
Putri masih saja melajukan mobil nya,Hingga ia berhenti di sebuah rumah...
Putri memarkirkan mobil nya dan turun dari mobil nya....
Putri melangkah kan kaki nya dan menekan bel yang berada di samping pintu....
Ting...tong....
Putri menekan bel rumah tersebut....
Tak menunggu lama,terbuka lah pintu itu dan terlihat seorang gadis cantik yang membukakan pintu....
"Kak Putri...."Sapa gadis cantik itu....
"Hai manis,Kak Afifa nya ada?"kata Putri....
"Kak Afifa belum pulang kak,Mungkin sebentar lagi dia akan pulang,Kak Putri masuk aja dulu..."kata Farsya....
"Baiklah...."Jawab Putri lalu berjalan mengikuti Farsya di belakang....
Gadis cantik itu adalah Farsya adik Afifa...
Afifa tinggal berdua dengan adik nya,Kedua orang tuanya sedang keluar kota mengurus bisnis...
Awal nya Farsya akan ikut tapi Ia susah sekali beradaptasi dengan lingkungan baru,lebih lagi ia juga sekolah.
Akhir nya Farsya memilih untuk tinggal di sini bersama sang kakak....
Farsya tidak keberatan kalo kakak nya lebih sering berada di rumah sakit di banding di rumah...
Tak menunggu lama,Terdengar suara pintu terbuka.
Farsya langsung melihat siapa yang datang dan benar saja,
Farsya tersenyum menyambut kepulangan kakak nya....
Farsya menghampiri kakak nya...
Afifa tersenyum karena setiap ia pulang,Farsya selalu menyambut dan tersenyum membuat Afifa sejenak melupakan kelelahan nya karena seharian bekerja....
"Putri datang ya Sya?"tanya Afifa...
"Iya dari tadi ia nungguin kak Afifa..."jawab Farsya....
Afifa tersenyum,Tapi ia memilih untuk membersih kan diri nya dulu sebelum ia mengobrol dengan sahabat nya itu.
Karena kalau sudah mengobrol Afifa lupa untuk membersih kan diri....
__ADS_1
Afifa selesai membersih kan diri nya,Ia menemui sahabat dan adik nya yang berada di ruang santai sambil menonton Film kesukaan mereka....
"Dah lama kamu kesini...."tanya Afifa....
"Udah jamuran aq nungguin kamu,Mana di telpon nggak ada yang bisa,Entah itu kamu ataupun Al ..."Gerutu Putri....
"Maaf,Tadi pasien aq banyak banget,ya udah sini aq peluk...."Kata Afifa sambil memeluk Putri....
Afifa tahu Putri sedang ada banyak masalah makanya ia datang kerumah nya,Ia ingin mencurah kan nya pada sahabat nya.
Putri langsung membalas pelukan Afifa,Tak terasa air mata Putri menetes mengingat kondisi kakak nya yang terus saja memanggil nama Revan...
Afifa mengelus pundak dan Rambut Putri berharap Putri akan lebih tenang...
Setelah Putri tenang,Afifa meminta Putri untuk menceritakan masalah nya....
"Afifa,Aq tidak bisa melihat keadaan kakak ku seperti ini,Sejak ia putus dengan Kak Revan,Ia jadi lebih mengurung diri nya dan hanya nama Revan yang ia sebutkan.
Untuk makan pun ia tidak mau,sampai-sampai orang tua ku meminta obat penenang agar kakak ku bisa tenang...."kata Putri dengan terisak...
"Apah...putus ...sejak kapan????"kata Afifa yang terkejut mendengar cerita Putri...
"Sejak aq,Kamu dan Al melihat kakak di kafe bersama pacar nya.kakak ku bertemu dengan nya dan dia memutus kan hubungan nya dengan kakak ku,Kakak ku bilang kalau dia sudah menikah dengan wanita lain ....
Aku begitu marah pada nya,Aq ingin sekali menghancurkan nya dan wanita itu...
Afifa hanya diam...
"Apa yang akan terjadi dengan Al kalau sampai Putri tahu bahwa wanita yang telah menghancurkan hubungan kakak nya adalah Al sahabat nya sendiri,
Apakah persahabatan yang kita jalin sekian lama harus hancur dalam sekejap..."Pikir Afifa....
Putri melirik Afifa...
