Love You In Silent

Love You In Silent
1. Sebuah Ingatan Masa Lalu


__ADS_3

Saat itu umurku 8 tahun. Saat dimana aku mengalami kejadian kelam.


Hari itu, aku sedang berjalan-jalan seorang diri di sebuah taman. Taman itu dikenal sebagai taman yang sepi pengunjung dikarenakan letaknya yang sembunyi-sembunyi tidak banyak diketahui orang-orang.


"Yes! Kan enak kalau sepi, bisa puas…!" teriakku dengan riang.


Tanpa kusadari ada beberapa pria dewasa yang mengawasiku dari kejauhan. Para pria dewasa itu terlihat sedang melihat-lihat ke sekitar. Setelah itu ada 1 pria dewasa yang keluar dari tempat persembunyiannya dan menghampiri diriku yang berumur 8 tahun itu.


"Dek?" pria dewasa itu memanggilku.


"Ya? Kenapa om? Ada yang bisa aku bantu?" aku langsung menjawab panggilan pria itu.

__ADS_1


"Gini dek…om lagi nyari alamat ini, tapi om gak tahu dimana tempatnya, adek tahu gak?" pria itu menyodorkan selembar foto.


Aku memerhatikan foto yang diberikan pria dewasa itu lalu menjawab.


"Oh…ini om saya tahu kok, jalannya lewat sini, nanti pas sudah mentok masuk gang yang ke kanan" aku mulai memberitahu letak tempat itu kepada pria dewasa di depanku.


"Oh…adek bisa nganterin om gak? Om takut nyasar hehe" aku langsung menganggukkan kepalaku tanda setuju.


Aku yang menyadari bahwa pria itu bermaksud buruk langsung lari setelah selamat dari bekapan pria dewasa itu. Tetapi secepat apapun aku berlari, pria dewasa itu bisa mengejarku dan menangkapku kembali, lalu saat itulah kesadaranku mulai samar-samar. Sebelum aku kehilangan kesadaran, aku melihat ada seorang lelaki remaja yang berlari ke arahku lalu berteriak.


"LEPASKAN DIA BAJ*NGAN!!!" teriak lelaki remaja itu dengan lantang dan aku langsung kehilangan kesadaran.

__ADS_1


Dan saat itulah aku merasakan yang namanya cinta pada pandangan pertama dengan penyelamat tersebut.


*****


Saat ini aku sudah berumur 11 tahun dan aku duduk di kelas 8 SMP. Bisa dibilang aku pernah sekali meloncati kelas dan itu terjadi saat aku kelas 5 saja, akupun sendiri terkejut karena guruku bilang bahwa nilai di beberapa pelajaranku cukup untuk meloncati kelas. Di kehidupan SMP ini aku berharap bahwa aku bisa mendapatkan banyak teman dan sahabat.


"Tidak tidak, lebih baik mempunyai 1 teman yang setia daripada mempunyai banyak teman yang hanya akan ada di saat senang saja, benar itu lebih baik" mantapku pada diri sendiri.


Aku menatap ke sekitarku dimana para siswa dan siswi sedang mengobrol dengan teman sebayanya. Dan aku, sendirian…all alone…


"Wajar saja sih, aku kan murid baru di sekolah ini, semangat Nara! Kamu pasti bisa mendapatkan teman kok!" semangatku pada diri sendiri. Namaku adalah Nara Hitomi, aku dikenal sebagai perempuan introvert yang tidak kenal dengan satupun tetangga rumah dan itu masih terjadi sampai aku pindah ke rumah yang baru.

__ADS_1


"Dan saat ini aku sedang dilanda kesepian di kelas ini…apakah aku bisa mendapatkan teman? Apa ada orang yang mau berteman denganku? Ya Allah…kumohon mudahkanlah hambamu ini…" doaku pada diri sendiri. Beginilah aku, suka berbicara sendiri, dan selalu dikira gila. Sekali lagi, semangatlah diriku…


__ADS_2