
Selama hampir seminggu Steve tak bertemu Sally, karena perjalanan bisnis Steve ke Jepang.
Dalam rentang waktu tersebut Sally bisa memperbaiki hubungannya dengan Zean karena mereka selalu bersama, tapi itu hanya sementara, karena tersisa tiga hari lagi Steve kembali dari perjalanan bisnisnya.
***
Zean mengirim pesan pada Sally, ada hal penting yang harus dia kerjakan. Tapi yang terjadi adalah Zean sedang menyiapkan kejutan untuk Sally.
Zean membuat makan malam dan mendekor taman yang ada di halaman belakang, dia menghiasai taman itu dengan lampu-lampu tumblr membentuk hati dan didalamnya tertulis nama dia dan Sally di dalamnya.
***
Sally kembali ke rumah, dan belum menyadari kejutan yang akan Zean berikan.
Zean menyuruh Sally membersihkan diri dan memakai gaun yang sudah Zean siapkan untuknya.
Kak Zean kenapa aku harus memakai gaun, memangnya kita mau ke mana ? " tanya Sally ".
Zean menyuruh Sally jangan terlalu banyak bertanya, dan mengikuti saja ucapannya.
Sally mendengarkan semua ucapan Zean, dia mengenakan gaun yang sudah Zean siapkan, memakai make up yang natural, dan rambutnya dia biarkan terurai.
Sally berjalan menghampiri Zean dan dia pun terpana dengan kecantikan Sally.
Kak Zean..., kak Zean, " teriak Sally ".
Zean tersadar dari lamunannya.
Ada sesuatu yang ingin aku tunjukkan padamu, tapi kamu harus menutup matamu, " ucap Zean sambil menutup mata Sally dengan tangannya, lalu menuntun Sally berjalan ke taman di halaman belakang ".
Dalam hatinya, Sally mulai menebak kejutan seperti apa yang ingin Zean berikan padanya.
Apa kamu siap Sally, aku akan membuka mata mu,
" ucap Zean "
__ADS_1
Sally membuka matanya, Sally begitu terharu dengan kejutan yang diberikan Zean.
***
Di bandara...
Terlihat seorang wanita cantik dengan tinggi semampai seperti seorang model, berjalan ke tengah kerumunan.
Saat dia berjalan, banyak mata yang menatapnya, dia adalah Reva Natalie Taylor, seseorang yang sangat dicintai Zean, dia kembali ke negara X setelah menyelesaikan studinya lebih awal dari yang di prediksi.
Di saat yang bersamaan Sally sedang bersama Zean, mereka berdua lebih banyak meluangkan waktu bersama karena waktu berpisah semakin dekat.
Setelah menghabiskan makan malam mereka, Zean dan Sally duduk bersama sambil menikmati keindahan langit malam. Sally menyandarkan kepalanya di bahu Zean.
Kak Zean, apa yang akan kamu lakukan setelah kita bercerai, " tanya Sally ".
Zean menyuruh Sally mengganti dengan pertanyaan yang lain karena Zean juga tak bisa menjawab pertanyaan itu, hampir setahun mereka berumah tangga dan Zean mulai terbiasa ada Sally di sisinya.
Sally mengganti dengan pertanyaan yang lain.
Terlihat ada kesedihan di wajah Zean saat Sally melontarkan pertanyaan seperti itu.
Ayo, di jawab kak Zean, " desak Sally ".
Sedari tadi Sally menunggu jawaban Zean, tapi percuma saja karena Zean tak akan menjawab.
Zean memegang tangan Sally dan mengajaknya untuk beristirahat, karena suhu di luar mulai terasa dingin.
***
Bel di pintu berbuyi...
Sudah larut, siapa sih yang tak tau aturan berkunjung ke rumah orang ?, " ucap Sally sambil membukakan pintu ".
Terlihat seorang wanita cantik yang berdiri di hadapannya. Wanita itu melepaskan kaca matanya lalu melihat Sally dari ujung rambut sampai ujung kaki Sally.
__ADS_1
Maaf, anda mencari siapa?, "tanya Sally ".
Apa Zean ada ?, " Reva balik bertanya ".
Sally melihat ke arah Zean, lalu mengatakan pada wanita itu bahwa dia salah alamat, karena disini tidak ada yang namanya Zean.
Sally, siapa yang datang, " teriak Zean ".
Mendengar suara Zean, Sally segera menutup pintunya tapi tangan Reva lebih cepat, Reva mendorong pintu itu dan terbuka lebar.
Zean terkejut dengan kedatangan Reva. Dia hanya diam terpaku melihat Reva yang berlari ke arahnya dan memeluknya dengan erat.
Sally kesal melihat mereka berpelukan. Sally yang cemburu, sengaja menutup pintu dengan cara membantingnya, sehingga membuat Reva kaget dan melepas pelukannya dari Zean.
Hmm...hmm... Maaf mengagetkan kalian, anginnya terlalu kencang, tangan ku tak bisa menahan pintu itu, " ucap Sally sambil berjalan ke arah Zean dan memisahkan mereka ".
Reva bertanya pada Zean, siapa wanita yang berada di samping Zean.
Butuh waktu beberapa detik untuk Zean dapat menjawab pertanyaan Reva. Zean memandang Sally, dalam hatinya berkata, maaf Sally aku harus menyangkal hubungan kita.
Dia adik sepupu ku Sally, " ucap Zean ".
Pengakuan palsu Zean membuat hati Sally terasa sakit. Sally melepas genggaman tangannya dari Zean. Sally seperti ingin menangis tapi dia menahannya.
Sayang, kamu tidak memperkenalkan aku pada adik sepupu mu, " ucap Reva sambil tersenyum ".
Sedari tadi Sally menatap wajah Zean tapi sebaliknya Zean tak berani menatap Sally. Dia merasa bersalah pada Sally karena menyangkal hubungan mereka.
Sally, ini Reva..., Zean tak sanggup menyelesaikan ucapannya.
Aku Reva, kekasih Zean, " ucap Reva menyambung ucapan Zean yg terputus ".
Mendengar ucapan Reva, air mata Sally tak lagi tertahan.
Baiklah Reva, aku ingin istirahat, aku akan meninggalkan kalian berdua disini, " ucap Sally lalu pergi meninggalkan Zean dan Reva ".
__ADS_1