
( POV RIO )
Benar benar hari yang membuatku bahagia setelah Rinjani mau menerimaku kembali, aku bakalan lebih semangat untuk bekerja lagi agar aku bisa mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk menikahi calon istriku setelah dia lulus kuliah.
Rasa rasanya dunia benar benar milik berdua.
Tiba tiba aku kaget mendengar suara ponselku pagi ini, kulirik di layarnya ternyata panggilan dari Biby. ada apa dia menelfonku sepagi ini, buru buru langsung ku angkat.
Hallo by, ada apa ? Maaf kak aku ganggu pagi pagi gini, aku cuma mau ngabarin kalau barusan Ical telfon ke aku katanya dia sudah tahu keberadaan Riko.
serius ? dimana katanya Riko sekarang? kata Ical sekarang dia pindah kuliah di Jogja bersama dengan adiknya.
Oke baik, Ical punya nomor kontak Riko yang sekarang atau kalau nggak nomor kontak adiknya deh. nanti aku tanyain lagi kak, kita hari ini boleh ketemu nggak kak Rio? Hmmm...boleh tapi sorean ya.
oke kak, nanti aku hubungi lagi.
Akhirnya Biby pun menutup ponselnya dari ujung seberang. hari ini aku akan ke kantor dulu menyelesaikan laporan laporan dari bosku lalu ketemuan dengan Biby. semoga saja rencana hari ini berjalan lancar dan Riko bisa di hubungi lagi.
Akhir akhir ini aku sedang sibuk menyusun laporan yang di minta oleh bos, karna dana proyek nggak bakalan cair kalau laporannya belum selesai. itu artinya para karyawan nggak bakalan menerima gajinya termasuk aku.sebelum ku putuskan untuk beraktivitas hari ini aku mau menelfon Rinjani dulu.
TUTT...TUUT...
TUT...TUT....
kok nggak di angkat, hmmm...apakah Rinjani belum bangun jam segini? padahal kan ini udah jam 8.
tiba tiba ponselku berdering ternyata dari Rinjani, tanpa menunggu lama aku langsung mengangkatnya.
Selamat pagi ayang, ucapku mesra padanya.
Eh...selamat pagi juga.tadi menelfon ada apa?
nggak kenapa kenapa ,aku hanya mau ngucapin selama pagi ke ayang, hehhe....
Oh...makasih ya. hari ini kamu nggak kerja?
kerja kok kerja, oh...iya tadi Biby telfon ke aku katanya dia sudah tahu keberadaan Riko sekarang.
dimana katanya? ucap Rinjani penasaran.
katanya di Jogja sama adiknya.
__ADS_1
Hmmm...sebenarnya aku sudah duga sih kalo Riko pindah kesana cuma aku masih ragu makanya belum berani menerka nerka.
Oke, ya udah kalo gitu..kamu nggak kuliah?
kuliah kok ini udah mau mandi.
baiklah, aku juga udah mau mandi dan mau ke kantor kerja laporan. bye ayank...i love you.
I love you too yank.
Sejam kemudian sampailah aku di kantorku dan segera ku selesaikan laporan laporan yang akan ku serahkan pada bos. setelah ini aku akan langsung bertemu dengan Biby.
saat lagi fokus fokusnya di depan laptop kembali ponselku berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.
" Kak Rio, lagi dimana? kak ternyata Riko sekarang ada di kota ini tapi sedang dirumah orang tuanya.
" dapat info darimana By? kalo beneran Riko ada di kota ini kita langsung kesana saja sore ini.
Send....
"Aku di beritahu oleh Ical, dia dapat info dari teman dekat Riko di kampus lamanya.
" kalo gitu cari tahu alamat rumah orang tuanya By nanti kita sama sama kesana,aku sejam lagi selesai.kita ketemu dimana?
Send....
" Baiklah. nanti kuhubungi lagi.
Send....
Akhirnya pekerjaan laporan selesai hari ini, aku akan bersiap siap bertemu dengan Biby sore ini dan langsung kerumah orang tua Riko. semoga saat ketemu Riko nanti aku tak emosi seperti waktu itu apalagi sampai memukulnya lagi.
