Legenda Zhi Long

Legenda Zhi Long
20. Zhi Long Terkepung


__ADS_3

Di Perguruan Xinghou, Lapangan Utama.


Zhi Long dan lainnya akhirnya sampai di Lapangan Utama, mereka masuk lewat gerbang yang banyak orang masuk.


"Zhi Long... Zhi Long...". Terdengar teriakan seseorang.


Zhi Long menoleh dan melihat Shi Liang bersama ayahnya Zhi Gao memanggilnya, mereka duduk tak jauh dari Gerbang.


Akhirnya rombongan Zhi Long menuju ke tempat mereka, Tetua Ye, Zu Bing dan Si Hitam juga mengikuti Zhi Long.


"Zhi Long, apa kau baik baik saja?". Tanya Zhi Gao pada Zhi Long dengan ekspresi khawatir.


"Ayah, aku baik baik saja". Jawab Zhi Long singkat.


"Kenapa kau tak pulang bersama Shi Liang?". Tanya Zhi Gao lagi.


"Waktu itu ada keperluan yang mendesak, jadi kita berpisah". Jawab Zhi Long dengan santai.


"Mendesak? Aku dengar dari Shi Liang kau mengantar gadis yang kau tolong ke kediaman Tetua Ye? Apa aku benar?". Tanya Zhi Gao dengan penuh rasa curiga.


"Ayah, aku mengantarnya dan sesampainya di sana. Aku di terima Guru Ye untuk menjadi muridnya, jadi aku menginap di sana beberapa hari". Jawab Zhi Long yang menjelaskan dengan rinci.


"Oh begitu ya, apa ini gadis yang kau tolong kemarin?". Zhi Gao melihat seorang gadis di belakang Zhi Long.


"Iya, yah. Dia yang aku tolong kemarin, aku juga yang merawat lukanya sampai sembuh". Jawab Zhi Long.


"Merawat lukanya? Kau sungguh anak yang beruntung, merawat gadis cantik seperti ini. Lalu bagaimana dengan Qiao Ning? Apa kau sudah mengabarinya?". Zhi Gao merasa ada yang salah dengan gadis di belakang Zhi Long wajahnya selalu memerah ketika di dekat Zhi Long, Zhi Gao juga menanyakan tentang Qiao Ning.


"Ayah, setelah aku kembali. Aku tak kemana mana, aku berlatih dengan Guru Ye setiap hari dan berkultivasi. Jadi aku tak keluar untuk mengabarkan Qiao Ning, aku juga tak tau kondisinya sekarang". Jawab Zhi Long dengan ekspresi wajah yang biasa saja.


"Begitu ya, ini Gurumu nak?". Tanya Zhi Gao yang melihat seorang pria paruh baya di sebelah Zhi Long.


"Iya yah, ini adalah Guru Ye". Jawab Zhi Long sambil mengenalkannya pada ayahnya.


"Ah, Senior Ye...". Zhi Gao langsung menyapa nya.


Memang di dunia ini jika mereka lebih rendah kekuatannya harus menjaga sikap dengan yang lebih tinggi kekuatannya, Zhi Gao merasa kekuatannya belum mencapai Tetua Ye jadi dia memanggil nya dengan Senior.


"Ah, kau tak perlu sopan seperti itu. Anakmu juga selalu membuat ku merasa lebih baik, jadi kau sebagai ayahnya anggap saja kita saudara". Jawab Tetua Ye pada Zhi Gao.


"Baiklah Saudara Ye, aku akan memanggilmu dengan begitu". Kata Zhi Gao dengan rasa persaudaraan nya.


"Lalu, siapa ini? Sepertinya aku pernah melihatnya, Zhi Long siapa dia?". Zhi Gao yang melihat di belakang Zhi Long, yaitu seorang gadis yang cantik. Dia penasaran dengan orang yang di tolong anaknya.


"Dia adalah Zu Bing, anak nya Penguasa Kota di sini". Jawab Zhi Long.


"Ah nona muda, maafkan aku yang tidak tau ini". Zhi Gao kaget dengan perkataan anaknya.


Bukan hanya kekuatan saja, tapi kekuasaan juga di pandang di seluruh dunia ini, tanpa kekuasaan mereka bukanlah apa apa jika tidak memiliki banyak kekuatan.


