
Sudah beberapa hari berlalu sejak sekolah dimulai, kini di pelajaran bahasa Indonesia mereka mendapatkan tugas kelompok tentang membuat sebuah drama. Guru memperbolehkan para murid untuk memilih kelompoknya sendiri-sendiri.
"Ra, kamu sekelompok sama aku ya!" Ajak Neva sambil memberi jempolnya kepada Nara teman sebangkunya.
"Boleh!" Jawab Nara dengan semangat. Sekarang Nara sudah terbiasa dengan pergaulan di kelasnya, dan sedikit mulai sedikit Nara mulai menunjukkan perubahannya, Nara bukanlah lagi seorang introvert seperti pertama kali menjadi anak baru, bahkan dia selalu membuat para sekelas semangat atas kehadirannya. Pernah Nara tidak masuk karena sakit, dan sekelas sangatlah hening tanpa kehadirannya.
"Kan kelas kita 30 orang dan disuruh bikin 5 kelompok, perkelompok 6 orang…kita harus nyari cowoknya juga." Neva memberi saran.
"Hmmm…siapa ya…" Nara mulai berpikir, ia sendiri juga bingung karena Nara tidak terlalu dekat dengan para lelaki.
"Nev, gue sama Andre gabung kelompok lu boleh gak?" Tanpa Neva dan Nara sadari, Gaza dan Andre sudah berada di samping mereka secara tiba-tiba.
"Sejak kapan lu bedua disini?!" Neva yang kaget spontan langsung mengeraskan suaranya.
"Kita kan calon mata-mata, jadi diem-diem mah gampang." Bangga Gaza dan Andre. Inilah alasan kenapa Gaza dan Andre di cap sebagai pengganggu tingkat dewa. Tingkahnya yang jail dan juga kerjasama antara mereka berdua yang selalu berbuat jail tanpa mengenal waktu terhadap para murid di kelas membuat mereka berdua juga di cap sebagai duo kembar.
__ADS_1
"Gak." Karena jawaban mereka berdua yang menurutnya sangat tidak cocok membuat Neva langsung menolaknya, padahal dalam hati Neva menerima mereka berdua di kelompoknya, ia hanya ingin melihat reaksi Gaza dan Andre setelah ditolaknya.
"Dih jahat banget sama sahabat, yaudah yuk Gaz ama kelompok laen aja, lebih baek orang-orangnya." Jutek Andre, walau sebenarnya ia tahu bahwa Neva hanya bercanda.
"Iya yuk." Gaza dan Andre perlahan mulai menjauh dari bangku Neva. Neva yang melihat itu tentu saja kesal, walau sebenarnya ia menyadari bahwa Andre dan Gaza tahu jika Neva menerimanya sebagai anggota kelompok.
"Ck, yaudah sana, palingan gak ada yang mau." Kini Neva kesal sendiri dengan reaksi Gaza dan Andre, padahal Neva sendiri yang membuat kedua duo jail itu pergi. Cewek memang tidak bisa ditebak ya?
Nara memilih untuk mencari anggota lain untuk diajak ke kelompoknya. Nara melihat Eliyah yang masih di tempat duduknya sambil melihat para murid lain yang sedang mencari anggota, sontak Nara langsung menghampiri Eliyah.
"Eh? Kamu mau sekelompok sama aku? Memangnya sudah ada siapa aja dikelompokmu?" Eliyah mencoba untuk memastikan.
"Hmm…aku, Neva, Gaza, Andre, dan Kenta- eh." Secara tidak sengaja Nara menyebut nama Kenta, awalnya Nara ingin mengoreksi kesalahannya, namun melihat wajah Eliyah yang terlihat senang saat Nara menyebut nama Kenta langsung membuat Nara mengundurkan dirinya untuk jujur.
"Oke! Aku mau masuk!" Dengan semangat Eliyah menyetujui ajakan Nara.
__ADS_1
"O-oke! Nanti kukasih tahu sama Neva." Dengan senyum terpaksa Nara langsung menghampiri Kenta agar Kenta ingin bergabung ke kelompoknya.
Nara menghampiri Kenta yang sedang memandang keluar jendela, sangat tampan pikir Nara.
"Gak gak gak, Nara sadarlah kalau Eliyah suka sama Kenta. Jangan mengorbankan pertemanan hanya karena cinta, jangan…" Nara bertengkar dengan pikirannya sambil mengetuk-ngetuk kepalanya, tanpa Nara sadari Kenta melihat Nara melakukan itu, ia mengeluarkan senyum tipisnya melihat tingkah Nara.
Mirip seperti seekor kucing. Sangat imut.
*********
Assalamu'alaikum, halo semuanya, maaf aku baru upload lagi ( ;∀;)
Karena aku sudah mulai sekolah offline dari tanggal 4 Januari, makanya agak kegok sama waktu buat bikin novel(´-` )
Tetapi sekarang aku lagi berusaha buat nabung episode sebanyak-banyaknya biar bisa update setiap hari (`∀´)
__ADS_1
Btw bagi yang masih setia nungguin terima kasih banyak sekali lagi!!! (*´︶`*)♡Thanks!