Tak lama kemudian akupun bertemu dengan Biby dan ia sudah mengetahui alamat Riko dari adik temannya yang pernah satu sekolah dengan adik Riko karena sebelumnya ia sudah pernah kesana saat mereka kerja kelompok pas masih sekolah dulu.Biby benar benar bisa di andalkan dalam hal ini.
Hey...By sudah siap ? langsung berangkat saja, kulihat alamat di selembar kertas yang di pegang oleh Biby dan benar saja kompleknya di salah satu kompleks elite di kota ini.
Kulajukan mobilku mengikuti Riko yang berada di depanku dengan mengendarai sepeda motornya.akhirnya kami pun telah tiba tepat di depan rumah yang sangat besar dan mewah. ada 2 security yang sedang berjaga di depan pagar.
" Sore pak, apakah benar ini rumah milik Bapak Fajar Nugroho ayah dari Riko Nugroho? kataku pada salah satu security itu.
" Ya, benar dek.mau bertemu dengan siapa?
__ADS_1
" kami temannya Riko pak, apakah Riko sedang berada di dalam?
" betul dek, kebetulan kemarin Riko baru tiba dengan adiknya dari Jogja.
"bolehkah kami masuk untuk bertemu dengan Riko?
Security itu menatap curiga pada kami berdua serta memperhatikan kami dari ujung kepala hingga ujung kaki....
" gimana pak ? kami ini sahabat Riko saat di kampus lama pak. ucapku merayu security itu.
" oke dek, sini saya antar kalian masuk dan sekaligus memanggil tuan Riko. jawabnya kembali ramah.
Kami pun bertiga melangkah masuk di antarkan oleh salah satu security rumah ini.Ya...halaman rumah ini begitu luas, taman taman indah di setiap sudut rumah ini sangat indah dan bunganya sangat terawat. capek juga jalan kaki dari pagar hingga ke pintu utama rumah ini.
" silahkan kalian masuk dan duduk,saya panggilkan tuan Riko dulu di dalam.
Kami berdua pun mengangguk pertanda setuju. aku dan Biby sungguh takjub dengan melihat kemewahan rumah ini.benar benar luar biasa, aku tak heran karena mereka memang keluarga pengusaha besar di kota ini.
Tak lama kemudian muncullah Riko di hadapan kami dengan wajah kaget dan memerah. aku langsung berdiri dan mendorong bahunya sehingga membuatnya terdorong ke belakang, Biby segera menarikku dan berusaha menenangkanku.
" Hey...pengecut darimana aja ? kutatap sinis ke arah Riko hingga membuatnya terus menunduk.
" kalian berdua tahu darimana alamat rumahku? ucapnya dengan nada bergetar.
" kamu nggak perlu tahu kami dapat alamat rumah orang tuamu, itu sangat mudah untuk kami.sekarang, jangan coba coba untuk lari lagi. apa kamu nggak kasihan dengan Hana ? dia hamil Rik, dia keguruan, dia depresi hingga jarang ke kampus lagi dan kamu ??? ku arahkan jari telunjukku tepat di depan wajahnya.
kamu malah kabur dan lari dari tanggung jawabmu. apa kamu mau aku beritahu masalah ini kepada kedua orang tuamu? hah ??? teriakku sangat marah.
" Rio, maafkan aku. sebenarnya aku nggak ada niat sekalipun untuk kabur tapi aku belum siap jika harus bertanggung jawab dan menikah di usiaku yang masih muda.lagi pula tentu Ayahku tidak akan setuju dan marah besar padaku.
" Woii...kalau kamu takut dari awal,mengapa kamu melakukan itu pada Hana? dimana hati nurani kamu ? kamu mempunyai adik perempuan kan? bagaimana jika itu terjadi pada adikmu?
Jawab sekarang....
Riko langsung menunduk dan tak berani lagi menatapku.
"Rik, sebaiknya kamu temui Hana secepatnya dan minta maaf padanya. ucap Biby mendinginkan suasana.
" Iii-ya By secepatnya aku akan usahakan untuk menemui Hana.
" jangan lama lama, kalau kamu mau coba coba untuk kabur lagi akan ku adukan masalah ini kepada kedua orang tuamu dan sekaligus ke kantor polisi.
__ADS_1
Riko langsung mengangkat wajahnya menatapku dengan rasa takut.