
( POV HANA )
Namaku Hana Aruna terkadang teman temanku memanggilku dengan dua versi nama yaitu Hana dan Una.
Aku berasal dari daerah pinggiran kota Makassar, saat ini aku sedang mengenyam pendidikan di salah satu universitas negeri yang ada di kota ini.
Aku tergabung dalam suatu organisasi seni di kampusku dan kebetulan aku juga mengambil jurusan seni. jadi semenjak aku bergabung di organisasi kampus aku banyak ber-interaksi dengan orang orang diluar kampus ataupun banyak bersosialisasi dengan mahasiwa dari kampus lain.
Diluar kampus banyak yang mengenalku dengan nama Hana, sedangkan di kalangan kampusku kebanyakan memanggilku dengan nama Una. itulah sebabnya beberapa teman heran jika menyebut nama berbeda padahal orang yang sama.
Awal aku menginjakkan kaki di kota ini sebenarnya orang tuaku tak mengizinkanku untuk kuliah jauh dari daerah tempat tinggalku apalagi aku anak perempuan banyak ketakutan yang orang tuaku pikirkan ketika aku terlampau jauh dengan mereka. sebenarnya di daerahku juga ada sebuah perguruan tinggi tapi aku sama sekali tak berniat untuk masuk di perguruan tinggi tersebut, cita citaku sewaktu SMA ingin sekali berkuliah di kampus favorite di kota Makassar dan alhamdulillah aku bisa lulus seleksi di salah satu kampus negeri di kota ini.
Aku memang perempuan yang cukup mandiri, aku tak takut untuk jauh dari keluarga apalagi yang berkaitan dengan keinginanku. saat ini aku sudah semester tiga dan aku menyewa kamar atau kost tak jauh dari kampusku. saat aku menghadiri kegiatan tujuh belas agustus di puncak gunung aku bertemu dengan seorang laki laki yang sangat ku kagumi.disitulah awal pertemuanku dengan rio.
Oh iya...selain aku sibuk dengan organisasi kampus aku juga aktif dengan kegiatan mendaki gunung atau menjelajah pulau, aku tipe perempuan yang sangat menyukai petualangan. sewaktu kegiatan tujuh belas agustus tahun lalu aku dikenalkan oleh teman kampusku seorang laki laki yang bernama Rio. disitulah awal perkenalanku dengannya.
" Una, ayo kenalan dengan temanku Rio. dia dari organisasi pecinta alam Aurora. kata temanku Ical.
" Hallo, kenalkan namaku Una atau boleh juga di panggil Hana, seraya menjabat tangan rio.
" Eh...hallo aku Rio, senang berkenalan denganmu. ucapnya dengan ramah.
" Una, aku ke tenda sebelah dulu ya, aku mau ketemu sama teman lamaku dulu. nggak papa kan aku tinggal dulu bersama Rio kalian ngobrol ngobrol aja dulu. kata Ical.
" Oh iya cal, jangan lama ya. kataku.
Aku dan rio beberapa saat terdiam karena aku maupun dia tidak tahu harus membahas apa, akhirnya kuberanikan membuka percakapan dengannya.
" Oh iya kak, maaf kuliah dimana? kataku basa basi.
" Aku nggak kuliah, cuma aktif saja dengan kegiatan seperti ini. aku cuma tamat SMA dan sekarang sedang bekerja diluar kota. katanya menjelaskan.
" Wah...mantap kak, kesini sendiri saja atau bersama rombongan?
" bersama rombongan, nanti ayo jalan jalan di tendaku. nanti ku kenalkan dengan teman temanku yang lain.
" Hehhe...baik kak makasih banyak atas ajakannya, sambil kami bercengkrama ku tawarkan dia segelas kopi dan dia menerimanya dengan senang hati.
" Oh iya..sekampus dengan ical ya? katanya
__ADS_1
" Iya kak sekampus cuma beda jurusan, kalo aku seni sedangkan ical teknik sipil.
" Wah...kalian keren ya, semoga kuliahnya berjalan lancar sampai wisuda.
" Aminn, makasih doanya kak.
Aku kagum dengan Rio karena dia sosok laki laki yang sopan menurutku, terkesan cuek tapi bukan berarti tidak menghargai orang lain. aku juga suka dengan gayanya.pokoknya dalam hatiku dia masuk kriteria laki laki idamanku, hehhehe....
