LELAKI HEBAT SETELAH AYAHKU

LELAKI HEBAT SETELAH AYAHKU
BAB.24 PERKELAHIAN ANTARA RIO & RIKO


__ADS_3

(POV BIBY)


Jujur aku sangat kaget mendengar berita dari Rinjani soal kehamilan hana yang ternyata bukan perbuatan Rio. aku benar benar kasihan dengan Rio terlebih kepada Hana karena Riko tak mau bertanggung jawab atas perbuatannya. entah... bagaimana caranya aku menyampaikan berita ini kepada Rio.


Aku telah tiba dirumah sejak tadi dan aku berencana untuk menelfon Rio malam ini juga untuk mengabari perihal kehamilan Hana. ku ambil hanphoneku dari dalam tas miniku dan segera kucari kontak Rio, setelah kutemukan tanpa menunggu lagi aku segera menekan tombol memanggil.


Tak menunggu lama Rio langsung menjawab telfonku...


"Ya, halo biby tumben nelfon malam malam ? apa kamu atau rinjani ada masalah? ucapnya dari seberang telfon.


"Maaf sebelumnya mengganggu waktu istirahatmu kak, aku mau menyampaikan suatu hal penting padamu tapi sebelumnya kamu harus berjanji setelah mendengar berita dariku kak Rio tetap tenang dan jangan gegabah ya. kataku menjelaskan dengan tenang.


" Iya ada apa, aku janji.sepertinya sesuatu yang amat penting. katakan sekarang ! ucapnya penasaran.


" Ini mengenai Hana dan kehamilannya kak.


" Iya ada apa dengan Hana? apakah dia kembali meneror Rinjani lagi? padahal aku sudah menegurnya.


" Hmmm....bukan, bukan itu kak. bahkan lebih penting dari itu.


" Ayo katakan sekarang by, tolong jangan membuatku semakin penasaran.


" Kak Rio, ternyata yang menghamili Hana itu Riko anak sekampusnya tapi beda jurusan.


Deggg....


" Hah ? serius ? tahu darimana ?


" tadi sewaktu aku, Rinjani juga teman lain sedang nongki di cafe halu tak sengaja Rinjani menguping pembicaraan Hana dan laki laki itu. kalau kak Rio nggak percaya ada bukti rekaman yang Rinjani kirimkan kepadaku. ucapku menjelaskan.


" By, kirim rekamannya sekarang lewat chat. aku tunggu. tapi, sebenarnya aku nggak habis pikir mengapa Hana bersikeras menuduhku bahwa aku yang menghamilinya. aku minta tolong padamu untuk mencari tahu laki laki yang bernama Riko.


" Besok aku usahakan kak untuk cari tahu laki laki yang bernama Riko itu dari temanku yang sedang kuliah juga di kampus orange, katanya Riko anak jurusan teknik sipil se-angkatan dengan Hana.


" Baik, besok aku juga akan mencari tahu soal ini, terimakasih banyak ya by untukmu juga sampaikan ucapan terimakasih ku pada rinjani. sekarang aku cukup lega setelah mendengar berita darimu.


" Iya sama sama kak, besok aku hubungi kak Rio lagi kalo ada berita lanjutan perihal masalah ini. sudah dulu ya kak aku mau istirahat, besok harus kuliah pagi. kataku ingin mengakhiri telfon.


Tuttt....


telfonpun di tutup oleh Rio.


Sampai malam ini aku nggak sampai pikir Hana bisa bisanya di perdaya seperti itu hingga membuatnya hamil. untung saja saat aku pacaran dengan Hana aku tak pernah sampai kebablasan seperti itu meskipun kadang Hana memancingku untuk berbuat lebih padanya, tapi beruntung aku masih bisa menahan nafsu syahwatku, batas kemesraanku padanya sebatas cium pipi, kening dan sesekali cium bibir itupun tak selalu kulakukan, hanya kadang kadang saja.


Keesokan paginya....


Ada panggilan telfon se-pagi ini dan ternyata dari Rinjani, buru buru langsuny kujawab.


" By, udah bangun belom? semalam kamu sudah mengabari Rio perihal Hana nggak?


" Udah. jawabku singkat karena sebenarnya aku masih sangat ngantuk.

