Legenda Zhi Long

Legenda Zhi Long
5. Bola Kehancuran


__ADS_3

Di Kota Kongzu, Wilayah Timur Perguruan Xinghou, Rumah seorang Tetua.


"Duaaarrrr....". Terdengar suara ledakan dari arah Gunung Tinghua pada saat itu.


Suaranya sampai terdengar hingga ratusan kilometer di area dekat Gunung Tinghua, setelah itu terjadilah gempa bumi dan angin di sekitar berhembus kencang dari arah Gunung Tinghua.


Gempa bumi tersebut hanya bergetar satu kali, namun semua berguncang. Itu adalah gempa yang kuat di sertai angin yang kencang.


"Tetua, Gunung Tinghua bergetar kembali. Persis seperti 20 Tahun yang lalu, apakah Iblis Penguasa itu sedang bergerak?". Tanya seorang pria berusia 30 tahunan kepada sang Tetua di depannya.


Tetua tersebut sedang memainkan jenggot nya yang tidak terlalu panjang, dia sedang berdiri menghadap Gunung Tinghua di depannya.


"Aku tidak tau, selama ini tidak ada yang memasuki Gunung Tinghua selama 20 tahun, selain kita berdua". Jawab Tetua itu, dia terlihat berusia sekitar 40 Tahun. Namun masih memiliki paras yang tampan, dan seperti masih muda.


Tetua itu berdiri dengan tegak, seolah ada aura yang menakutkan dalam dirinya.


"Kalau begitu, apakah kita harus memeriksanya?". Tanya pria di hadapan Tetua itu.


"Tidak usah, kita tau bagaimana kekuatan Iblis Penguasa itu dulu. Dia sangat kuat, mungkin dia adalah Penguasa semua Iblis di Dunia ini. Kekuatan kita belumlah cukup untuk mengalahkannya, biarkan saja sesuka dia". Jawab Tetua itu dengan ekspresi tegang, mengingat 20 tahun lalu saat mereka bertemu Iblis Penguasa Gunung Tinghua.


Pria di hadapannya hanya mengangguk kan kepala pertanda dia juga tau tentang Iblis Penguasa itu, karena dia turut ikut dalam menelusuri Puncak Gunung Tinghua dengan Tetua di hadapannya sebelumnya.


Akhirnya pria yang di hadapan Tetua itu pergi dari tempatnya dengan cepat tanpa tanda kehadirannya, sang Tetua terlihat agak serius.


"Apa kau berulah lagi, Iblis Sialan? Kuharap kau bisa tenang di Gunung Tinghua, kau memang Iblis Terkuat Di Dunia!". Setelah mengatakan itu, Tetua masuk ke kediamannya.


Di sisi lain, wilayah Perguruan Xinghou, area tempat tinggal perempuan, rumah Qiao Ning.


"Duaaarrrr....".


Qiao Ning yang sedang membuka pintunya mendengar suara ledakan keras dari arah Gunung Tinghua, sontak dia langsung pergi ke gerbang depan rumahnya untuk melihat ke arah Gunung Tinghua.


"Apa yang terjadi? Itu bukan kamu kan, Zhi Long?". Air mata mulai menetes dari mata indah sang Dewi itu, dia tau bahwa Zhi Long dan Shi Liang ada di Gunung Tinghua namun dia tidak tau lokasinya dimana.


"Cepat lah kembali Zhi Long, aku khawatir telah terjadi sesuatu padamu". Qiao Ning masih mengkhawatirkan keselamatan Zhi Long.


Ledakan itu, memicu timbulnya rasa khawatir yang berlebihan pada diri Qiao Ning. Dia tidak tau kapan itu terjadi, namun perasaanya pada Zhi Long tidaklah sedingin tingkahnya pada pria tak tau malu itu.


"Aku akan selalu menunggumu kembali, Zhi Long". Qiao Ning memasuki rumah nya, karena ledakan hanya terjadi 1 kali dengan goncangan 1 kali dan itu di temani hembusan angin kencang, Qiao Ning masih sangat lelah karena habis berlatih tanding dengan sahabatnya Zan Lan.


~


Di Pedalaman Gunung Tinghua, Hutan Iblis, Di bawah persis Puncak Gunung Tinghua.


Zhi Long dan Shi Liang sedang menyantap daging Iblis Anjing Berkepala Tiga dengan nikmat, mereka tidak tau tentang di luar yang membicarakan mereka akibat ledakan itu.


"Bagaimana menurutmu, Shi Liang? Aku bisa memasak kan?". Tanya Zhi Long pada Shi Liang.


