
Di Puncak Gunung Tinghua, Dalam Gua.
Di sana duduk seorang pemuda dengan wajah yang tampan, dia sedang berkultivasi sendiri dalam sepi, tak ada yang mengganggunya hanya di temani keheningan lilin di dalam Gua.
Pria tampan itu tidak lain adalah Zhi Long, dia sedang melakukan meditasi menyeluruh untuk berlatih Teknik Tongkat 9 Penghancur Dewa di dalam alam bawah sadar nya, di sana dia di temani 9 Qi Jiwanya yang lain.
Walau dia sudah merekam semua Teknik Tongkat yang di tunjukkan langsung oleh Senior Zuan, tapi dia masih saja tidak bisa mempraktekkan nya dengan baik.
"Haaaah... Susah sekali untuk berlatih Teknik Tongkat ini, padahal baru Teknik Pertama namun sudah susah". Zhi Long bersusah payah melatih dirinya agar menjadi lebih kuat.
Setelah dia dapat Teknik Tongkat 9 Penghancur Dewa dari Senior Zuan, dia langsung pergi ke Gua untuk melatih Teknik Tongkat itu.
Baru saja berlatih, dia sudah mengeluhkan banyak hal.
"Baiklah aku harus bersabar meski belum dapat sesuatu dari Teknik Pertama, aku bisa terus menerus melihat Qi Jiwaku yang mempraktekkan itu, jadi aku tak usah khawatir karena sudah merekamnya". Zhi Long melanjutkan latihannya, dia melihat Qi Jiwanya yang merupakan sosok Kera Salju.
Di hadapannya terlihat sosok Kera Salju yang tingginya 3 meter an, dia yang menyimpan rekaman Teknik Tongkat 9 Penghancur Dewa dari Senior Zuan.
Qi Jiwanya yang sesosok Kera Salju itu, bergerak dengan lincah dan cepat seperti Senior Zuan karena rekamannya, namun tak hanya bisa merekam saja. Zhi Long juga bisa melambat kan gerakan dari rekaman itu, seperti dia sedang mengedit sesuatu.
Sementara Zhi Long sedang melatih diri di dalam alam bawah sadar nya, Shi Liang datang menghadap Senior Zuan setelah Zhi Long keluar dari wilayah kekuasaan Zuan.
"Senior, Shi Liang di sini....". Shi Liang berbicara sambil menundukkan kepalanya, tanda dia menghormati Kera Salju itu sebagai Seniornya.
"Oh kau ke sini juga nak, barusan Zhi Long pergi ke Gua untuk melatih diri". Jawab Senior Zuan dengan kondisi masih menggunakan tubuh 2 meternya.
"Aku tadi melihatnya pergi, Senior...".
"Baik, kenapa kau datang kemari nak?". Tanya Senior Zuan.
"Aku datang untuk berterima kasih padamu Senior, telah memberi hadiah besar padaku seminggu yang lalu, sekarang aku telah setengah jalan dari Jurus Jalan Iblis itu". Jawab Shi Liang sambil menatap Senior Zuan dengan rasa terima kasih.
"Baguslah kalau kau sudah setengah jalan, kalau begitu tunjukkan padaku hasilnya". Kata Senior Zuan pada Shi Liang, untuk menunjukan hasil latihan nya.
"Baiklah Senior, aku akan menunjukannya. Harap senior koreksi jika ada kesalahan dari junior...". Setelah mengatakan itu, Shi Liang mempraktekkan jurusnya yang tidak lain itu adalah Jurus Jalan Iblis.
Shi Liang langsung mengeluarkan aura menekan darinya, terlihat dia memakai baju zirah berbentuk Logam Besi dengan warna hitam pekatnya, seperti dia menunjukkan kekuatan penuhnya sebelumnya pada Senior Zuan.
Namun kali ini beda, itu lebih terlihat seperti Iblis yang asli sedang menunjukkan kekuatan aslinya.
Shi Liang terus menerus menunjukkan kekuatannya, tubuhnya sudah tertutup Zirah Logam Besi Hitamnya itu menutupi dari leher sampai alas kaki, di belakangnya ada sayap yang membentang lebar dengan banyak paku duri yang siap di luncurkan untuk lawannya.
