
Di tempat Zion saat ini.
“Brengsek, beraninya kau!” Zion melesat kearah Aquilo. Ia mencoba memukul wajah Aquilo dengan tangannya yang telah ia lapisi dengan cahaya putih.
“Dari sekian banyak orang yang menyerang markas, kenapa aku diperintahkan untuk melawan orang bodoh sepertimu sih?” Aquilo sedikit mengerakan tubuhnya menghindari serangan Zion. Lalu pedang ditangannya itu ia tusukan kearah leher Zion.
“!?” Zion reflek melengkungkan pinggangnya kebelakang kemudian bersalto belakang untuk menghindari serangan itu.
“Boleh juga. tapi apa kau bisa menghindari ini!” Aquilo melemparkan shuriken kearah Zion. Dengan cepat Zion mengelak dan membuat shuriken itu luput darinya.
“Die in sleep..” Aquilo tiba-tiba muncul dari atas Zion dan mengayunkan pedangnya itu kearah leher Zion.
*Zapp!
Zion menghilang dari pandangannya Aquilo.
“......” Zion kini berada cukup Jauh dari Aquilo
“Sun gattling gun!” Rentetan cahaya melesat dari jari jemari Zion kearah Aquilo.
*Cting!
Aquilo mencoba menangkis peluru-peluru cahaya itu namun gagal. Tubuhnya terluka terkena serangan itu. Ia saat ini nampak meringis menahan sakit disekujur tubuhnya.
“Ternyata hanya segitu?” Zion meledeknya.
“Aku tidak diberitahu apapun bahwa b4jingan satu ini bisa menggunakan serangan jarak jauh, kupikir dia magical hunter tipe petarung jarak dekat” Gumam Aquilo
“Kenapa kau kaget seperti itu?” Zion tiba-tiba muncul dihadapan Aquilo dengan salah satu lututnya yang ia tonjolkan kearah wajah Aquilo.
*Buack!
Lutut Zion tadi menghantam keras wajah Aquilo. Ia terdorong beberapa meter kebelakang. Hidung dan beberapa giginya patah. Darah juga terlihat terus mengalir dari hidung dan mulutnya.
“Hehe, nampaknya aku terlalu meremehkanmu tadi” Aquilo meluruskan kembali hidungnya.
“Kalau begitu... Ninja sense!” Seru Aquilo. Saat ini setiap indera ditubuhnya menjadi lebih sensitif dan kuat untuk beberapa menit kedepan.
“Mulai sekarang aku akan lebih serius!” Aquilo melesat kearah Zion mencoba menusukkan mata pedangnya ke jantung Zion.
*Zapp
Zion kembali menghilang dari pandangannya.
“Kemana lagi cecunguk itu?!” Aquilo nampak waspada. Tiba-tiba dari atasnya ia melihat sebuah bayangan mendekat kearahnya. Benar saja, itu adalah Zion yang muncul diatas Aquilo dengan posisi tumitnya yang siap menghantam bagian atas kepala Aquilo.
“S-sial!” Aquilo memblok serangan itu dengan tangannya.
*Zapp
__ADS_1
Zion kembali menghilang.
“Bersentuhan dengan mu itu membuatku jijik” Ucap Zion dibelakang Aquilo sembari mengayunkan pedang cahaya disekujur tangan kanannya kearah leher Aquilo.
*Bwofff
Tubuh Aquilo berubah menjadi asap saat Zion tepat mengenai lehernya.
“Kenapa? Kaget ya?” Aquilo mencoba menusukkan mata pedangnya ke kepala Zion dari belakang.
“!?” Zion tak bisa bereaksi.
“Mirrorless stab!” Pedang Aquilo dengan sangat cepat mencoba menusuk kepala Zion.
*Zapp!
Zion kembali menghilang.
“Sun gattling gun!” Zion yang saat ini berada cukup jauh dari Aquilo menembakkan peluru cahaya kearahnya.
“Itu tidak akan bekerja untuk kedua kalinya!” Aquilo melemparkan sebuah shuriken.
“Mirror effect!” Aquilo memperbanyak shurikennya tadi untuk menghadang setiap peluru Zion. Beberapa Shuriken itu ada yang tetap melesat kearah Zion. Zion dapat dengan mudah menghindarinya.
Tiba-tiba salah satu shuriken itu berubah menjadi Aquilo. Kini Aquilo berdiri dibelakang Zion.
“Kapan dia?!” Zion tertegun.
“Ninja art, Brutal Massacre!” Aquilo tanpa aba-aba segera meluncurkan serangannya. Ia dengan membabi buta mengayunkan pedangnya kesegala arah. Zion tak tinggal diam, ia dengan pedang cahayanya juga berusaha menandingi ayunan pedang Aquilo itu.
“Ayunan lemah seperti itu tidak akan bisa mengalahkanku!” Tegas Aquilo memperkuat ayunan pedangnya.
