
Di Kota Kongzu, Perguruan Xinghou, Di Pedalaman Gunung Tinghua, Hutan Iblis, Puncak Gunung Tinghua.
Sesosok Iblis ganas yang memiliki Tenaga Dalam tak hingga, dia memiliki aura yang membuat seseorang melihatnya seperti akan menyembahnya.
Sosok itu adalah seekor Kera yang berdiri tegak dengan tubuh seluruhnya putih bersih, di Puncak Gunung Tinghua juga terlihat banyak sekali salju bertebaran di mana mana. Itu seperti Puncak Gunung Tinghua saja yang terkena Salju, lainnya tidak.
Kera putih itu di sebut sebagai Kera Salju karena di sekujur tubuhnya yang berwarna putih, dia memegang tongkat emas panjang dan besar.
Kera Salju itu seperti menunggu seseorang datang, dia bersiap siaga menunggu nya datang. Seperti menunggu tuannya kembali, dia terlihat riang dan setia.
"Apa mereka sudah sampai kemari?". Tanya Kera Salju itu dengan suara yang sangat agung.
Di sekitarnya banyak Iblis berkumpul, pemandangan itu seperti sekelompok Iblis yang menakutkan.
"Mereka sedang kemari tuan...". Jawab Iblis lain.
Mereka yang sudah berada di Pesawat Akhir Tingkat 1 memiliki pola pikirnya sendiri dan bisa berbicara seperti bahasa manusia, itu adalah Iblis biasa di hadapan Kera Salju.
Kera Salju sendiri bukanlah Kera sembarangan, prajurit Iblisnya di sekitar areanya ada di Pesawat Akhir Alam Bawah sampai di Pesawat Mulia Alam Menengah, Sang Kera Salju sendiri berada di Pesawat Bijak Alam Menengah dia yang terkuat.
Pantas saja dia di juluki sebagai Iblis Terkuat oleh Tetua Perguruan Xinghou, karena dia ada di Puncak kekuatan di Bumi saat ini. Setelah melewati Alam Menengah, semua makhluk hidup di Bumi akan di kirim menuju Langit, tempat semua Dewa berasal.
Kera Salju sendiri adalah Kaisar para Kera yang di bawa oleh salah satu Kaisar yang menyatukan dunia yaitu Kaisar Ilahi Zhi Qiang, melalui kekuatannya Kera Salju hanya tunduk padanya.
Alasan mengapa Kaisar Ilahi Zhi Qiang wafat juga hanya dia yang tau, tongkat nya adalah pemberian dari sang Kaisar Ilahi Zhi Qiang.
Tongkat itu berwarna Emas cerah, itu memanjang seperti tubuhnya yang besar.
Tinggi Kera Salju sendiri sekitar 10 Meter, dia seperti hampir mencapai Langit di atasnya.
"Sambut mereka dengan baik, salah satunya adalah Tuan Kita". Kata Kera Salju itu.
"Baik, Tuan..". Jawab serempak seluruh Iblis di hadapannya.
~
Di kejauhan, persis di Bawah Puncak Gunung Tinghua, Hutan Iblis.
Zhi Long dan Shi Liang sedang mendaki ke atas dengan susah payah, karena perubahan iklim yang mendadak jadi mereka melambat.
"Grrr.... Kenapa di sini sangat dingin sekali, yah?". Tanya Zhi Long.
"Mungkin kita hampir mencapai puncak Gunung Tinghua, jadi perubahan iklim memang wajar. Soalnya di Gunung juga sudah dingin apalagi di puncak". Jawab Shi Liang dengan antisipasi.
Mereka terus berjalan menanjak ke atas, sampai mereka melihat sesuatu yang membuat bulu kuduk mereka berdiri karena terkejut.
Mereka melihat kepala Kera Salju yang sangar dan dingin di Puncak teratas Gunung Tinghua, padahal mereka masih jauh dari puncaknya.
Sudah terbayang ketika mereka mendekat, seberapa besar dan tingginya Kera Salju tersebut.
Mereka akhirnya mencapai puncak, mereka melihat sesuatu itu dengan tengang dan merinding tak terkira.
"Apa sebaiknya kita lari saja, Shi Liang? Iblis itu terlihat mempunyai kekuatan yang tak terbatas". Tanya Zhi Long dengan gemetaran.
"B..b..baik lah, mari kita kabur saja, aku juga bisa merasakan aura kuat yang tak terlihat dari sini". Jawab Shi Liang dengan nada yang gagu.
Mereka berbalik berniat untuk kabur, lari sekencang kencang nya. Namun sebelum mereka melangkah dan kabur, Kera Salju itu berbicara.
