
"Mama, minggu ini aku bakalan berencana untuk mendaki gunung ke bagian pulau Jawa dan aku sudah janjian dengan teman teman komunitasku juga seniorku yang lain, apakah mama mengizinkanku?
" Serius?? mengapa rencananya harus tiba tiba seperti ini tanpa diskusi dulu, ini akan jadi perjalanan jauh yang akan kamu tempuh apalagi kan sebelumnya kamu belum pernah menginjakkan kaki ke bagian pulau jawa, memangnya aman? terus kalian naik pesawat terbang atau kapal laut?" ( pertimbangan mama dengan segala kekuatirannya akan diriku seolah olah tak mendapat izin darinya ).
" Kami akan naik pesawat dan akan ketemu di Jakarta ( sebenarnya aku mulai berbohong, tujuan utamaku sebenarnya agar bisa ketemuan dengan doi tapi juga sekalian mendaki gunung, istilahnya sambil menyelam minum air, hihihihi....)
" Trus persiapan kamu untuk berangkat sudah sejauh apa? mama tidak punya banyak uang untuk memberimu bekal uang jajan banyak.
( Sebenarnya akupun tak berharap uang jajan dari Mama karna Rio sudah menjamin makan ku juga tempat tinggalku selama aku disana )
" Tenang saja ma, nanti seniorku yang biayain kita disana, kataku berbohong.
" Baiklah tapi kamu harus jaga diri selama disana ya, mama percaya sama kamu".
( Harinya pun tiba, aku sudah bersiap siap untuk packing dan memastikan barang barang apa saja yang akan aku bawa dan yang kuperlukan saat disana )
Sekitar jam 4 sore temanku Biby menelfonku "Rin, udah dimana? pesawat kita jam 7 malam berangkat ya, kalo boleh paling lambat jam 5 kamu udah berangkat dari rumah kamu, karena kita akan berkumpul dulu dan boarding pass barengan,jangan sampai telat. nanti aku akan kabarin yang lain juga"
" Okay siap, ini udah packing sebentar lagi taxi online akan menjemputku dirumah dan aku langsung ke bandara, nanti ketemu disana aja ya, bye. ( telfon langsung kututup ) dan tidak lama kemudian taxi online yang kupesan telah datang.
Akupun langsung naik ke mobil dan 30 menit kemudian aku sudah sampai di airport, kebetulan hari ini jalanan belum macet jadi sampainya agak cepat, tapi belum kutemukan satupun wajah teman temanku disana,akhirnya aku turun dari mobil lalu kubayar tarifnya ke pak supir.
"Biby, kamu udah dimana? aku udah di airport tapi belum kelihatan wajah anak anak satupun".
" Ya...aku baru on the way nih dari rumah,ditunggu aja anak anak juga udah pada berangkat dari rumah mereka masing masing.
" Oke siap "
__ADS_1
Tak lama kemudian Iyan, Reza juga Imam sudah tiba dan aku langsung memanggil mereka untuk datang ke tempatku menunggu dari tadi.
" Hey...hey kesini...kesini ( sambil kulambaikan tanganku pada mereka )
" Rinjani tuh manggil manggil kita, kita kesana yuk, ucap Iyan.
( Akhirnya kami ber 4 sudah berkumpul bersama sisa nungguin si Biby yang terkenal paling ribet sok ngingetin waktu biar nggak telat tapi nyatanya dia yang paling sering telat ).
" Eh eh...itu si biby dia udah datang, teriak Imam.
" Kamu langsung kesana aja nggak usah teriak teriak disini, orang orang pada ngeliatin ke kita nih, di kiranya kita ini orang dari desa yang baru kali ini nginjakin kaki di bandara padahal emang iya, hahhaa...( dengan nada bercanda ).
Tapi tak butuh waktu lama Biby langsung melihat kami dari kejauhan. akhirnya kami ber 5 pun menuju ke loket untuk melakukan boarding pass.
Ohiya...disini aku hanya seorang diri perempuan dan mereka juga tahu kalo selain tujuanku mendaki gunung,aku ingin bertemu pacarku di Jakarta dan yang bakalan ikut juga dalam misi pendakian ini, aku lebih banyak mempunyai teman laki laki ketimbang perempuan dan gayaku pun sedikit agak tomboy.
"Eh by aku maunya duduk di tengah aja ya,aku takut dekat dekat jendela, aku phobia ketinggian kecuali mendaki gunung,entah mengapa akupun bingung.
( Di sebelah kiriku duduk seorang ibu yang sedang hamil besar dia mencoba membuka percakapan denganku ).
"Dek, tujuan kemana?
"Jakarta bu, sambil tersenyum aku menjawabnya dengan ramah.
" Jakartanya nanti tinggalnya dimana?
" Jakarta pusat bu nanti ada teman yang jemput di airpot, ada apa bu?
__ADS_1
" Nggak papa dek, ibu juga mau ke Jakarta cuma belum tahu bakalan tinggal dimana. ( tiba tiba aku terdiam sambil berfikir lalu bertanya lagi )
" Kok nggak tau bu mau kemana? ( Setengah bingung ).
"Begini dek ibu ke Jakarta ini karena mau nyari'in anak saya yang sudah lama tidak pernah bertemu lagi dan katanya dia bekerja di Jakarta.
" Ohh...gitu ya bu , semoga segera ketemu dengan anaknya ya bu" ( aku masih bingung dengan tujuan ibu hamil yang berada di sampingku ini, dia terlalu nekat melakukan perjalanan ini dalam keadaan hamil besar pula, di kiranya Jakarta kota kecil kali' ).
( 2 jam berlalu akhirnya kami tiba di Soekarno Hatta Airport, Jujur akupun baru sekali ini menginjakkan kakiku di Ibukota,kalau bukan karna pacarku ada disini dan bukan ajakan teman teman aku mungkin nggak bakalan datang ke Ibukota yang kata orang lebih kejam daripada Ibu tiri, Hehhe )
Aku merogoh saku celanaku dan mengambil handphoneku.
" Hallo, aku sudah tiba di bandara baru saja"
" Oke aku dan temanku pun sudah di bandara sejak tadi menunggu kalian,kalian di gate berapa? nanti aku samperin aja.
" di gate 3 segera kesini ya" ( sebenarnya akupun belum siap bertemu dengannya setelah jadian di telfon waktu itu,jantungku berdegup kencang antara malu dan bahagia karena akhirnya bakalan ketemu dgn doi ).
Kulihat dari kejauhan ada yang melambaikan tangan dan itu Rio, dia langsung mengenaliku karena kami sebelumnya pernah ketemu saat di puncak itu serta kami rajin saling mengirimkan foto kami saat awal awal pacaran dulu,jadi tentu dia pasti mengenaliku.
" Hey...( akupun bersalaman dengannya dan ku kenalkan pada temanku satu persatu )
Ohiya...aku bakalan flashback sedikit, sebelum aku dan teman temanku berencana untuk datang kesini,aku sudah duluan menghubungi Rio dan menceritakan tentang rencana kami ini makanya hari ini doi dan temannya yang menjemput kami di airport.
" Ayo rin kita langsung ke mobil sebelah sana,ajak teman temanmu juga, aku bakalan antarkan kalian ke penginapan yang sudah aku siapkan untuk kalian"
" Oke terimakasih ya" ( sambil kupasang senyum termanisku"
__ADS_1
Dan akhirnya aku dan doi bertemu setelah lama long distance relationship...