
Setelah kepergian dokter cantik itu,
Revan menyuruh Elang untuk menggantikannya di meeting kali ini,Elang di bantu Yuri keluar untuk meeting.
Revan tidak tega meninggal kan Al sendirian di ruangan,Revan memilih untuk menemani Al....
"Kak Revan,Kenapa nggak ikut mereka,Aq bisa kok sendiri di sini?"kata Al nggak enak hati....
"Mana mungkin aq tega meninggalkan mu sendiri disini,Oh ya kamu mau makan?"tanya Revan pada Almeera....
Al menggelengkan kepala,Ia tidak ingin makan,
"Oh,Kalau begitu,Kamu tunggu di sini aq akan menyelesaikan pekerjaan ku dulu,Lepas itu kita pulang!"kata Revan....
"Kak,Aq bisa pulang sendiri,Kaki aq baik-baik saja kok!"kata Almeera kemudian mencoba untuk berdiri....
"Aw...."teriak Al dan terjatuh kembali,
Kaki nya benar-benar terasa sakit sekali,
Revan dengan sigap langsung menolong nya,
"Aq udah bilang kamu itu tidak baik-baik saja,Bandel...."kata Revan sedikit kesal....
"Maaf...."kata Almeera....
Revan langsung mengelus rambut nya dengan lembut....
"Kamu tunggu dulu sebentar,aq akan segera menyelesaikan nya,lepas itu kita pulang...."kata Revan lagi..
Kali ini Al mengikuti apa kata Revan,Ia rebahan sambil membaca majalah yang ada di situ....
Lama Al menunggu Revan menyelesaikan pekerjaan nya,hingga Al merasa sangat mengantuk,Ia kemudian tertidur...
Revan melihat ke arah Al,Dan tersenyum mendapati Al sudah tertidur dengan pulas....
Revan membereskan pekerjaan nya,ia menghampiri Al dan menyikap rambut Al yang menghalangi mata .
Dengan lembut,Revan membangunkan Al,....
"Al...Bangun,Kita pulang...."kata Revan..
Al terbangun,
"Maaf aq ketiduran yah....!"kata Almeera...
"Nggak papa kok,Kita pulang sekarang yah,"kata Revan lembut....
Al mengangguk,Dan Ia mencoba untuk bangun dari tempat duduk nya....
"Aww...."Teriak Al sedikit keras...
__ADS_1
"Masih sakit yah...!"kata Revan....
"Iyah..biasa nya cuma sebentar kenapa ini sakit banget yah...!"kata Almeera...
Tanpa aba-aba Revan langsung menggendong Al....
"Hei....Kak Revan Apa yang kak Revan lakukan,Ayo turunin aq,Aq malu....!"kata Almeera ...
"udah diam,Memang nya kamu bisa jalan sendiri...."kata Revan...
"Nggak sih..tapi kan Al malu kak?"kata Almeera
Revan tidak mendengarkan omongan dari Al,ia terus menggendong Al dan mesuk ke dalam Lift....
Pintu lift terbuka,Semua orang yang melihat Bos dan Istri nya merasa takut.
Mereka tidak tahu kalau wanita pincang yang mereka tertawakan itu istri dari bos nya.
Mereka semua menunduk,Sedang kan Resepsionis tersebut merasa sangat ketakutan...
"Kamu Mitha,Besok aq tidak mau melihat mu ada di kantor ini lagi..."kata Revan pada Resepsionis tersebut...
"Pak aq mohon,Maafkan aq,Aq janji tidak akan seperti itu lagi...."kata Mitha....
"Kamu sudah tidak bisa Aq maafkan,karena kamu istri aq kesakitan...."kata Revan...
Mitha terus memohon maaf pada Bos nya itu atas sikap nya,...
"Kak Revan nggak berat apa membawa aq,Masih aja sempat-sempat nya marah pada orang...!"kata Almeera dengan memanyun kan sedikit bibir nya kedepan....
"Tidak,Kamu itu kurus mana mungkin aq keberatan..."kata Revan...
"Kak Revan turunin aq dulu sebentar...."kata Almeera...
"Memang nya kamu mau ngapain sih...!"tanya Revan....
"udah kak,Turunin aq sebentar saja Plisss...."kata Almeera memohon....