"Tak terlalu buruk, tapi masih di bawahku lah.. hahaha". Shi Liang menjawab dengan nada mengejek dan bercanda, dia tau bahwa masakan Zhi Long masih banyak kekurangan di banding dengan masakannya yang selalu enak ketika di makan.


"Kau...". Zhi Long memelototi Shi Liang dengan keras, dia sudah bersusah payah agar daging yang dia masak itu enak di makan. Namun jawaban Shi Liang membuatnya sedikit frustasi, 'Kenapa dia bilang begitu? Padahal masakanku sedikit enak walaupun tak sebanding dengan nya'. Batin Zhi Long.


"Makanlah dengan mulut mengunyah, jangan bicara terus nanti tersedak. Pfft". Jawab Shi Liang dengan mulut di tutupi tangannya, dia ketawa jahat di belakang tangannya.


Zhi Long pun hanya membuka tutup mulutnya karena dia belum pernah melihat Shi Liang yang seperti ini, biasanya dia selalu pendiam dan dingin. Ternyata dia punya sisi kelucuannya sendiri, Zhi Long pun hanya tersenyum melihat sahabatnya menertawakannya.


Daging Iblis Anjing Berkepala Tiga sangatlah bermanfaat bagi tubuh dan kultivasi, karena Iblis ini memiliki tiga elemen jadi orang yang memakan dagingnya akan merasakan tiga elemen ini.

__ADS_1


Yang merasakannya adalah Zhi Long, karena dia adalah Penyihir Campuran yang menguasai semua elemen. Shi Liang merasakannya juga, namun dia bukanlah penyihir elemen lengkap, jadi dia mengubahnya menjadi makanan bagi Qi Jiwanya.


Daging terakhir pun telah mereka makan, mereka tidak menyisakan sedikitpun. Sampai tulang tulangnya mereka makan, dengan alasan membentuk tulang mereka yang muda dan rapuh menjadi lebih kuat.


"Kau berkultivasilah dahulu Shi Liang, biar aku yang menjagamu di sini". Zhi Long berkata pada Shi Liang.


Mereka tau apa yang harus di lakukan setelah memakan Iblis yang kuat itu, yah.. tidak lain dan tidak bukan itu adalah berkultivasi. Mereka akan melakukan meditasi menyeluruh, agar manfaat daging dan tulang si Iblis di cerna dengan Qi Alam menjadi Tenaga Dalam yang nantinya akan meningkatkan Pesawat dan Tingkatan mereka.


"Baiklah aku akan berkultivasi dulu, kau berhati hatilah di sini masih area Hutan Iblis, siapa tau ada Iblis lainnya yang datang mengusik kita". Shi Liang bersiap siap untuk meditasi menyeluruh nya.


"Iya aku tau, kau tenang saja dan gausah banyak bicara aku tau apa yang harus kulakukan!". Jawab Zhi Long dengan nada keras, Shi Liang terlalu mengkhawatirkan nya.


Dengan itu, Shi Liang yakin akan Zhi Long yang menjaganya. Akhirnya dia melakukan Meditasi Menyeluruh nya, untuk menyerap khasiat daging dan tulang Iblis Anjing Berkepala Tiga.


Selama Shi Liang berkultivasi, Zhi Long selalu menjaganya setiap waktu. Dia akan mencari makanan dengan cara berburu, dan mencari air dengan menampung banyak air di sumber air dekat area aman nya menjaga Shi Liang.


Di dalam alam bawah sadar nya, Shi Liang menyerap daging itu dengan baik. Unsur elemen Api, angin dan logam milik Iblis Anjing Berkepala Tiga dia lebur menjadi tenaga dalam untuknya dan Qi Jiwanya.


Tak terasa seminggu telah berlalu Shi Liang berkultivasi dengan tenang dan di jaga Zhi Long yang mengawasinya selalu, akhirnya dia membuka matanya.


Setelah matanya terbuka, dia mengeluarkan aura hitam pekat yang menakutkan. Itu seperti Iblis Sejati yang sedang menatap dunia dengan mata merah Iblisnya, dia mengalami terobosan besar.


Sebelumnya dia ada di Pesawat Awal Tingkat 9, sekarang dia ada di Pesawat Tengah Tingkat 2. Dia mengalami dua terobosan, dia tidak kaget karena pernah mengalaminya sebelumnya jadi dia bersikap tenang dan biasa saja.


Di depannya, Zhi Long yang memperhatikan dengan mata terbelalak mulutnya membuka karena kaget. Shi Liang mengalami terobosan dua tingkat sekaligus, sungguh hebat dirinya menurut Zhi Long.


"Shi Liang hebat sekali kau, dalam sekali meditasi kau menerobos 2 tingkatan". Kata Zhi Long dengan ekspresi kagum.


