Love Maze

Love Maze
Accident


__ADS_3

Sally terbangun dari tidur dan menemukan Zean di sampingnya, mereka tidur saling berpelukan.


Sedikit gerakan dari Sally membangunkan Zean dari tidurnya.


Zean menatap ke arah Sally.


"Morning baby," ucap Zean menyapa Sally.


Wajah Sally memerah, karena mengingat kejadian semalam. Dia menutup kembali wajahnya dengan selimut.


Zean hanya tersenyum melihat tingkah Sally saat dia malu-malu. Zean merayap masuk dalam selimut itu, dia menganggap Sally sedang menantangnya.


Di bawah selimut, Zean sedang menatap lembut wajah Sally. "Apa kamu sedang menggoda aku sayang?," ucap Zean sambil mengelus lembut wajah Sally.


"Kiss me baby," Zean meminta Sally memberikan morning kiss untuknya.


Mereka saling membalas ciuman, memang terlihat Zean yang lebih dominan karena Sally masih merasa malu. Ini adalah pengalaman baru dalam hidupnya.


Pagi hari mereka awali dengan percintaan panas.


***


Siang harinya Zean dan Sally segera kembali ke rumah. Dalam perjalanan, terlihat Sally sedang memikirkan sesuatu.

__ADS_1


Dia tak tega membicarakan hal ini di pada Steve, karena Steve menaruh harapan yang besar pada Sally. Dia bingung, dari mana dia harus memulai menjelaskannya.


"Sally kamu telah memilih aku, maka kamu harus bisa melepas masa lalu mu," ucap Zean.


Saat membicarakan masalah ini, tiba-tiba ponsel Sally berdering, dia menjadi semakin gugup. Karena Steve yang menelpon.


Zean menyuruh Sally mengangkat panggilan itu. Sally hanya terdiam sambil memijat keningnya.


Zean kesal dan membentak Sally agar segera mengangkat panggilan itu lalu menjelaskan kebenarannya.


Sally mengangkat panggilan Steve.


"Ya, Steve."


"Sayang, aku senang bisa mendengar suara mu. Apa kamu sudah menandatangani surat perceraian mu," tanya Steve.


Belum sempat menyelesaikan pembicaraannya dengan Steve. Tiba-tiba mobil yang di kendarai Zean mengalami kecelakaan.


Saat itu ada mobil yang berjalan berlawanan arah sedang melintas dengan kecepatan tinggi, sepertinya orang yang mengendarai mobil itu sedang di bawah pengaruh alkohol.


"Sally... sally... kamu kenapa?, tolong jawab aku," tanya Steve khawatir.


Dengan sedikit kesadaran yang masih dimiliki Zean, dia berusaha meraih ponsel Sally.

__ADS_1


"Steve, ini aku Zean, kami mengalami kecelakaan, tolong Sally, dia sekarat.


Zean berusaha mengeluarkan Sally dari dalam mobil. Setelah itu dia jatuh tak sadarkan diri.


***


Saat Zean sadar, dia menemukan dirinya berada di rumah sakit. Dia mencabut infus yang terpasang di tangannya dan mulai mencari Sally.


"Zean tunggu, kamu mau ke mana?, kamu juga terluka," ucap Reva sambil mengejar Zean.


Zean keluar dari ruangan tempatnya di rawat. Saat dia keluar, dia melihat Steve dan menanyakan keberadaan Sally, dia ingin melihatnya.


Steve yang kesal terhadap Zean langsung memukul Zean, tak perduli saat itu Zean sedang terluka.


Reva datang dan menahan Steve agar tak memukul Zean lagi.


Steve menyalahkan Zean atas apa yang terjadi pada Sally. Menurutnya, seandainya saat itu Zean tidak mengajak Sally maka kecelakaan ini tak akan terjadi.


Saat ingin masuk ke dalam ruangan tempat Sally di rawat, Steve menahannya. Dia menyuruh Zean segera pergi dari sini, dan jika terjadi sesuatu hal yang buruk pada Sally, Steve mengancam akan menghabisi Zean.


***


Zean hanya bisa melihat Sally yang terbaring lemah dari balik kaca. Akhirnya Zean meninggalkan Sally bersama Steve, bukan karena dia tidak mencintai Sally lagi, tapi karena rasa bersalahnya pada Sally.

__ADS_1


Karena memang benar kata Steve, andai saja saat itu ...


Zean hanya duduk terdiam mengingat Sally, terlihat setetes demi setetes air mata yang keluar dari mata Zean.


__ADS_2