Revan nggak bisa melihat Al memohon seperti ini,Akhirnya menurunkan Al dan meminta Salah satu karyawan mengambilkan kursi untuk nya.
Revan mendudukan Al di kursi yang telah di ambilkan oleh Karyawan nya.
"Kak,Al mohon yah,Maafkan dia,Dia itu tidak tahu kalau aq ini istri nya kak Revan,Karena mereka mengira istri kak Revan itu cantik dan sempurna,Bukan seperti aq yang jelek dan pincang lagi,Dan Kalau seandai nya karyawan itu adalah tulang punggung keluarga nya,Pasti aq merasa bersalah.
hanya karena masalah sepele keluarga nya ikut menderita,
Apa kak Revan tega....?"kata Almeera....
Revan terdiam mendengar kata-kata dari Al...
Sedangkan Elang hanya menggelengkan kepala nya kagum melihat istri bos nya yang benar-benar peduli pada orang lain...
__ADS_1
Tak hanya Elang dan Revan,Semua karyawan di situ juga merasa kagum dengan pemikiran dari istri bos nya itu....
Revan akhir nya mendengarkan omongan Al,Ia tidak memecat Mitha tapi Revan hanya menggantikan posisi nya saja....
Mitha berterimakasih pada Al,Ia benar-benar menyesali perbuatan nya...
Revan dan Al pun meninggalkan kantor nya menuju ke rumah mereka....
Sampai di rumah,Aina sudah ada di depan rumah,Aina terlihat sangat cemas....
Al keluar dari mobil dengan di gendong Revan,Aina yang melihat itu pun langsung berlari ke kakak nya....
"Kak,Kak Al kenapa, apa yang terjadi dengan mu?"tanya Aina khawatir....
"Nanti kak Al ceritain,Sekarang tolong kamu siapkan Air hangat dan kompresan nya,bawa ke kamar kak Al...!"perintah kak Al....
Aina mengangguk,Ia langsung berlari ke dapur dan membawa air dan kompresan sesuai yang di suruh kakak nya.
Aina masuk kekamar kakak nya,Ia kemudian meletakan kompresan dan air hangat di meja samping tempat tidur kakak nya....
"Aina,Biarkan kak Revan saja yang mengompres kaki Al,"kata Revan....
"Baik lah kak,Tapi Aina boleh kan duduk di samping kak Al,Aina khawatir banget sama Kakak...!"kata Aina...
"Baiklah,...."kata Revan....
Aina duduk di samping kakak nya,sedangkan Revan mulai mengompres kaki Al,Dengan penuh Hati-hati Revan melakukan nya....
Sekali-kali Revan bertanya pada Al...
"Apakah masih sakit....!"tanya Revan....
"Udah mendingan kok, Terimakasih...."kata Almeera....
Revan berhenti mengompres kaki nya Al,Dan ia kemudian pamit untuk membersihkan diri dulu....
Revan sudah masuk kekamar mandi,
Aina mulai bertanya kepada kakak nya.
"Kak,Kenapa bisa sampai seperti ini,!"tanya Aina....
Al menceritakan semua yang terjadi di kantor suami nya,Aina terkejut mendengarkan semua cerita kakak nya,Ia juga sedikit kesal kepada kakak nya.
"Kenapa Kak Al,Tidak membiarkan Resepsionis itu di pecat,Kenapa kakak malah peduli pada nya...?"tanya Aina kesal.....
"Aina,Mereka semua itu tidak tahu kalau kakak itu adalah istri dari bos nya itu,Mungkin kalau mereka tahu,Mereka tidak akan melakukan nya dan ia kalau Resepsionisitu di pecat,Bagaimana nasib dia,Kalau dia sendirian kalau dia yang menjadi tulung punggung keluarga nya apa kita tidak membuat nya banyak orang menderita hanya karena masalah seperti ini !"kata Almeera...
"Tapi kan mereka tetap bersalah,Harus nya mereka bisa menghargai semua orang entah itu sempurna,cacat ataupun buta sekalipun mereka semua harus menghargai nya,Apalagi dia itu seorang Resepsionis,Harus nya dia itu bersikap lebih sopan donk..."kata Aina.....
Al hanya tersenyum mendengar kata-kata dari adik nya itu,Adik nya yang dulu sangat menggemas kan kini dia mulai tumbuh besar dan pintar....
__ADS_1