LELAKI HEBAT SETELAH AYAHKU

LELAKI HEBAT SETELAH AYAHKU
BAB.28 PERTEMUAN RIO,RINJANI,HANA DAN BIBY


__ADS_3

( POV BIBY )


Hari ini setelah pulang kampus aku berencana untuk mengajak Rinjani, Rio dan Hana untuk membahas masalah pelik yang sedang di hadapi oleh Hana tapi sebelum aku mengajak Rio dan Rinjani sebaiknya terlebih dahulu aku memberitahukan rencana ini kepada Hana.


Saat di depan kelas akupun segera merogoh ponselku di saku celanaku dan segera menelfon Hana. tak menunggu lama Hana langsung menjawab telfonku.


" Hallo Hana, lagi dimana, lagi ngapain dan lagi sama siapa?


" Hhhehe....hallo by kamu kayak wartawan aja deh. ini lagi di kost aja karna kuliahku lagi kosong dan sendiri aja. ada apa ya?


" Oh...iya han aku berencana untuk mempertemukan mu dengan Rinjani dan Rio hari ini.bisa nggak?


" Hah? gimana ? gimana ? untuk apa lagi bertemu dengan Rio? katanya gusar.


" nggak kenapa napa aku hanya mengajak kalian berkumpul hari ini untuk mencari solusi yang baik atas masalah yang sedang kamu hadapi saat ini. Han, berat loh kalau kamu harus menghadapi ini sendirian, aku benar benar kasihan denganmu. Ucapku menghiburnya


" aku nggak papa by, biar aku hadapi semua ini sendirian. aku malu bila harus bertemu dengan Rinjani apalagi Rio.


" nggak usah malu han, nanti aku yang ngomong baik baik kepada mereka. kataku menyakinkannya.


" yaudah....terserah kamu saja by, aku pasrah dengan semuanya karena saat ini aku benar benar sudah putus asa.


" yaudah...jangan sedih lagi han. aku, rinjani juga rio akan membantumu semaksimal kami. ucapku menghiburnya.


" iya, makasih banyak by. nanti kabarin aja kalau hari ini jadi untuk bertemu.


" oke han. kalau begitu udah dulu ya aku masih ada kuliah dan sudah hampir masuk kelas lagi. byeee....


" bye... hana langsung menutup telfonnya.


Setelah jam kedua perkuliahanku pun akhirnya selesai. aku berniat untuk mengajak Rinjani bertemu di kantin kampus andalan kami untuk membicarakan perihal rencana pertemuan kami hari ini. tiba tiba kulihat Rinjani keluar dari ruang perpustakaan sebelah kelasku.


" Rin, rin....panggilku setengah berlari kepadanya.


" kenapa by? Rinjani langsung menoleh kebelakang.


" oh iya...hari ini ada acara nggak?


" hmmmm....kulihat rinjani sedang memikirkan sesuatu.

__ADS_1


" ada nggak?


" sepertinya kosong, setelah dari kampus aku akan langsung balik kerumah.ada apa? mau traktir aku makan ke mall sama anak anak?


" Yeeee....GR siapa juga yang mau traktir,akhir bulan bu lagi bokek. ucapku mengejeknya.


" Oahahha... trus ?


" sini duduk dulu rin, ada sesuatu yang penting yang akan kuceritakan padamu masalah Hana.


" hah? hana? ada apa lagi dengannya? kulihat wajah rinjani sedikit kesal jika membahas soal hana.


" rin, biasa aja sih nggak usah jutek gitu. keadaan hana sekarang memprihatinkan loh. ucapku serius.


" memprihatinkan bagaimana ? ucapnya penasaran.


" kamu ingat kan kemarin sewaktu kamu mengajakku untuk keluar nongkrong dan aku menolak? itu karena ada hana dirumahku.


" hah ? oh...sekarang kamu dekat lagi sama hana by? jangan jangan yang menghamili hana sebenarnya kamu ya? refleks kututup mulut hana dengan telapak tanganku.


" woyy....sssttt jangan keras keras ngomongnya rin. apaan sih? bukan aku yang menghamili hana. makanya dengar dulu,jangan di potong potong biar jelas rin.


" iya yaudah...keadaan hana memprihatinkan bagaimana maksud kamu tadi?


