
Pertemuan dengan Andre membuat Aina tak sabar ingin segera pulang dan menberitahukan kepada kakak nya.
Aina sampai dirumah,Ia melihat kakak nya sedang duduk sambil melihat tv,
Aina berjalan perlahan dan mendudukan diri nya di samping sang kakak....
"Kak Al tahu nggak hari ini aq bertemu dengan siapa?"tanya Aina tiba-tiba....
Al tersenyum,kemudian ia menggeleng kan kepala nya....
"Aina bertemu dengan Kak Andre kak,Yang bikin Aina terkejut kak Andre tambah ganteng banget kak,Sampai Aina hampir tak mengenali nya,kalau saja kak Andre tidak memanggil Aina lebih dulu..."kata Aina dengan Antusias...
"Andre sama Kak Revan gantengan mana?"tanya Revan yang tiba-tiba turun dari tangga dan mendengar cerita Aina...
Aina terkejut sedang kan Al hanya tersenyum melihat wajah adik nya.
Aina menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal....
"Mmm,mau Aina jawab jujur apa tidak!"pertanyaan itu meluncur dari mulut mungil Aina....
"Jujur...!"kata Revan tegas....
"Kak Andre...!"jawab Aina cepat dan Aina langsung berlari menuju ke kamar nya....
Revan yang mendengar jawaban dari Aina geram,sedangkan Al malah tertawa terbahak-bahak....
"Kamu lagi Yank,ikut-ikutan Aina..."kata Revan seperti anak kecil yang sedang ngambek....
Al menghentikan tertawa nya saat melihat suami nya mulai cemberut,Di pegang nya kedua tangan Revan...
"Walaupun Andre lebih tampan dari mu,Tapi aq tetap akan bersama mu,Karena kamu sekarang adalah harapan kebahagiaan ku dan anak-anak ku kelak,"Kata Almeera lembut dan dengan keberanian nya mencium bibir Revan....
Revan yang awal nya cemberut kemudian tersenyum setelah kecupan singkat yang di berikan oleh Al...
Revan yang akan membalas kecupan Al kesal saat Aina berdehem...
"Ekhem....,Ingat ada ànak di bawah umur di sini,"kata Aina menggoda kakak ipar nya....
"Kamu....!"kata Revan terhenti saat Almeera mencubit pinggang nya untuk tidak kesal pada adik nya...
"Aina,Kemari lah,kakak ingin berbicara sama kamu!"kata Almeera...
__ADS_1
Aina menghampiri kakak nya dan duduk di samping Al dan mengusir kakak ipar nya agar minggir....
"Aina..."kata Almeera lembut...
"Maaf kak..."kata Aina sambil menundukan wajah nya dan pindah ke depan kakak nya....
"Bagaimana apa kamu mengalami kesulitan?"tanya Almeera....
Aina menggeleng kan kepala nya...
"Justru Aina senang karena sekarang Aina mempunyai kesibukan,selain jadi seorang pelajar!"kata Aina sambil tersenyum...
Al pun ikut tersenyum,
"Oh ya Aina,Kamu kan sekarang udah sedikit besar,mandiri,Boleh donk kalau kak Revan ajak kak Al pergi,anggap saja seperti bulan madu yang tertunda!"kata Revan sambil mengerling kan mata nya ke Almeera...
Al langsung mencubit pinggang suami nya,Sedang kan Aina langsung tertawa....
"Heh...kenapa kamu tertawa,Apa ada yang lucu dengan kata-kata ku..!"kata Revan...
"Lucu banget kak,kakak lupa Aq kan sudah besar dan bukan nya kak Al sedang hamil,masih aja sempat berfikir untuk pergi berbulan madu"kata Aina masih dengan tertawa....
"Begini saja kak,Dari pada kak Revan memikir kan hal untuk pergi berdua apalagi sekarang kak Al kan sedang hamil muda pasti kan sangat rentan mendingan kak Revan belikan saja tiket nya untuk aq sekalian aq juga mau liburan...!"kata Aina sambil tersenyum manis....
Revan berfikir,Memang benar apa yang di katakan oleh adik ipar nya itu...
"Oh jadi kamu juga ingin liburan!?"tanya Revan...
Aina dengan cepat menganggukan kepala nya....