__ADS_1


" Trus ? gimana ? gimana ? apa tanggapannya? ucap Rinjani begitu penasaran.


" Ya Tuhan....rin tolong aku masih ngantuk, jam 9 ada kuliah. aku masih ada kesempatan untuk tidur sejam tapi kamu malah ganggu, semalam aku terserang insomnia. ketemu di kampus aja ya....langsung kututup telfon dan melanjutkan tidurku.


Dua jam kemudian akupun tiba di kampus....


kulihat Rinjani berlari lari ke arahku.


" By, ayo lanjutkan ceritamu semalam dengan Rio.


" Rin, sabar napa ? belum juga bernafas.nafsu amat sih atau kamu berharap setelah masalah ini selesai hubunganmu dengan Rio kembali akur ya? Ciyeeee....kataku menggodanya.


" Eh...apaan sih. ucapnya kesal.


" Yaudah sih...santai aja nggak usah cemberut. semalam aku sudah menelfon Rio, dia begitu kaget dan hari ini dia akan mencari laki laki yang bernama Riko.aku sudah dapat info dari temanku yang kuliah di kampus orange kalau Riko itu anak jurusan teknik sipil.


" Trus? apa tujuan Rio ingin menemui Riko?


" Entahlah...kamu lebih cocok jadi wartawan rin.pertanyaanmu nggak ada habisnya. aku ada kuliah pagi ini, aku masuk kelas dulu. jam istirahat ketemu di kantin depan kampus aja.


Aku lalu buru buru berlari untuk masuk kelas meninggalkan Rinjani sendirian, aku takut telat lagi dan kena hukuman diberi tugas tambahan apalagi dosennya killer.


Tak lama kemudian kuliah jam pertama pun selesai, segera ku telfon Rinjani untuk menanyakan posisinya saat ini dan ternyata sejak tadi dia sudah menungguku di kantin depan, kebetulan kuliahnya di jam pertama dosennya nggak masuk jadi dia menungguku di kantin sejak tadi.


" Hey, sapaku padanya.


" Hey, makan yuk. lapar nih.


Akupun memesan bakso dua mangkok sembari kami berdua lanjut membahas lagi soal hana, rio dan riko, di tengah percakapan tiba tiba handphoneku berdering. segera kuambil dari saku celanaku ternyata panggilan dari Rio.


" Yaudah...angkat aja sekarang.


" By, nanti kuliah sampai jam berapa? ucap rio dari seberang telfon.


" sepertinya sampai jam 4, ada apa kak?


" aku minta di temani ke kampus orange menemui Riko. mau nggak?


" Hmmm....ngapain kesana kak?Aku ajak Rinjani juga nggak?


" nggak usah kita berdua aja, tolong jangan libatkan Rinjani ya, aku takut dia kenapa kenapa atau di teror lagi sama Hana. tolong jagain Rinjani.


" Oke baik kak. nanti kita ketemu depan kampus orange aja ya.


" Oke baik. terimakasih by.


Handphone langsung kututup dan kuberitahu Rinjani bahwa aku dan Rio janjian akan ke kampus orange menemui Riko, kulihat wajah Rinjani begitu kuatir. mungkin dia takut kalo Rio bakalan ngamuk disana.aku menenangkannya dan menyakinkannya bahwa semuanya akan baik baik saja.


Akhirnya perkuliahan selesai dan aku siap siap menemani Rio ke kampus orange.kulajukan sepeda motorku tak terasa dua puluh menit kemudian aku sudah tiba di depan kampus dan kulihat Rio sudah menunggu tepat di bawah pohon beringin depan kampus, aku segera menghampirinya.


" Kak Rio, dari tadi datangnya? sapaku padanya.

__ADS_1


" nggak by, baru tiba juga.


" trus gimana? mau ketemu sama Riko disini atau aku telfon temanku kedalam dulu.kebetulan aku punya teman anak teknik juga namanya Ical, dulu...Hana yang mengenalkanku padanya.


" Boleh by, eh....btw, ternyata kamu mantan Hana juga ya? ucap rio sembari tertawa kecil.


" Iya kak tapi nggak lama, bentar doank. habisnya dia suka selingkuh, sama kak Rio lama ya?


" lumayan, aku putus darinya karena dia selingkuh juga sama Riko, hehhe....


