Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.

Maafkan Aku Yang Tak Sempurna.
Episode 24


__ADS_3

Mendengar Aina sekolah di situ,Revan pun terkejut....


"Apa...!"kata Revan tidak percaya...


"Mana mungkin Aina sekolah di situ,Sedangkan biaya nya saja sangat mahal,dan kebanyakan orang yang sekolah di situ rata-rata orang yang berada,Apa mungkin Bunda yang membiayai nya?"kata Revan....


"Kenapa Pak Revan berfikiran kalau Bunda yang membiayai nya,Tapi saat aq mengantarkan Bunda kunjungan kesekolah itu Bunda juga terkejut,Bahkan berfikir kalau pak Revan yang memindahkan Aina ke sekolah itu?"kata Elang sama-sama bingung...


"Kalau Bunda dan Pak Revan nggak merasa membiayai nya terus siapa yang membiayai nya,Bukan kah Pak Revan dan Bu Al sudah lama menikah,Harus nya Pak Revan tahu semua ini donk..."sambung Elang Lagi....


"Aq tidak pernah menanyakan Aina sekolah di mana dan Al pergi kemana setiap hari,Karena aq membiar kan Al dan Aina pergi kemana saja yang ia mau,Aq tidak mau terlalu memaksa dan menekan nya,Aq takut membuat mereka tertekan kalo aq selalu bertanya ini itu...!"kata Revan...


"Pak Revan,Apa salah nya kalau Pak Revan bertanya kamu mau kemana, bagai mana dengan sekolah nya Aina,Mungkin dari situ kalian berdua akan saling memahami dan mengerti satu sama lain tentang kesibukan diantara kalian."kata Elang sok memberi nasihat...


Revan pun mengangguk dan mengerti apa yang dimaksud oleh Asisten nya itu...


"Oh ya Pak,Selama ini aq tidak melihat laporan pengeluaran lewat Atm,setiap bulan nya?biasa nya orang yang sudah menikah itu akan mengeluarkan uang nya untuk berbelanja kebutuhan setiap bulan nya,Pak Revan memberikan uang belanja kan pada istri pak Revan?tanya Elang penasaran...


"Astagfirullah ...Elang,Kenapa aq melupakan kewajiban ku selama ini,Memberikan nafkah untuk istri ku,.."kata Revan penuh penyesalan...


"Ya Allah Pak Revan,Pantas saja Aina menggunakan sepeda,Pak Revan saja tidak memberi uang kepada kakak nya untuk kebutuhan nya..."kata Elang...


Revan benar-benar merutuki kebodohan nya,Selama ini Ia terlalu sibuk hingga ia lupa kewajiban nya,


Revan dan Al sudah lama menikah tapi mereka jarang sekali berbicara.


Sedangkan Elang,Ia benar-benar tidak habis pikir dengan bos nya itu,Saking sibuk nya ia melupakan kewajiban nya untuk memberikan nafkah pada istri nya,Padahal sudah lama mereka menikah....


Sampai di kantor nya Revan masih saja memikirkan bagaimana mungkin dia bisa lupa akan kewajiban nya.


Saat Revan masuk ke ruangan nya,Tiba-tiba ia melihat ada Bunda nya yang sedang duduk di sofa ruangan nya....


"Bunda .."panggil Revan dan segera menghampiri Bunda nya dan memeluk nya...


"Mentang-mentang sudah menikah,kamu melupakan Bunda nya hah...."kata Bunda yang sedikit kesal...


"Maaf Bunda...bukannya Revan lupa tapi Revan benar-benar sibuk,Malah rencana nya Revan akhir pekan ini mau pergi ke luar kota dan menitipkan Al dan Aina bersama Bunda ..."kata Revan......


"Revan...Bunda baru mau mengajak kamu,Al dan Aina untuk liburan kenapa kamu malah sibuk sendiri sih..."kata Bunda Riana semakin kesal...

__ADS_1


"Iya maaf Bun,Tapi ini benar-benar penting,karena sudah di rencana kan sebelum nya Bun!"kata Revan..


"Baiklah...Kamu hati-hati dan iya jangan lupa bawa Al dan Aina ke rumah,Bunda kangen sama mereka berdua,"kata Bunda Riana...


