
Revan berjalan mendekati mereka dan seketika Al,Aina dan Elang menghentikan tertawa mereka.
Revan heran kenapa mereka semua berhenti,
"Kenapa kalian semua diam,Ada apa "Tanya Revan...
Semua tidak ada yang menjawab,Sampai akhir nya Al yang menjawab nya....
"Nggak ada apa-apa kok,Memang nya ada perlu apa Kak Revan kemari,Bukan nya Kak Revan tadi sedang di kamar yah?"tanya Almeera...
"Suka-suka aku lah mau kemana,Toh ini juga kan rumah aq,!"kata Revan dingin ....
"Oh,Baiklah kalau begitu,"kata Almeera...
"Oh ya Aina,Elang,Kak Al masuk dulu yah!"kata Almeera kepada Aina dan Elang....
"Baik kak Al...."kata Aina...
Al pergi masuk ke dalam,Ia berencana akan membuat kue untuk mereka semua...
Sedangkan Revan ia duduk bersama Aina,dan Elang.
Elang dan Aina mereka memilih diam,Tidak ada percakapan yangnkeluar dari mulut mereka,
Revan merasa kalau mereka merasa canggung pada nya,Akhir nya Revan bertanya pada Aina untuk memecahkan keheningan dan kecanggungan diantara mereka.
"Aina,Kamu sekarang kelas berapa?"tanya Revan...
Aina terkejut mendengar pertanyaan dari Revan...
"Aina sekarang kelas 9,"jawab Aina singkat...
"Oh,Kamu sekolah dimana?"tanya Revan lagi pura-pura tidak tahu...
"Ih,kak Revan kenapa nggak sekalian sih nanyanya sih..."jawab Aina sedikit kesal...
"Hehe...iya yah maaf..."kata Reban sambil menggaruk kepalanya...
Sedangkan Elang tersenyum melihat tingkah bos nya itu...
"Aina sekarang sekolah di ...dan kelas 9 sebentar lagi Aina akan lulus..."kata Aina...
Revan mengangguk mengerti....
"Al kemana sih,Kenapa lama sekali..."kata Revan dalam hati...
"Oh ya sudah aq ke dalam duluan yah,Kalian lanjutin aja ngobrol nya,"kata Revan...
Revan kemudian masuk ke dalam,Ia kmberhenti saat melihat Al di dapur...
Revan pura-pura meminta Al mengambil air minum untuk nya...
"Al,Tolong ambilin air minum donk,Aq haus..."kata Revan...
Al mendengar Revan menyuruh nya pun lngsung beranjak dan mengambil minum untuk Revan...
"Nie air nya,silakan di minum..."kata Almeera...
Revan mengambil air nya dan meminum nya sampai habis....
Revan memberikan gelas nya kepada Al,
__ADS_1
"Terimakasih...."ucap nya...
Al hanya membalas dengan senyuman.
"Kamu sedang ngapain?"tanya Revan...
"Aq sedang bikin kue,Kamu mau?"kata Almeera
"Boleh...."kata Revan....
Al kemudian memotong kue nya dan memberikan nya pada Revan,
Revan memakan nya dan....
"Enak sekali..."kata Revan...
Al tersenyum mendengar Revan memuji kue bikinan nya,
Lalu kemudian,Revan meminta lagi kue nya,Al dengan senang hati memberikannya.
Setelah dirasa Revan sudah sangat kenyang karena memakan kye buatan Al yang menurut nya sangat lezat itu,
Revan kemudian masuk kekamar nya untuk beristirahat,Karena dia begitu ngantuk karena kekenyangan....
Al melihat suami nya sudah masuk kekamar,Ia kemudian menghampiri Elang dan Aina di taman....
"Hai semua,Ini kak Al bawain kue untuk kalian!"kata Almeera...
Aina dan Elang mengambil nya dan kemudian memakan nya....
"Hmmm....enak sekali Bu Al..."kata Elang...
"Elang,Kamu kenapa,Kok bengong sih...?"Tanya Almeera....
"Eh...nggak papa kok,Oh ya Bu Al kue nya enak sekali,Boleh aq minta lagi untuk aq bawa pulang?"kata Elang dengan ragu-ragu...
"ihh....dasar kak Elang tak tahu malu..."kata Aina..
"Aina,Nggak boleh ngomong begitu,Boleh donk,nanti aq bungkusin "Kata Almeera...