"Baiklah nanti kak Revan akan atur liburan mu dan sekalian nanti kak Revan juga akan memesan kan hotel untuk kamu tinggali selama liburan,"kata revan...
Aina tersenyum senang...
"Kalau begitu Aina mau kekamar memikir kan kemana Aina akan pergi nanti,jadi selamat malam...!"kata Aina sambil berjalan menuju kekamar nya....
Setelah melihat Aina kekamar,Al pun beranjak dan menyusul Aina untuk pergi kekamar.
.............
Lain hal nya dengan Andre,Ia masih memikirkan semua yang terjadi hari ini,Ia tidak menyangka Putri tega melakukan semua ini pada Al padahal mereka berdua sudah berteman baik,bahkan Putri selalu membantu Al saat Andre tidak bersama nya.
__ADS_1
"Aku harus berbicara dengan Putri,Aku tidak mau membuat mereka semakin jauh..."Gumam Andre ...
Tanpa berfikir lama,Andre langsung mengambil ponsel dan menghubungi Putri untuk mengajak nya ketemuan dan Putri pun menyetujui nya dan meminta Andre untuk datang ke Restoran ××× karena Putri sedang berada di situ.
Andre langsung mengambil jaket nya dan masuk ke dalam mobil mengendarai nya menuju ke Restoran yang di maksud oleh Putri...
Menempuh perjalanan selama 15 menit Andre sampai ke restoran.
Andre langsung masuk dan mencari Putri,Putri yang melihat Andre sudah datang pun melambaikan tangan nya...
Andre berjalan ke meja Putri dan duduk di depan nya....
Sebelum Andre memulai percakapan nya,Ia lebih dulu memesan makanan dan minuman nya.
Hening....tak ada percakapan sampai makanan pesanan nya datang....
Andre mulai meminum minuman nya dan membuka percakapan nya....
"Maaf sebelum nya,bukan aq mau ikut campur urusan kalian tapi aq hanya ingin dengar langsung dari kamu,kenapa kamu tega melakukan semua ini pada Almeera, kamu tahu kan bagaimana perasaan Al saat ini,Dia hancur,Dia bingung bahkan dia tidak menyangka kalau kamu tega melakukan semua ini pada nya...!"kata Andre berusaha untuk tenang....
"Kamu tanya bagaimana perasaan nya,Apa kamu pernah tanya bagaimana perasaan ku saat aku tahu kalau wanita yang menjadi penghancur hubungan kakak ku adalah sahabat ku sendiri,Apa kamu pernah berfikir bagaimana ada di posisi ku saat ini saat kakak ku meminta ku untuk berjanji untuk membawa mantan pacar nya kembali untuk kakak ku,Apa kamu fikir aq tidak terluka,
mungkin di sini kamu hanya melihat Al saja,karena dari dulu yang kamu perhatikan hanya Al saja,bagi kamu Al lah yang terpenting!"kata Putri terhenti...
Andre terdiam,ia tàhu kalau di dalam persahabatan mereka,Ia lebih mementingkan Al dari pada yang lain.
"Sekarang bukan kah kamu begitu mencintai Al,Kenapa kita tidak bekerja sama saja,Aku ingin Revan kembali ke kakak ku dan kamu bisa mendapat kan Almeera...bagaimana?"tanya Putri...
Seketika itu Andre menjadi sedikit emosi tapi sedetik kemudian andre bisa sedikit tenang karena ia tahu kalau Putri masih sedikit kecewa...
"Aku memang mencintai nya,tapi aq tidak gila seperti kakak kamu yang melakukan berbagai cara untuk mendapat kan cinta nya kembali,Karena aq tahu cinta tak memang harus memiliki.
Dan ia di dalam sebuah cinta harus ada pengorbanan,Dan aq telah merelakan ia bersama nya dengan melihat ia bahagia itu sudah cukup bagiku walaupun hati ku terluka...!"kata Andre lembut....
Deg...Putri memandang Andre terlihat raut wajah kesedihan tapi sedetik kemudian Andre tersenyum...
"Pulang lah hari sudah malam,Besok temui aq di tempat biasa kita berkumpul...!"kata Andre lembut....
Putri mengangguk,ia keluar dari restoran dan masuk ke dalam mobil untuk pulang ke rumah.
Andre menghela nafas nya dan ia kemudian pergi meninggal kan Restoran....
__ADS_1