Dia masih kekurangan, karena dia belum membentuk topeng iblis dan tanduk iblis di kepalanya, itu hanya matanya yang berubah dari Merah pekat biasa jadi Merah Darah seutuhnya.
Akhirnya dia telah selesai menggunakan mode Iblis Sejati versinya sendiri, dia sangat kuat saat ini. Dalam mode ini, dia melintasi 3 tingkatan di atasnya dari Pesawat Tengah Tingkat 2 puncak menjadi Pesawat Tengah Tingkat 5 puncak juga, sungguh kekuatan yang absolut.
"Baru seminggu latihan kalian berdua sudah mengeluarkan hasil yang memuaskan seperti sekarang, sungguh berbakat kalian berdua". Senior Zuan memuji bakat Zhi Long dan Shi Liang yang baru seminggu, namun hasilnya di luar dugaannya.
"Senior terlalu memuji, junior ini masih banyak kekurangan. Mohon senior untuk mengoreksi junior yang kurang". Jawab Shi Liang dengan sopan santun pada Senior Zuan.
"Kau terlalu rendah hati nak, seharunya Iblis Sejati memiliki perasaan yang dingin namun kau sebaliknya, kau memang anak dari Shi Kong". Senior Zuan telah melakukan banyak perjalanan, jadi dia tau sifat asli Iblis Sejati pada umumnya.
__ADS_1
"Senior, Junior ini telah di didik ayah dengan baik dan sopan santun menyertainya. Jadi tidak ada perasaan dingin tentang itu, kebaikan selalu menjadi penyeimbang kejahatan, junior merasa harus lebih baik dari itu". Shi Liang tidak ingin terlihat jahat dengan menjadi pendiam tak banyak kata, jadi dia selalu berbicara untuk mengisi waktu luang.
"Baiklah, aku mengerti nak. Berkultivasilah untuk saat ini, dari yang kulihat sekarang kau sudah di Puncak Tingkat 2 dari Pesawat Tengah. Mungkin kau akan menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 3 jika kau berkultivasi selama beberapa hari, manfaatkan waktu itu untuk berlatih dan berkultivasi jadilah lebih kuat untuk melindungi Tuan mu". Jelas, Senior Zuan tau jika Shi Liang seminggu terakhir hanya berlatih diri tanpa berkultivasi, jadi Senior Zuan menyarankan nya untuk berkultivasi lalu berlatih itu akan menguatkan diri menjadi lebih baik.
"Baik Senior, aku akan berkultivasi dan menerobos ke Tingkat selanjutnya". Jawab Shi Liang.
Setelah itu, aura menakutkan darinya menghilang dan Qi Jiwa Iblis Sejati yang asli lenyap di depan mata, Shi Liang kembali ke dirinya yang normal.
"Kalau begitu, aku pamit undur diri senior...". Shi Liang berbalik dan melangkah pergi dari Senior Zuan.
Setelah Shi Liang berada di luar wilayah kekuasaan Zuan, Kera Salju itu menjadi besar dengan tinggi 10 meter lagi.
"Dasar anak anak berbakat, aku iri dengan kalian berdua yang memiliki anak berbakat". Gumam Zuan saat dia memandang ke depan, di mulutnya senyum tipis menghiasi wajahnya.
~
Di Kota Kongzu, Perguruan Xinghou.
Semenjak kejadian yang menghebohkan seluruh Perguruan, Qiao Ning melakukan latihan tertutup di dalam rumahnya.
Dia tidak mau kejadian seminggu lalu terulang lagi, dia ingin menjadi lebih kuat untuk membalas perbuatan Jin Xiuai pada Zan Lan.
Terlihat di dalam rumahnya, Qiao Ning yang sedang berkultivasi di selimuti oleh Api Burung Phoenix yang mengelilinginya.
Di dalam alam bawah sadar nya, dia melihat Burung Phoenix dengan ukuran besar. Itu adalah Qi Jiwa nya, di sana dia sedang meditasi menyeluruh untuk menerobos tingkat selanjutnya.
