Love Maze

Love Maze
Pilih Dia atau Aku


__ADS_3

Malam itu Zean membawa Reva ke Rumah Sakit, sedangkan Sally terus mencari cincin itu.


Hampir setengah jam dia berada di dalam kolam, dia terus menyelam ke dasar kolam untuk mencarinya, terlihat beberapa kali dia kembali ke permukaan untuk mengambil napas panjang, lalu menyelam lagi sampai dia menemukan cincin itu.


Sally kembali ke kamarnya untuk menggantikan pakaiannya yang basah, lalu menyembunyikan cincin itu di tempat yang aman.


Sally menelpon Zean memakai telepon rumah, karena ponselnya di rusak Zean.


Dia meletakkan kembali gagang telepon itu ketempat semula. Dia terlihat muram karena tak bisa menghubungi Zean.


Sally duduk di depan teras rumahnya, dia sedang menunggu kepulangan Zean.


Saat itu dia merasa lelah, tubuhnya mulai demam dan wajahnya terlihat pucat.


***


Malam itu Steve terlihat gelisah, dia terus memikirkan Sally. Dia menelpon Sally hanya ingin menanyakan kabarnya, tapi tak bisa dihubungi. Steve yang gelisah memutuskan untuk menemui Sally.


Sesampainya disana, dia melihat Sally yang terlihat lemah.


Steve memegang kening Sally.


Sally, kamu tak bisa seperti ini, aku akan membawamu ke Rumah Sakit, " ucap Steve ".


Sally meminta Steve membantu memapahnya ke kamar, dia tak ingin ke rumah sakit. Zean akan marah kalau tak melihatnya di rumah.


Steve menggendong Sally ke kamarnya dan merawat Sally dengan baik.

__ADS_1


***


Zean khawatir tentang Sally.


Dia teringat boneka beruang, ada kamera di dalam mata boneka itu.


Zean memantau Sally lewat ponsel nya.


Zean menjadi marah karena melihat Steve ada di dalam kamarnya. Pikiran Zean menjadi kacau, dia mulai memikirkan hal kotor tentang Steve dan Sally.


Aku tak bisa menahan lagi, kalian tunggu saja pasangan selingkuh, aku akan menghabisi kalian berdua, " ucap Zean dalam hati ".


Zean bergegas dari tempat duduknya, tapi Reva memegang tangannya. Dia tak ingin Zean pergi.


Semalam Zean tak bisa tidur dengan nyenyak, dia selalu teringat tentang Sally.


Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Dia hanya ingin secepatnya tiba di rumah.


Sally, kali ini kamu tak bisa mengelak lagi. Beraninya kalian berdua berselingkuh di rumahku sendiri, " ucap Zean marah ".


***


Teriakan Zean membangunkan Steve dan Sally dari tidurnya.


Zean tiba-tiba datang dan marah tanpa alasan yang jelas, dari mulutnya hanya mengeluar kata-kata pedas yang menyakiti hati Sally.


Cukup kak Zean, jangan bicara lagi, kamu selalu menuduhku selingkuh dengan Steve, lalu hubunganmu dengan Reva disebut apa ?, " ucap Sally kesal ".

__ADS_1


Sedari tadi Steve hanya bisa melihat Zean dan Sally yang terus bertengkar. Sally baru menyadarinya, dia mulai gugup dan takut Steve meninggalkan dia lagi.


Saat itu Steve belum mengatakan pada Sally kalau dia sudah mengetahui bahwa Zean dan Sally telah menikah.


Sally memegang tangan Steve.


Steve aku memang salah, karena tak jujur dari awal, tapi sebulan lagi aku dan kak Zean akan bercerai, kami hanya berpura-pura menikah, " Sally menjelaskan ".


Setelah mendengar penjelasan Sally, Steve baru mengerti pernikahan ini hanya berpura-pura.


Steve menggenggam tangan Sally dan mengajaknya pergi meninggalkan Zean.


Sally hanya bisa mengikuti Steve pergi, tapi Zean memegang tangan Sally.


Kini, Zean dan Steve sama-sama memegang tangan Sally.


Zean mengatakan, dia tak akan bercerai dengan Sally karena dia mencintai Sally. Dia memang terlambat menyadari perasaannya, tapi lebih baik dikatakan sekarang daripada tidak sama sekali.


Sally, kamu harus memilih. Kamu pilih dia atau aku ?, " ucap Zean tegas ".


 


 ***


Menurut reader, siapa yang akan di pilih Sally ?


Jangan lupa like & koment ya reader tersayang... biar aku jadi semangat lagi. 🙂🙏

__ADS_1


__ADS_2