Tak terasa dua jam kami bercengkrama semua hal sudah kami ceritakan, kami belajar banyak hal sambil saling mengenal lebih dekat satu sama lain dan kayaknya dia betah berlama lama untuk mengobrol denganku. saat ini aku memang tak punya pacar.Yaaa... sepertinya sudah tiga bulan aku menjomblo,bukan karena aku tak laku hanya saja saat ini aku lebih selektif dalam hal mencari pacar lagi.
" Kak Rio apakah saya boleh meminta pin bbm mu? siapatau aku butuh bantuan suatu saat nanti atau teman untuk mendaki gunung. sebenarnya aku malu tapi kuberanikan diriku.
" Oh iya boleh, ini di catat ya.
" Oke makasih ya kak, kontak ku di save ya kak nanti aku akan PING kakak duluan kalau sudah dapat signal di bawah kaki gunung.
" Iya una. ucapnya dengan sopan sambil tersenyum.
Aku tidak akan lupa dengan senyuman laki laki yg saat ini berada di sebelahku, dia begitu kelihatan manis saat tersenyum, gumamku. iseng iseng ingin ku tanyakan apakah dia sudah mempunyai pacar.
" Kak rio, kesini kenapa nggak bareng pacar? ucapku dengan pede.
" kak rio apa nggak bareng pacar kesini? ku ulang lagi pertanyaanku padanya.
" Oh...nggak cuma dengan teman teman serombongan saja,lagi sedang ingin sendiri juga.
" Ohiya kak lagi sendiri ya? kenapa nggak nyari?
" Eh? nggak buru buru juga sih.lagi mau kemana mana sendiri dulu.sedang menikmati kesendirian dulu. ucapnya sambil sesekali tersenyum.
" Oh begitu ya? kataku singkat.
" kamu sendiri kesini sama pacar? tanyanya padaku.
" Oh...eh nggak kak cuma sama teman teman juga dan senior senior lainnya. lagi nggak punya pacar juga.
" Iya sih mending kamu fokus kuliah dulu, pacar mah belakangan aja. Aku langsung tertegun dengan ucapannya.
" Hehhe...iya kak siap. ucapku singkat.
__ADS_1
Aku baru kali ini bertemu dengan laki laki yang sangat berbeda di mataku, sehingga tak ada kekurangan yang kutemukan padanya sejak awal kami mengobrol hingga sekarang.aku benar benar ingin mengenalnya lebih jauh lagi.
" Oh iya, aku balik ke tenda dulu ya, sudah ditunggu sama yang lain.nanti jalan jelan ke tendaku sekalian ajak ical ya. katanya.
" Oke kak, makasih banyak sudah mau berkunjung ke tenda kami.nanti saya dan kak ical akan jalan jalan kesana.
" baik, dada....rio mengangkat telapak tangan kanannya.
" Iya, daaaaa.... akupun membalas mengangkat tangan kananku.
Beberapa saat kemudian, ical pun datang.
" Una, rio sudah balik?
" barusan saja cal, dia mengajakku juga kamu untuk jalan jalan ke tendanya.
"boleh, nanti sorean saja kita kesana.aku mau istirahat dulu.
" Oke cal.
Sore harinya...
" Una, jalan yuk ke tenda rio.
" Yuk...aku seketika bersemangat dengan ajakan ical.
Tak lama kemudian kamipun tiba di tenda rio, aku melihat ada beberapa orang yang sedang duduk di depan tenda rio.
" Eh...maaf kak ada rio ? kata ical sambil bersalaman dengan mereka semua dan ku susul menyalami mereka.
" Ada dek di dalam, tunggu saya panggilkan dulu. ucap salah satu dari mereka.
Tak lama kemudian rio pun muncul dari dalam tenda.
" Eh...ical, una ayo sini duduk gabung sama teman temanku.
Kamipun duduk bergabung dengan yang lainnya sambil berkenalan satu persatu dengan kakak kakak yang ada disitu. setelah berkenalan salah satu di antara mereka membuatkan kami kopi dan kamipun bercerita satu sama lain, sesekali saling bercanda hingga hari pun gelap.
Sudah tiga hari kami berada di puncak gunung ini, hari ini kami akan bersiap siap untuk pulang dan kami sudah janjian dengan tim rombongan rio untuk pulang bersama.
__ADS_1
kamipun siap siap untuk packing, makan bersama lalu berangkat....