
Pagi hari nya....
Al bangun dan mengerjapkan mata nya memandang wajah tampan suami nya yang hampir satu tahun ini menemani.
Al membelai lembut rambut dan mengecup kening nya sebelum ia terbangun dan berjalan kekamar mandi.
"Aq sangat mencintai mu..."ucap nya seraya beranjak dari tempat tidur nya.
Langkah Al terhenti saat sebuah tangan memegang tangan nya.
"Aq juga mencintai mu..."jawab Revan.
Deg...Al menjadi salah tingkah,Ia malu tanpa sadar mengatakan kata-kata itu,Al mencoba melepaskan genggaman tangan Revan,Dan berlalu kekamar mandi.
Jantung nya begitu cepat berdetak hingga ia sulit untuk bernafas,Ingin sekali ia berteriak memanggil nama suami nya untuk memberikan nafas buatan pada nya agar dada ini tidak terlalu sesak,Tapi jika itu Ia lakukan maka yang ada bukan nya sembuh malah akan membuat nya semakin sesak dan panas.
Setelah cukup tenang Al melakukan rutinitas mandi nya yang cukup memakan waktu lama.
Selesai dengan rutinitas nya Al keluar sudah dengan pakaian rapi,Al duduk di depan cermin dan memoles sedikit make up agar tampak segar.
Baju sudah rapi,muka pun sudah di poles tinggal perut nya yang harus di isi.
Al turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan untuk dirinya,Adik dan suaminya.
Revan dan Aina turun bersamaan,Mereka langsung duduk di samping kanan dan kiri Al...
Al mengambil roti dan mengolesi nya nya dengan selai untuk Adik dan suaminya.
Sejak sekolah menengah atas Aina sudah tidak membawa bekal.
Elang sudah sampai didepan rumah Revan,Dia langsung menekan bel dan tak menunggu lama ART di rumah Revan membukakan pintu nya....
Sekarang Elang mendapat tugas tambahan yaitu mengantar Aina kesekolah,kalau pulang Aina biasa nya di antar sama teman nya.
"Selamat pagi semua nya"Sapa Elang kepada para penghuni rumah...
"Pagi Juga..."jawab mereka kompak.
"Bagaimana apa tuan putri sudah siap untuk berangkat kesekolah,"tanya nya pada Aina....
"Tentu,Kak kami berangkat dulu yah,"Kata Aina sambil bersalaman dengan kakak nya...
__ADS_1
Mereka berdua pergi meninggal kan Al dan Revan...
Di dalam mobil Aina dan elang saling bertukar cerita...
"Kak Elang,Aina lihat kakak selalu bersama dengan kak Revan,memang nya kak Elang nggak punya cewek yah!"tanya Aina....
"Punya,malah setiap hari Aq selalu mengantarkan nya!"jawab Elang sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah mata nya ke arah Aina...
Aina yang di kedipin seperti itu sontak langsung memukul nya dengan tas yang sedang di pegang nya.
"Ngaco,Aina nggak mau yah jadi pacar om-om kaya Kak Elang...!"jawab Aina
"Walaupun om-om tapi kan nggak kalah ganteng sama anak Abg,Bagaimana kamu mau kan cantik!!!"kata Elang...
"Nggak,Kak Elang bukan tipe Aina,Aina sudah ada tipe nya sendiri..."jawab Aina...
Aina mengalih kan pandangan nya ke arah luar kaca,Tak sengaja pandangan Aina menangkap sosok laki-laki yang sedang duduk di kursi penumpang.
Dalam sekejap Aina langsung terpesona dengan nya,
"Itu dia yang Aina mau!"kata Aina spontan...
Orang yang sedang duduk di belakang mobil langsung menoleh ke arah Aina,karena orang itu juga sama membuka kaca mobil nya...
Elang tertawa melihat tingkah Aina,
"Maka nya jaga pandangan nya,udah tahu di sini ada yang ganteng main lirik-lirik keluar,Malu kan..."kata Elang masih tertawa....