"Paman, panggil aku Bing'er saja, jangan terlalu formal begini". Jawab Zu Bing dengan merendahkan badannya, dia selalu menghormati orang yang lebih tua dari nya.


"Baiklah, Bing'er. Apakah anakku punya banyak masalah terhadapmu?". Tanya Zhi Gao dengan nada penuh penasaran.


"Tidak ada Paman, dia baik padaku. Dia juga merawat lukaku dengan baik, dia orang yang baik dan jujur". Sambil memerah wajahnya, dia menceritakan kejadian tentang Zhi Long yang merawatnya.


"Jadi, apa kau juga menyukai anakku?". Pertanyaan Zhi Gao membuat yang lainnya membelalakkan matanya padanya, dia juga tak tau malu seperti anaknya.


"Ayah, jangan seperti itu!!". Zhi Long yang melihat keadaan ini merasa serba salah, dia merasa malu mempunyai ayah yang tak tau malu. Padahal dia juga tak tau malu.


"Ayah kan cuma tanya, memangnya ayah salah menanyakan hal itu? Kau juga selalu menggoda gadis lain kan?". Kata Zhi Gao dengan mata yang main main pada Zhi Long, dia tau sifat anaknya seperti apa.


Zu Bing yang daritadi diam, ternyata wajahnya sudah memerah seperti tomat. Dia merasa ingin bersama Zhi Long, di dekatnya dia seperti damai hatinya.


"Paman, apakah Zhi Long memang selalu menggoda gadis lain?". Zu Bing yang penasaran dengan kata kata Zhi Gao akhirnya bertanya, dia tadi senyum senyum sekarang terlihat agak serius.


"Zu Bing, apa yang ayahku katakan jangan di d....". Belum sempat menyelesaikan kata katanya, Zhi Gao langsung memotongnya.

__ADS_1


"Yah, memang anakku ini tampan. Dia selalu menggoda banyak gadis cantik sepertimu, dia juga punya gadis lain yang sejak kecil selalu bersamanya. Mereka di jodohkan sejak kecil, namun Zhi Long selalu main main dengan gadis lain dan tidak menganggapnya serius". Zhi Gao menjelaskan dengan melebih lebih kan faktanya.


Zhi Long terdiam dia tak bisa berkata kata, 'Sungguh ayah yang jahat, kenapa tidak mengatakan hal baik tentangku? Aku anakmu!!' Batin Zhi Long yang bergejolak.


"Oh, pantas saja. Kau tak mau menerimaku, kau sudah di jodohkan?". Zu Bing bertanya dengan nada marah kepada Zhi Long.


"Aku... aku bisa menjelaskannya..". Zhi Long jadi salah tingkah.


"Tak usah di jelaskan, aku sudah tau gambarannya. Dasar tak tau malu!! Hmmph..!!". Zu Bing yang marah akhirnya memalingkan mukanya ke arah lain.


Zhi Long yang melihat itu menjadi serba salah, akhirnya dia hanya merenung tak bisa apa apa.


"Adegan macam apa ini? Zhi Long apa kau mencuri hati gadis lain lagi?". Zhi Gao yang melihat anaknya dan gadis cantik memiliki ekspresi itu, dia menambahkan olokan nya pada Zhi Long.


"Ayah!! Jangan seperti itu, nanti banyak yang salah sangka terhadapku!". Zhi Long marah pada ayahnya dia tak mau banyak yang salah sangka melihatnya.


"Oh kau sadar sekarang, lalu kenapa kau menggoda banyak gadis lain?". Zhi Gao menanyakan anaknya dengan kejam dan tanpa ampun.


"Ayah!! Jahat sekali kau!" Zhi Long akhirnya marah besar.


"Baiklah baiklah, lupakan tentang tadi. Maafkan ayah, sekarang ayah mau tanya. Bagaimana kultivasi mu sekarang?". Tanya Zhi Gao tentang kultivasi Zhi Long.


"Sekarang aku sudah di Pesawat Tengah Tingkat 3 awal yah, hehe...". Jawab Zhi Long dengan penuh rasa percaya diri.