"Kalian mau kemana? Tidak kah kalian mau mampir dulu?". Kera Salju itu bertanya dengan ekspresi lucu di wajahnya, melihat kedua bocah dengan umur 14 tahunan mau melarikan diri dari pandangan matanya.
Sontak Zhi Long dan Shi Liang bergidik ngeri, mereka tidak bisa melangkah maju karena Kera Salju itu mengeluarkan aura yang menakutkan menghantam tubuh mereka berdua.
Mereka tak bisa apa apa dan hanya berkata, "Tuan Kera Salju, kami hanya lah seekor lalat di matamu dan daging kami terlalu kecil bagimu. Biarkan kami pergi tuan..". Zhi Long berkata dengan nada yang lirih dan melas.
"Apa kalian tidak mengetahui ada warisan dari salah satu Kaisar yang memerintah dunia dulu di belakangku ini?". Kera Salju menahan tawanya saat melihat Zhi Long dan Shi Liang ketakutan.
Zhi Long dan Shi Liang pun berbalik menghadap Kera Salju itu, "Tuan, kami tidak mengetahui apa apa tentang Gunung Tinghua ini, bahkan kami juga tidak tau kalau ada peninggalan dari salah satu Kaisar dulu. Kami hanya bermain main di sini dan menelusuri Gunung saja, sambil berlatih diri". Jawan Zhi Long dengan percaya diri.
"Kau kemari hanya untuk berlatih diri saja? Tanpa kau sadari takdir sudah menjawab semua nya sekarang!". Jawaban Kera Salju membuat bingung mereka berdua.
__ADS_1
"Tuan Kera Salju, apa maksudmu? Aku tidak mengerti sama sekali". Zhi Long tak mengerti kata kata Kera Salju itu.
"Kemari lah kalian berdua, aku ingin melihat Qi Jiwa kalian". Kera Salju memanggil Zhi Long dan Shi Liang dengan ayunan tangan, menandakan mereka berdua di panggil.
Zhi Long dan Shi Liang yang merasa terpanggil akhirnya mendekat ke Kera Salju yang tingginya 10 meter dan hampir mencapai Langit itu, mereka melihat Kera Salju yang berdiri tegak tinggi dan besar menggenggam sebuah tongkat emas yang bercahaya.
"Tunjukan Qi Jiwa kalian berdua seluruhnya". Mereka berdua yang sudah dekat di depan Kera Salju di suruh untuk mengeluarkan Qi Jiwa mereka seluruhnya.
"Baiklah..". Jawab mereka berdua.
Shi Liang mengeluarkan aura yang menakutkan dari dirinya, itu sesosok Iblis Sejati yang menyeramkan menyelimuti tubuh nya seutuhnya.
Dia menjadi mode Iblis Abadi Sejati versi maksimal, dia tak terkalahkan. Aura hitam pekat dan tenaga dalam yang maksimal di keluarkan, mata nya berubah menjadi merah seutuhnya.
Terlihat Baju Zirah Hitam yang pekat seperti Logam Besi yang keras di sekujur tubuhnya, dia yang tadinya ada di Pesawat Tengah Tingkat 2 seperti naik setingkat jadi Pesawat Tengah Tingkat 3.
Dia mengeluarkan seluruh kekuatan maksimalnya.
Di sisi lain, Zhi Long juga mengeluarkan kekuatan maksimalnya. Terlihat dua bulatan besar di belakang atas kepalanya, itu adalah Bulan dan Matahari yang setengah sempurna.
Matahari itu mengeluarkan Api yang panasnya hampir mendekati terik matahari asli di dunia nyata, itu sangat panas.
Bulan nya juga mengeluarkan sisi dingin yang sangat kejam menusuk jantung seseorang jika dia ada di sekitarnya, bulan itu melambangkan angin dan air yang murni.
Pilar Besi selebar 1 meter dan panjang 3 meter di keluarkan, itu melambangkan unsur Logam yang sangat kental akan pertahanan penuh.
Tak sampai di situ, jika Shi Liang mengeluarkan aura yang menakutkan, maka Zhi Long mengeluarkan aura yang sangat panas, dingin dan kuat. Itu seperti dia menjadi kuat secara langsung, dia seperti naik level yang tadinya Pesawat Tengah Tingkat 1 menjadi Pesawat Tengah Tingkat 2. Sama seperti Shi Liang yang meningkatkan Pesawatnya secara otomatis setelah dia berubah bentuk, Zhi Long juga.
Zhi Long terlihat seperti Dewa Api yang sangat panas, dia juga di dominasi kan dengan unsur angin, air dan logam. Jadi bisa di bayangkan kekuatan maksimal yang mengelilinginya, sungguh adegan yang menakjubkan.
