
Di Lapangan Utama, bagian bawah arena.
"Kalian berdua, harus masuk ke 20 murid pemenang di babak ini!". Jin Xiuai memerintahkan kepada kedua pengawalnya untuk menang.
Mereka berdua hanya menganggukkan kepalanya, mereka mengerti apa yang harus di lakukan. Setelah itu, mereka naik ke Lapangan Utama.
Di atas Lapangan Utama sendiri sudah terdapat 80 murid yang siap untuk bertempur, mereka merebutkan 20 murid pemenang.
"Baiklah, sudah terkumpul semua? Mari kita mulai, babak pertama murid dengan Pesawat Tengah Tingkat 2 di mulai!!!". Tetua Gu mengumumkan babak ini di mulai, para penonton menyuarakan aspirasi nya.
Di arah bangku penonton, sekarang ini sedang mendebatkan siapa yang akan menang.
"Aku mendukung Dewi Qiao Ning....".
"Zan Lan, aku mendukungmu.....".
"Jin Yang dan Jin Ying bersaudara, kami mendukung untuk kemenangan kalian......".
Teriak para penonton, mereka mendukung jagoan mereka yang di pastikan akan melaju ke babak selanjutnya.
Di Lapangan Utama sendiri, setelah aba aba dari Tetua Gu untuk mulai pertandingan. Para murid mengeluarkan Qi Jiwa nya masing masing, mereka lebih kuat tenaga dalamnya daripada Tingkat 1 sebelumnya.
Qiao Ning dan Zan Lan sendiri memilih bekerja sama karena mereka berteman, jadi mereka harus bersama mengalahkan seluruh murid di Lapangan Utama sampai tersisa 20 murid di akhir.
Qiao Ning mengeluarkan Qi Jiwa nya yang tidak lain adalah seekor Burung Phoenix yang memiliki bulu dan sayap yang indah, dia seperti burung ilahi yang turun dari langit dan memancarkan cahaya merah api yang membara.
Kekuatan dari Qi Jiwa sendiri tergantung pada si pengguna, karena mereka yang mengendalikannya.
Zan Lan yang ada di sebelahnya juga mengeluarkan Qi Jiwa nya yang berupa Burung Elang Tornado, terlihat Elang yang berwarna hitam muncul di belakang atas kepala Zan Lan, dia seperti sosok Jelmaan Burung Dewa Angin yang turun langsung dari langit.
__ADS_1
Burung Phoenix milik Qiao Ning dan Burung Elang Tornado milik Zan Lan berjejer di depan banyak murid yang siap untuk menyerang, mereka hanya menunggu perintah pemilik mereka.
"Zan Lan, kau bagian belakang aku akan menerjang ke depan". Qiao Ning memberi aba aba nya pada Zan Lan.
"Baiklah". Jawab Zan Lan.
Para murid yang sedang bertarung di sekitar Qiao Ning dan Zan Lan merasakan bulu kuduk mereka berdiri, mereka langsung melihat bagian tengah Lapangan Utama yang di situ sudah ada dua gadis cantik, di belakang atas kepala mereka ada seekor Phoenix dan Elang Tornado yang siap menyerang.
Murid yang melihat itu langsung bingung, mereka tak tau apa yang harus di lakukan. Mereka merasa kedua gadis ini memiliki Qi Jiwa yang dahsyat di Pesawat Tengah Tingkat 2 ini, sangat cantik dan berbakat.
"Bukankah itu Dewi Qiao Ning dan Zan Lan?". Para murid sadar, kedua gadis cantik itu adalah murid yang memang sangat berbakat di kelas nya.
"Aku baru melihat nya, tak hanya cantik. Dewi Qiao Ning juga sangat berbakat, sungguh luar biasa". Kata salah satu murid yang melihat dua gadis di hadapannya.
"Ya, kau benar kawan. Tak hanya cantik dia juga berbakat, jadi apa yang harus kita lakukan sekarang?". Murid di sebelahnya menanggapi.
"Aku tak yakin kita bisa mengalahkan mereka jika bekerja sama, bagaimana kalau kita serang mereka secara brutal?". Kata salah satu murid tadi.
Murid merespon kedua saudara ini dan menyetujui ide mereka, "Ya, benar kata mereka. Yang kuat harus di habisi dahulu agar tak menjadi beban bagi kita yang lemah, aku tak ingin tinggal lebih lama di Perguruan Xinghou aku ingin lulus!". Kata salah satu murid di antara mereka, pada akhirnya para murid itu setuju dengan ide dua saudara licik itu.
