
Kini Nara sedang berada di jalan pulang menuju rumahnya, dan entah kenapa Nara merasa kepalanya sangat pusing, jadi dia tertidur di mobil.
Beberapa menit kemudian, mobil Nara sudah sampai dirumahnya, ayah Nara yang melihat Nara tertidur sebenarnya tidak tega membangunkannya, terlihat juga wajah Nara yang pucat.
Ayah Nara turun dari mobil dan memanggil anak lelakinya atau bisa dibilang abangnya Nara untuk membantunya membawa Nara masuk kedalam rumah.
"Kamu tolong bawain tas nya, biar ayah yang gendong." Nara memang sudah SMP, tetapi tinggi badan dan beratnya masih seperti anak SD pada umumnya. Dengan lembut ayah Nara menggendong Nara dari mobil ala bridalstyle.
Ibu Nara hanya tersenyum seraya melihat dari kejauhan.
Sesampainya di kamar Nara, ayah Nara langsung menidurkan Nara di tempat tidurnya dan memakaikannya selimut agar tidak kedinginan. Selesai melakukannya, ayah Nara langsung keluar kamar dan menutup pintu dengan pelan agar tidak mengusik tidur Nara.
Karena waktu masih menunjukkan pukul 4 sore, jadi ayah dan ibu Nara membiarkan Nara tidur untuk sementara untuk menghilangkan rasa lelahnya baru nanti mereka membangunkan Nara pada pukul 5 sore.
*****
Kini waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Nara menepati janjinya untuk membuat cerita drama, dan kini Nara sedang berkutat dengan pikirannya.
"Jujur akutu paling males sama bagian nama. Kira-kira cerita yang paling cocok tentang apa ya yang ber-genre drama…" Nara mengetuk-ngetukkan pulpennya di meja belajar seraya berpikir keras. Lamunan Nara terganggu karena suara pintu kamar yang diketuk.
Tok Tok
"Boleh abang masuk?" Terdengar suara abang Nara dari luar pintu.
__ADS_1
"Masuk aja bang." Tanpa berpikir lama, Nara langsung membolehkan abangnya masuk.
Setelah pintu dibuka, terlihatlah abangnya Nara, ia langsung menghampiri Nara yang sedang duduk dikursi belajarnya, "Bagaimana di sekolah barumu? Semuanya baik-baik saja kan?"
"Mm…" Nara menjawab dengan gumaman.
"Sudah menemukan cowok yang disuka?"
Uhuk!
Pertanyaan dari abangnya membuat Nara spontan terbatuk lalu melirik ke wajah sang abang yang terlihat tersenyum puas.
"Aku tidak punya!" Karena kesal Nara menjawab dengan nada tinggi.
"Sudah kubilang tidak ada. Sampai kapanpun. Aku hanya akan jatuh cinta saat dewasa." Nara memilih untuk fokus kepada tugas dia membuat novel daripada meladeni kalimat abangnya yang membuat dia tambah mengingat Kenta.
Jangan sampai aku menyukai Kenta terlalu dalam, atau pertemananku dengan Eliyah akan rusak.
Begitulah Nara, ia lebih memilih kehilangan orang yang disukai daripada kehilangan seorang teman. Bagi Nara teman lebih berharga daripada rasa cinta. Lagipula pacaran itu haram kan?
"Kenapa ekspresimu seperti itu? Padahal abang hanya bertanya." Abangnya mulai berpindah duduk ke kasur Nara.
"Gapapa, lagian kenapa abang nanya begitu si? Gak ada pertanyaan lain kah?" Nara bertanya dengan ketus.
__ADS_1
"Abang gabut." Singkat, jelas, dan padat, mendengar itu Nara semakin kesal dibuatnya.
"Kalau gabut mending main game sono jangan ganggu aku. Aku lagi butuh konsen." Setelah mengatakan itu Nara tak mendengar jawaban apapun dari sang abang, membuat Nara menoleh ke belakang dan terlihatlah sang abang yang sedang tiduran di kasurnya sambil menutup mata.
"Sudahlah, ntar aja banguninnya." Nara memilih untuk menyelesaikan tugasnya baru ia membangunkan sang abang.
Sementara itu di tempat lain.
"Sebenci itukah kau padaku? Atau kau hanya malu jika berperan menjadi wanita itu?" Lelaki itu bergumam sendiri sambil melihat gelang kecil di tangannya.
"Ini adalah pertama kalinya, dan aku tidak tahu harus bersikap seperti apa. Rasa ini datang begitu saja." Lelaki itu menggigit bibirnya dan menggenggam gelang itu dengan erat enggan untuk melepaskannya.
*****
Assalamu'alaikum, hai halo ( ᷇࿁ ᷆ )
Bagaimana kabar kalian? Semoga tetap sehat selalu ya✨Aamiin Yarobbal 'Alamin…
Sebenarnya aku gak nyangka kalau sampai nge-post cerita novel, secara aku selalu gak yakin dengan diriku sendiri (´-ω-`), tapi entah dorongan darimana pengen nge-post dan buat cerita di NovelToon ini, walau emang belum banyak yang baca dan masih banyak kesalahan kata ataupun jalan ceritanya yang terlalu bertele-tele atau lama. Karena ini memang adalah pertama kalinya bagiku ( ̄∀ ̄).
Bagi yang sudah memberi dukungan like atau menjadikan novel ini favorit, aku hanya bisa bilang terima kasih banyak!!! ( ;∀;)
Aku akan berusaha untuk tetap update setiap hari, mungkin jika aku lagi banyak ide dan sedang rajin, bisa nyoba-nyoba crazy up sekali (`∀´).
__ADS_1
Wassalamu'alaikum👋