Aina menggaruk kepala nya yang tidak gatal,
Tanpa terasa sudah sampai di depan gerbang sekolah,Aina membuka pintu,
lalu ia turun dan melambaikan tangan nya ke arah Elang.
Setelah Aina masuk,Elang langsung melajukan mobil menuju kekantor milik Revan.
.....
Sedangkan Al,Ia berangkat di antar oleh Revan,Sampai di toko nya,Al melambaikan tangan nya kepada suaminya,Revan tersenyum dan ia pun menutup kaca mobil nya lalu melajukan mobil nya menuju ke kantor.
Setelah kepergian Revan,Al masuk ke toko kue milik nya,Al melihat Putri sudah menunggu ditemani oleh Hana.
__ADS_1
Al langsung menyapa sahabat dan juga Hana,Al hendak memeluk Putri Tapi,Putri lebih dulu menghindar....
"Aq tidak mau kau menyentuh ku..!"kata Putri dengan mulut bergetar....
Deg...Sakit itu yang Al rasakan,Biasa nya ia dan Putri saling berpelukan saat bertemu,
"Apa benar kamu sudah menikah,Dan apa benar laki-laki yang kamu nikahi adalah Revan Narendra!"Tanya Putri....
Al menjawab dengan menganggukan kepala nya,Air mata yang semula Al tahan kini akhir nya mengalir....
"Maaf...."Hanya kata itu yang mampu Al ucapkan....
"Kenapa kamu menikahinya,Kenapa harus Revan yang kamu nikahi,apakah tidak ada laki-laki kaya lain selain Revan,Kenapa harus kamu yang menjadi penyebab kehancuran hubungan kakak ku,kenapa harus kamu...."tanya Putri dengan raut kekecewaan dan tanpa Putri sadari air mata nya mengalir sempurna....
"Kamu tahu Al,Kenyataan yang harus aq dengar dan harus aq hadapi sekarang sangat sulit,Andaikan aq harus memilih lebih baik aq tiada sebelum aq tahu kenyataan ini,Kenyataan yang sangat menyakit kan bagi ku...."Kata Putri sambil menangis dan terduduk ke bawah...
"Kamu nggak boleh mengatakan seperti itu,Aq sangat menyayangi kamu,Kamu sahabat ku,aq tidak bisa melihat kamu seperti ini!"kata Almeera Hendak menganggat tubuh Putri untuk berdiri...
"Jangan sentuh aq...."Kata Putri sambil menghempaskan tangan Al...
"Kamu bilang kamu nggak bisa melihat aq seperti ini kan,Aq akan baik-baik saja asal kan ...."kata Putri terpotong...
"Asal kan apa Putri ?"tanya Almeera penasaran....
"Asalkan kamu ceraikan Revan,Dan membiarkan Revan dan kakak ku bersatu kembali...!"kata Putri ...
Deg....Al menggeleng sebagai jawaban dari kata-kata Putri..
"Maaf Putri,Aq tidak bisa karena aq telah mencintai suami ku,Bagiku pernikahan itu hanya satu seumur hidup dan sakral."jawab Almeera...
"Baiklah kalau itu keputusan mu jangan pernah salah kan aq,Aq sudah meminta padamu dengan cara baik,Sekarang persahabatan kita berakhir dan aq pastikan akan menjadi penyebab kehancuran hubungan kalian."kata Putri....
Putri menghapus air mata nya dan keluar dari toko milik Al.
Didalam mobil Putri menangis,
"Maafkan aq Al tapi aq harus menyatukan kakak ku dengan Revan apapun itu,Karena aq sudah berjanji pada kakak ku,Mungkin kamu kecewa pada ku tapi aq bahkan lebih kecewa dan sakit lagi."gumam Putri....
Putri mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi meninggal kan toko Al....
Sedangkan Al,Ia begitu terluka,Putri telah mengakhiri persahabatan dengan nya,Cukup lama mereka bersahabat dan harus berakhir seperti ini.....
__ADS_1
"Putri....Maafkan aq...."