitu, dia sebelumnya sudah terkuras tenaganya karena mengalahkan Jin Ying, namun dia telah pulih karena Burung Phoenix nya menyembuhkannya.

__ADS_1


Bukan hanya mereka saja yang bertarung, namun Qi Jiwa mereka juga ikut bertarung setelah itu.


Burung Phoenix milik Qiao Ning mengeluarkan api dari mulutnya dan melemparkan bulu tajam nya pada Ular Api Logam, sebaliknya Ular Api Logam juga mengeluarkan kekuatan nya yaitu Logam keras yang melapisinya di sertai api yang menyelimutinya di kuatkan, dia melaju kencang ke arah Burung Phoenix di depannya.


Penoton yang tadinya di kejutkan dengan goncangan dahsyat dari Qiao Ning dan Jin Yang, merasa kagum melihat Qi Jiwa mereka bertarung dengan kekuatan dahsyat mereka.


"Buurrrr.....". Burung Phoenix masih menyemburkan Api Emasnya pada Ular Api Logam yang menuju ke arahnya, begitu juga dengan bulu tajamnya yang tajam menusuk menuju Ular Api Logam.


Ular Api Logam tak menghiraukan nya, dia terus melaju dengan kencang ke arah Burung Phoenix, belum sempat dia mendekati Burung Phoenix dia merasa ada yang aneh.


Burung Phoenix yang tadinya menyemburkan api dan bulu tajamnya berhenti menyerang, Burung Phoenix itu mulai melapisi tubuhnya dengan Aura Api Emas seperti Qiao Ning.


Auranya begitu tenang dan damai, setelah sekujur tubuhnya di lapisi Api Emas, dia menerjang kencang ke bawah ke arah Ular Api Logam dengan kecepatan tinggi.


"Woosssh.....". Kecepatan Burung Phoenix sungguh tak terlihat, dia bahkan seperti meninggalkan bayangan api emasnya ketika dia lewat di udara.


Ular Api Logam juga menyerbu kencang ke arah nya, mereka hampir mendekat satu sama lain dan bertabrakan.


"Duaaar.....". Ledakan kedua benar benar terjadi, bukan pemilik nya saja tapi Qi Jiwa mereka juga berhadapan dengan tabrakan juga.


Ular Api Logam terhempas ke belakang ke arah Jin Yang di belakangnya, Burung Phoenix juga mundur ke belakang ke arah Qiao Ning di belakangnya.


"Kau hebat juga, Qiao Ning". Jin Yang mengakui bahwa gadis di hadapannya sangat hebat.


"Kau juga, tapi jika di lihat dari pertarungan tadi, kau terlempar ke belakang sangat jauh. Aku hanya beberapa langkah ke belakang saja, artinya diriku memang hebat dan lebih kuat darimu". Qiao Ning selalu membanggakan dirinya jika dia berhadapan dengan orang yang kultivasinya lebih tinggi darinya, apalagi ketika orang itu berlaku sombong di hadapannya.


"Kau....". Jin Yang mendengar omongan Qiao Ning dengan cermat, batinnya juga beranggapan sama dengan Qiao Ning, namun dia tak mau menerimanya.


'Bagaimana mungkin aku kalah dengan seorang wanita yang bahkan kultivasinya lebih rendah dariku?'. Batin Jin Yang, dia membandingkan antara gender dan tingkat kultivasi mereka.


"Tak bisa, aku tak mau kalah darimu!!". Jin Yang tak mau menerima kekalahan dari seorang perempuan, tapi memang itu lah kenyataanya.


"Kau telah kalah, Jin Yang. Jangan paksakan dirimu di buat malu lebih jauh, aku tak ingin menanam dendam padamu, terimalah kekalahan mu!!". Qiao Ning yang mendengar itu akhirnya berpendapat, dia tak ingin ada dendam di antara mereka.


"Aku tak peduli apa yang kau katakan, aku akan mengalahkan mu!!". Kata Jin Yang, dia masih menyimpan sedikit tenaga dalamnya, Qi Jiwa nya juga masih ada sedikit tenaga dalamnya.


Jin Yang memasang kuda kudanya, dia menjulurkan tangan kanannya lalu tenaga dalam miliknya dan Qi Jiwa nya di kumpulkan, dia akan membuat Bola Kombinasi seperti Iblis Anjing Berkepala Tiga yang di kalahkan Zhi Long dan Shi Liang.

