
Kemarahan Sally pada Zean semakin memuncak. Kini, Zean tak lagi sungkan mengumbar kemesraannya dengan Reva di depan Sally.
Sebenarnya Zean berbuat begitu hanya ingin membuat Sally cemburu.
Kak Zean, aku ingin menghentikan drama pernikahan ini, aku tak tahan lagi denganmu " ucap Sally kesal "
***
Sally pergi mencari Zean di ruang kerjanya, disana dia bertemu dengan Sekretaris Sarah.
Slamat pagi sekretaris Sarah, apa Tuan Zean ada ?, Ada hal penting yang harus aku sampaikan padanya, " ucap Sally mencari alasan ".
Sekretaris Sarah melarang Sally untuk masuk.
Maaf nona Sally, anda tak bisa bertemu dengan Tuan Zean sekarang, "ucap Sektetaris Sarah ".
Sally tak menghiraukan ucapan sekretaris Sarah. Dia memaksa masuk ke dalam ruang kerja Zean dan menemukan Zean dan Reva yang sedang bermesraan. Terlihat Zean duduk di kursi kebesarannya sambil memangku Reva di atasnya.
" Apakah saat itu mereka berdua... "
Sally berhenti membayangkannya.
Maaf Tuan Zean, saya sudah melarang Nona Sally untuk masuk, tapi dia tak mau mendengarkan ucapan saya, " ucap Sekretaris Sarah ketakutan ".
Zean menyuruh Sarah dan Reva pergi, karena ada hal penting yang harus dia bicarakan dengan Sally.
Zean, aku baru saja tiba disini tapi kamu sudah mengusirku ?, " ucap Reva kesal ".
Zean hanya melihat Reva dengan tatapan dinginnya.
Baiklah, aku akan pergi.
Adik ipar, aku titip Zean padamu, tolong jaga dia agar tak melirik wanita lain, " pinta Reva ".
***
Sally mengunci pintu, agar tak ada yang mengganggu dia dan Zean.
__ADS_1
Kenapa kamu kesini, apa kamu bosan dengan pria itu lalu datang padaku ?, " ucap Zean ".
Sally mengutarakan tujuannya datang kesini hanya untuk menyerahkan surat pengunduran diri dan meminta Zean segera mengurus surat perceraian secepatnya. Karena dia tak bisa hidup seperti ini lagi.
Secepat itukah kamu ingin bercerai denganku ?,
" tanya Zean sambil menahan amarahnya ".
Sally menjelaskan pada Zean, sebenarnya ini belum saatnya mereka bercerai, tapi Sally menganggap Zean tak lagi menghargai pernikahan mereka.
Zean dan Sally saling menyalahkan, mereka mempertahankan egonya masing-masing.
Kamu bilang aku tak menghargai pernikahan kita. Lalu, semalam kamu dan Steve, apa yang kalian lakukan, " ucap Zean kesal ".
Zean mendorong Sally ke tembok, dia memegang kedua tangan Sally lalu mencium bibir Sally dengan paksa. Sally berusaha memberontak, tapi genggaman Zean terlalu kuat.
Zean menggigit bibir Sally hingga berdarah, dia kesakitan dan ingin menangis, tapi dia menahannya.
Aku akan menghukummu lagi, jika kamu masih berani berciuman dengan pria lain, " Zean mengancam ".
***
Sally kembali ke ruangannya, dia terlihat sedang mengemas barang-barangnya, karena mulai besok dia tak lagi bekerja disini.
***
Hari ini Sally terlihat sedih, dia tak tau harus kemana lagi. Dia butuh teman bicara untuk menceritakan segala keluh kesahnya. Dia ingin menemui Steve, tapi dia takut Steve melihat bibirnya yang terluka karena Zean. Dia tak ingin ada salah paham lagi diantara dia dan Steve.
Sally menelpon Elin mengajaknya bertemu, tapi Elin terlihat sibuk.
Sally melajukan mobilnya menuju ke tempat pemakaman kedua orang tuanya.
***
Ayah, ibu, maaf....
Aku baru mengunjungi kalian.
__ADS_1
Sally menangis mengungkapkan isi hatinya. Dia sangat sedih karena sikap Zean padanya.
Aku merindukan kalian, andai saja ayah dan ibu ada disini, aku tak mungkin sesedih ini, " ucap Sally sambil menangis ".
Malam itu hujan turun dengan derasnya sedangkan Sally masih berada di pemakaman orang tuanya.
***
Malam itu Zean kembali ke rumah, dia mencari Sally tapi tak menemukannya. Dia menelpon anak buahnya untuk mencari keberadaan Sally.
Dalam waktu satu jam, segera temukan istriku, kalau tidak, aku tak bisa menjamin kalian bisa menghirup udara segar besok, " ucap Zean lalu memutuskan panggilan ".
Ponsel Steve berdering.
Zean menelpon menanyakan keberadaan Sally pada Steve, tapi Steve terlihat bingung dengan tuduhan Zean. Steve menjelaskan kalau hari ini dia belum bertemu Sally.
Steve memutuskan panggilan...
Disaat itu Zean dan Steve juga mencari keberadaan Sally. Mereka berdua menyusuri setiap sudut kota tapi tak juga menemukannya.
Steve mulai panik, tapi dia teringat sesuatu di saat dia kecelakaan dulu. Steve merubah arah tujuannya menuju ke tempat pemakaman orang tua Sally.
Ponsel Zean berdering...
Anak buahnya memberitahu, bahwa mereka sudah menemukan lokasi keberadaan Sally.
Zean memutuskan panggilan dan bergegas ke sana.
Tapi usaha Zean sia-sia, saat dia sampai disana dia hanya menemukan mobil Sally yang sedang terparkir.
Sally, kemana kamu ?, tunggu saja jika aku menemukanmu, aku akan menghukummu, " ucap Zean marah ".
***
Tuh kan... Sally minta cerai duluan, Zean ngeselin sih...
__ADS_1
Jangan lupa buat selalu like & koment ya reader tersayang... biar author lebih semangat lagi 🙂🙏.