Shi Liang juga, jika Zhi Long seperti Dewa Api yang panas, Shi Liang itu seperti Dewa Iblis yang menatap musuhnya dengan penuh intimidasi.
Selesai mereka berubah bentuk, Kera Salju memandang Zhi Long penuh curiga dan berkata.
"Apa hanya itu Qi Jiwamu, anak muda?". Tanya Kera Salju kepada Zhi Long dengan tatapan curangnya.
Zhi Long menatapnya dengan penuh kebingungan, 'Sial! Kenapa dia bisa tau kalau aku punya Qi Jiwa yang lain?'. Benak Zhi Long bersuara.
Zhi Long langsung mematung, dia tak mengerti kenapa Kera besar di hadapannya bisa mendengar isi hatinya.
Tapi jika di lihat Zhi Long yang tadi berpikir di benaknya, Kera Salju pun bisa melihat dari mimik wajah Zhi Long yang kaget itu.
"Baiklah, aku akan mengeluarkan seluruhnya".
Zhi Long menutup matanya dan memanggil Qi Jiwa yang tersisa, yaitu Qi Jiwa Bumi dan Langit nya.
Terasa Bumi di sekitarnya berguncang dengan kencang dan terlihat langit yang tadinya tenang seperti mengeluarkan gemuruh kilat tajam.
Di belakang atas kepala Zhi Long keluarlah dua Qi Jiwa lain lagi yang tidak lain itu adalah bulatan menyerupai Bumi dengan warna hijau yang di atasnya ada Langit dengan awan yang menghitam, itu seperti akan turun hujan badai dan kilat besar.
Benar saja, secara bersamaan dunia nyata seperti bergemuruh kilat dan bumi berguncang hebat, itu hanya di sekitar Kota Kongzu saja.
Kota Kongzu sendiri adalah sebuah pulau kecil yang termasuk wilayah kekuasaan Kaisar Fang, jadi otomatis Kota Kongzu hanya sebatas Pulau yang di kelilingi oleh Lautan luas.
Kaisar Fang tinggal di Ibukota Kerajaan Jing, Kerajaan Jing terletak di Area Wilayah Bekas Utara, jadi sangat luas Bumi ini.
Kembali ke cerita.
Saat Bumi bergetar dan Langit bergemuruh, lautan di wilayah itu menjadi sangat agresif. Mereka seperti siap akan membuat tsunami besar, di sertai dengan gempa bumi dan kilat petir yang dahsyat.
Zhi Long yang dalam mode itu, menerobos tiga tingkatan yang tadinya di Pesawat Tengah Tingkat 2 sekarang ada di Pesawat Tengah Tingkat 5, sungguh sangat menakutkan fenomena alam itu.
Shi Liang yang daritadi melihat Zhi Long, cuma bisa bengong menatapnya sambil menganga kaget.
Kera Salju yang tadi menyuruh Zhi Long untuk mengeluarkan semua kekuatan maksimalnya akhirnya membuka suara, "Sudah cukup anak muda, kau terlalu berbahaya!". Kera Salju sudah mengerti kekuatan pemuda berwajah tampan di hadapannya itu.
Bahkan Zhi Long belum mengeluarkan semuanya, "Baiklah aku akan menarik Qi Jiwa Bumi dan Langit ku kembali". Dengan itu, Qi Jiwa Bumi dan Langitnya lenyap di udara.
Fenomena alam tersebut berangsur angsur menghilang dan dia membuka matanya, sekarang dia juga tau kekuatan maksimal nya.
__ADS_1
Awalnya Zhi Long hanya menebak nebak jika kekuatannya di keluarkan sepenuhnya, apa akan terjadi bencana?.
Ternyata benar dugaan nya, bahkan itu di luar pikirannya. Bencana itu terlalu besar, bahkan dia seperti Dewa Seluruh Alam Semesta.
Jadi intinya, Zhi Long juga kaget dengan hal ini.
Zhi Long kembali ke Pesawat Tengah Tingkat 2 nya tadi, yang tersisa hanya Matahari dan Bulan yang menggantung di atas belakang kepala nya, serta Pilar Besinya juga menggantung di sana.
"Apa kau kaget dengan kekuatan penuh mu sendiri, anak muda?" Tanya Kera Salju dengan tersenyum ramah.
"Iya, aku sangat kaget. Awalnya aku kira tak akan terjadi bencana yang begitu besar, namun yang terjadi tadi sangat di luar nalar". Jawab Zhi Long dengan mimik wajah yang masih bingung dan kaget.
"Sudah kuduga kau adalah orang yang di takdir kan itu!". Kata Kera Salju dengan membuat pernyataan yang membuat orang penasaran.
