Love Maze

Love Maze
Bertemu Steve


__ADS_3

Mentari pagi yang cerah dan kicauan burung yang merdu, membangunkan Sally dari tidurnya yang lelap, dia membuka matanya perlahan dan melihat Zean yang sedang menatapnya. Zean membelai rambut Sally dengan lembut lalu memeluknya.


Kak Zean jangan seperti ini, "ucap Sally."


Sally, aku sedang berpikir jika suatu hari nanti kita berpisah, apa kamu sanggup melihatku bersama wanita lain ?, "tanya Zean."


Sally mendekatkan tubuhnya pada Zean, dan membiarkan Zean mendekap erat tubuhnya.


Ketika hari itu tiba, mungkin aku tak sanggup,


"ucap Sally."


***


Hari yang sangat cerah.


Steve terlihat bersemangat, karena hari ini dia akan bertemu dengan kekasih hatinya Sally. Dia duduk menunggu Sally di tempat pertama kali mereka bertemu. Dia terus menunggu, tapi Sally tak juga datang menemuinya. Dia mencoba menelpon Sally tapi ponsel Sally tak bisa dihubungi.


Steve berpikir Sally masih marah padanya, sehingga dia tak datang menemui Steve.


Steve tetap menunggu, berharap Sally akan berubah pikiran lalu datang menemuinya disini.


***


Sepulang bekerja, Sally menyuruh Zean mengantarnya ke supermarket, dia ingin membeli


beberapa bahan makanan yang hampir habis. Sally menyuruh Zean menunggu di mobil.

__ADS_1


Sally masuk ke supermarket dan mulai memilih beberapa bahan makanan. Dia melihat semua orang melihat ke arahnya, dia berpikir apakah ada yang salah dengan dirinya.


Zean menghampiri Sally dan memegang tangan Sally.


Ternyata Zean yang berada di belakangnya dan menjadi pusat perhatian. Semua mata wanita tertuju pada Zean dan membuat Sally cemburu.


Suami ku sayang, tolong bantu aku mendorong troli ini ?, "teriak Sally."


Semua wanita yang mendengar teriakan Sally langsung membubarkan lamunan mereka tentang Zean.


Wah, sayang sekali pria tampan itu sudah menikah ?, "ucap wanita di samping Sally."


Sally menarik tangan Zean menjauhi wanita penggoda itu.


***


Kamu cemburu ?, "tanya Zean."


Hhhh cemburu ?, Mana mungkin, kamu jangan terlalu banyak berpikir, "ucap Sally kesal".


Zean mendekatkan tubuhnya kearah Sally.


Sally berpikir Zean ingin menciumnya, sehingga dia memejamkan matanya.


Sally, kenapa kamu menutup matamu ?, Apa kamu pikir aku akan menciummu ?, Aku hanya ingin memasang sabuk pengamannya, tapi jika kamu menginginkannya aku bisa memberikannya disini, " ucap Zean sambil tertawa ".


Siapa juga yang mau dicium kak Zean, "Sally mengelak".~

__ADS_1


***


Selama perjalanan, Sally memilih diam karena masih kesal. Zean mencoba membujuk Sally agar tak marah lagi padanya.


Sudahlah Sally jangan marah lagi, cukup kamu tahu aku adalah suami mu, tak ada yang akan berebut dengan mu, "ucap Zean".


Sally tersenyum manis.


***


Dalam perjalanan menuju ke rumah, mereka melewati tempat di mana Sally dan Steve pertama kali bertemu.


Sally melihat kearah tempat itu. Dia seperti melihat Steve di sana.


Kak Zean, hentikan mobilnya, "teriak Sally."


Zean menghentikan mobilnya.


Sally berlari ke tempat dia melihat Steve.


Zean juga mengikuti Sally, tapi langkah kakinya terhenti.


Dia melihat Sally yang sedang berlari lalu memeluk seseorang, dia tau orang yang di peluk Sally itu adalah Steve.


Saat melihat Sally memeluk pria lain, Zean menjadi sangat marah, tapi tidak ada yang bisa dia lakukan selain melihat Sally kembali pada Steve.


Atas dasar apa dia harus melarang Sally bertemu Steve, bukankah Steve adalah kekasih Sally, sedangkan dia hanya berpura-pura menjadi suami Sally.

__ADS_1


 


__ADS_2