( POV AUTHOR )


Oh...iya maaf disini saya akan menjelaskan dulu dengan singkat perihal kosongnya rumah Riko. mungkin kalian akan bertanya tanya kok bisa rumah Riko kosong padahal kan dia tinggal bersama kedua orang tuanya. Oke...disini saya akan menjelaskan bahwa rumah Riko tak hanya satu di kota ini ya.kan dia orang kaya jadi rumah yang kosong menurut cerita di novel ini adalah salah satu rumah milik orang tua Riko. selama kuliah Riko diberikan satu rumah oleh ayahnya untuk belajar mandiri dan mengurus dirinya sendiri. kebanyakan teman kampusnya cuma tahu rumah yang di tempati oleh Riko yang sudah kosong itu, bukan rumah mewah yang di huni oleh kedua orang tuanya. semoga paham atas penjelasan saya ya. oke kita lanjut percakapan Rinjani dan Biby.....


" hah? Riko ? kabur ? ucapnya kaget dan membelalakkan kedua matanya kepadaku.


" iya rin, kemarin dari sore hingga malam hana berada dirumahku dan tak henti hentinya dia menangis. saat ini kulihat dia benar benar sedang terpuruk trus jujur aku sebenarnya ingin membantunya dengan mengajakmu serta Rio.


" lalu ? aku dan Rio bisa bantu apa?


" gin Rin, hari ini aku berencana mengajakmu dan Rio bertemu dengan Hana membicarakan soal masalah yang tengah di hadapinya.apa kamu mau? dan bolehkah aku meminta tolong padamu untuk menelfon Rio menjelaskan soal Hana. aku berharap kita bertiga bisa membantu Hana. ucapku memohon.


" oke aku mau, tunggu aku telfon Rio dulu ya ! semoga dia juga mau dan setuju atas rencanamu ini.


Kulihat Rinjani mengambil ponsel dari dalam tasnya dan segera menelfon Rio,kulihat Rinjani sedikit menjauh dariku. entahlah...apa yang mereka bicarakan, yang jelas aku berharap Rio dan Rinjani mau membantuku menolong Hana. tak lama kemudian Rinjani pun datang menghampiriku.

__ADS_1


" By, oke Rio setuju. hari ini jam berapa ? tanyanya antusias.


" sepulang kampus, bisa ? tadi aku sudah menelfon Hana dan hari ini dia sedang nggak ada kuliah.


" oke boleh. nanti Rio akan langsung menunggu di lokasi tempat kita bertemu aja. kamu telfon Hana dan beritahu jam 4 kita semua akan bertemu di cafe Halu.


" Baiklah.


Jam 4....


Aku sedang menunggu Rinjani di kantin dekat gerbang sambil memesan segelas kopi.


" By, ayo jalan. tiba tiba Rinjani muncul dengan motornya tepat didepan kantin.


" Oke tunggu sebentar, aku ambil motor dulu di parkiran.


Tak lama kemudian kami pun melaju menuju ke Cafe Halu. ternyata Hana sudah menunggu terlebih dahulu, akupun segera masuk bersama Rinjani. belum sempat duduk kulihat Rio muncul di dekat pintu masuk dan aku segera memanggilnya.


kulihat Hana langsung menjabat tangan Rinjani, Aku dan sedikit ragu untuk menjabat tangan kepada Rio.


Kami pun duduk bersama, kulihat Hana sesekali tertunduk mungkin dia malu pada Rinjani dan Rio.


" Han, kok Riko bisa kabur? tanpa basa basi Rinjani langsung membuka percakapan.


" Hmmm...nggak tahu Rin,aku juga bingung harus nyari Riko kemana lagi. kulihat mata Hana berkaca kaca.


" Kamu tahu nggak Han nama orang tua Riko? kan orang tuanya cukup terkenal di kota ini. Ucap Rio.


" Aku nggak kenal sama sekali nama orang tuanya, dia tak pernah bercerita sekalipun tentang keluarganya dan pekerjaan orang tuanya.


" Oh...iya. aku ingat kalau Riko mempunyai adik perempuan yang pernah satu sekolah dengan adik sepupuku di SMA yang sama. nanti aku akan coba coba cari tahu semoga ada titik terang. Ucap Rinjani antusias.


" Benar Rin ? semoga segera ada titik terang ya.kasihan Hana. ucapku sambil melihat ke arah Hana.


" Iya, tenang saja nanti kita akan bantu kamu kok. Kata Rio menghibur Hana.


" Iya makasih ya semuanya. kalian semua sudah baik padaku. Rin, Rio aku benar benar minta maaf pada kalian berdua ya, gara gara aku hubungan kalian jadi nggak baik. aku benar benar merasa bersalah pada kalian berdua. Ucap Hana sambil memegang tangan Rinjani.


Kulihat Rio menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kepada Hana.

__ADS_1


" Iya, nggak papa Han. aku dan juga Rio sudah memaafkanmu.kamu harus kuat ya melewati semua ini.


Akhirnya Rinjani dan Hana saling berpelukan, kulihat Hana meneteskan air mata dari kedua matanya dan Rinjani mengelus lembut punggung Hana.


__ADS_2