"Apa maksud Tuan, aku sebagai orang yang di takdir kan itu?". Tanya Zhi Long penuh penasaran.
"Kau akan tau pada saatnya nanti, sekarang hilangkan semua kekuatan kalian berdua". Jawab Kera Salju itu.
Zhi Long dan Shi Liang mengendurkan kekuatannya dan menghilangkan semua aura serta melenyapkan Qi Jiwanya, mereka kembali ke keadaan normalnya.
"Siapa nama kalian berdua?". Tanya Kera Salju.
"Namaku Zhi Long, ini sahabatku Shi Liang". Jawab Zhi Long sambil memperkenalkan diri dan Shi Liang ke Kera Salju di hadapannya.
"Kalau begitu kau ikut denganku, biar sahabatmu berkultivasi sendiri di sini bersama yang lain". Kata Kera Salju dengan menunjuk ke arah Zhi Long.
Zhi Long kebingungan kenapa dia yang harus mengikuti nya, daripada Shi Liang.
"Apa yang harus aku lakukan, tuan?". Tanya Zhi Long kepada Kera Salju.
"Sudah ikut denganku saja, dan panggil aku Senior jangan Tuan".
"Baik senior". Zhi Long membungkuk hormat kepada seniornya.
Zhi Long yang penasaran akhirnya mau ikut dengan Senior Kera Salju itu, dan mereka pun menjauh ke atas Puncak Gunung Tinghua lagi.
Terlihat sebuah gua yang di atasnya terdapat patung manusia, patung itu seperti Dewa yang menguasai seluruh bumi dengan genggamannya.
Yah siapa lagi kalau bukan Kaisar Ilahi Zhi Qiang, itu adalah patungnya. Patung itu terlihat kokoh dan kuat seperti patung yang di jual mahal di luaran sana, di patung itu Sang Kaisar sedang berdiri tegak dengan sebuah Tongkat di tangannya itu sangat berwibawa dan agung.
Jika di lihat secara fisik, tongkat yang di pegang nya seperti milik Senior Kera Salju di depannya.
Tongkat itu memang seperti mengeluarkan aura yang berwibawa layaknya Senjata Level Tinggi yang selalu di bawa Penguasa Dunia, itu adalah Tongkat Sakti Sang Kaisar Ilahi.
Di kisahkan bahwa Kaisar Ilahi Zhi Qiang memiliki sebuah senjata tingkat dewa yaitu Tongkat Sakti, begitulah kata guru dari Perguruan Xinghou yang mengajarkan pada semua muridnya tentang sejarah.
Sejarah itu tidak akan pernah terlupakan oleh semua makhluk di Bumi maupun di Langit, begitu pula dengan Zhi Long dia selalu mengingat semua ajaran dari gurunya.
"Kenapa kau memandang Tongkat di tanganku ini?". Senior Kera Salju itu bertanya saat dia melihat Zhi Long yang kebingungan menatap ke tongkatnya.
"Senior, apakah itu Tongkat Sakti Sang Kaisar Ilahi?". Tanya Zhi Long dengan penasaran.
"Oh kau tau banyak hal yah, tentang tongkat ini?". Jawaban Senior Kera Salju membuat Zhi Long tak bisa mengucapkan sepatah katapun, dia hanya terdiam kaget menatap Tongkat Emas di hadapannya itu.
"Benar nak, yang kau lihat ini adalah Tongkat Sakti Sang Kaisar Ilahi Zhi Qiang. Sang Kaisar telah menitipkan Tongkatnya padaku, untuk kuserahkan pada sang penerus". Lanjut Senior Kera Salju menatap Tongkat di tangannya.
"Sang Penerus? Emangnya siapa sang penerus itu?". Tanya Zhi Long dengan sangat penasaran.
"Kau akan tau setelah masuk ke gua itu, mari kita masuk". Jawab Senior Kera Salju dengan senyum ramahnya.
"Baiklah".
Mereka berdua pun masuk ke dalam gua yang gelap gulita dan dingin itu.
~
Siapa yang akan menjadi pewaris Tongkat Sakti itu? Simak jawabannya di Chapter selanjutnya.
***
__ADS_1
**Nantikan Chapter berikutnya ya, jangan lupa Like setelah baca jika kamu suka dengan Novel ini. Dukung novel ini dengan klik tombol Love yang ada di bawah untuk jadikan novel ini favorit kamu, Dukungan Vote Koin atau Poin juga menjadi penyemangat Author untuk buat chapter yang lebih menarik lagi. Silahkan beri kritik saran dan komen di kolom komentar, itu bisa membuat Author ini lebih berkembang. Terima Kasih sudah mendukung Author, hehe....😁