Love Maze

Love Maze
Rahasia Reva


__ADS_3

Bel pintu berbunyi...


Saat itu Reva sedang mandi, dan Aaron berinisiatif membukakan pintu. Saat pintu terbuka, Zean dan Aaron saling memandang, dua sahabat yang dulu akrab telah menjadi musuh karena seorang Reva.


Tapi anehnya saat bertemu Aaron kembali, Zean tak lagi marah, malahan dia merasa seperti mendapatkan sebuah jawaban. Dia tak perlu lagi merasa bersalah pada Reva jika dia memutuskan hubungan ini.


Sebenarnya maksud dan tujuan Zean menemui Reva hanya untuk mengakhiri hubungannya dengan Reva, karena dia telah yakin dengan perasaannya pada Sally.


"Aaron, kapan kamu tiba di di sini."


Aaron tak menjawab pertanyaan Zean, dia menyuruh Zean masuk dan berbicara di dalam. Tapi Zean menolaknya, dia berpikir dia hanya menjadi pengganggu di antara Reva dan Aaron.


Zean berpamitan pergi, di saat itu Reva keluar dari kamar mandi dan melihat Zean.


Reva mengejar Zean, dia berpikir Zean marah karena melihat Aaron ada di apartementnya.


"Zean, tunggu. Ini tak seperti yang kamu pikirkan, aku dan Aaron tak ada hubungan lagi," Reva menjelaskan.


Zean menatap Reva. Dia memegang tangan Reva dan meminta maaf padanya, dia tak bisa melanjutkan hubungan ini, bukan karena dia melihat Aaron ada disini melainkan dia baru menyadari perasaannya kalau dia benar-benar mencintai Sally, dia tak bisa kehilangan Sally.


Setelah mengakhiri hubungan ini, Zean meninggalkan Reva.


Reva belum menerima keputusan Zean.


Dia berlari mengejar Zean lalu memeluknya dari belakang.

__ADS_1


" Zean, kamu tak bisa memutuskan hubungan kita, aku tahu kamu masih mencintaiku. "


Zean berbalik dan memeluk Reva.


" Maaf Reva, aku tak bisa memenuhi janjiku untuk menikahi kamu, aku bukanlah pria yang baik, kamu pantas mendapatkan pria yang lebih baik dariku, pria yang benar-benar mencintai kamu. Trima kasih Reva karena kamu pernah menjadi bagian dalam hidupku. "


Dari kejauhan Aaron melihat semuanya, walaupun dia begitu mencintai Reva, tapi dia tak bisa melihat kesedihan di hati Reva.


Aaron berbalik dan kembali ke apartemen Reva dan berpura-pura tak melihat apapun.


Reva kembali ke apartemennya. Dari matanya terus mengeluarkan air mata.


" Reva, apa Zean menyakiti kamu lagi ?. "


Dia menceritakan kalau Zean memutuskan hubungan mereka dan memilih untuk bersama Sally.


" Tidak. Aku tak mau putus dengan Zean, Aaron kamu harus membantuku, bagaimana aku hidup tanpa Zean di sampingku. "


Tiba-tiba Reva pingsan lagi,


Aaron membawanya ke Rumah Sakit.


Sejak Reva pingsan, dia belum siuman sampai sekarang. Aaron duduk di samping Reva, dia terus menjaganya.


Aaron menelpon Zean memberitahukan keadaan Reva. Saat itu Zean membawa Sally menjenguk Reva di Rumah Sakit. Dia mengenalkan Sally pada Aaron.

__ADS_1


"Kak Aaron, apa yang terjadi dengan Reva, kenapa dia belum juga siuman," tanya Sally.


"Tidak apa-apa, Reva hanya kecapaian," Aaron menjelaskan.


Tanpa basa-basi Aaron meminta bantuan pada Sally untuk meninggalkan dia dan Zean sebentar, karena ada sesuatu hal yang harus dia bicarakan dengan Zean.


"Ok. kalian berdua bicaralah, aku akan menunggu di luar," Sally pergi meninggalkan mereka berdua.


***


Entah darimana Aaron harus memulai menjelaskan. Tapi, demi kebahagiaan Reva, Aaron rela melakukan apa saja.


"Zean, aku ingin meminta maaf karena kejadian saat itu. Kamu harus percaya, Reva tak pernah selingkuh dari mu."


Zean tak perduli lagi dengan masa lalu, dia sudah melupakan semuanya. Yang dia pikirkan sekarang adalah menata masa depannya bersama Sally.


Zean terlalu keras kepala, sehingga Aaron terpaksa menceritakan pada Zean kebenarannya.


Zean merasa sedih setelah mendengar penjelasan Aaron.


Aaron memohon pada Zean agar dia mau kembali bersama Reva, walaupun dia akan tersakiti lagi.


"Zean, aku memang mencintai Reva, tapi aku menyerah karena hanya kamu yang dia cintai, dari dulu dia hanya memilih mu."


Zean tak pernah bimbang dengan keputusannya untuk bersama Sally, tapi saat ini Reva membutuhkannya. Bagaimanapun Reva pernah menjadi kekasih Zean.

__ADS_1


__ADS_2