
Di Gunung Tinghua, Puncak Gunung Tinghua.
Ada tiga sosok yang sedang berdiri di sana, mereka sedang bercanda ria.
Di antara mereka ada seorang pria yang berwajah tampan, ada juga pria yang kekar dan berotot lalu yang satu nya seekor Kera Salju yang menjulang ke atas setinggi 10 meter.
Mereka tidak lain adalah Zhi Long, Shi Liang dan Senior Zuan. Mereka sedang asyik mengobrol dengan santai dan gembira, karena hari ini adalah hari hari terakhir mereka ada di Puncak Gunung Tinghua.
Zhi Long dan Shi Liang telah pergi dari Perguruan Xinghou ke Puncak Gunung Tinghua dan tidak bilang pada Perguruan Xinghou, selama hampir tiga bulan mereka pergi.
Mereka tidak mengabari Perguruan Xinghou, karena itu mereka juga tidak tau apa yang terjadi dengan Perguruan Xinghou dan Kota Kongzu saat ini.
Tanpa mereka sadari, delapan hari lagi Perguruan Xinghou akan mengadakan Ujian Akhir Semester tahun ketiga.
"Senior, apakah kami bisa bertemu denganmu lagi di masa depan?". Tanya Zhi Long pada Senior Zuan.
"Jika takdir mengizinkan, mungkin itu akan terjadi". Jawab Senior Zuan dengan senyum ramah.
"Baiklah kalau begitu, kami akan bersiap siap untuk kembali ke Perguruan Xinghou". Kata Zhi Long yang mulai mempersiapkan bekal mereka untuk perjalanan turun Gunung.
"Sebelum itu, aku akan memberi hadiah padamu. Nanti, akan ku panggil mereka". Kata Senior Zuan pada Zhi Long.
Senior Zuan meneriakkan sesuatu, "Kalian semua, berkumpul lah ke sini sekarang juga!!". Dengan berkata demikian, dari dalam Hutan Iblis terdengar suara gemuruh dan tanah seperti bergetar di injak kawanan binatang buas.
Satu per satu Hewan Iblis dari dalam Hutan Iblis keluar secara bersamaan, mereka menuruti kata Senior Zuan. Mereka tau siapa yang memerintah mereka, dan apa posisi mereka.
"Kami menghadap Sang Penguasa Gunung Tinghua, Tuan Zuan yang Perkasa..." Salah satu dari mereka berbicara dengan bahasa manusia, dia adalah Macan Taring Panjang yang kemarin mengantar Zhi Long menemui Senior Zuan, dia yang selalu berada di sisi Senior Zuan bawahan yang setia Senior Zuan.
"Baiklah, aku melihatnya. Nak, pilihlah di antara mereka yang menurutmu pantas menjadi bawahan mu, dia akan mematuhi perintahnya sesuai arahan mu. Apa pun perintah mu harus di kabulkan!". Senior Zuan menjawab Macan Taring Panjang, setelah itu dia melirik Zhi Long untuk memilih di antara para Iblis itu menjadi bawahan nya.
"Senior, ini terlalu banyak. Bukankah mereka pelayanmu?". Jawab Zhi Long dan bertanya kembali pada Senior Zuan.
"Mereka adalah bawahan ku, hari ini aku mengumumkan. Anak ini bernama Zhi Long, kalian pasti tau siapa dia. Dengan begitu, kalian harus ingat ini. Perintahnya adalah perintahku dan melihatnya sama seperti melihatku, kalian harus setia padanya. Apa kalian mengerti??". Jawab Senior Zuan pada Zhi Long, lalu dia menengok ke gerombolan Iblis untuk mengumumkan bahwa Zhi Long juga turut andil dalam kebijakannya.
"Kami mengerti Tuan, kami akan menuruti apa yang Tuan katakan!". Jawab segerombolan itu serempak, mereka adalah para Iblis yang setia.
"Apa kau sudah paham, nak? Ini lah yang di maksud Kaisar Zhi Qiang, perintahnya sama dengan perintahmu dan melihatnya sama seperti melihatmu!". Jawaban Senior Zuan membuat jantung Zhi Long berdetak lebih kencang, dia tak pernah memerintah segerombolan masa sebelumnya, dan sekarang dia harus memerintah salah satu darinya tapi itu Iblis.
