Legendaria

Legendaria
Chapter 15 - New hope


__ADS_3

"Apa yang bisa kulakukan untuk membalas budi?" Tanya Rosalyn


"Selamatkan Alice, atau lakukan sesuatu untuknya agar dia bisa kembali sadar" Zion memohon.


"Aku ingin sekali membantu, tetapi seperti yang kukatakan sebelumnya, aku yang sekarang tak akan mampu" Jelas Rosalyn pelan


"..." Muncul kepasrahan  dari raut wajah Zion.


"Tapi aku tau suatu cara yang mungkin bisa menyembuhkannya" Ujar Rosalyn optimis.


"Flower of hope, bunga yang dapat mewujudkan semua harapan yang diinginkan" Lanjut Rosalyn


"Kalau itu suatu misi pencarian bunga tersebut, maka kita takkan ada harapan, serum plasma mana milik Alice hanya tinggal tujuh buah, tanpa itu dia akan..." Judas tak sanggup melanjutkan perkataannya.


"Itu tidak masalah, aku bisa mempertahankan kestabilan otak dan jantungnya dengan kekuatanku tanpa perlu serum plasma mana ataupun mengalirinya dengan mana" Raut wajah Rosalyn penuh keyakinan


"Selain itu memang benar kita harus mencari Flower of hope itu, flower of hope memiliki 2 fragment untuk bisa digunakan, pertama mahkota bunga, dan kedua tangkai bunga”


"Saat ini aku memiliki tangkai bunganya, ia tersegel dan kusimpan didalam sini" Rosalyn menciptakan sebuah lubang putih di udara dan memasukan tangannya kedalam lubang tersebut. Ia mengeluarkan sebuah kotak hitam berlapis emas yang memancarkan aura suci yang begitu kuat.


"Itu tadi talent kan?" Rachel penasaran


"Ah iya kau benar, aku adalah seorang priestess hybrid, bisa menggunakan mana dan juga divine energy, yang tadi kalian lihat adalah talentku yang bernama sub-space inventory"


"Oiya, maaf, aku menyimpan tangkai Flower of hope didalam sini, aura suci yang terpancar ini adalah segel yang membatasi tangkai tersebut" Rosalyn memperlihatkan kotak tersebut ke arah Zion dan yang lain.


"Segel?" Zion melihat kearah Rosalyn


"Iya, aku tak tau pastinya, tapi menurutku, setiap fragment bunga memiliki efek random curse bagi siapa saja yang menyentuhnya, contohnya adalah mendiang keluargaku dan peduduk yang dulu tinggal di pulau ini, bunga ini telah mengutuk setiap orang yang ada didalam pulau ini agar tidak bisa keluar dari dalam pulau, jika memaksa maka tubuh kami akan hancur tepat setelah kami melewati garis pantai, itulah alasan mengapa aku tidak bisa meninggalkan tempat ini"


"Kecuali paman dan mendiang kakak pertama ku, mereka merupakan satu-satunya orang yang selamat dari kutukan itu karena pada saat kutukan itu tercipta mereka telah lama pindah ke tempat lain jauh sebelum kejadian itu terjadi, dan yah kakakku itu adalah ayah dari Judas" Rosalyn merangkul Judas


"Jadi pada intinya, kutukan tersebut hanya berlaku pada orang-orang yang saat itu berada didalam pulau ini, orang yang saat itu tidak berada di pulau maka akan selamat dari kutukan, dan mereka bisa dengan bebas keluar dan masuk kedalam pulau ini tanpa harus takut akan kutukan tersebut, lalu siapa penyebab kutukan mengerikan itu bisa terjadi?" Tanya Rachel ke Rosalyn


"I-itu adalah..." Rosalyn menundukkan kepalanya.


Rosalyn menceritakan kisahnya 15 tahun yang lalu, ia yang saat itu masih berumur 5 tahun menemukan sebuah kotak hitam bercorak emas terdampar di pinggir pantai, ia membuka kotak tersebut dan tanpa berpikir panjang menyentuh tangkai bunga yang ada didalamnya.


Hal itu menciptakan kegelapan di langit, kemudian turunlah air hujan berisi kutukan yang mengutuk pulau Hebrion beserta isinya. Banyak penduduk yang jadi korban akan kutukan tersebut, dan Rosalyn yang merupakan penyebab dari kutukan di pulau itu tidak pernah diketahui oleh siapapun kecuali keluarga terdekat Rosalyn saja.


Keluarga Rosalyn adalah keluarga yang dikenal oleh penduduk pulau sebagai keluarga dermawan yang taat beragama dan hebat dalam ilmu penyembuhan, ibu Rosalyn terkenal sebagai seorang tabib handal yang telah menyembuhkan banyak orang, sedangkan ayahnya adalah seorang Alchemist, ahli peracik ramuan dan obat-obatan.


Belasan tahun para penduduk desa hanya bisa pasrah akan kutukan itu, satu persatu penduduk desa akhirnya meninggal karena usia ataupun karena memaksakan diri untuk tetap keluar dari pulau walau sudah tau konsekuensinya. Hingga akhirnya hanya tersisa Rosalyn yang hidup sendirian dengan rasa penuh penyesalan akibat menganggap dirinya sebagai orang yang membawa kesialan ke pulaunya tersebut.


"Hmmm kutukan ya... Aku ada sesuatu yang mungkin bisa membantu" Reynard mengeluarkan sebuah gelang artifak yang ia dapatkan di pulau Xoil dari dalam kantongnya.


