
Saat ditengah lautan, Zion dan Judas saling mengobrol satu sama lain membicarakan tentang lama perjalanan yang akan mereka tempuh ke pulau Hebrion. Judas menjelaskan bahwa perjalanan akan membutuhkan waktu setidaknya 1 bulan. Untungnya sebelum kepergian mereka, Rachel dibantu anggota guild yang lain telah menyiapkan persediaan yang cukup untuk perjalanan mereka.
Minggu ketiga perjalanan. Terlihat Zion dan yang lain tengah asik dengan kesibukan mereka masing-masing. Di dek kapal, Rachel duduk dengan tatapan fokus memandangi sesuatu didepannya, tak jauh darinya ada Reynard dan Zion tengah sibuk berkutat dengan alat pancing mereka, Di ruang perawatan, Judas sedang mengurusi Alice, lalu Kale nampak santai sembari meminum kopi di ruang kendali kapal.
"Zion, Reynard coba kemari!" Rachel memanggil dari tempat duduknya.
"Ada apa?" Zion menghampiri
"Coba munculkan jendela status kalian sekarang, dan izinkan otoritas tim" pinta Rachel
"Hah oto apa?" Zion kebingungan
"Biar ku bimbing" Rachel membimbing mereka dengan perlahan di ikuti oleh Zion dan Reynard yang saat ini mengatur otoritas tim, agar anggota tim dapat saling melihat status mereka masing-masing.
~Personal status~
Name: Zion Alvazio
Level: 41
Role: Unclassified
Title: None
Rank: None
Talent: 1. Light | 2. unawakened
Hp: 3900/3900
Mana: 1400 (+120)/1400
Stamina: 1200/1200
Str: 60
Def: 40
Dex: 75
Agi: 90
Int: 95
Lck: 32
Undistributed point: 20
"Luck mu payah" ejek Reynard
"Brengsek. coba ku liat stats mu!" Zion mengecek personal status milik Reynard
~Personal Status~
Name: Reynard Alvazio
Level: 55
Role: Unclassified
Title: None
Rank: None
Talent: 1. Nature, Passive: Blast | 2. Unawakened
Hp: 5500/5500
Mana: 2100/2100
Stamina: 900/900
Str: 80
Def: 40
Dex: 85
Agi: 55
__ADS_1
Int: 110
Lck: 10
Undistributed point: 10
"HAHAHAHA, liat stat luck mu sangat ampas" Zion tertawa nyaring
"Sialann!" Reynard mencoba meraih rambut Zion.
"Tapi kok level dan kebanyakan stats lainnya lebih tinggi ya, ini jelas ada kesalahan pada sistem yang dibuat oleh Hilda!" Zion tak terima
“Itu tidak mungkin, sistem yang kita gunakan sekarang adalah sistem terintegritas yang dibuat khusus oleh badan penelitian nasional, sistem ini juga merupakan sistem eksklusif yang hanya diberikan kepada hunter-hunter kelas atas yang bernaung di guild dengan urutan 10 besar di negara” Rachel seketika menepis perkataan Zion.
“Kalau memang se-istimewa itu, kenapa bisa Hilda memberikan kita pil itu?” Zion bertanya-tanya
“Kau tau seberapa menakjubkannya Hilda kan. Aku yakin dia mendapatkan formulasi pil yang kita minum sebelumnya itu dari seseorang yang ia kenal di badan penelitian negara” Jelas Rachel
"Tetap saja aku tidak menerima ini!" Zion mengamuk seperti anak kecil.
“Apasih bodoh, memang sudah seharusnya kakak itu lebih kuat dari pada adiknya kan?” Reynard tersenyum sinis seakan memanas-manasi Zion
“Azjhwjehdhfj” Zion mengomel tak jelas
“Mulutmu ini ribut sekali ya!” Rachel menarik bibir Zion dengan tangannya.
“mmmmm” Zion masih terus bergumam walaupun bibirnya sudah ditutup rapat oleh Rachel
“Tidak ada habisnya meladeni idiot itu, lebih baik sekarang kita lihat status mu Rachel” Reynard kemudian melihat personal status Rachel.
