Love You In Silent

Love You In Silent
10. Kerja Kelompok Pertama


__ADS_3

"Sedang apa kau disitu?" Kenta membuyarkan lamunan Nara. Setelah menetralisasikan rasa terkejutnya, Nara langsung menghampiri Kenta.


"Ken, uhm…kamu udah punya kelompok?" Nara memberikan senyum canggungnya.


"Kalau sudah dan kalau belum?" Bukan menjawab, Kenta malah balik bertanya kepada Nara.


"Kalau belum, Nara mau ajak Kenta ke kelompok Nara, kalau sudah…gak papa seh…" Nara menjawab dengan canggung, entah kenapa Nara merasa sedikit malu berbicara dengan Kenta. Apa karena Nara menyukainya? Mungkin saja.


Kenta mengangguk-nganggukkan kepalanya mendengar penjelasan yang diberikan Nara.


"Aku sudah punya kelompok, maaf kau telat." Selesai menjawab, Kenta memalingkan wajahnya lagi ke arah jendela meninggalkan Nara yang sudah berwajah pucat.


"Duh…Kenta udah punya kelompok pula, gimana ya…apa aku jujur aja sama Eliyah? Aduh…aaaa!!" Nara menangis dalam hati merutuki kebodohan dirinya. Dan Neva tiba-tiba memegang bahu kanan Nara yang dimana itu mengejutkan Nara.


"Gimana? Sudah nemu anggota lagi? Kenapa pucet gitu mukanya?" Neva merasa aneh dengan ekspresi Nara, apakah mencari anggota sesulit itu sampai membuat wajah Nara pucat?


"Ya…aku sudah ngajak Eliyah dan dia menyetujuinya, tinggal 1 sekarang…" Nara menjawab dengan lemas, dia merasa bersalah dengan Eliyah tapi apa boleh buat.


"Hah? Udah cukup dong harusnya. Kan kita tinggal butuh 1 perempuan doang." Neva mengoreksi kesalahan Nara.


"Heh? Lalu satu lagi siapa dong?" Nara bingung sendiri, bukannya sebelum dia mengajak Eliyah baru ada Neva, Gaza, Andre, dan dirinya sendiri?


"Tadi kamu ke Kenta ngapain?" Bukannya menjawab, Neva malah bertanya.

__ADS_1


"Ajak dia ke kelompok kita…" Nara menjawab dengan pelan.


"Terus kata dia?"


"Katanya dia udah punya kelompoknya sendiri." Kali ini Nara menjawab dengan wajah sedikit sedih.


"Ya kelompoknya itu kita. Baru kali ini aku ngeliat Kenta bersikap gitu, ahahaha!" Neva tertawa sangat puas karena Neva bisa mengetahui bahwa Nara sedih tidak sekelompok dengan Kenta. Dan dalam pikiran Neva, ia berpikir bahwa Nara menyukai Kenta.


"Hehhhh????" Bisa dibayangkan bagaimana ekspresi Nara sekarang.


*****


Selesai guru menjelaskan tentang tugas kelompok drama, guru keluar kelas karena jam pelajarannya sudah habis. Para murid yang tadinya sudah berkumpul dengan kelompoknya masing-masing langsung lanjut berdiskusi dengan kelompoknya.


"Kita mau genre apa?" Neva bertanya.


"Bagaimana kalau action?" Gaza mengusulkan pendapat.


"Gaz, kau kira genre action itu mudah dibuat?" Neva menolak pendapat Gaza.


"Hmmm, romance?" Eliyah mengusulkan pendapat yang membuat keempat temannya mengalihkan pandangan padanya, kecuali Kenta.


"Yakin romance? Ntar siapa sama siapa?" Nara bertanya.

__ADS_1


"Nara sama Kenta aja gak papa kok cocok." Neva mulai mengusulkan pendapatnya yang membuat Nara kelabakan.


"H-hah?! Kenapa aku? Aku gak mau pokoknya!" Nara menolak dengan tegas.


"Heh? Kenapa emangnya? Cocok loh kalian berdua." Bukan Neva yang menjawab, melainkan Eliyah, yang dimana itu membuat Nara semakin merasa bersalah.


"Eng-enggak! Pokoknya aku gak mau! Eliyah sama Kenta aja!" Penolakan tegas Nara sedikit membuat Kenta terganggu, dan hal itu membuat Kenta akhirnya mengusulkan pendapatnya.


"Drama saja, itu lebih baik." Pengusulan Kenta sukses mendapat perhatian dari kelima temannya.


"Iya sudah drama saja, jangan memaksa, nanti ada yang tersakiti kalau romance." Bijak Andre. Dan akhirnya Andre mendapat tatapan sinis dari Neva dan Eliyah.


"Oke, kalau drama aku mau! Aku yang bakal buat jalan ceritanya." Nara mengusulkan dirinya untuk menjadi penulis cerita.


"Kau bisa bikin ceritanya Ra? Gak papa sendirian?" Gaza bertanya.


"Ya, aku suka menulis cerita seperti cerpen atau apapun itu. Kalau nanti sudah selesai aku bakal minta pendapat kalian dan meminta nilai dari kalian, nanti kalau ada sesuatu yang mau dirubah aku bakal betulin baru kita pakai ceritanya jika sudah tidak ada yang mau dirubah lagi." Nara menjelaskan sebisanya, dan semua anggota menganggukkan kepalanya pertanda mengerti.


"Oke, sudah diputuskan! Tugas ini kan dikasih waktu sebulan, jadi…Nara kamu bikin ceritanya seminggu cukup gak kira-kira? Kalau kecepetan nanti ditambahin lagi, soalnya kan kata gurunya minimal 30 menit tuh, dan pasti bakal butuh waktu buat ngedit dan nge-take videonya, makanya kita harus kerja cepat gitu. Lebih cepat lebih baik kan." Eliyah memberikan wejangan.


"Cukup kok seminggu, mungkin kurang dari seminggu juga sudah jadi." Nara menyetujui.


"Oke, kalau ceritanya sudah jadi dan sudah siap buat dipakai baru kita cari tempat referensi buat bikin videonya." Kenta juga menyetujui.

__ADS_1


"Oke, ketuanya Kenta ya guys!" Gaza mengusulkan pendapat yang langsung diangguki oleh semua anggota.


Kenta? Tentu saja dia hanya menerimanya, hal ini sudah sering terjadi padanya jadi Kenta sudah terbiasa dengan hal ini.


__ADS_2