Love Maze

Love Maze
Mengakui


__ADS_3

Seminggu berlalu ...


Sally mengeluarkan bantalan dari dalam bajunya dan membuangnya ke lantai.


Kak Zean, aku tak bisa bersandiwara lagi, aku muak dengan semua kebohongan ini, " Sally mulai marah ".


Dia berpikir lebih baik memberitahukan kebenarannya. Toh, berbuat seperti ini juga tak ada manfaanya.


" Kak Zean, lebih cepat kita menceritakan kebenarannya maka perceraian kita juga tak perlu dibatalkan, dan kamu bisa kembali bersama Reva secepatnya ".


Lain dimulut, lain di hati. Itulah Sally, dia tak bisa mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya. Dalam hatinya berkata,


" Maaf kak Zean, ini yang terbaik karena semakin lama kita mengulur waktu, takutnya aku tak bisa melepaskan mu, aku benar-benar menyayangi mu lebih dari sekedar seorang kakak ".


Sedangkan Zean berpikir Sally ingin segera bercerai karena dia ingin kembali bersama Steve.


" Baiklah, kalau keinginanmu untuk segera bercerai akan aku penuhi, tapi tunggulah beberapa hari lagi, aku masih mencari waktu untuk mengatakan pada ayah dan ibu, Zean menjelaskan ".


***


Pertengkaran mereka berdua tak sengaja didengar oleh ibunya Adriana. Dia terlihat sedih dan kecewa terhadap Zean dan Sally. Dia mengusap airmatanya lalu mengetuk pintu kamar Zean dan menyuruh mereka berdua turun ke bawah.

__ADS_1


Zean, Sally, mari makan malam bersama, " panggil Adriana. "


Suasana di meja makan terasa canggung. Bibi Adriana yang tadinya selalu membicarakan kehamilan Sally, kini hanya terdiam, mereka fokus pada makan malamnya saja.


Zean, setelah selesai makan, ada yang ingin kami bicara padamu, " ucap Alberto ".


Sally berpamitan ke kamar setelah menyelesaikan makan malamnya. Dia meninggalkan Zean bersama kedua orang tuanya yang masih duduk di meja makan.


Zean, apa yang mau kamu katakan pada kami tentang kebohongan kamu dan Sally ?, " tanya Alberto ".


Zean tertawa mendengar pertanyaan ayahnya.


Ayah, bukankah sekarang kita impas ?, " ucap Zean ".


" Ayah jangan mengelak lagi, saat itu aku memeriksa riwayat kondisi kesehatanmu selama setahun, kondisimu stabil ".


Terjadi peryengkaran diantara mereka.


Kalau kamu tahu kebenarannya, kenapa kamu masih mau menikahi Sally ?,


" tanya Adriana dengan kesedihan di wajahnya ".

__ADS_1


" Zean menjawab pertanyaan ibunya dalam hati, awalnya dia tak ingin menikahi Sally, tapi dia cemburu Sally selalu menyebut nama Steve, saat itu dia benar-benar takut kalau Sally menikah dengan pria lain, dia tak sanggup membayangkannya ".


Kalau kalian sudah memutuskan untuk bercerai, terserah kalian saja, kami terlalu ikut campur urusan kalian. Tapi kami kecewa dengan kamu Zean, Sally itu adalah wanita yang sangat baik, tapi kamu menyakiti hatinya, " ucap Adriana ".


" Ibu, sekarang aku tak ingin bercerai.


Aku baru menyadari perasaanku, sedari dulu aku sudah jatuh cinta Sally.


Tapi semuanya sudah terlambat, Sally menyuruhku segera menceraikannya agar dia bisa kembali dengan kekasinya Steve ".


Orang tua Zean memberi nasehat padanya,


Ayah :


"Anakku, kalau kamu memang benar-benar menyayangi Sally dan tak ingin kehilangan dia, maka kejarlah dia, dan katakan tentang perasaan kamu yang sebenarnya ".


Ibu :


" Ia benar yang dikatakan ayahmu, ibu yakin selama hampir setahun kalian berdua hidup bersama, pasti ada benih-benih cinta yang tumbuh di hati kalian berdua.


" Zean ikutilah saran ayah, karena dulu aku juga mengejar-ngejar ibumu, aku memakai tak-tik seperti ini dan berhasil, ' ucap Alberto dengan bangga ".

__ADS_1


Hati Zean sedikit tenang mendengar nasehat dari kedua orang tuanya.


__ADS_2