Akhirnya akupun menelfon Ical dan meminta tolong untuk mengajak Riko kedepan kampus.


( POV RIO )


Aku sekarang sudah berada di depan kampus orange menunggu seseorang. Ya....dia Riko anak teknik yang telah menghamili Hana.sebenarnya aku sama sekali tak keberatan siapapun yang menghamili Hana tapi yang aku nggak terima karena Hana sangat memaksaku untuk bertanggung jawab atas sesuatu yang tak kulakukan hingga membuat hubunganku dengan Rinjani kandas.


kulihat dari dalam kampus Ical teman dari Biby berjalan kearah tempatku dan biby sedang duduk, ical berjalan bersama dengan seorang laki laki tinggi, tampan, putih dan juga kulihat lihat dari stylenya sepertinya dia orang berada.


Agar aku tak tegang dan bisa bersikap santai saat berhadapan dengannya. kuambil sebatang rokok dari dalam saku celanaku dan segera membakarnya lalu kuhisap dalam dalam, darahku benar benar mendidih melihat laki laki itu berjalan menuju ke arahku, aku begitu emosi karena dia tega menyuruh Hana menggugurkan kandungannya dan parahnya dia memaksa Hana untuk meminta pertanggung jawabanku.


Akhirnya tibalah mereka tepat di depanku, sekitar 2 meter jaraknya.


entah kenapa aku refleks menghajarnya.


" Laki laki biad4b, tidak punya malu.beraninya bikin anak tapi tak mau bertanggung jawab. ucapku emosi padanya ku tonjok bagian pipinya dan dia pun melawanku.


kami berduapun terlibat perkelahian sementara Biby dan Ical berusaha untuk menengahi kami.


" 4njing...beraninya kau memukuliku. siapa kamu?


" Aku Rio dan kamu Riko kan? laki laki b4nci dan pengecut.


Kulihat wajah Riko memerah dan tak berani memandang ke arahku, aku telah banyak kali memukuli wajahnya hingga babak belur sedangkan banyak serangannya ku tangkis sehingga aku tak terluka sama sekali.


" Heh...laki laki pengecut apa motifmu memaksa Hana untuk meminta pertanggung jawaban padaku atas kehamilannya ? padahal sudah jelas kau yang menghamilinya. ucapku lantang.


" Jangan banyak omong kau kalau tak punya bukti, katanya membela diri.


" Ohhh....kau masih tak mau mengakuinya? segera ku ambil handphone dari saku celanaku dan kubuka rekaman suaranya dengan volume tinggi lalu ku letakkan di sebelah telinganya. Ical yang tak tahu menahu apa apa pun kaget setelah mendengar rekaman itu karena dia juga cukup akrab dengan Hana.


" kenapa diam? hah ? kau masih mau membela dirimu? kutarik kerah bajunya dan sekali lagi ku tonjok wajahnya, namun dia tak melawan sedikitpun.


Akhirnya dia tertunduk dan menurunkan nada suaranya, tak lagi emosi seperti di awal tadi. akhirnya Biby menenangkanku dan menyuruhku duduk sambil mengajak Riko dan Ical juga duduk.kulihat Riko beberapa kali memegang pipinya karena kesakitan.


" Jadi, gimana? apakah kau masih akan menyuruh Hana untuk menerorku terus terusan dan meminta pertanggung jawabanku? ucapku masih emosi.


" Sebelumnya aku minta maaf, aku tak bermaksud menjebakmu tapi aku sedang tertekan atas masalah ini. ucapnya dengan nada pelan.


"Aku tak mau tahu masalahmu, sekarang sudah terbukti bukan aku yang menghamili Hana dan kau harus bertanggung jawab untuk itu, jangan melibatkan aku lagi.


" aku akan mencari solusi baik atas masalahku dengan Hana, tolong maafkan aku. Riko menjabat tanganku tapi aku tak membalasnya.

__ADS_1


Aku langsung beranjak dari tempat duduk dan aku berpamitan kepada Ical untuk balik bersama Biby.


setidaknya hari ini aku sedikit lega, yang kutakutkan terjawab hari ini dan untuk hubunganku dengan Rinjani aku akan kembali memperbaikinya.semoga dia masih mau menerimaku kembali....


__ADS_2