"Karena Daging Iblis sangat bermanfaat dan berkhasiat tinggi, jadi memang sudah seharusnya begini". Jawab Shi Liang dengan santai.


"Baiklah, sekarang gantian kau yang berjaga dan aku akan berkultivasi". Zhi Long bersiap untuk meditasi menyeluruh nya.


Setelah Shi Liang berkata seperti itu, Zhi Long langsung menutup matanya dan berkultivasi dengan menyerap Qi Alam sekitar dan memasuki dunia dalam bawah alam sadarnya.


"Sudah lama sejak terakhir kali aku melihat hamparan luas ini". Gumam Zhi Long yang melihat Bumi dan Langit sebagai Qi Alamnya, di sertai dengan Bulan dan Matahari sebagai Qi Alam lainnya.


"Baiklah, tak perlu menunggu lama. Aku akan berkultivasi segera, dan menyusul Shi Liang yang sudah di Pesawat Tengah Tingkat 2". Secara langsung, Zhi Long berkultivasi di dunia alam bawah sadarnya.


Semua energi Qi Alam sekitar Bumi, Langit, Matahari dan Bulan di serap olehnya di sertai daging yang dia santap seminggu yang lalu.


Zhi Long terlihat seperti Dewa di dunia itu, dia di bungkus oleh Api, Logam, Angin dan Air di sekujur tubuhnya.


Matanya yang terpejam terlintas bayangan emas di sekitar dalam mata nya, dia memang seperti Dewa.


Zhi Long merasakan hangat dan dingin, dia juga merasakan energi Tenaga Dalam yang membara.


Di dunia luar, Shi Liang menjaga Zhi Long. Dia juga seperti Zhi Long seminggu yang lalu, makan dengan berburu mangsa dan minum dengan menampung sumber air di area aman nya menjaga Zhi Long.


Shi Liang yang sudah di Pesawat Tengah Tingkat 2 memiliki tubuh yang bertambah kuat dan besar, sekarang dia mungkin memiliki tinggi badan 170 cm.


Dengan memiliki tinggi badan seperti itu, dia akan di takuti oleh semua anak di kelasnya. Anak berusia 14 tahun, seharusnya masih memiliki tinggi badan sekitar 165 cm.


Seminggu telah berlalu Shi Liang terus memperhatikan Zhi Long dengan damai, dia menunggu Zhi Long membuka matanya.


Di dunia dalam alam bawah sadar, Zhi Long membuka matanya. Dia yang sebelumnya di selimuti Api, Logam, Air dan Angin, dalam seminggu terakhir berhasil menyerap nya semua.


Saat Zhi Long membuka matanya, terlihat ada kilatan emas yang ada di mata Zhi Long. Dia seperti Dewa yang sedang membuka mata, sangat menakjubkan.

__ADS_1


"Akhirnya aku menerobos ke tingkat yang baru, dari Pesawat Awal Tingkat 8 ke Pesawat Tengah Tingkat 1". Sama seperti Shi Liang, Zhi Long menerobos dua tingkatan di atasnya.


Sungguh dua anak yang berbakat.


"Hmm... mungkin aku sudah bisa mengeluarkan banyak Tenaga Dalam sekarang, aku akan coba di sini dulu". Zhi Long enggan untuk membuka matanya di dunia luar, dia ingin menjajal kekuatan barunya dengan Tenaga Dalam yang maksimalnya.


Karena dunia Alam bawah sadar Zhi Long sangat luas, dunia luar tidak akan tau apa yang terjadi di dalamnya, Shi Liang juga melihat Zhi Long seperti bermeditasi biasa tidak seperti mengeluarkan Tenaga Dalam.


Zhi Long yang terbang di alam bawah sadarnya mengeluarkan semua jurus andalannya, itu seperti Bola Kombinasi milik Iblis Anjing Berkepala Tiga sebelumnya.


Namun Bola Kombinasi milik Zhi Long sangat kuat, itu memiliki Tenaga Dalam elemen Api dan Angin saja yang mendukung nya.


Zhi Long tau bahwa elemen air tidak bermanfaat saat di jadikan sebagai penyerang, elemen air sangat cocok hanya sebagai perlindungan.


Elemen Logam milik Zhi Long juga sama sebagai perlindungan untuk Zhi Long, jadi dia memiliki dua elemen penyerang dan dua elemen pelindung.


Bola Kombinasi milik Zhi Long di buat dengan secepat kilat, karena dia tak ingin musuhnya menyerang saat dia sedang membuat Bola Kombinasi menjadi sempurna.


Hanya sepuluh detik saja Bola Kombinasi sudah jadi, itu terlihat seperti api dan angin menjadi satu yang menciptakan sebuah embusan angin di sertai hawa panas yang sangat terik, jika ada seseorang di sebelahnya pasti akan merasakan efeknya juga.


