Legendaria

Legendaria
Chapter 19 - Monster level S


__ADS_3

“Argghhh!” Rachel menjerit kesakitan, racun dari taring ular Yacaruna terlihat menyebar di sebagian tubuh Rachel. Tetapi efek buff Rosalyn dari pertarungan sebelumnya berhasil menyembuhkan luka dan menetralisir racun akibat gigitan itu.


“hmmm...” Yacuruna makin geram, ia menyuruh buaya yang ia tunggangi mengibaskan ekornya kearah Rosalyn, Rosalyn terpental jauh hingga menghancurkan dinding dibelakangnya


“Ughh” Darah segar keluar dari mulut Rosalyn, efek spesial item miliknya aktif, disekitar tubuhnya muncul pelindung transparant keemasan.


“Satu serangannya itu berhasil menguras 80% hp ku?” Mental dan fisik Rosalyn terguncang, ia terkulai lemas pandangannya mulai memudar, darah segar bercucuran dari kepalanya.


Disisi lain Rachel masih mencoba untuk melepaskan lilitan ular itu, kini ular itu kembali mengigit tubuh Rachel, Rachel tergigit untuk kedua kalinya, racun ular itu kembali menyebar disebagian tubuhnya, Rachel berteriak kesakitan, setelah itu ular itu melepaskan lilitannya dan kembali mengecil kemudian melingkar di leher Yacuruna lagi.


~Efek Buff terhentikan sementara karena anda terlalu jauh dari pemberi buff~


“Bagaimana, aku beri kalian satu kesempatan terakhir untuk menerima penawaranku yang sebelumnya” Yacuruna kembali tersenyum


“Lebih baik aku mati sialan!” Ucap Rachel sembari menahan sakit ditubuhnya. Racun ular tadi terlihat semakin menyebar, urat-urat Rachel terlihat membengkak


“Water blow ” Yacuruna memerintahkan buayanya untuk mengeluarkan air dari mulutnya dan menembakannya ke arah Rachel, serangan itu dengan telak mengenai tubuh Rachel hingga ia terpental menghantam dinding


“water bubble blast!” Yacuruna menciptakan ribuan gelembung air disekitar Rachel dan meledakkannya secara bersamaan.


*Bummm...!!


“Argghh!” Rachel berteriak kesakitan, Yacuruna dengan membabi buta menyerang Rachel, serangan demi serangan ia lontarkan kearahnya.  Serangan itu ia tutup dengan menyuruh buayanya untuk menerkam dan menelan Rachel bulat-bulat. Rachel yang lemas akibat racun ular tadi tak bisa berbuat apa-apa selain pasrah.


“I-inikah akhirku... Aku akan segera bergabung denganmu...”


“Einar...” Rachel meracau, gigi buaya raksasa itu perlahan menembus kulit pahanya.


“Extramus Enhancement....” Lirih Rosalyn sembari merangkak perlahan kembali mendekat kearah Rachel.


*Whooshh...!!


Ledakan aura tercipta dari tubuh Rachel. Hal itu membuatnya berhasil lepas dari gigitan sang buaya. Karena Rosalyn kembali berada di radius buff, efek buff kembali seperti sedia kala, luka disekujur tubuh Rachel berangsur membaik, juga racun akibat ular Yacuruna tadi perlahan ternetralkan. Buff yang Rosalyn berikan tadi ternyata menguras seluruh divine energynya, saat ini ia dalam kondisi paralyzed, tubuhnya tak bisa digerakkan dan mentalnya menurun ke kondisi terendah untuk beberapa menit kedepan.


~Anda menerima buff Extramus enhancement~


Seluruh efek buff dan status anda kini naik 5x lipat


Durasi buff 5 menit


“Terimakasih Rosalyn..” Kondisi Rachel perlahan membaik

__ADS_1


“Yuna, membesarlah!” Yacuruna terlihat gelisah, ia memerintahan ular di lehernya untuk menyerang Rosalyn yang tak bisa bergerak, namun belum sempat ular itu melesat, Rachel menciptakan ratusan tombak air yang melesat dan menghujam ular Yacuruna hingga tewas.


“Yuna!!” Erang Yacuruna


“One thousand water spears!” Rachel menciptakan air berbentuk tombak dalam jumlah besar.


Ia kemudian menembakkan tombaknya satu persatu kearah Yacuruna, tak sampai disitu dengan bantuan tekanan air, Rachel melesat kearah Yacuruna, ia mencoba untuk melayangkan pukulannya ke wajah Yacuruna, Yacuruna menghindari serangan itu.


Kemudian Rachel mengerakkan salah satu tombak airnya lagi, kali ini Yacuruna tak dapat menghindari serangan itu, tombak air Rachel dengan telak mengenai kepala Yacuruna, sayangnya Yacuruna masih tetap bertahan dan balik menendang Rachel, Rachel dengan cepat menghindar dan melemparkan semua  tombak airnya. Yacuruna berhasil menghindari serangan itu dengan berlindung dibalik tubuh buayanya.


*Ctasss...!!


 Serangan Rachel tadi hanya memberikan goresan kecil pada tubuh sang buaya.


“Bahkan dengan buff dari Rosalyn, aku masih belum bisa menyeimbanginya?!” Rachel terheran-heran.


“Runa libas dia!” Buaya itu mengibaskan ekornya kearah Rachel, dengan cepat Rachel melompat menghindari serangan itu. Di udara dia berputar dan melemparkan air berbentuk lengkungan dari kakinya kearah Yacuruna.