"Pesawat Tengah Tingkat 3 awal? Kenapa kau sangat cepat sekali naik tingkatnya?". Shi Liang yang daritadi diam, sekarang membuka suaranya karena terkejut Zhi Long sudah hampir menyamakan Pesawatnya dengan waktu yang singkat.


"Hehe... kau kan tau, aku sangat berbakat". Jawab Zhi Long dengan tertawa ringan.


Shi Liang pun hanya mematung melihat Zhi Long yang seperti itu, dia tau bahwa Zhi Long sangat berbakat maka dari itu dia memilih untuk diam.


"Nak, ayah tak tau bahwa kau sungguh berbakat. Apa sekarang kau ingin menikah dengan Qiao Ning?". Canda Zhi Gao pada Zhi Long.


Zhi Long yang mendengar itu hanya terdiam, dia terlalu malas menanggapi ayahnya yang sama sama tak tau malu dan mengolok olok dirinya.


"Sudah sudah... Mari kita lihat Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou nya". Tetua Ye akhirnya bersuara untuk menanggapi keadaan yang canggung itu.


~


Saat itu juga, datang seorang gadis cantik lain bersama seorang pria paruh baya seperti Zhi Gao.


Mereka tidak lain adalah Qiao Ning dan ayahnya Qiao Wu, mereka datang bersamaan.


Tatapan Qiao Ning melihat ke seluruh bangku penonton dan terpaku pada satu orang, dia melihat anak berusia 14 tahun yang tampan dan malas.


Dengan rasa haru dia menghampiri anak itu sambil meneteskan air mata nya di sertai langkah nya yang cepat menuju anak itu, tak lain anak tersebut adalah Zhi Long yang di rindukannya.


Zhi Long masih belum sadar ada seorang gadis yang menghampirinya, gadis itu melangkah lebih dekat ke arahnya.


Secara langsung gadis itu berada tepat di depannya, "Zhi Long kemana saja kau selama ini?". Tanya Qiao Ning pada Zhi Long yang duduk di hadapannya.


"Qiao Ning, kau di sini? Aku kemarin pergi menelusuri kaki Gunung Tinghua dan tersesat, untung aku bertemu dengan Senior Jun murid Guru Ye". Zhi Long yang sadar ada Qiao Ning di depannya langsung berdiri karena kaget, dia juga menjelaskan tentang keadaanya kemarin.


Qiao Ning yang mendengar itu langsung menangis meneteskan air matanya yang indah, dia langsung memeluk Zhi Long dengan erat.


"Kau tau? Aku sungguh merindukanmu! Kenapa kau meninggalkanku begitu lama?". Sambil memeluk, Qiao Ning terus mengucapkan dirinya yang rindu akan Zhi Long.


Zhi Long yang terdiam di pelukan gadis cantik itu merasa bulu kuduknya merinding, lalu dia melihat Zu Bing sedang mengepalkan tinjunya dan aura mematikan muncul di sekitarnya.


Zhi Long mengetahui bahwa Zu Bing sangat menyukainya, jadi dia langsung melepaskan pelukan Qiao Ning.


"Qiao Ning, kau jangan menangis dan merindukanku. Kau pernah bilang dulu, bahwa kau tak menyukaiku? Jadi jangan lah menangisi ku yang tidak kau cintai ini, jangan juga merindukanku". Zhi Long berkata fakta tentang kejadian dulu yang sering menggoda Qiao Ning dan dia cuma bilang aku tak menyukaimu, jadi Zhi Long berkata seperti itu.


Qiao Ning mulai menangis sejadi jadinya, dia langsung memeluk Zhi Long lagi dan berkata. "Kata siapa aku tak menyukaimu? Dari dulu sampai sekarang aku selalu menyukaimu?! Kau saja yang tak peka, aku berkata begitu di luar tapi di hati ku yang paling dalam, aku menyukaimu lebih dari apapun!!".


Zhi Long yang mendengar perkataan Qiao Ning mulai salah tingkat, 'Apa yang ku lakukan? Kenapa banyak yang menyukaiku? Haaah.... Memang capek jadi tampan!!'. Batin Zhi Long meronta, dia tak tau kenapa dirinya di sukai banyak gadis.