Elang pun tersenyum dan mengucap kan terimakasih pada istri bos nya itu....
Sedangkan Aina memukul ringan lengan Elang...
Sudah lama Elang mengobrol dengan Al dan Aina,
Akhir nya Elang pamit kepada Al,Aina untuk pulang...
Mereka pun mengizinkan Elang untuk pulang....
Di perjalanan Elang merasa penasaran dengan kue bikinan Al dengan kue yang di berikan oleh Kirana....
Akhir nya Elang memutuskan untuk mencari tahu ke toko tempat dimana Kirana membeli nya...
Elang sampai di toko milik Al...
"Permisi mba,.."kata Elang...
"Ya mas,Ada yang bisa saya bantu?"tanya Pelayan toko itu yang merupakan Sita....
"Hmmm...saya mau tanya mba?Apakah Almeera itu bekerja disini?"kata Elang dengan ragu-ragu...
__ADS_1
"Maksud kamu mba Al?"tanya Sita balik...
"Iya benar mba..."jawab Elang...
"Dia tidak bekerja disini tapi dia pemilik toko ini mas,Memang nya kenapa ya mas?"tanya Sita Lagi...
"Oh...nggak papa,barang kali Nanti Bos aq mau kerja sama dengan nya,Soal nya kue nya enak sekali..."kata Elang...
"Oh...tapi percuma mas,karena Mba Al tidak mau bekerja sama dengan orang lain,Ia ingin mengembangkan bisnis nya sendiri,Sudah banyak yang menawari mba Al kerja sama tapi mba Al menolak..."kata Sita dengan polos nya...
"Oh begitu ya mba,Baik lah terimakasih,Saya pamit pulang dulu!"kata Elang...
"Ya mas sama-sama..."kata Sita...
Elang pun meninggalkan toko milik Al,
"Ternyata,Dia memiliki toko kue yang sangat enak,Walaupun toko nya kecil,Tapi toko kue ini sudah di kenal dimana-mana.
Pantas saja Bu Al bisa membiayai adik nya di sekolah favorit dan mahal itu!"batin Elang....
Elang sudah sampai di rumah,dan dia teringat dengan kue yang di berikan Kirana untuk bos nya itu adalah kue dari toko milik istri bos nya itu.
Dan Seandai nya Bu Al tahu,Bahwa penerima kue yang ia antar itu adalah suami nya apa yang akan terjadi???...
Elang begitu bingung memikirkan semua ini...
"Ahh...sudah lah,Biarkan Pak Revan yang menentukan sendiri,Lebih baik aq istirahat saja..."gumam Elang...
Elang pun membersihkan diri terlebih dahulu dan kemudian bersiap untuk tidur....
Sedangkan di rumah Revan...
Aina dan Al sedang menonton Film kesukaan mereka,Tiba-tiba Revan datang dan duduk di sofa samping Al...
"Al,Aina...Kak Revan boleh minta nomor hp kalian?"tanya Revan lembut....
"Memang nya mau buat apa kak Revan,Bukan nya selama ini Kak Revan tidak peduli yah sama kami"kata Aina ketus...
"Aina,Kamu nggak boleh ngomong kayak gitu,"kata Almeera lembut...
"Kak Al lupa ,Kejadian yang kemarin????"tanya Aina....
"Kak Al ingat Aina,Mungkin kemarin dia nggak butuh kita,Tapi siapa tahu suatu saat dia membutuhkan kita!"kata Almeera lembut...
"Huh...baiklah kak,"kata Aina dan Akhirnya memberikan nomor nya pada Revan...
Revan terkejut melihat Ponsel yang di pegang Al dan Aina,Ponsel jadul yang hanya bisa buat telpon,sms dan foto saja,
Revan ingin tertawa tapi takut menyakiti perasaan mereka,
Aina melihat Revan menahan ketawa pun berkata...
"Kalau mau tertawa,Tinggal tertawa saja,Bukan hanya Kak Revan saja yang melihat ponsel ku langsung tertawa,Bahkan semua orang pun pasti langsung tertawa...."
Revan yang mendengar Aina mengatakan itupun tak bisa menahan nya lagi,Ia langsung tertawa terbahak-bahak...
Aina sedikit kesal dan ia pun berkata...
"Lebih baik hp jadul,Dari pada hp canggih nyakitin perasaan orang lain..."kata Aina sambil berlalu pergi...
Seketika Revan langsung menghentikan tawa nya dan berfikir.....
__ADS_1