__ADS_1


"Gawat, dia akan membuat 'Jurus itu'!". Di bawah Lapangan Utama, Jin Xiuai mengkhawatirkan keadaan di hadapannya, dia tau bahwa Jin Yang akan menggunakan 'Jurus itu' yaitu Bola Kombinasi.


Sebelumnya ketika latihan bersama dengan Jin Yang, guru mereka mengajarkan sebuah jurus pamungkas yang sangat kuat.


Jurus itu di sebut dengan Bola Kombinasi, penjelasannya seperti sebelumnya, Bola Kombinasi adalah gabungan dari beberapa elemen yang di satukan menjadi bola.


Kekuatannya sangat dahsyat jika penggunanya memiliki banyak tenaga dalam dan banyak elemen juga, namun setelah dia mengeluarkan 'Jurus itu' dia akan menerima efek samping dari jurusnya.


Di sisi lain, Zhi Long juga melihat itu dengan panik. Dia tau betapa besarnya dampak dari Bola Kombinasi, namun dia tak mempermasalahkan itu jika dia yang menghadapinya, tapi yang bertarung di sana adalah Pesawat Tengah Tingkat 2 jadi dia tak bisa apa apa karena jika dia melakukan sesuatu dia akan di diskualifikasi.


Di sebelahnya Shi Liang juga memiliki raut wajah yang serius, dia yang berhadapan langsung dengan Iblis Anjing Berkepala Tiga sebelumnya sudah merasakannya, pendapatnya kurang lebih sama seperti Zhi Long.


Di Lapangan Utama, Arena Lapangan Utama bergetar lagi namun itu di sertai dengan hawa panas yang melekat, itu terjadi karena proses pengumpulan tenaga dalam ke tangan kanan Jin Yang di sana.


"Bola Kehancuran yah, Kepala Sekolah apa kau tak akan mengehentikannya? Dampaknya mungkin akan menghancurkan Lapangan Utama, jika itu di lepaskan". Penguasa Kota di Panggung Utama berkata pendapatnya tentang efek dari 'Jurus itu' jika di lepaskan, dia mengkhawatirkan para penonton yang mungkin akan terkena imbasnya.


"Anda tenang saja, kami sudah memperkuat Lapangan Utama beberapa bulan ini dan penghalang dari para Tetua juga akan melindungi penonton di sekitarnya, mereka tak akan terkena dampak nya". Jawab Kepala Sekolah dengan tenang, dia sudah mempersiapkan semuanya untuk sesuatu yang besar seperti sekarang.


"Baiklah, aku percayakan padamu". Kata Penguasa Kota, dia kembali melihat pertandingan di Arena Lapangan Utama, dia juga tak sabar bagaimana lawannya akan menerima 'Jurus itu' dengan baik tanpa luka itu akan menjadi keajaiban jika dia memang punya jurus pamungkas lainnya.


~


Qiao Ning dalam bahaya, Jin Yang akan menggunakan jurus pamungkasnya yang terkuat yaitu Bola Kombinasi, apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Qiao Ning akan selamat dari maut? Atau dia akan celaka? Mari kita lanjut baca ke chapter selanjutnya, kuy...😁


~


**Mulai hari ini kata yang Author atur akan menjadi sedikit, yang sebelumnya 2000 kata lebih. Hari ini, Author akan meminimalkan kata yaitu dari 1000 sampai 2000 kata lebih. Jadi ada yang sedikit ada yang banyak, maaf ya dari banyak kekurangan ini. Lalu masalah terbit, Author juga akan mengubah jadwal terbitnya dari sehari satu menjadi dua hari satu, untuk beberapa saat seperti ini dahulu.


Author akan berusaha sebaik mungkin di setiap chapter nya, jadi dukung Author dengan cara Like setelah baca, klik tombol Love agar novel ini jadi favorit kamu, kritik dan saran bisa di lontarkan di kolom komentar itu bisa membuat Author berkembang di chapter selanjutnya dan Vote dengan cara Koin atau Poin untuk Author agar lebih bersemangat.


Terima Kasih telah mendukung novel ini hingga sekarang, Author minta maaf jika masih banyak kekurangan kata atau ejaan, karena memang Author dadakan buat novel ini awalnya. Jadi selow dan woles aja, kita santai hehe....😅😂😂


~


Follow IG Author yah:


@bayuoryuukun**

__ADS_1


__ADS_2