"Senior, terima kasih sudah mengingatkan satu hal yang penting. Baiklah, karena sekarang aku juga bisa memerintah dan memilih salah satu dari Iblis ini. Aku ingin Binatang Iblis dengan kecepatan terbang yang hebat!". Jawab Zhi Long dengan percaya diri, dia menjadi tak tau malu karena memang itu lah statusnya sekarang, memerintah semua Iblis di depannya.
"Kalian dengar? Siapa di antara kalian yang terbangnya paling cepat?". Setelah mendengar Zhi Long, Senior Zuan menanyakan pada segerombolan Iblis di hadapannya.
"Tuan, kami memiliki Unicorn kuda yang bisa terbang dengan kecepatan yang tinggi, lalu ada Garuda Sayap Hitam yang menjulang ke langit dan terbang dengan cepat dan terakhir ada Walet Sayap Ganda dia yang paling cepat dari ketiganya". Jawab Macan Taring Panjang pada Senior Zuan dan Zhi Long, karena dia yang mengendalikan Iblis di Hutan Iblis sesuai perintah Zuan, jadi dia mengerti Binatang Iblis yang sesuai perkiraan nya dan merekomendasikan itu pada Tuan nya.
"Baiklah, sekarang giliran mu untuk memilih di antara ketiganya, apa yang akan kau pilih untuk jadi bawahan mu? Dia akan setia padamu, dan kau juga bisa memerintahkannya". Tanya Senior Zuan pada Zhi Long untuk memilih yang mana.
__ADS_1
Zhi Long yang memilih jadi bingung untuk memilih yang mana, setelah beberapa lama dia berfikir, akhirnya dia menemukan salah satu dari mereka yang menarik perhatiannya.
"Senior, jika aku memilih Unicorn itu akan sangat mencurigakan bagi yang melihatnya, lalu jika aku memilih Walet Sayap Ganda akan lebih curiga lagi karena telah memiliki binatang dengan kecepatan tinggi, jadi aku akan memilih Garuda Sayap Hitam untuk menjadi bawahan ku. Dia berwarna Hitam pekat di seluruh tubuhnya, dia juga binatang Iblis tingkat rendah dari binatang Iblis yang lain, mudah untuk menyembunyikan fakta bahwa dia kuat". Jawab Zhi Long dengan pilihan yang sudah matang, dia memilih Garuda Sayap Hitam untuk jadi bawahannya.
"Garuda Sayap Hitam majulah dan bersiap membuat kontrak jiwa dengan Zhi Long, kau harus melayaninya dengan setia!". Kata Senior Zuan melirik Garuda Sayap Hitam.
Garuda Sayap Hitam maju ke depan untuk melakukan kontrak dengan Zhi Long, dia juga menundukkan kepalanya saat melihat Senior Zuan dan Zhi Long.
Dia tau posisinya di mana, maka dari itu dia bersikap hormat dengan santun.
"Nak, buatlah kontrak dengannya agar kau terhubung dengan dia". Kata Senior Zuan menghadap Zhi Long.
"Buat Kontrak? Senior, aku tak tau bagaimana caranya". Tanya Zhi Long.
"Kau bisa melakukannya dengan mata Kananmu itu, pertama aktifkan Mata Dimensi Kegelapan mu lalu tatap lah Garuda Sayap Hitam dengan energi batin mu, sampai jiwa nya terhubung dengan jiwamu. Dengan itu, jika kau mati dia juga akan mati. Namun jika dia mati kau masih hidup, maka dia yang mati sendirian". Jawaban Senior Zuan membuat hati Garuda Sayap Hitam menjadi tak tenang, tapi setelah berfikir beberapa lama dia menjadi lebih tenang karena dia tau siapa Zhi Long. Mengabdi dengannya sama seperti mengabdi dengan Tuan nya, jadi dia sudah membuat keputusan akhir nya.
"Baiklah, akan kucoba. Apa kau siap menjadi pelayan ku selamanya?". Tanya Zhi Long pada Garuda Sayap Hitam.
Garuda Sayap Hitam hanya menganggukkan kepalanya pertanda dia setuju, lalu Zhi Long memulai ritual tersebut.
Zhi Long mengaktifkan Mata Dimensi Kegelapan nya, seperti intruksi yang di berikan Senior Zuan. Dia harus menatap dalam pada Garuda Sayap Hitam sampai jiwanya terhubung dengannya, terlihat Mata kanan Zhi Long yang hitam pekat seutuhnya.