Sudah seminggu penuh dia berkultivasi namun baru setengah langkah dari jalan menerobos ke tingkat selanjutnya, terlihat dia sekarang berada di Pesawat Tengah Tingkat 1 menengah ingin menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 2.
Tak terasa sudah satu Minggu awal di bulan terakhir untuk Ujian Akhir Semester, banyak orang melakukan latihan tertutup untuk memfokuskan diri agar mereka jadi kuat. Mereka yang tertinggal juga melakukan itu, mereka tak ingin tinggal di Perguruan untuk waktu yang lama.
Yan Zao berlatih dengan Tetua Gu di tempat latihan milik Faksi Sekolah Petir, di sana dia di gembleng agar semakin kuat. Dia masih di Pesawat Tengah Tingkat 3 puncak, dia belum melakukan meditasi menyeluruh nya.
"Tetua, aku telah melakukan persiapan yang terbaik untuk Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou beberapa hari yang akan datang nanti". Yan Zao yang sudah melakukan sesi latihan nya yang berat, berjalan menuju Tetua Gu.
"Bagus nak, kau sekarang sudah menjadi semakin kuat. Lakukanlah latihan tertutup di rumah, agar kau bisa menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 4". Kata Tetua Gu pada Yan Zao.
"Baiklah tetua, sekarang aku akan pulang ke rumah dan melakukan latihan tertutup". Yan Zao yang sudah berlatih, berpamitan dengan Tetua Gu dan pulang untuk melakukan meditasi menyeluruh di rumahnya.
Di Faksi Sekolah Api, Jin Xiuai dan kedua pengawalnya sedang melakukan latihan tertutup juga.
Jin Xiuai ingin menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 3 dan kedua pengawalnya akan menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 2, mereka juga ingin lebih kuat agar bisa lulus Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou dan tidak tinggal kelas.
Di kediaman seorang Tetua, terlihat seorang gadis yang cantik dan anggun dia melebihi kecantikan Qiao Ning dan Wu Yue, namanya sudah melambung tinggi di seluruh Kota Kongzu ini.
Dia adalah anak dari Penguasa Kota Kota Kongzu, Zu Bing. Dia berlatih dengan Tetua Ye dari Perguruan Xinghou, dia sangat kuat dan hebat.
Zu Bing terlihat seperti seorang Dewi yang turun langsung dari kayangan, sungguh keindahan mata yang indah.
Setiap kali Zu Bing melintas di kerumunan, banyak sekali orang yang melihatnya. Meski hanya sekilas, namun bisa di lihat dia sangatlah mempesona.
Kecantikannya bisa di bilang seperti akan menghancurkan seluruh Kota jika ada yang merebutnya, sungguh keindahan yang tak terkira.
__ADS_1
"Guru, aku telah berlatih keras denganmu. Terima kasih atas bimbinganmu seluruhnya". Zu Bing mulai membuka suaranya, itu sangat indah di dengar.
Zu Bing sangat percaya diri untuk mengikuti Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou, karena dia sekarang berada di Pesawat Tengah Tingkat 4 puncak dia tak mengkhawatirkan siapapun yang akan menjadi lawannya nanti.
Usianya yang terbilang masih muda, dia menjadi bakat yang tak tertandingi di seluruh Kota Kongzu dan Perguruan Xinghou, usia nya sekarang berada di 14 tahun.
Bakatnya juga luar biasa, banyak bangsawan yang datang ke Kediaman Keluarga nya untuk mengajukan lamaran. Namun Penguasa Kota ingin menjodohkannya dengan Yan Zao, karena keluarga mereka sangat dekat.
"Baiklah, kau boleh pulang ke rumah untuk latihan tertutup juga sekarang. Karena kau sudah di Pesawat Tengah Tingkat 4 puncak, paling beberapa hari kau akan menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 5 awal". Tetua Ye berkata dengan pembawaan yang berwibawa.
Tetua Ye adalah orang yang bertemu dengan Iblis Kera Salju setinggi 10 meter yang tidak lain adalah Zuan di Puncak Gunung Tinghua, dia adalah Tetua yang sama saat merasakan getaran hebat di dalam Hutan Iblis Gunung Tinghua lalu.