Di bawah Lapangan Utama, Jin Xiuai yang melihat kejadian itu langsung tersenyum sinis. Dia yang memerintahkan dua saudara itu untuk menghabisi Qiao Ning dan Zan Lan terlebih dahulu, alasannya seperti sebelumnya dia di permalukan di depan para murid di Tempat Latihan saat itu.
"Hehe... Rasakan itu, kalian para ****** sialan!!". Gumam Jin Xiuai dengan tawa liciknya.
Di sisi lain, Zhi Long melihat ke arah Qiao Ning dan Zan Lan dengan tenang, "Shi Liang, apa mereka akan menang?". Tanya Zhi Long pada Shi Liang.
"Aku tak tau Zhi Long, tapi kemungkinan mereka akan menang. Di lihat dari kultivasi mereka yang sudah di Pesawat Tengah Tingkat 2 tengah dan sebentar lagi akan ke akhir, Qi Jiwa mereka juga saling mendukung dan mungkin mereka adalah duo terbaik saat ini". Jawab Shi Liang yang melihat kondisi Qiao Ning dan Zan Lan, Shi Liang juga bisa melihat dan memprediksi seseorang lewat Qi Jiwa dan Tingkat Kultivasi mereka.
"Begitu ya, baguslah kalau begitu". Kata Zhi Long yang tadinya agak khawatir, sekarang dia baik baik saja.
__ADS_1
Di Area bangku penonton, Qiao Wu sang ayah Qiao Ning sedang khawatir pada anaknya.
"Ning'er..... Kuharap kau bisa melewati semua ini dan menjadi pemenangnya". Qiao Wu melihat Qiao Ning dengan wajah sedihnya.
"Wu, tenang saja. Dia pasti akan baik baik saja, dia mempunyai teman yang setia menemaninya, itu sudah cukup untuk memenangkan pertandingan ini". Zhi Gao yang duduk di sebelahnya merespon Qiao Wu yang sedih.
"Kuharap juga begitu.....". Jawab Qiao Wu pada Zhi Gao.
Di arah lain Wu Yue sang guru dari Qiao Ning juga mengkhawatirkan nya, "Kedua saudara ini.... Aku sungguh tak percaya mereka akan mengincar Qiao Ning dan Zan Lan di awal pertandingan, sungguh licik!!". Dia tau bahwa suara provokasi itu datang dari Jin Yang dan Jin Ying bersaudara.
Di Lapangan Utama, Qiao Ning dan Zan Lan sedang menatap para murid satu persatu dengan tajam, tatapannya sangat marah karena mereka tak mengharap kejadian ini terjadi. Itu sungguh tak adil bagi mereka, dua gadis melawan 78 murid lainnya.
Di atas Panggung Utama, "Wah wah.... sepertinya kejadian seru lainnya akan terjadi, apakah mereka akan menang? Atau sebaliknya, akan kalah? Kita tak akan tau, mari kita lihat saja". Kepala Sekolah juga merespon dengan rasa tertariknya, kejadian di depannya seperti dua burung melawan puluhan monster, siluman dan iblis lainnya.
~
Bagaimana kah kisah selanjutnya? Apakah Qiao Ning dan Zan Lan akan menang? Atau para murid yang menang? Kita lanjut ke chapter selanjutnya, kuy....😁😁
~
**Mulai hari ini kata yang Author atur akan menjadi sedikit, yang sebelumnya 2000 kata lebih. Hari ini, Author akan meminimalkan kata yaitu dari 1000 sampai 2000 kata lebih. Jadi ada yang sedikit ada yang banyak, maaf ya dari banyak kekurangan ini. Lalu masalah terbit, Author juga akan mengubah jadwal terbitnya dari sehari satu menjadi dua hari satu, untuk beberapa saat seperti ini dahulu.
Author akan berusaha sebaik mungkin di setiap chapter nya, jadi dukung Author dengan cara Like setelah baca, klik tombol Love agar novel ini jadi favorit kamu, kritik dan saran bisa di lontarkan di kolom komentar itu bisa membuat Author berkembang di chapter selanjutnya dan Vote dengan cara Koin atau Poin untuk Author agar lebih bersemangat.
Terima Kasih telah mendukung novel ini hingga sekarang, Author minta maaf jika masih banyak kekurangan kata atau ejaan, karena memang Author dadakan buat novel ini awalnya. Jadi selow dan woles aja, kita santai hehe....😅😂😂
~
Follow IG Author yah:
__ADS_1
@bayuoryuukun**