"Kamu kenapa Afifa???"Tanya Putri...
Afifa tersentak,mendengar Putri menanyai nya ...
"Oh aq tidak papa kok..."Kata Afifa....
"Huh...apa kamu bisa membantu ku untuk mencari wanita itu,Dan dia harus mempertanggung jawab kan atas apa yang menimpa kakak ku..."kata Putri lagi...
AFifa benar-benar dalam dilema,Disisi lain ia tidak tega melihat keadaan Kakak nya Putri sahabat nya tapi di sisi lain ia juga tidak bisa melihat sahabat nya Al dalam kesedihan...
Ia pun menarik nafas dan membuang nya dengan kasar...
Huh....
__ADS_1
"Putri....Maaf aq tidak bisa membantu mu mencari wanita itu,Kamu kan tahu sendiri pekerjaan ku begitu padat,Terlebih lagi aq sekarang merangkap menjadi asisten dari salah satu dokter yang bekerja di keluarga Narendra..."kata Afifa tak enak hati...
"Apah...bagus donk,Jadi kamu bisa dengan mudah mengetahui siapa wanita yang di nikahi oleh Revan Narendra..."kata Putri yang tersenyum saat mendengar sahabat nya itu...
Afifa benar-benar merutuki kebodohan nya,Afifa lupa kalau Revan adalah anak dari keluarga Narendra...
Afifa memutar otak nya untuk mencari alasan agar dia bisa dengan bijak menyelesaikan masalah ini tanpa harus mengorbankan persahabatan nya....
"Baiklah...Tapi aq tidak janji karena ini menyangkut privasi orang dan pekerjaan ku,Aq tidak mau kalau gara-gara ini aq harus kehilangan pekerjaan ku ...."Kata Afifa dengan lesu....
Putri yang mendengar itu pun merasa senang,Sahabat nya bisa membantu nya walaupun Putri tidak tahu apakah akan berhasil atau tidak bagi nya itu sudah membuat nya sedikit tenang....
Putri memeluk tubuh Afifa,Ia mengucapkan terimakasih dan ia pamit untuk pulang....
"Afifa,Aq pamit pulang dulu,Nanti jangan lupa kabarin aq jika kamu sudah mendapat kan informasinya..."Kata Putri...
"Kamu beneran mau pulang,Kamu nggak nginep aja di sini,Ini udah malam loh,Aq takut kamu kenapa-napa lagi..."tanya Afifa khawatir....
"Kamu tenang saja,aq sudah terbiasa kok pulang malam,Aq pulang dulu yah..."Pamit Putri....
Afifa pun mengangguk,ia mengantarkan Putri sampai ke luar Rumah...
Mobil putri sudah menghilang dari pandangan Afifa,Afifa pun masuk dan tak lupa ia mengunci pintu nya....
Afifa duduk,Ia memijat kening yang terasa begitu pusing....
Bukan pusing memikirkan pekerjaan nya tapi pusing memikir kan nasib dari sahabat nya itu....
Farsya melihat kakak nya yang seperti itu pun menghampiri nya dan duduk di samping nya....
"Kakak kenapa?"tanya Farsya ...
"Kakak pusing memikir kan masalah mereka...."kata Afifa....
"Kak....Farsya percaya kalau kak Afifa orang yang bijak,Pasti kak Afifa bisa menyelesaikan masalah ini apalagi kak Al,Dia pasti tahu apa yang harus ia perbuat...."kata Farsya....
"Kamu benar Farsya,Tapi Al pasti akan menyerah dan memberikan nya kepada Kirana kakak nya putri karena Al selalu berfikir kebahagiaan sahabat nya adalah kebahagiaan nya...."kata Afifa....
Farsya hanya tersenyum,
"Tapi Farsya tidak yakin kalo kak Al akan melepas nya begitu saja,Pasti dia akan mempertahan kan nya karena Suami nya itu bukan barang yang bisa di pindah tangan kan begitu saja..."kata Farsya...
Afifa mencerna kata-kata Farsya dan dia tersenyum mendengar kata yang keluar dari mulut Farsya...
"Semoga saja apa yang Farsya katakan itu benar,"Kata Afifa....
Afifa dan Farsya akhir nya memutus kan untuk tidur karena besok mereka harus berangkat pagi..
__ADS_1
Farsya berangkat kuliah sedangkan Afifa berangkat pagi....