~Personal Status~
Name: Rachel Marquiz
Level: 102
Role: Unclassified
Title: None
Rank: None
Status: Normal
Hp: 12000/12000
Mana: 8000/8000
Stamina: 5000/5000
Str: 225
Def: 185
Dex:170
Agi: 210
Int: 300
Lck: 15
Undistributed point: 0
"...." Zion dan Reynard diam membisu. Mereka berdua saling memandang dengan wajah ketakutan
"Ada apa?" Rachel terlihat heran
"Ah tidak apa-apa, apa kau ingin minum sesuatu?" Ucap Zion menawarkan.
"Aku akan ambilkan kau makanan ringan oke?" Reynard berlari menuju ke ruang penyimpanan
"Tunggu aku sialan!" Zion mengejar dibelakangnya
"??" Rachel sangat kebingungan dengan perubahan sikap mereka yang tiba-tiba itu.
***
"Pantas saja dia sangat mengerikan, entah berapa banyak monster dan manusia yang telah ia habisi" Reynard berbisik ke Zion sembari mencari sebuah cemilan di ruang penyimpanan.
"Kita harus menjadi anak baik disekitarnya" Zion balik berbisik dengan tangannya yang juga sedang sibuk mencari minuman.
__ADS_1
"Hanya dengan membayangkan dipukul olehnya saja sudah membuatku merinding" Wajah Reynard memucat.
"Dipukulnya mungkin akan terasa seperti di hajar oleh monster kelas tinggi" Dibayangan Zion dan Reynard terlihat Rachel raksasa dengan 2 tanduk merahnya sedang mengamuk menghancurkan kota Arcantis. Tentu itu hanyalah imajinasi hiperbola yang dibuat-buat.
"Aku bisa mendengarnya loh..." Bisik Rachel dari balik pintu gudang penyimpanan.
"Kyaaa!" Zion dan Reynard berteriak ketakutan.
***
Pada dasarnya seorang hunter dapat menaikan levelnya dengan 2 metode, yang pertama, berburu monster didalam ataupun diluar dungeon, lalu yang kedua ialah menghabisi manusia jahat yang levelnya hampir setara dengan monster dungeon. Diantara kedua metode, cara terbaik untuk menaikan level adalah dengan berburu monster dungeon, karena cenderung exp yang diberikan lebih banyak ketimbang menghabisi manusia jahat.
Statistik dasar seorang hunter adalah Strength (Str) ialah point yang mempengaruhi tingkat kekuatan fisik dan stamina seorang hunter dalam suatu pertempuran.
Defense (Def) merupakan daya ketahanan tubuh dalam menahan serangan baik fisik maupun magic.
Dexterity (Dex) adalah ketepatan dan kefokusan hunter dalam mengenai suatu target agar menciptakan serangan critical.
Agility (Agi) adalah tingkat kelincahan dan kecepatan seorang hunter dalam bergerak dan menghindar.
Intellegent (Int) yaitu tingkat pengetahuan dan kecepatan seseorang dalam merapal suatu sihir yang mana wajib dimiliki oleh seorang hunter bertipe magic, intellegent juga berpengaruh dengan jumlah mana seorang hunter.
yang terakhir adalah Luck (Lck) tingkat keberuntungan seorang hunter yang berkaitan dengan segala sesuatu yang membutuhkan hoki tinggi.
Lalu ada undistributed point, adalah point khusus yang didapatkan seorang hunter setelah membunuh boss dungeon. Membunuh boss dungeon tingkatan apapun akan mendapatkan 1-5 point status, banyak tidaknya jumlah point bergantung pada stats luck seseorang.
Selain itu juga ada Random stat poin, yaitu stat point yang didapatkan setiap bertambahnya level, point tersebut biasanya akan di distribusikan secara acak ke Str, Def, Dex, Agi, Int dan Lck.
Strength (Str), Deffense (Def), Dexterity (Dex), Agility (Agi) dan Intellegent (Int) juga dapat ditingkatkan dengan latihan khusus yang sesuai, sedangkan Luck (Lck) hanya bisa ditingkatkan dengan menaikkan level atau menaruh undistributed point ke dalamnya. Item drop juga dapat membantu menaikan point statistik seseorang.
