
Kala itu aku sedang ingin sekali mendaki gunung, Ya...aku memang mempunyai hobby sejak SMP yaitu mendaki gunung dan memang waktu itu aku sedang mencari teman seperjalanan untuk mendaki gunung di salah satu pengunungan di Sulawesi Selatan tepatnya di Kabupaten Gowa.
__ADS_1
Akhirnya aku bergabung di dalam grup facebook kumpulan para pendaki Sulawesi Selatan untuk ngecek siapa siapa aja yang bisa aku ajakin untuk join barengan atau bisa berangkat bareng. Singkat cerita, setelah mendapatkan partner untuk mendaki bersama esok sorenya aku berangkat dengan seniorku di salah satu komunitas pencinta alam. kami berangkat sore itu dan tiba pada malam hari di tujuan kami dengan mengendarai motor setelah itu kami harus numpang untuk menginap semalam dirumah warga di bawah kaki gunung untuk melanjutkan perjalanan kami esok paginya.
__ADS_1
Keesokan paginya kami sudah bersiap siap untuk berangkat menapaki jalur pendakian setelah 5-6 jam perjalanan dengan santai tibalah kami di puncak yang disebut Talung lalu aku dan seniorku mendirikan tenda di sekitaran situ, aku begitu lelah karena harus mendaki di siang hari,belum lagi panas matahari saat di jalur pendakian. Akhirnya aku beristirahat total di dalam tenda hingga tak terasa hari sudah pagi. Aku lalu bangun dan langsung menyalakan kompor untuk memasak air dan membuat kopi, setelah itu kopi yang sudah aku siram dan seduh kubawa ke sebuah tempat duduk batu di atas tebing sembari menyalakan sebatang rokok lalu menghisapnya di tengah dinginnya kabut pagi itu. kala itu aku benar benar menjadi perokok berat dan menjadi seorang wanita penikmat kopi. setelah beberapa menit menikmati segelas kopi tiba tiba aku melihat seorang laki laki yang keluar dari sebuah tenda di seberang tendaku, Dia sambil berfoto foto dengan teman temannya serta seorang anak laki laki yang menemaninya lalu seketika aku tiba tiba mengingat sesuatu, sepertinya sebelum mendaki kemarin aku sempat berkirim pesan bersama laki laki itu untuk sekedar basa basi menanyakan apa aku boleh ikut rombongan mereka tapi karena lama di respon sampai akhirnya aku dapat teman untuk berangkat yaitu seniorku. Aku sempat mengingatnya karena wajahnya sama persis di foto profil facebooknya ketika aku chat dia duluan untuk menanyakan perihal aku nyari partner untuk mendaki bareng.
__ADS_1
setelah pertemuan itu sudah tidak ada lagi komunikasi antara kami lewat chat di sosmed atau sekedar basa basi. Aku larut dengan kesibukanku dan mungkin begitupun dengan dia sosok yang tak aku kenal.
__ADS_1
Setelah beberapa hari kemudian iseng iseng aku membuka akun facebook ku untuk sekedar update status hari ini tapi setelah ku buka chat messenger satu persatu ada pesan dari salah satu nama yg tidak asing beberapa hari ini.
__ADS_1