“Water cutter!” air berbentuk lengkungan tadi melesat kearah sang buaya, Serangan itu lagi-lagi hanya menciptakan goresan di kulit sang buaya.


“Sebenarnya seberapa kuat kulitnya itu” Guman Rachel didalam hati, ia kembali bersiaga akan serangan selanjutnya.


“Water Wall!” Rachel menciptakan  dinding air untuk menghalangi serangan tersebut, namun hal tersebut sia-sia karena jarum-jarum Yacuruna berhasil menembusnya dan melukai tubuh Rachel, tetapi berkat buff milik Rosalyn sebelumnya, luka di tubuh Rachel seketika tersembuhkan.


“Andai aku bisa mengganti elementku” Eluh Rachel seraya menahan sakit akibat serangan Yacuruna.


“Sedang melamunkan apa kau!” buaya Yacuruna menerjang Rachel dari atas, dengan bantuan tekanan air, Rachel berhasil menghindari serangan itu.


“Jika aku tidak bisa menghancurkan tubuhnya dari luar, maka aku akan menghancurkannya dari dalam!” Rachel menciptakan ribuan bola air disekitar buaya Yacuruna, bola-bola air itu tanpa sengaja terhirup oleh sang buaya, Yacuruna melompat dari atas kepala sang buaya mencoba menjauh dari bola-bola air itu.


“Water Art, heart burst!” Seketika jantung buaya tadi meledak, kini 2 hewan yang menyusahkan telah binasa, saat ini hanya Yacuruna lah musuh satu-satunya diruangan itu.


“Beraninya kau manusia!” Yacuruna geram, bangkai ular dan buayanya tadi ia sedot habis kedalam mulutnya. Setelahnya, aura pekat berwarna hijau keluar dari tubuhnya, kini ia telah menggabungkan tubuhnya dengan buaya dan ularnya. Ularnya ia jadikan sebuah tongkat dan buayanya ia jadikan sebagai sebuah armor. Ia kemudian melesat kearah Rachel dan menghantamkan tongkatnya ke kepala Rachel.


“Ugh” Rachel terpental, pipi kanannya terkena pukulan tongkat tersebut.


“Belum selesai!” Yacuruna mengubah tongkatnya tadi menjadi seperti tali yang melilit kaki Rachel, ia kemudian menarik Rachel kearahnya dan meninju wajah Rachel


“Water transformation!” Rachel mengubah tubuhnya menjadi air, membuat pukulan Yacuruna sia-sia


“Water explosion!” Seru Yacuruna

__ADS_1


 


“Itu spell element air tingkat tinggi!” Rachel tertegun, tiba-tiba air disekelilingnya menekan tubuhnya sampai ia tidak bisa bergerak.


*Duarrr....!!!


Air tersebut meledak dan ledakannya menghancurkan setengah bagian dari kastil.


“Hufft huftt” Rachel mengatur nafasnya. Didetik-detik terakhir ledakan tadi, Rachel sempat mengubah tubuhnya menjadi air dan berhasil menghindari serangan itu. Kendati demikian, ledakan air tadi tetap berhasil melukainya dan menghancurkan pakaian yang sebelumnya ia kenakan. Saat ini tidak ada sehelai benang pun yang tersisa ditubuhnya.


“B-bagaimana mungkin!” Yacuruna terbelalak


“Kini giliranku!” Raut wajah Rachel terlihat sangat marah


“Water vortex!” Rachel menciptakan pusaran air yang begitu kuat, pusaran itu begitu besar sampai-sampai dapat terlihat dari atas permukaan danau, Yacuruna sampai terombang-ambing akibat pusaran air milik Rachel itu.


“Bagaimana bisa manusia rendahan sepertinya bisa mengendalikan air dalam jumlah sebesar ini” Yacaruna sebisa mungkin mengendalikan tubuhnya agar tidak terbawa arus pusaran air itu, tetapi tidak berhasil.


“Water compression...”Rachel membuat air disekelilingnya menyerap kedalam tubuh Yacuruna, air danau perlahan nampak surut, berkubik-kubik air masuk kedalam tubuh Yacuruna. Saat ini tubuh Yacuruna mengembang layaknya sebuah balon yang siap meletus kapan saja.


“Khau avakan thuvu ku shalan! (Kau apakan tubuhku sialan!)” Kata Yacuruna tidak jelas


“Devastation!” Seru Rachel


*Bummm!!!


Tubuh Yacuruna meledak dengan dahsyat, Judas yang menyadari ada getaran dari arah danau, berlari keluar melihat danau, air danau naik dan menciptakan gelombang yang cukup tinggi, air itu bergerak dengan cepat kearah Villa.


“Water neutralizer!” Rachel yang menyadari akan hal tersebut segera menetralkan air disekitarnya, namun air tidak sepenuhnya ternetralkan, gelombang air tetap terjadi namun ukurannya menyusut.


Villa paman Rosalyn terguncang terkena gelombang itu, akan tetapi pilar penyangga rumah masih bisa bisa menahan gelombang tersebut, sehingga villa tersebut dapat berdiri kokoh, sedangkan Judas, tubuhnya basah kuyup terkena percikan gelombang air yang menghantam villa tersebut.


“Rosalyn, kita berhasil!” Rachel mencoba memapah Rosalyn dengan perlahan


“B-benarkah?” Rosalyn mencoba mengumpulkan kekuatannya dan menetralkan kondisi mentalnya.


“Aku mendapatkan ini setelah mengalahkannya!” Rachel mengeluarkan sebuah kunci berwarna hijau


 


 

__ADS_1


__ADS_2