
Kenapa aku bisa berada di dalam labirin ini lagi, " ucap Sally sambil berjalan mencari jalan keluar ".
Terlihat sesosok Zean di dalam labirin itu, Sally tersenyum dan menghampirinya.
Aku tahu kak Zean pasti datang menolong ku keluar dari labirin ini, " ucap Sally sambil menyentuh tangan Zean ".
Kenapa ?, Kenapa aku tak bisa menyentuh mu...,
" ucap Sally sambil menangis ".
Zean hanya diam membisu sambil menatap Sally lalu meninggalkan dia di sana sendirian.
Bayangan Zean menghilang dengan perlahan.
Tidak... Jangan pergi kak Zean aku mohon, " teriak Sally sambil menangis ".
***
Sally tersadar dari mimpi buruknya.
Aku bermimpi seperti ini lagi, " ucap Sally sambil menghapus air mata yang menetes di pipinya ".
Dia melihat ke arah jam yang tergantung di tembok menunjukkan pukul 03.00 pagi. Dia tak melihat Zean di sampingnya. Sally menelpon Zean, tapi Reva yang menerima panggilan itu, dan mengatakan Zean sedang tidur, dia tak bisa membangunkan Zean sekarang.
Sally memutuskan panggilan.
***
Sally terlihat kesal.
Zean Gavriel Nero, kita berdua belum bercerai tapi, beraninya kamu tidur dengan wanita lain disaat kamu masih menjadi suamiku, " ucap Sally sambil melempar bantal ke lantai ".
Sally tak bisa tidur, dia terlihat berjalan mondar mandir di depan pintu kamarnya. Hatinya gelisah, dia terus memikirkan Zean...
__ADS_1
Didalam pikiran Sally, dia sedang memikirkan hal kotor tentang Zean dan Reva...
Sally menampar kedua pipinya, hanya sekedar mengingatkan dirinya kalau Zean bukan orang seperti itu, Zean pasti bisa menjaga diri dengan baik. Dia tak mungkin termakan godaan Reva.
***
Sally menunggu Zean. Dia duduk sambil melipat kedua tangannya. Disaat yang bersamaan Zean kembali ke rumah. Zean membuka pintu dan terkejut melihat Sally. Dia terlihat gugup.
Sally, kamu masih disini ?, Apa kamu tidak bekerja hari ini ?, " ucap Zean ".
Sedari tadi Sally menahan kekesalannya pada Zean, dia melontarkan beberapa pertanyaan pada Zean, tapi Zean tak ingin menjawabnya dan membuat Sally kesal.
Kamu itu hanya adikku saja, tak perlu menginterogasi aku ?, " ucap Zean lalu meninggalkan Sally ".
Sally terlihat sedih mendengar ucapan Zean.
Kamu benar kak Zean, selamanya aku hanya adikmu, " ucap Sally dengan raut wajah yang penuh kesedihan ".
***
Sally berjalan menuruni tangga dan menemukan Zean dan Reva duduk bersama. Terlihat Reva merangkul erat pinggang Zean dan menyandarkan kepalanya di bahu Zean.
Sally berjalan meninggalkan mereka berdua yang sedang asyik bermesraan.
Memangnya hanya mereka berdua saja yang bisa bermesraan seperti itu, aku juga bisa, " ucap Sally kesal ".
***
Steve mengajak Sally ke bioskop. Steve sengaja memesan tiket film yang bertemakan romantisme.
Sally terlihat menikmati film yang dia tonton, tapi sedari tadi Steve hanya terus menatap wajah Sally, dia tak menonton film itu sama sekali.
Sally melihat ke arah Steve, mereka saling menatap. Steve ingin mencium Sally, tapi Sally memalingkan wajahnya.
__ADS_1
Steve coba lihat adegan di film itu terlihat lucukan, " ucap Sally gugup karena Steve ingin menciumnya ".
Steve melihat adegan di film itu dan tertawa...
Sally ku sayang, mereka itu lagi ciuman, itu berarti adegan romantis, bukan adegan lucu, " ucap Steve sambil mencubit hidung Sally ".
***
Setelah menikmati kencan bersama, Steve mengantar Sally pulang ke rumah. Terlihat Zean sedari tadi menunggu kepulangan Sally.
Sally membuka sepatunya dan berjalan dengan menjinjitkan ujung jari kakinya agar tak terdengar bunyi langkah kakinya.
Tiba-tiba Zean menyalakan lampu dan membuat Sally terkejut.
Darimana saja kamu Sally ?, " tanya Zean ".
Sally tak menghiraukan perkataan Zean, dia terus berjalan menuju ke kamar. Zean tak puas dengan sikap Sally karena mengacuhkannya.
Zean mengikuti Sally ke kamar.
Sally, aku bertanya padamu, kenapa kamu tak menjawab pertanyaanku, " ucap Zean marah ".
Kamu itu hanya kakak ku saja, tak perlu menginterogasi aku ?, " ucap Sally menirukan ucapan Zean ".
Zean mendorong tubuh Sally ke atas ranjang. Dia membuka paksa pakaian yang dikenakan Sally.
Kak Zean jangan, aku tidak mau..., " teriak Sally sambil berusaha melepaskan diri dari Zean ".
Zean memaksa membuka pakaian Sally hanya mau memastikan apakah ada bekas c***** di tubuh Sally.
Zean meminta maaf pada Sally dengan menjelaskan semuanya. Tapi Sally tak bisa menerima alasan Zean.
Kalaupun aku melakukannya dengan Steve, itu juga bukan urusanmu, karena Steve kekasihku, " ucap Sally kesal ".
__ADS_1
Zean semakin kesal dengan jawaban Sally. Lalu dia pergi meninggalkan Sally.