"Baik Bunda..."kata Revan...


Riana pun pamit dan pergi meninggalkan kantor putra nya itu...


Walaupun rencana liburan nya gagal,Tapi Riana menngerti keadaan putra nya itu,Bagi nya pekerjaan itu penting,


Revan melihat Bunda nya kecewa,Tapi Revan juga nggak tahu harus bagaimana karena dia sudah janjian lebih dulu dengan rekan bisnis nya yang di luar kota.


Sedangkan seseorang dengan membawa kue bertanya pada bagian resepsionis ruangan Pak direktur...


"Maaf Mba saya mau mengantarkan pesanan buat pak Direktur dari Bu Kirana?"kata Seseorang pengantar kue yang tak lain adalah Al...


"Ruangan nya ada di lantai paling atas,..."kata Resepsionis tersebut...


"Terimakasih..."jawab Almeera....


Resepsionis tersebut melihat ke arah Al dan menghentikan nya...


"Aq akan berusaha karena ini adalah pesanan jadi harus aku antar ke orang nya..."kata Almeera...


"Sudah pincang,Belagu lagi..."kata Resepsionis dengan sedikit kesal...


Al hanya tersenyum dan berusaha memasuki lift dan mengantarkan kue itu ke ruangan yang dimaksud..


Saat sudah sampai di depan ruangan nya,Al bertemu dengan sekertaris nya Revan...


"Maaf ada yang bisa saya bantu?"tanya Sekertaris tersebut dengan ramah....


"Ini mba,Saya mengantarkan pesanan kue buat Pak Direktur dari Bu Kirana!"kata Almeera lembut...


"Maaf mba,Pak Direktur sedang metting dengan klien penting,Taruh saja di sini nanti aq akan menyampaikan nya....!"kata Sekertaris Revan...


Al pun mengangguk dan menitipkan kue itu ke sekertaris nya dan dia berlalu pergi...


Saat Al hendak masuk ke dalam lift,Al terkejut karena melihat Revan ada di dalam nya,

__ADS_1


Al akhir nya mundur dan mengurungkan niat nya untuk masuk ke lift tersebut.


Revan melihat Al yang mundur pun menarik tangan nya dan tak sengaja Al malah memeluk Revan...


Revan seakan diam tak bergerak,Jantung nya bergetar seperti mau copot,Entah perasaan apa ini,Revan belum pernah merasakan sebelum nya,


Walaupun Revan berpacaran dengan Kirana,Tapi Ia tidak pernah merasakan seperti ini.


Al sadar kalau diri nya memeluk Revan pun melepas pelukan nya...


"Maaf...."Satu kata yang keluar dari mulut Almeera...


Revan hanya mengangguk dan dia kemudian bersikap dingin seperti biasa.


Melihat suasana nya yang tegang Elang pun coba bertanya pada Al...


"Bu Al...Anda sedang apa di sini?"kata Elang...


"Oh...Tadi aq habis mengantarkan pesanan,"kata Al...


Elang terkejut mendengar jawaban dari istri bos nya itu...


Saat Elang akan bertanya lagi,tiba-tiba lift sudah terbuka dan Al pamit kepada mereka berdua dan pergi...


Elang masih penasaran,


"Pak Revan...kira-kira pesanan apa yah yang istri bapak antar kan...!"tanya Elang penasaran....


"Mana aku tahu,kenapa kamu nggak tanya aja sekalian tadi..."kata Revan dingin...


"Pak Revan kan tahu tadi aq mau menanyakan langsung tapi keburu lift nya terbuka dan dia pergi.. ,Memang nya Pak Revan nggak tahu istri Pak Revan kerja apa?"tanya Elang yang sudah semakin penasaran..


"Aq nggak tahu pekerjaan istri aq dan ia karena kamu sudah penasaran sebaik nya kamu cari tahu siapa Al sebenar nya dan apa pekerjaan nya,aq ingin tahu secepat nya..."perintah Revan yang sudah benar-benar geram mendengar pertanyaan dari Elang....


Revan langsung pergi menuju ke ruangan nya dan di ikuti Elang dari belakang...


Saat hendak masuk tiba-tiba Sekertaris Revan memanggil nya...


"Pak Revan....tunggu..."

__ADS_1


__ADS_2