****
Sebulan penuh yang panjang akhirnya berakhir, mereka saat ini telah sampai di pulau Hebrion. Pulau kecil di ujung timur benua Impish, ukurannya 2 kali lebih kecil dari ukuran pulau Xoil. Zion dan yang lain, kecuali Kale, kini berada di pesisir pantai pulau tersebut.
"Apa tidak apa-apa meninggalkan Kale sendirian di kapal?" Zion melihat kearah kapal.
"Yah tidak masalah, dengan dia di kapal akan membantu kita melarikan diri kalau semisal terjadi apa-apa di pulau ini" Jelas Rachel
“Aku akan memandu jalan untuk menuju rumah priestess” Judas memimpin jalan didepan Zion dan yang lain.
Selama perjalanan, mereka disuguhi oleh rimbunan pepohonan dan suara burung serta serangga yang saling beradu memecah keheningan hutan di pulau itu. Tak jarang juga mereka mendapati beberapa reptil dan kumbang yang tersebar di sepanjang hutan.
"Seberapa jauh lagi untuk sampai ke tempat tinggal priestess itu Judas?" Ucap Reynard yang berjalan di barisan paling belakang mengendong Alice di tangannya.
"Sebentar lagi kita sampai" Judas menjawab dengan terus berjalan. Beberapa saat kemudian mereka pun sampai didepan sebuah gubuk kayu yang nampak tak terurus. Sepertinya tempat itu adalah rumah dari sang priestess yang dimaksud oleh Judas.
"Ini dia tempatnya" Ucap Judas.
“Hufft, akhirnya…” Zion menghela nafasnya sembari duduk diatas sebuah tumpukan kayu didepan gubuk itu.
"Bibi Rosalyn, ini aku Judas!" Panggil Judas dari luar
"Bibi?!" Zion dan yang lain saling berpandang
"Keponakanku Judas!!" Seseorang dengan histeris keluar dari dalam gubuk itu. Wanita cantik rupawan berambut coklat hazel dengan mata biru yang berbinar itu dengan gemasnya memeluk Judas, dari wajahnya nampak sekali kalau dia seumuran dengan Rachel. Namanya adalah Rosalyn, seorang priestess yang kemungkinan besar akan menyelamatkan Alice nantinya.
Ia mempersilahkan mereka untuk masuk kedalam rumahnya. Saat didalam rumahnya, Judas menjelaskan segala hal yang telah terjadi, mulai dari kejadian di pulau Xoil sampai alasan dia datang kesini.
"......" angguk pelan Rosalyn mencoba memahami segala yang terjadi
"Jadi bisakah kau mengobati Alice?" Tanya Zion penuh harap
"Sebelumnya aku minta maaf karena akan mengecewakan kalian, sayangnya aku yang sekarang tak akan sanggup mengobati penyakitnya itu. penyakit setingkat itu membutuhkan seorang priest atau priestess tingkat tinggi lanjutan yang sering disebut dengan sebutan angelion bishop. tetapi sudah ribuan tahun dari sedikitnya priest dan priestess yang ada, tidak ada satupun priest atau priestess yang bisa mencapai tingkatan tersebut" Jelas Rosalyn dengan penuh sesal.
"Lalu untuk apa kita jauh-jauh kemari!?" Zion berdiri dari tempat duduknya
"Judas, brengsek kau, kau menipu kami semua!" Zion terlihat sangat kacau, ia tak mampu membendung amarahnya lagi, ia menarik kerah Judas dan hampir memukulnya namun ditahan oleh Rachel.
*Duarrr….!!
Ditengah-tengah keributan itu tiba-tiba entah darimana muncul serangan besar yang meledakan rumah Rosalyn.
[Biodata karakter]
Nama: Rosalyn Sergio
Umur: 21 Tahun
Tanggal lahir: 24 September
Zodiac: Libra
Tinggi badan: 175
__ADS_1
Berat badan: 61
Hobi: Berkebun