Mata itu seperti Kegelapan malam yang melanda segalanya tanpa pencahayaan sedikitpun, dia menatap tajam mata Garuda Sayap Hitam.
Roh Jiwa adalah Bola kecil yang merupakan inti dari Hewan Iblis, faktanya setiap Hewan yang akan melakukan kontrak jiwa seperti ini punya Roh Jiwa nya masing masing.
Roh Jiwa Garuda Sayap Hitam menuju ke arah Zhi Long dan menyatu dengannya, sekarang Garuda Sayap Hitam menjadi miliknya.
Mata kanan Zhi Long menjadi normal setelah dia melakukan itu, sekarang Zhi Long jadi dirinya seperti sebelumnya.
"Jadi kau masih di Pesawat Tengah Tingkat 5 yah, pantas saja kau tidak bisa bicara. Tapi kau mempunyai pikiran yang sama dengan manusia, kau sungguh hebat Garuda Sayap Hitam". Zhi Long berkata setelah dia bisa merasakan Tingkat Kultivasi milik Garuda Sayap Hitam, memang setelah melakukan kontrak jiwa sang pemilik bisa merasakan semua dari Hewan yang membuat kontrak jiwa dengan nya termasuk Tingkat Kultivasi nya.
Garuda Sayap Hitam hanya menganggukkan kepalanya, dia mengerti apa yang di katakan Zhi Long sebagai Tuan nya sekarang.
Dari fisiknya memang Garuda Sayap Hitam ini memiliki ukuran yang besar, dengan lebar 1,5 meter dan panjang 3,5 meter. Garuda itu terlihat sehat dan bugar, sangat cocok untuk Hewan tunggangan.
Senior Zuan memberi hadiah sebuah Hewan Iblis tunggangan untuk mengantarnya dengan cepat, sungguh Senior yang baik hati.
"Junior, setelah melakukan kontrak. Berilah dia nama, agar dia menghormatimu sebagai Tuan nya". Senior Zuan mengajukan pernyataannya agar Zhi Long memberi Garuda Sayap Hitam sebuah nama.
"Nama yah, sebenarnya aku tak hebat dalam memilih nama. Begini saja, karena kau berwarna hitam pekat seutuhnya. Bagaimana jika kuberi nama Si Hitam?". Zhi Long tidak jago memberi seseorang atau bahkan yang berhubungan dengannya sebuah nama, dia lemah dalam hal ini.
"Itu nama yang bagus, Tuan". Jawab Macan Taring Panjang pada Zhi Long, dia tau nama hewan Iblis yang pantas untuk setiap Iblis bawahannya.
Garuda Sayap Hitam juga melompat kegirangan, dia mengepakkan sayapnya yang hitam pekat dengan gembira, pertanda dia juga suka nama yang di berikan Zhi Long padanya.
__ADS_1
"Baiklah, tak ada waktu lama lagi. Hitam, bisakah kau dengan cepat melaju ke Perguruan Xinghou?". Zhi Long tak ingin basa basi lagi, dia bertanya pada Garuda Sayap Hitam yang bernama Si Hitam.
Si Hitam hanya memasang kuda kuda untuk siap berangkat, tandanya dia siap melaju dengan cepat ke arah Perguruan Xinghou.
"Senior Zuan, Senior Macan Taring Panjang dan para Iblis lainnya yang ada di sini, aku pamit undur diri untuk pulang ke Perguruan Xinghou. Jika ada kesempatan aku akan mengunjungi kalian, semoga kalian baik baik saja di sini". Zhi Long mulai mengatakan kata perpisahan pada yang lain nya.
"Nak, jagalah diri baik baik. Jangan bergerak maju sendirian, setidaknya kau harus di temani Shi Liang untuk ke mana mana". Jawab Senior Zuan dengan nada tak rela.
Shi Liang yang mendengar itu hanya menganggukkan kepalanya, dia sudah bertekad pada dirinya sendiri dan berjanji pada Senior Zuan untuk menjaga Zhi Long sampai nafas terakhir.
"Hitam, jagalah tuan baru mu. Kau tau apa yang harus di lakukan kan? Lindungi dia seperti kau melindungi Tuan, siapa pun yang menghalanginya harus kau singkirkan! Kau mengerti?". Macan Taring Panjang juga memberi pesan pada Si Hitam agar menjaga Zhi Long sepenuh hati dan sampai akhir hidupnya.