Bola Kombinasi itu sangat kuat, meski di ciptakan dalam 10 detik, namun Zhi Long masih belum puas.


Zhi Long melemparkan Bola Kombinasi itu ke bawah, yaitu menuju ke Qi Jiwa Bumi nya yang terlihat bulat besar sekali seperti Bumi asli.


"Duuuaaaaaarrrrr.........". Ledakan berbunyi sangat keras dan lebih dahsyat daripada saat dia melawan Iblis Anjing Berkepala Tiga sebelumnya.


Dengan Bola Kombinasi nya yang berukuran lebih besar dari Bola Kombinasi Iblis Anjing Berkepala Tiga, Bola Kombinasi Zhi Long menciptakan sebuah lubang kecil di sisi Bumi yang terkena ledakan.


Sebelumnya Bola Kombinasi yang di ciptakan Iblis Anjing Berkepala Tiga hanya sekitar setengah meter dan itu belum sempurna, sedangkan punya Zhi Long sudah di sempurnakan dengan bulatan sampai Tiga Meter yang menciptakan dampak ledakan yang sangat besar.


"Wah wah, sepertinya sangat berbahaya jika ku gunakan di dunia nyata. Sebaiknya aku menyimpan Jurus Andalanku ini, akan ku gunakan saat di keadaan genting saja". Zhi Long mempunyai tekad yang kuat soal kekuatannya, dia harus menyembunyikan Jurus Andalan nya ini agar tidak membahayakan orang sekitar.


Lubang kecil yang terbuka bolong itu, menutup dengan sendirinya. Karena Qi Jiwa Zhi Long Bumi dan Langit jadi itu seperti sebuah keseimbangan, satu nya terluka yang lain akan membantu.


Qi Jiwa Bumi Zhi Long sudah pulih seutuhnya, Zhi Long pun kembali ke dunia nyata di luar sana.


Sebelum kembali, Zhi Long sempat berfikir untuk memberi nama Bola Kombinasi nya itu. Dia memberi nama 'Bola Kehancuran', karena dalam sekali serang mungkin musuh nya bisa lenyap bersama tanah yang dia pijak.


Di dunia luar, Shi Liang memperhatikan Zhi Long terus, karena sudah 2 hari sejak Minggu lalu dia belum sadar.


Zhi Long membuka matanya, dia melihat Shi Liang di depannya dengan ekspresi khawatirnya.


"Akhirnya kau bangun juga Zhi Long, aku sudah khawatir kau kenapa napa saat di dalam alam bawah sadar bersama Qi Jiwamu". Shi Liang nampak khawatir.


"Tenanglah, tak ada yang terjadi dengan ku. Lihat, buktinya aku baik baik saja kan?". Jawab Zhi Long dengan santai, dia tau kekhawatiran Shi Liang.


"Untung kau tak apa, bagaimana selanjutnya ini? Kita lanjut ke puncak, atau pulang? Sudah sebulan lebih kita di luar jangkauan Perguruan". Shi Liang yang mulai khawatir tentang orang orang yang mencarinya di Perguruan Xinghou.


"Karena kita sudah ada di sini, kita lanjutkan saja. Lagian kita juga tidak terkenal di Perguruan Xinghou, siapa yang capek capek memikirkan kita?". Jawab Zhi Long percaya diri karena memang menurutnya tidak ada yang mengkhawatirkan nya dari dulu.


"Baiklah kalau itu pilihanmu, aku akan menurut". Jawab Shi Liang.


"Ayo kita lanjutkan ke puncak Gunung Tinghua!!".


Zhi Long dan Shi Liang pun melanjutkan perjalanan yang penuh tantangan ini, mereka seperti sahabat yang mengarungi dunia walau di Kota nya sendiri.


Tanpa mereka sadari ada orang yang mengkhawatirkan mereka di Perguruan Xinghou, Zhi Long mungkin tak percaya itu. Tapi memang fakta bahwa ada yang merindukannya yaitu Dewi Qiao Ning yang di puja banyak orang, dia telah merindukan seseorang yang tak tau malu seperti Zhi Long.

__ADS_1


~


****Nantikan Chapter berikutnya ya, jangan lupa Like setelah baca jika kamu suka dengan Novel ini. Dukung novel ini dengan klik tombol Love yang ada di bawah untuk jadikan novel ini favorit kamu, Dukungan Vote Koin atau Poin juga menjadi penyemangat Author untuk buat chapter yang lebih menarik lagi. Silahkan beri kritik saran dan komen di kolom komentar, itu bisa membuat Author ini lebih berkembang. Terima Kasih sudah mendukung Author, hehe....😁.


__ADS_2