"Apa kau suka di peluk begitu, Zhi Long?". Nada serius yang membuat bulu kuduk berdiri setiap mendengarnya terdengar, Zu Bing melirik Zhi Long dengan tatapan pembunuhnya.

__ADS_1


"Ah, Zu Bing kau lihat dia juga menyukaiku seperti mu. Jangan salahkan diriku menjadi tampan, aku juga menikmati pelukan setiap gadis yang memelukku!!". Zhi Long menjawab pertanyaan Zu Bing dengan main main, Zhi Long juga menikmati pelukan Qiao Ning.


"Haaaah..... sudah kuduga bukan Bing'er saja yang dekat denganmu". Tetua Ye membuka suara, dia resah dengan pemandangan di hadapannya.


"Guru, boleh aku memukulnya?". Zu Bing yang geram akan tingkah Zhi Long mengatakan ingin memukul nya.


Zhi Long yang mendengar itu langsung melepaskan pelukan Qiao Ning lagi, dia tak ingin kejadian yang kemarin terulang kembali.


"Zu Bing, kau bisa tenang sekarang? Aku sungguh tak ingin membuat mu seperti ini, Qiao Ning adalah teman kecilku jadi kami juga dekat. Tapi kalian berdua sungguh cantik dan manis, aku tak bisa memilih di antara kalian". Zhi Long mulai mengatakan hal yang tak tau malu.


"Siapa gadis ini, Zhi Long?". Qiao Ning yang melihat gadis cantik di dekat Zhi Long menanyakan identitasnya.


"Ah, aku belum mengenalkan mu yah. Ini adalah Zu Bing murid dari Tetua Ye yang terkenal, dia juga anak Penguasa Kota. Zu Bing kenalkan, ini adalah Qiao Ning teman kecilku. Kalian yang akur yah, hehe...". Zhi Long mengenalkan mereka berdua sambil menepuk kepala mereka dengan lembut dan mengelus rambut mereka, sungguh tak tau malu dia.


"Hmm..... Ini akan jadi menarik nanti". Zhi Gao mulai berkata, dia mulai tertarik.


Zu Bing dan Qiao Ning yang di elus kepalanya oleh Zhi Long langsung memasang wajah marah dan serius, mereka tak ingin di duakan.


Zhi Long yang mengetahui itu langsung melepaskan tangannya dari kepala mereka berdua, dia melihat mereka menatapnya seperti ingin membunuhnya.


"Zhi Long, apa kepalamu terbentur di Gunung Tinghua? Kenapa kau jadi tak tau malu begini?". Qiao Ning berkata dengan nada sinis yang membuat bulu kuduk Zhi Long berdiri semua.


"Qiao Ning, semua bisa di jelaskan... tenangkan dirimu". Zhi Long mulai panik.


"Zhi Long, apa kau lupa kejadian kemarin? Kau memelukku dan mengatakan kau ingin di maafkan tentang banyak hal dariku, sekarang ku lihat kau terkenal juga yah di kalangan gadis cantik". Dengan senyum sinis, Zu Bing melontarkan pernyataan yang membuat Qiao Ning jadi tambah marah dan membuat Zhi Long serba salah ingin kabur.


"Aku.... aku....". Zhi Long mulai kehabisan kata katanya, dia tak tau harus bagaimana menjelaskan kepada merek berdua, dia memang salah karena sudah tak tau malu.


"Aduh... rasanya aku ingin memukul seseorang yang tak tau malu, Qiao Ning apa kau ingin membantuku?". Zu Bing bekerja sama dengan Qiao Ning yang baru di kenalnya, untuk memukul seseorang.


"Ide mu bagus juga, aku juga ingin memukul orang yang tak tau malu itu. Ku harap dia sadar, apa yang di lakukan nya". Jawab Qiao Ning menyetujui ide Zu Bing.


"Kalian berdua.... Hentikan.... Aku mengerti aku salah, aku akan berusaha untuk tak mengulanginya lagi". Zhi Long yang panik karena kedua gadis cantik itu berjalan ke arahnya dengan penuh aura pembunuh.


"Kau ingin menjelaskan apa? Kau ingin berusaha apa?". Tanya kedua gadis itu dengan nada yang mengerikan.


