
Akhirnya kami sepakat untuk menjalani hubungan serius ini dan kubaca dari nada suaranya dia begitu bahagia aku menerima cintanya ,begitupun denganku jujur aku sangat bahagia karena memang akhir akhir ini aku mulai menyukainya dan merasa nyambung saat ngobrol dengannya. kulewati hari hariku dengan sangat bahagia dan tiap hari kami saling menghubungi satu sama lain via telfon atau lewat chat bbm. saat ini aku sebenarnya begitu sibuk dengan kegiatan Upacara Sumpah Pemuda yang akan aku selenggarakan dalam waktu dekat, aku sibuk pertemuan dengan teman teman panitia lainnya untuk membicarakan rencana rencana kami di lokasi nanti agar berjalan lancar tanpa hambatan, karena di kegiatan ini aku yang jadi ketua panitia jadi tanggung jawabku amatlah besar untuk kesuksesan kegiatan ini. hampir tiap malam aku harus ke basecamp pendaki gunung para senior untuk sekedar berdiskusi perihal kegiatan ini karena aku tahu mereka lebih banyak ilmu soal kegiatan seperti ini dan mungkin kalian pun tahu dunia pecinta alam itu kebanyakan kaum adam ketimbang kaum hawa, maka dari itu ada beberapa senior yang biasa kupanggil mereka dengan sebutan kanda atau kakak diam diam menaruh hati padaku padahal aku sudah mempunyai pacar meskipun saat ini kami beda kota tapi komunikasi kami selalu lancar. Ada beberapa teman doi juga kujadikan panitiaku dalam kegiatan ini karena aku mengikutsertakan semua komunitas pecinta alam eksternal maupun internal atau organisasi pecinta alam kampus untuk terlibat dalam kegiatan ini. Oh iya...tak terasa sudah pukul 10 malam aku siap siap untuk pulang kerumah setelah pertemuan kami selesai tapi tiba tiba saja doi menelfonku.
"Hallo, kamu dimana sekarang? Katanya memulai pembicaraan.
"Oh aku sedang berada di basecamp A untuk membicarakan kegiatan yang akan aku laksanakan 28 oktober nanti" kataku menjelaskan.
"Disana sama siapa aja?dia bertanya lagi.
" Aku bersama panitia panitia yang kulibatkan dalam acara nanti termasuk teman organisasi kamu si Wawan, Andi, Ichal, Rizky dan Kak Chiko lagi sama sama aku sekarang.
" Loh? mereka semua ada? aku boleh ngomong nggak dengan kak Chiko? dia tahu nggak sih kita udah pacaran? Katanya dengan pertanyaan beruntun.
" Aku belum tahu juga kalo mereka sudah tahu atau belum soalnya akupun belum memberitahukan siapa siapa soal jadian kita ini, memangnya ada apa sih? kataku kemudian.
__ADS_1
" Ya...nggak papa sih aku cuma bertanya dan kalaupun mereka tahu jika aku yang barusan telfonin kamu nggak papa kalo kamu jujur saja kan lagian ada kak Chiko juga dstu ( Kak Chiko adalah senior doi dalam organisasi mereka ).
" Oh...oke kamu mau bicara dengan kak Chiko? kalo mau nanti ku beritahu kebetulan sekarang dia sedang duduk di sampingku.
( Tiba tiba kak Chiko bertanya padaku " siapa Rin? kenapa sebut sebut namaku sama orang yang lagi telfonin kamu? "Oh ini kak si Rio katanya ingin bicara dengan kak Chiko" kataku.)
"Rio ? Rio siapa? adik angkatan aku di organisasi ? kamu kenal dengannya? kata kak Chiko setengah kaget.
" Iya kenal, kenapa kak? kataku dengan nada penasaran.
( Tidak lama kemudian, kak Chiko sudah selesai bicara dengan Rio )
" Kak, ngomong apa sama Rio atau dia ada bilang apa sama kakak?
__ADS_1
" Nggak ada apa apa rin, ternyata kamu sama Rio pacaran ya??? kok bisa ? Tapi..aku ucapin selamat ya, aku percaya dia laki laki yang baik untukmu dan semoga kalian awet pacarannya.
" ( sambil senyum senyum aku meng-iyakan bahwa benar kami sedang pacaran )
" Memangnya kamu bakalan tahan ya kalo pacaran jarak jauh seperti itu? kata kak Chiko.
" Ya...pastilah kak,aku tipe perempuan yang setia loh ( sambil aku tertawa karena memuji diriku sendiri ).
" Bakalan banyak yang kecewa sih saat tahu kamu sudah punya pacar, kata kak Chiko lagi.
" Loh? kenapa? aku kan tidak pernah memberikan seseorang harapan palsu kak. kataku kemudian.
Setelah itu beberapa panitia sudah ada yang pulang, sedangkan aku baru akan siap siap untuk pulang. kulihat jam di tangan kananku sudah menunjukkan pukul 11 malam aku harus buru buru pulang aku takut ada yang jahat di jalan nanti apalagi jarak basecamp ke rumah itu kurang lebih 18KM. soalnya aku pernah di isengin sama seorang bapak bapak tua yang mengikutiku hingga di gerbang perumahan tempatku tinggal dan dia menarik kasar bajuku, mungkin dia berniat jahat padaku tapi saat itu akupun sudah terbawa emosi lalu aku turun dari motor dan ku tantang bapak bapak itu tapi sayangnya dia malah kabur dengan motornya.
__ADS_1
setidaknya malam ini aku benar benar bahagia karena menemukan seseorang yang mengisi hari hariku yang sempat kelam, aku berharap hubungan ini akan lama dan awet seperti kata kak Chiko tadi. ( Aku mengendarai sepeda motorku sambil senyum senyum sendiri ).