Di Perguruan Xinghou posisinya sangat tinggi, kultivasinya berada tepat di bawah Kepala Sekolah.
Walau usianya beda jauh 20 tahun, tapi kekuatan nya jauh lebih hebat dari Kepala Sekolah.
Bisa di katakan jika mereka melakukan pertarungan, mungkin yang kuat adalah Kepala Sekolah namun Tetua Ye mempunyai banyak trik untuk mengalahkan Kepala Sekolah. Karena itu, tak ada tetua bahkan Kepala Sekolah pun yang berani membuat masalah dengan nya.
"Guru, aku pamit undur diri. Kita bertemu di Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou nanti ya, guru jangan lupa untuk hadir mendukungku!". Zu Bing mengatakan itu dengan senyum manisnya, dia selalu menuruti kata Gurunya.
Guru Ye hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pada Zu Bing, sungguh pemandangan yang menarik. Pantas saja dia di perebutkan banyak orang, kecantikannya bisa meruntuhkan sebuah Kota besar.
Setelah itu, Zu Bing keluar ruangan dan pulang ke rumahnya untuk melakukan meditasi menyeluruh.
Perguruan Xinghou menjadi sepi karena para murid banyak yang melakukan latihan tertutup, mereka tak ingin gagal dan tinggal kelas.
~
Di Puncak Gunung Tinghua.
Zhi Long dan Shi Liang masih berkultivasi, Zhi Long sedang mengamati gerakan Kera Salju yang merupakan Qi Jiwa nya di dalam alam bawah sadar nya, sementara Shi Liang memang sedang berkultivasi untuk menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 3.
Mereka tidak mengetahui bahwa beberapa hari lagi akan di adakan Ujian Akhir Semester Perguruan Xinghou di tahun ini, karena mereka siswa tahun ketiga jadi mereka wajib ikut dalam Ujian itu.
Di dalam Gua, Zhi Long masih bermeditasi dengan meditasi menyeluruh nya. Dia masih harus memahami Jurus Pertama dari Teknik Tongkat 9 Penghancur Dewa, itu masih setengah jalan dari keberhasilan.
Setelah 10 hari berlalu, Zhi Long terus mengamati dan memperhatikan jurus yang di praktekan Qi Jiwanya di hadapannya.
"Sudah 10 hari mungkin berlalu saat ini, aku harus mempercepat proses latihan ini. Karena tak ingin yang ada di Kota curiga padaku, ayah dan ibu juga pasti mengkhawatirkanku". Terlihat Zhi Long mulai gugup, karena sudah hampir dua setengah bulan dia ada di Gunung Tinghua.
Dia tidak tau ada kejadian apa di luar sana, bagaimana kondisi orang tuanya dan apakah ada yang merindukannya saat ini.
Akhirnya dia berlatih dengan serius agar bisa lebih kuat lagi, meski hanya Teknik Pertama saja namun dia sudah punya Dasarnya jadi tak masalah baginya.
Di sisi lain, Shi Liang juga hampir menerobos Tingkat selanjutnya. Mungkin beberapa sedikit dorongan lagi dia akan menerobos Tingkat, dia berpikiran untuk melanjutkan meditasi menyeluruh nya beberapa hari lagi untuk menerobos nya.
~
Berhasilkah Zhi Long memahami Teknik Pertama dari Teknik Tongkat 9 Penghancur Dewa? Dan akankah Shi Liang berhasil menerobos ke Pesawat Tengah Tingkat 3? Saksikan di Chapter selanjutnya, selamat membaca🙂
~
__ADS_1
**Nantikan Chapter berikutnya ya, jangan lupa Like setelah baca jika kamu suka dengan Novel ini. Dukung novel ini dengan klik tombol Love yang ada di bawah untuk jadikan novel ini favorit kamu, Dukungan Vote Koin atau Poin juga menjadi penyemangat Author untuk buat chapter yang lebih menarik lagi. Silahkan beri kritik saran dan komen di kolom komentar, itu bisa membuat Author ini lebih berkembang. Terima Kasih sudah mendukung Author, hehe....😁