“I-ini…” Rosalyn terperangah


 


~Bracelet of awarness~

__ADS_1


Tipe: Accessories artifact


Tingkatan: Legend


Mana: +550


Mana regen: 20% per menit


Int: +200


Dex: +150


Agi: +120


Lck: +25


Efek spesial: memberi shield sphere di sekitar tubuh pengguna yang mampu memantulkan serangan projektil fisik maupun magic dan mereduksi kerusakan serangan langsung fisik atau magic sebesar 55%


Ketentuan: Dapat diaktifkan saat Hp berada dibawah 40% dan bertahan selama 25 menit


Cooldown: 18 jam


Efek khusus: Menghapus segala jenis efek debuff maupun curse dan memantulkannya kembali ke musuh.


Ketentuan: Debuff yang berasal dari suatu benda akan ternetralkan.


Side effect:


-Saat dipakai item ini hanya akan memberikan efek buff kepada orang yang pertama kali menggunakannya, jika digunakan oleh orang lain maka orang tersebut akan terkena efek cursed hingga ajal menjemputnya.


 


“I-ini pasti sangat berharga kan?” Wajah Rosalyn memerah


“Ah tenanglah, memang awalnya aku ingin memberikan ini kepada Alice, tetapi saat mendengar ceritamu, nampaknya kau akan lebih membutuhkannya, anggap saja ini sebuah hadiah karena kau akan menyembuhkan Alice” Reynard kini telah selesai memasang gelang itu


“Nah sekarang coba sentuh tangkai bunga itu lagi” Reynard tersenyum manis


“B-baik!” Rosalyn tersipu malu, ia kemudian membuka kotak peti hitam itu dan menyentuh fragment tangkai bunga didalamnya.


Saat ia menyentuhnya, tangkai itu mengeluarkan aura gelap pekat yang mencuat keatas langit, kemudian beberapa detik setelahnya auranya berubah menjadi putih yang bersinar.


“Apakah berhasil?” Tanya Judas


“Ya aku rasa itu berhasil” Jawab Reynard


“Terimakasih!” tangis bahagia memenuhi wajah Rosalyn.


“Aku turut bahagia Rosalyn” Ucap Rachel menepuk pundak Rosalyn.


“Nah sekarang saatnya kita mencari 1 potongan lainnya, apakah kau tau dimana?” Tanya Zion ke Rosalyn

__ADS_1


“Mendiang istri pamanku pernah berkata bahwa fragment itu berada di pulau Kalion” Jelas Rosalyn


“Baiklah ayo kita kesana!” Zion bersemangat


“hmmm sebelum itu mayat-mayat ini apa akan kita biarkan begitu saja?” Judas memperhatikan sekelilingnya, tempat itu bagaikan sungai yang dipenuhi dengan darah dan mayat manusia.


“hmmm, Rachel kau bisa mengurusnya kan?” Reynard menoleh kearah Rachel


“Itu mudah, element change, Earth!” Rachel mengubah elementnya


“Mass grave!” Mayat-mayat tadi perlahan menghilang seperti tertelan bumi.


“Wahh!” Mata Judas berbinar


“Nah sekarang ayo pergi!” Ajak Rachel ke yang lain.


“Lalu mau kita apakan orang bernama Frank itu?” Zion menoleh kearah belakang


“Ah benar juga!” Reynard menghilangkan sulur yang membungkam mulut Frank tadi.


“Hoekk” Frank memuntahkan air dari mulutnya


“I-izinkan aku hidup tolong” Frank menangis histeris


“Kenapa aku harus melakukannya?” Reynard berjalan mendekatinya


“K-kalian ingin ke pulau Kalion kan, kalian pasti butuh seorang nahkoda untuk membawa kalian kesana, mengingat Kale telah menghianati kalian” Ucap Frank


“Benar juga, tapi bagaimana kami tau kalau kau tidak akan menghianati kami seperti Kale?” Tanya Reynard lagi


“Aku bisa membantu!” Seru Rosalyn dari belakang


“Benarkah?” Reynard menoleh


“Tentu, aku punya kekuatan yang mampu menetralkan kegelapan hati seseorang” Rosalyn mendekat kearah Reynard


“Kalau begitu silahkan!” Reynard mempersilahkan


“Baiklah” Rosalyn kemudian menempelkan tangannya ke dahi Frank


“Santification...” dari telapak tangan Rosalyn muncul cahaya yang bersinar


“Dengan begini segala pikiran jahat yang ada di hatinya akan tersucikan, ia sekarang telah kembali bersih seperti baru dilahirkan” ujar Rosalyn


“Aku akan membantu kalian dengan sepenuh hatiku, terimakasih priestess telah membantuku kembali ke jalan yang benar” Frank menangis terharu


“Kemampuan yang menakjubkan” Gumam Rachel dalam hati


“Baiklah, kalau begitu kau kulepaskan” Reynard melepaskan ikatan akar pohonnya pada Frank.


Setelahnya mereka pun segera menuju ke arah pantai, Reynard dengan kekuatannya membuat sebuah kapal Layar besar di pinggir pantai, Frank terperangah saat melihat kejadian itu, ia mengatakan kepada Reynard pantas saja Kale Sarbius mengincarnya, kemampuan sehebat itu pasti akan sangat menguntungkan buat orang licik sepertinya.

__ADS_1


Mereka pun berlayar menuju pulau Kalion. Butuh waktu semalam penuh untuk mereka sampai ke pulau Kalion. Saat sampai di pesisir, mereka berjalan menuju desa, namun ditengah perjalanan mereka dihadang oleh 4 orang berpakaian layaknya seorang bajak laut, mereka terdiri dari 2 orang pria dan 2 orang wanita.


“Selamat datang di pulau Kalion!” Seorang pria berambut hitam dengan tindik ditelinganya menyapa


__ADS_2