“Ugh!” Zion terlihat cukup kesulitan menahan serangannya itu. Aquilo menebaskan pedangnya dari bawah keatas membuat posisi Zion jadi terbuka.
“Kena kau!” Aquilo memegang gagang pedangnya dengan kedua tangannya, lalu ujung mata pedangnya itu ia arahkan tepat ke jantung Zion.
“Starlight shine!” Seru Zion seketika menciptakan cahaya yang menyilaukan dari tubuhnya yang menyebar kesegala arah membentuk sebuah bola cahaya raksasa.
“A-apa itu?!” Aquilo tertegun, ia di detik-detik terakhir berhasil melompat cukup jauh dari jangkauan serangan itu. Saat bola cahaya itu mulai menghilang terlihat tanah dan rumput disekitarnya tadi menciptakan bekas berwarna hitam gosong di bekas radiusnya.
“Solar beam!” Zion kembali melancarkan serangannya. Sebuah laser cahaya putih berukuran sangat besar keluar dari mulutnya dan melesat kearah Aquilo. Aquilo sekali lagi mencoba menghindar akan tetapi bahu kiri sampai lengan kirinya habis menghitam karena melepuh terkena serangan Zion itu.
“Aghhhh!” Aquilo berteriak.
“Tangan kirimu terlihat keren!” Hina Zion.
“Grrrrr!” Aquilo menjadi sangat kesal
“Ultimate skill. Hattori hanzo’s 3 step of slaughtering!” ia mengeluarkan ultimate skillnya. Aura hitam pekat menyala disekitar tubuh dan pedangnya. Dengan cepat ia melesat kearah Zion dan mengayunkan pedangnya itu.
__ADS_1
“First step, Midnight slaughter!” Seru Aquilo
*Srashhh
Dada Zion terkena sabetan pedang itu.
“arggghhh!” Zion melenguh kesakitan.
“Second step, Halfmoon cut!” Aquilo mencoba mengayunkan pedangnya keatas kepala Zion.
“Light trap!” Zion melompat kebelakang kemudian menciptakan cahaya laser yang muncul dari segala arah membuat Aquilo tak bisa bergerak beberapa detik.
“Kau pikir ini akan cukup menghentikanku?” Ucap Aquilo sinis.
“Hahaha itu sudah jelas, coba kau lihat telapak tanganmu sekarang” Zion sedikit tertawa. Saat itu juga Aquilo melihat telapak tangannya. Dan benar saja, muncul sebuah mark berbentuk matahari berwarna putih di telapak tangan kanannya.
“K-kapan kau?” Aquilo tak percaya.
“Oh itu? Aku memasang mark itu saat kau menangkis seranganku sebelumnya” Ungkap Zion tersenyum sinis.
“Hah? Kap....” Ia kemudian teringat dengan perkataan Zion sebelumnya 'Bersentuhan denganmu itu membuatku jijik'. Zion ternyata memasang mark itu saat ia mencoba menghantam Aquilo dengan menggunakan tumitnya namun malah ditangkis oleh Aquilo.
“Nah sudah ingat kan. kalau begitu...” Zion seketika memasang wajah serius.
“Sun burning!” Seru Zion. Diatas kepala Aquilo muncul sebuah lingkaran cahaya berwarna putih kekuningan.
“S-sialan kau!” Dari dalam lingkaran itu, cahaya panas cerah menyilaukan dengan cepat membakar tubuh Aquilo hingga hangus menjadi abu.
“Sudah mau mati masih juga banyak omong” Omel Zion.
“Ughh!” Zion memegangi dadanya yang sebelumnya terkena sabetan pedang Aquilo.
“Itu pasti menyakitkan...” Ucap seorang lelaki yang tiba-tiba muncul entah dari mana dibelakang Zion.
“!?” Zion seketika menoleh.
“Kupikir kau sudah kubunuh di pulau Kalion waktu itu, hebat juga kau masih bisa bertahan” Puji pria yang tidak lain tidak bukan adalah West.
“Muncul lagi b4jingan lain yang menyebalkan” Balas Zion dengan sinis.
“Hahaha” West tertawa
“Apa ada yang lucu? Dasar idiot aneh” Zion mengeryitkan dahinya.
“Aku hanya tak habis pikir, orang yang akan kubunuh bisa dengan sangat percaya diri mengatai aku dengan sebutan b4jingan” Ucap West dengan wajah riang
“East...” Lanjut West seketika merubah ekspresi wajahnya menjadi sangat serius.
“Bersenang-senanglah kawan.... Alternate Atmosphere!” Seru East memindahkan Zion dan West.
Saat ini Zion dan West berada disebuah kawasan hutan hujan tropis yang ditumbuhi dengan pepohonan besar yang sangat subur digabungkan dengan segala jenis flora dan fauna yang seakan meramaikan hutan belantara tersebut.
“Apa yang kau lakukan, dimana ini?” Zion kebingungan.
__ADS_1
“Tidak perlu takut seperti itu, karena nanti di hutan ini kau akan beristirahat dengan tenang...” West tersenyum licik.