Si Hitam menganggukkan kepalanya, dia tau apa yang harus dia lakukan. Karena dia juga sebelumnya sangat setia dan berbakti pada Tuan nya, jadi sekarang dia juga harus seperti itu pada Tuan baru nya.
"Baiklah, semuanya selamat tinggal. Jaga diri kalian baik baik!". Zhi Long dan Shi Liang yang sudah duduk di punggung Si Hitam melambaikan tangannya pada Senior Zuan dan lainnya, lalu Si Hitam melaju ke bawah dengan kecepatan maksimalnya untuk bisa cepat sampai ke Perguruan Xinghou.
Setelah Si Hitam terbang menghilang di hadapan semua nya, Zuan berkata dengan nada serius.
"Baiklah semua belum berakhir di sini, Jiego siapkan prajurit kita untuk perang besar nanti. Mungkin mereka akan datang kemari mengunjungi kita, kita harus menyambutnya dengan baik". Zuan saat ini memiliki raut wajah yang serius sambil melihat arah Langit, dia tau Gunung Tinghua saat ini akan menjadi pusat pertarungan yang dahsyat nantinya.
"Baik Tuan, akan aku persiapkan semua prajurit terbaik. Jika mereka datang kemari". Kata Macan Taring Panjang yang ternyata namanya adalah Jiego, dia bawahan setia Zuan karena kejadian masa lalu yang menyelamatkan hidupnya dari kematian.
"Jiego, jika hidupku dalam bahaya nantinya. Bisakah kau menggantikan ku sebagai Penguasa Gunung Tinghua selanjutnya? Dan jika anak itu datang ke sini nantinya melihat kejadian yang akan datang menimpaku, halangi dia jangan sampai terlihat oleh mereka". Pertanyaan Zuan mengandung arti yang mendalam, dia mempunyai firasat buruk pada dirinya sendiri.
"Tuan, jangan bilang seperti itu. Pasukan kita juga sangat kuat, aku yakin kita pasti menang melawan mereka!". Jawab Jiego dengan menahan kesedihannya, dia tak mau melihat Zuan sang penolongnya mengalami tragedi yang membuat hidupnya terancam.
"Hahahaha... kau sangat tegang sekali Jiego, aku hanya bercanda". Zuan berkata dengan canda dan tawanya, namun di hatinya berkata lain.
"Tuan, bercanda mu tidak lucu saat ini. Jika itu beneran terjadi, apa yang harus ku lakukan?". Jiego memarahi Tuan nya, dengan raut wajah yang serius.
"Tenang saja Jiego, aku beneran bercanda tadi. Aku tak akan meninggalkanmu dan lainnya, kalian tak usah khawatir". Kata Zuan dengan santai, dia tau semua bawahannya sangat setia padanya.
"Baiklah kalau begitu Tuan, kami pamit undur diri untuk melanjutkan aktifitas kami lainnya". Jiego menjadi tenang mendengar jawaban yang memuaskan itu dari mulut Zuan.
Akhirnya Jiego kembali ke Hutan Iblis bersama hewan Iblis lainnya, mereka melanjutkan rutinitas sehari hari mereka dengan tenang dan damai.
Zuan yang sendirian juga mulai berjaga dengan tubuh 10 meternya yang menjulang ke atas hampir menyentuh langit, dia berdiri dengan tegak untuk berjaga di Puncak Gunung Tinghua.
~
Hari ini, Tanggal 30 Maret 2020 Author mengeluarkan 8 chapter agar genap 20 chapter. Kalian juga pasti penasaran, kalau begitu ikuti terus chapter berikutnya ya. Terima kasih sudah mendukung Author, hehe...🙂
~
**Nantikan Chapter berikutnya ya, jangan lupa Like setelah baca jika kamu suka dengan Novel ini. Dukung novel ini dengan klik tombol Love yang ada di bawah untuk jadikan novel ini favorit kamu, Dukungan Vote Koin atau Poin juga menjadi penyemangat Author untuk buat chapter yang lebih menarik lagi. Silahkan beri kritik saran dan komen di kolom komentar, itu bisa membuat Author ini lebih berkembang. Terima Kasih sudah mendukung Author, hehe....😁
__ADS_1