"Aku tak akan mengulangi hal ini, aku juga tak akan menggoda gadis lain, aku akan mencintai kalian berdua. Bagaimana?". Zhi Long menjelaskan dengan tergesa gesa, dia tak ingin di pukul oleh Zu Bing apalagi Qiao Ning.


"Dasar Bodoh!!". Kedua gadis itu berlari ke arah Zhi Long dengan cepat, mereka siap memukul Zhi Long.


Zhi Long yang panik akhirnya keluar dari kerumunan penonton yang melihatnya, dia lari sekencang kencangnya. Tapi Zu Bing yang sudah di Pesawat Tengah Tingkat 5 memiliki kemampuan untuk berlari dengan cepat, dia akhirnya berhasil menyusul Zhi Long.


Zu Bing menarik kerah Zhi Long sampai dia terjatuh, dia tak bisa apa apa lagi, yang dia bisa hanya pasrah.


"Zu Bing, apa kau tak merasa kasihan padaku? Kau bilang menyukaiku, sekarang ingin memukulku lagi. Aku berjanji tak akan melukaimu lagi, aku juga akan menjaga jarak pada gadis lain. Qiao Ning, kau sangat lembut padaku dulu, sekarang kau kasar padaku. Kau bilang kau juga menyukaiku, jangan melakukan hal seperti ini!!". Zhi Long mulai berkata dengan nada yang pasrah.


"Zhi Long aku akan bertanya padamu sekali, di antara kami siapa yang akan kau pilih jadi pasanganmu?". Tanya Zu Bing dengan nada sinis nya.


"Aku tak bisa memberi jawaban sekarang, kalian juga baru dekat denganku. Zu Bing kita baru kenal jadi aku tak tau sifat aslimu seperti apa, Qiao Ning aku juga tak tau sekarang kau suka padaku karena apa. Soalnya kau selalu menolak ku ketika aku bertanya soal perjodohan, jadi ku kira kau tak menyukaiku. Jadi aku tak bisa memilih sekarang, maaf....". Jawab Zhi Long dengan rasa bersalahnya, dia tak tau apa alasan mereka menyukai dirinya.


"Baiklah kalau begitu, aku akan bersaing dengannya untuk merebut mu!!". Kata kedua gadis itu bersamaan sambil saling menunjuk.


Zhi Long yang daritadi tersudut akhirnya bernafas lega, mereka sudah tak berfikir untuk memukulnya, dia merasa pukulan mereka berdua bisa mematikan.


'Haaah.... Aku selamat, untung pria tampan sepertiku selain kuat aku juga pintar hehe...'. Batin Zhi Long yang lega.


Akhirnya mereka melupakan kejadian itu dan kembali ke kursi penonton yang sudah mereka tinggalkan.


~


Hari ini, Tanggal 30 Maret 2020 Author mengeluarkan 8 chapter agar genap 20 chapter. Kalian juga pasti penasaran, kalau begitu ikuti terus chapter berikutnya ya. Terima kasih sudah mendukung Author, hehe...🙂


Setelah hari ini, Author akan libur dulu untuk tak update beberapa hari atau mungkin bulan. Bukan berarti Author berhenti selamanya, Author juga sedang buat novel yang menarik lagi, maka dari itu Author akan berusaha yang terbaik di novel ini dan novel yang baru. Tapi tenang saja, setelah semua nya beres, Author akan kembali Update Chapter. Maaf kan Author jika banyak kesalahan dalam kata atau ejaan, terima kasih yang sudah mendukung Author sampai sekarang.


Kalian tetap jaga kesehatan yah, hehe...😁


~

__ADS_1


**Nantikan Chapter berikutnya ya, jangan lupa Like setelah baca jika kamu suka dengan Novel ini. Dukung novel ini dengan klik tombol Love yang ada di bawah untuk jadikan novel ini favorit kamu, Dukungan Vote Koin atau Poin juga menjadi penyemangat Author untuk buat chapter yang lebih menarik lagi. Silahkan beri kritik saran dan komen di kolom komentar, itu bisa membuat Author ini lebih berkembang. Terima Kasih sudah mendukung Author, hehe....😁


__ADS_2